Become A Human In Another World

Become A Human In Another World
ACT 5: Bab 45 - Pencarian



Kembali di saat Yuan Yi dan anggota Black Eyes mencoba mencari petunjuk soal rencana yang diberi tahu Liu Xiu.


Mereka hanya diberi sebuah petunjuk, yaitu Liu Xiu yang punya beberapa rencana, dan mereka yang diminta untuk melakukannya sampai datang instruksi yang selanjutnya. Setelah itu tidak ada lagi.


Yang jadi masalah, adalah Liu Xiu tidak ada untuk instruksi selanjutnya. Jadi, mereka hanya bisa melakukan yang Liu Xiu suruh.


Sekarang, mereka sedang berpencar di seluruh Li Tian, untuk mencari tanda yang ditinggalkan Liu Xiu.


Perintah Liu Xiu adalah mencari tempat yang bertabur tepung putih, dan mengikuti bau merica yang ada di sekitar tempat itu.


Karena bau merica tidak akan mudah hilang, Alpha memutuskan untuk membiarkan hujan reda terlebih dahulu, karena akan menyulitkan jika mereka mencari saat hujan.


Selain itu, akan buruk untuk kesehatan mereka. Jika salah satu dari mereka sakit, mereka yakin dia akan menghambat pencarian, jadi semuanya tahu bahwa menjaga kesehatan mereka penting di saat saat seperti ini.


Yang lainnya mengerti dan setuju, walaupun Beta sedikit enggan, karena dia benar benar mengkhawatirkan Liu Xiu. Tapi dia tetap patuh, dan duduk bersama yang lain, menunggu hujan reda dengan beristirahat sambil sedikit mengobrol.


Terutama untuk Yuan Yi. Dia adalah seorang putri keluarga Li, jadi dia sangat sulit mencari teman. Dimana pun dia berada, dia akan dilakukan khusus, membuatnya memilik jarak dengan orang orang seumurannya.


Oleh karena itu, dia tidak memiliki teman seumuran satu pun.


Memiliki Alpha dan Beta yang bisa diajak bicara dengan mudah membuatnya sangat senang.


Pembicaraan di antara mereka mengalir dengan mudah dengan Liu Xiu sebagai topik nya. Tapi tetap, para anggota Black Eyes menyembunyikan beberapa fakta tentang Master nya.


Itu membuat percakapan menjadi ringan, dan waktu juga berjalan cepat.


"Hujan sudah reda, jadi lebih baik kita mulai mencari petunjuk." kata Alpha, ketika dia melihat ke jendela, dan melihat hujan yang sudah berubah menjadi gerimis kecil.


Segera, ruangan menjadi hening. Tapi semua dari mereka terlihat sangat serius. Tidak, mereka memang benar benar serius, karena jika tidak, mereka berpikir Liu Xiu akan dalam bahaya.


"Ingat, jika menemukan petunjuk, kalian harus memberi tanda peringatan. Jangan bertindak sendiri, karena akan berbahaya." ingat Beta menghadap ke seluruh orang dengan wajah serius.


Semua mengangguk tanda mengerti.


Setelah itu, mereka segera pergi dari penginapan, dan berpencar ke seluruh kota.


Para Beast mengerahkan semua kemampuan mereka untuk mencari jejak, terutama Beta.


Dia berpikir sedikit aneh untuk Liu Xiu berada di pinggiran kota, jadi dia memilih untuk mencari di tengah kota,


Sementara itu, Yuan Yi mencari di sekitaran Guild, berharap Liu Xiu meninggalkan sesuatu pada orang orang di Guild, tapi memikirkan Liu Xiu memberitahu nya untuk tidak percaya siapapun, membuat nya mengurungkan niat nya.


"Ahh, aku tidak tahu apa yang aku lakukan. Aku bahkan rela melakukan hal tidak jelas seperti ini." kata Yuan Yi sedikit mengeluh.


"Sebenar nya kenapa aku bisa terseret hingga sejauh ini?" tanya Yuan Yi lagi.


Dia menatap langit, yang masih meneteskan hujan perlahan. Tapi, matahari sudah mulai terlihat, memancarkan cahaya, yang terlihat redup tertutup awan yang menggantung di langit.


Yuan Yi melamun, memikirkan Liu Xiu yang meninggalkan nya tadi.


Dia mengingat kejadian tadi, ketika Liu Xiu memberikan beberapa pesan sebelum berlari pergi meninggalkan Yuan Yi yang berdiri mematung.


Yuan Yi masih ingat, bagaimana dia menitikkan air mata karena pesan yang Liu Xiu tinggalkan.


"Ada beberapa hal yang harus aku lakukan sendiri," begitu bisik Liu Xiu saat itu.


Segera, Yuan Yi mengerti apa yang Liu Xiu maksud. Itu adalah kalimat perpisahan, yang mana Liu Xiu akan pergi ke suatu tempat yang akan membuat nya tidak bisa kembali dalam waktu dekat.


Dimana? Yuan Yi tidak terpikirkan satu pun jawaban nya. Tapi yang dia tahu, Liu Xiu akan pergi ke tempat yang berbahaya, dan sendirian.


Karena itulah dia marah pada Liu Xiu saat itu.


("Kalau diingat, Liu Xiu selalu membawa masalah untukku. Kenapa aku sampai se-peduli ini dengan dia? Ugh... Semakin kupikir, ini semakin aneh.") pikir Yuan Yi, sambil sedikit menutup matanya yang berair terkena tetesan air hujan.


"Nona Yuan Yi!" sebuah suara terdengar, menyapa Yuan Yi yang sedari tadi terdiam. Tapi, Yuan Yi sekarang masih hanyut dalam lamunannya sendiri, tidak mendengarnya.


("Ugh... Tapi jika aku bisa meminta bantuan pada kakek, semua pasti akan lebih mudah! Aku bingung apa yang harus aku lakukan sekarang!!") teriak Yuan Yi dalam hati nya, tidak sadar bahwa seseorang menyapa nya.


"Nona Yuan Yi?" tanya sumber suara itu sedikit heran, melihat Yuan Yi yang tidak merespons.


"Nona Yuan Yi!" sekarang pemilik suara menepuk pundak Yuan Yi, membuatnya terkejut dan gelagapan, melihat sekeliling dengan wajah aneh yang mempertanyakan siapa yang menepuk bahunya.


"Ah! Eh! Uhh... Siapa...."


"Ahh! Guild Master Shelan. Ada apa?" tanya Yuan Yi setelah mendapatkan kembali pikiran serta ketenangannya.


Si asal suara, Shelan melihat Yuan Yi dengan tatapan bingung, tapi juga menggelengkan kepala.


"Tidak, sepertinya aku tidak memiliki kepentingan denganmu..." kata Shelan pelan.


"Yahh, kami para Adventurer punya sebuah tradisi akan berpesta setelah mencapai sesuatu yang besar. Dan aku sedikit menundanya tadi. Dan sekalian bertemu disini, aku ingin mengundangmu ke pesta itu. Bagaimanapun, kau juga salah satu faktor keberhasilan dalam misi ini." ucap Shelan dengan senang.


"Tidak, aku hanya...." Yuan Yi sedikit memalingkan wajah, mengingat Liu Xiu juga akan menikmati pest seperti ini, bagaimanapun dia juga menjaga gerbang sendirian di bagian Utara.


"Ada apa? Kenapa kamu melamun seperti itu. Bahkan tidak menyadari panggilanku. Ada apa, Yuan Yi?" tanya Shelan pelan.


Jika didengar, Shelan tidak menggunakan bahasa formal untuk memanggil Yuan Yi.


Itu karena karakter Shelan yang ceria, membuat dia bisa berteman dengan siapapun. Jadi, setelah bertemu dengan Yuan Yi beberapa kali pertemuan yang lalu, Shelan sudah berusaha akrab dengannya.


Yuan Yi juga tidak terlalu memikirkan itu, membiarkan Shelan memanggil dengan apapun yang dia mau.


("Bagaimana ini? Apakah aku harus menceritakannya? Tapi tidak, jika aku menceritakannya, Shelan yang memiliki kekuatan sebagai Guild Master seharusnya mampu menggerakkan Adventurer untuk mencari Liu Xiu.")


("Tapi di sisi lain, aku harus berhati hati dengan kata kata Liu Xiu, yang mengatakan aku tidak boleh percaya siapapun. Ahhh! Lagi lagi dia membuatku bingung!") teriak Yuan Yi dalam hatinya.


Dia mengalami konflik dengan dirinya sendiri, dimana dia bingung apakah harus menceritakan masalahnya pada Shelan atau tidak.


Tapi pada akhirnya, Yuan Yi memutuskan untuk bercerita sedikit pada Shelan.


Dia menceritakan bagian atas, yang tidak terlalu mendalam, tapi sudah mencakup semuanya. Jadi dia tidak mengatakan apapun tentang Liu Xiu dan rencana rahasia nya.


"Humm. Aku benar benar tidak paham. Dari cerita mu, aku bisa menyimpulkan beberapa hal, yaitu kau ada dalam keadaan terjepit sekarang?" tanya Shelan.


"..."


"Hufft. Kau juga tidak bisa berbicara, kah?" tanya Shelan pelan.


"Kalau begitu, Guild tidak akan ikut campur bagaimana pun, aku melihat ini hanya masalah pribadi, bukan? Yahh, dilihat dari wajahmu, aku tahu kau akan bisa melalui ini. Jadi, semangat lah!" kata Shelan dengan ceria sambil menepuk nepuk pundak Yuan Yi.


"Tapi, jika ada sesuatu yang bisa aku lakukan, beri tahu aku." kata Shelan lagi sebelum menggerakkan tangannya, meregangkan otot ototnya.


"Aku berusaha mengerjakan nya sendiri." Yuan Yi sedikit ngotot, sedikit berbalik.


"Ya ya ya. Aku tahu. Tapi ada saatnya dia akan membutuhkan bantuan Guild. Saat itu, kau tahu harus menghubungi siapa dan kemana, bukan?" tanya Shelan lagi sambil mengangkat tangan, beranjak pergi.


Yuan Yi mengamati punggung Shelan dari belakang, menunggu nya menghilang.


"Ada saatnya membutuhkan bantuan Guild, kah? Sejujurnya aku sudah berpikir untuk mencari bantuan ke Guild..." bisik Yuan Yi sedikt murung.


Merasa berdiri dan berbicara pada diri nya sendiri tidak akan berguna, dia berjalan lagi, mengelilingi kota dan masuk ke sekitaran Adventurer Guild. Dia juga masuk ke jalan kecil di sekitar perumahan penduduk, mencoba menemukan hal yang ditinggalkan Liu Xiu.


Dia terus melakukan itu, hingga akhirnya sebuah kembang api kecil naik, mengudara ke atas langit yang mendung seperti sebuah pertanda.


Tidak, itu memang sebuah pertanda.