
Roda kerta kuda berhenti disertai suara derak berat dan ketukan sepatu kuda, memajang kokoh di depan pintu besar Kediaman Tang yang dijaga oleh dua pengawal di dua sisi.
Kedua pengawal itu melihat ke arah kereta kuda, ragu sejenak. Tapi ketika melihat sosok cantik yang terlihat dari tirai yang disibak, mereka langsung bergegas membantu gadis itu turun dari kereta kuda.
Meski pada kenyataannya itu tidak perlu, namun untuk memberi kesan elegan dan anggun, kedua penjaga itu harus membantu Sang Nona Muda untuk turun dari kereta kuda berlambangkan Klan Xie. Jelas tamu kali ini dari Klan Xie yang terhormat.
Gadis itu tidak mengatakan apa pun ketika kedua pengawal membungkuk padanya. Pandangannya teduh, berjalan ke dalam kediaman dengan langkah perlahan sambil merasakan desir tidak nyaman di kakinya yang sedikit nyeri. Bisa dilihat, ia mengalami cedera yang tidak ringan, namun dipaksa berjalan dengan normal sebaik mungkin menutupi semua luka.
Ketika sampai di perkarangan kediaman yang cukup luas, para pelayan menyambutnya dengan sopan sebelum diabaikan kembali. Ia terus berjalan menelusuri kediaman tanpa penyambutan anggota keluarga, hingga akhirnya sosok wanita yang sedikit lebih tua darinya dengan pakaian putih bersih berdiri di ujung jalan dengan senyum lebar, namun tidak ada sedikitpun kebahagiaan di senyuman itu.
"Yueha sudah pulang, apa perjalanan adik menyenangkan? Aku dengar Klan Xie memperlakukanmu sangat baik, bersekolah di Akademi Tianshang dengan segala prestasi membanggakan. Bahkan mengikuti perjamuan Kaisar dan Pangeran Mingfeng untuk berada di lingkungan sosial kelas atas, adik sepupu kami pasti sangat menikmatinya." Tang Yueying bicara seolah mengagumi dan iri akan peraihan Tang Yueha, namun semua orang di kediaman tahu bahwa wanita itu sedang menyindir segala kemunduran prestasi Tang Yueha, seperti gagal masuk turnamen sampai ditolak Kaisar.
Tang Yueha menarik sudut bibir dengan tenang. "Kakak sepupu sangat perhatian, Yueha tentu tinggal nyaman di Klan Xie. Selama ini, Yueha banyak belajar, membuka wawasan akan dunia yang luas dan melihat banyak pemandangan. Kalau ada waktu, Yueha bisa menunjukkannya pada Kakak sepupu."
Senyum Tang Yueying menjadi dipaksakan. Kalimat itu terdengar rendah hati dan harmonis, tapi hanya ia yang tahu bahwa Tang Yueha sedang memamerkan kebebasannya. Tapi di sisi lain ia tahu, di balik kebebasan Tang Yueha, gadis itu mengemban beban dan tekanan Huai Mao. Bahkan ia dapat melihat wajah pucat Tang Yueha yang ditutupi dengan riasan.
"Adik sepupu pasti lelah, kembalilah ke kamar dan istirahat. Ying'er akan mengunjungimu untuk minum teh, bila langit menghendaki." Tang Yueying melalui Tang Yueha dengan senyum manis yang tidak luntur.
Tang Yueha tetap menatapnya dengan bibir terangkat, namun ketika Tang Yueying telah berlalu, senyumnya memudar menjadi kilatan dingin. Ia baru saja akan melanjutkan jalan, ketika suara Tang Yueying membuat langkahnya berhenti.
"Aku lupa memberitahu satu hal, di kediaman barat ada Adik Xie Ran, aku minta kamu memperlakukan adik kecil kita dengan baik." Setelah mengatakan itu Tang Yueying melanjutkan langkah menjauhi Tang Yueha yang wajahnya menjadi lebih pucat.
Entah apa yang dipikirkan Tang Yueha, wajahnya yang pucat dan tegang terkesan aneh tidak berubah ketika pandangannya menurun sebelum pergike kamarnya.
Tapi sebelum itu, ia melalui kediaman barat dan melihat Xie Ran yang tengah duduk santai dengan buku di tangannya. Terlihat tenang seolah tidak memiliki masalah, serta terlihat sangat tidak berbahaya dan polos seperti anak kecil yang sedang melihat buku bergambar.
Tang Yueha diam untuk beberapa saat sebelum akhirnya pergi, menjauh dan tak lagi terlihat.
Xie Ran melirik ke arah Tang Yueha pergi, ia terkekeh sambil menggelengkan kepala kemudian menutup buku yang asal ia ambil. Ia sempat membacanya, dan itu adalah buku cerita romansa yang dipinjamkan Tang Yueying. Cerita yang tidak masuk akal.
"Tapi kamu membacanya." Long Long tiba-tiba berujar begitu semangat.
"Tidak."
"Kamu bahkan mengalami romansa yang sama dengan Tuan Dewa. Bekerja sama dengan pria berbahaya, seiring berjalannya waktu, kalian menjalani hubungan romansa yang manis lalu menikah—"
"Long Long, sepertinya kamu sangat sehat belakangan ini, jika aku menggunakan energimu sepanjang hari, tidak tahu apa yang akan terjadi padamu." Xie Ran bicara santai namun berhasil membuat Long Long kikuk. Jika itu terjadi, bukankah sama saja membunuh Long Long dan mengusirnya?
"Nona, aku bertanya-tanya mengapa kamu menggunakan skema untuk menghancurkan Keluarga Tang. Padahal kamu bisa saja langsung menghancurkannya, seperti ketika mengalahkan kaki tangan iblis lain. Tapi kamu malah bertindak begitu tenang, ini bukan gayamu!" Long Long mengeluh, tidak tahu alasan sebenarnya mengapa Xie Ran begitu tenang.
Meski kadang ia bisa membaca pikiran Xie Ran atau tahu pikiran Xie Ran, ia tetap tidak mengerti mengapa Xie Ran melakukannya dan kadang kemampuannya menjadi terbatas semenjak Xie Ran menjadi jauh lebih kuat.
"Jika aku menggunakan cara serangan langsung, Huai Mao akan curiga bahwa ia sedang menyerangnya. Dengan melangkah secara hati-hati, aku bisa membuat mereka semua sebagai pion yang kugunakan dan menyiapkan kambing hitam, sedangkan aku bisa pergi setelah menyingkirkan mereka tanpa diketahui bahkan aku yang melakukannya. Itu hanyalah hal sederhana dalam sebuah permainan, apa tuanmu sebelumnya tidak pernah melakukan hal yang sama?"
Long Long menjadi kaku. "Itu ... aku tidak memperhatikan lebih jauh karena selama ini aku jarang muncul. Meski memperhatikan dalam diam, aku tidak banyak ikut campur selain menyerahkan segalanya pada pemilik. Kamu berbeda, karena kamu pemiliki energi murni dengan tingkatan tertinggi serta dengan adanya Tuan Dewa, kamu berpotensi menjadi Dewi."
"Sangat perhitungan." Xie Ran mencibir. Berarti jika tingkatan energi murninya rendah dan tanpa Qu Xuanzi, Long Long akan bersikap sangat angkuh sehingga tidak peduli apa ia hidup atau mati. Sepertinya ia harus sedikit memberi pelajaran pada Long Long yang memiliki harga diri tinggi ini.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sudah beberapa hari terakhir, Tang Yueha sering pergi ke kediaman barat dengan dalih sekadar lewat. Meski melihat keberadaan Xie Ran, ia hanya diam tidak banyak bicara atau berkunjung.
Entah apa yang dipikirkan, seolah mengawasinya membuat Xie Ran heran. Apa Huai Mao sudah mengetahui keberadaannya dan mengutus Tang Yueha untuk menjadi mata-mata?
"Apa dia tidak memiliki pekerjaan lain selain memantau dari jauh? Setiap hari melihatnya, membuatku kesal. Nona, kamu jangan hanya diam saja, dia pasti merencanakan sesuatu!" Long Long meraung di dalam pikiran Xie Ran begitu berisik.
Xie Ran merasa kepalanya akan meledak karena ocehan Long Long. Ia memaksa Long Long keluar, kabut putih keluar di antara alisnya membentuk sosok naga putih di udara, Xie Ran langsung menarik sayapnya yang dikepakkan dan menggantung di tangannya.
"Nona! Ampun! Aku tidak akan berteriak lagi! Lepaskan aku! Tolooong! Tidak ada yang kedua kali!" Long Long meraung pasrah dan menangis sejadinya. Tubuhnya bergoyang di udara sambil meminta pengampunan, air mata membasahi matanya sampai basah.
"Semakin kau berteriak, aku akan menendangmu lebih jauh." Xie Ran mengancam. Meski Long Long hanya roh, ia tetap bisa menyentuh Long Long yang keluar dari tubuhnya. Dengan ini, ia bisa memberi pelajaran pada si kecil tak bermoral.
Long Long diam sambil tersendu-sendu lemah tak berdaya digantung di tangan Xie Ran. Ia menjadi sangat layu, menatap Xie Ran takut-takut seperti anak kecil yang mengakui kesalahan.
Xie Ran berniat tidak mempermasalahkannya lebih jauh dan menjelaskan pertanyaan Long Long barusan. "Alasan aku hanya diam, aku sedang menunggu waktu yang tepat. Bila aku melakukannya sekarang, sema orang akan curiga dan menargetku lebih jauh. Apalagi Tang Yueha memperhatikan, aku semakin tidak bisa berbuat gegabah. Biar Tang Yueha memperhatikan, aku tidak masalah. Sampai akhirnya ikan telah terpancing, aku bisa melakukan sesuatu tanpa diketahui siapa pun. Kamu tenang saja, waktunya tidak lama lagi."
Begitu suara Xie Ran jatuh, derap langkah kaki terdengar dari luar menuju kamarnya. Xie Ran melepaskan Long Long, sedangkan roh naga malang itu memeluk sayapnya yang menjadi kaku di pojokan sambil meratap.
Xie Ran menyambutnya di depan pintu, melihat keberadaan Tang Yueying yang tersenyum ramah padanya membawa sekeranjang kue. Xie Ran membalas senyumannya tak kalah ramah tanpa kecurigaan.
"Adik Xie Ran, tadi pagi Ying'er membuat kue untuk semua orang dan membagikannya, Ying'er juga membawakan beberapa kue untuk adik, berharap adik menyukainya."
Xie Ran melihat keranjang makanan di tangan Tang Yueying, kemudian menyingkir ke samping untuk memberi jalan. "Masuklah."
Tang Yueying masuk dengan suka cita sambil bicara, "Belakangan ini, apa adik merasa nyaman? Jika ada sesuatu, bisa katakan pada Ying'er. Meski Kediaman Tang tidak sebesar Klan Xie, sumber daya apa pun tetap tidak jauh lebih lengkap dari Klan Xie."
"Sudah merepotkan kakak sepupu, sejauh ini aku tidak membutuhkan hal lain. Aku akan mengatakannya jika diperlukan." Xie Ran menyahut dengan ramah lalu mempersilahkan Tang Yueying duduk sedangkan ia duduk di depannya.
"Adik sangat pengertian. Ini, cobalah, Ying'er sudah membuatkannya dengan hati-hati." Tang Yueying mengeluarkan kue-kue di atas piring dari dalam keranjang.
Ada beberapa kue yang dikeluarkan. Tanpa mengatakan apa pun lagi, Xie Ran mengambil dan menggigit potongan kecil sambil memperhatikan Tang Yueying yang tetap setia pada senyum lebarnya.
"Bagaimana?"
Xie Ran tersenyum menyahutinya, "Enak."
"Baguslah, Ying'er pikir tidak sesuai dengan selera adik."
Xie Ran mengabaikannya dan terus mengunyah. Memang enak, itu sebabnya dia terus makan semua kuenya. Sebagai foodie, mana mungkin dia menolak makanan di dunia ini? Meski makanan itu dari musuh, ia tetap memakannya tanpa takut diracun.
Melihat Xie Ran yang sepenuhnya teralihkan oleh makanan, Tang Yueying mengedarkan pandangan dengan tatapan menyipit dan sulit diartikan. Semua orang di Kediaman Tang tahu Xie Ran suka makan berdasarkan porsi makannya selama beberapa hari terakhir, termasuk camilan harian yang tak terhitung jumlahnya.
Itu membuatnya berpikir, untuk mengalihkan perhatian Xie Ran sepenuhnya menggunakan makanan. Awalnya ia gelisah Xie Ran curiga bahwa ia memasukkan racun, tapi sepertinya ia terlalu banyak berpikir. Kenyataannya, ia tidak perlu memberi gadis yang masih biru itu racun yang membuatnya mati lebih cepat.
Tang Yueying menarik sudut bibirnya dengan kilatan jahat di matanya. Entah apa yang ia rencanakan, ia hanya menunggu dan melihat Xie Ran yang asik dengan sabar.
"Kakak sepupu, kuemu sangat enak. Lain kali buatkan aku lebih banyak lagi, aku tidak pandai membuat kue." Xie Ran bicara dengan nada polos.
Meski Xie Ran mengatakan pujian seperti itu sama sekali tidak membuat Tang Yueying merasa senang. Berani sekali anak kecil ini memintanya menjadi koki pribadi!
Namun Tang Yueying hanya bisa menyahutinya dengan ramah dan terlihat gembira. "Jika itu yang diinginkan, Ying'er akan membuat lebih banyak di masa depan agar adik puas."
Xie Ran mengangguk. "Baik, aku akan menunggu. Masakan kakak sepupu sangat enak, apa mau memasakanku setiap hari? Sejujurnya, seleraku sangat tinggi, masakan para pelayan itu bukan seleraku. Di Kediaman Tang, hanya masakan kakak sepupu yang sesuai."
Tang Yueying hanya mempertahankan senyumnya secara paksa. Ia mengangkat tubuhnya dari kursi lalu mengambil keranjang makanan untuk dibawa. "Aku ingat, ada beberapa hal yang ibuku butuhkan. Ying'er harus pergi dalam beberapa hari, jika ada yang adik butuhkan, bisa katakan pada Yueha."
Xie Ran mamasang wajah kecewa. "Kakak Yueha tidak menyambutku atau menemuiku belakangan ini, mungkin masih kesal karena aku mengalahkannya di arena. Kakak sepupu, apa aku tidak diperbolehkan bersamamu?"
"Ini ...." Tang Yueying merasa tertekan. Namun ia langsung menetralkan wajahnya dengan senyum lembut yang menawan. "Aku akan mengatakannya pada Yueha, dia akan memperlakukanmu dengan baik dan membawakanmu kue setiap hari."
Xie Ran mengangguk lemah seperti anak patuh.
Tang Yueying menghela napas. Hanya seorang anak yang baru melihat dunia, dia tidak perlu khawatir apa dia akan membuat masalah. Sepertinya, kesannya di mata Xie Ran telah meningkat membuat Xie Ran mempercayainya dibanding Tang Yueha. Itu membuatnya senang.
"Ying'er pamit pergi." Ia pun berbalik ke arah pintu melihat Xie Ran yang kembali fokus makan. Ketika sampai depan pintu, salah satu tangannya melakukan sesuatu di lengan baju. Pada saat itu, sebuah kilatan tipis melesat tanpa diketahui dan menancap pada dinding.
Tang Yueying menoleh sedikit pada Xie Ran yang masih makan dengan riang. Senyum manisnya menjadi senyuman jahat sebelum pintu ganda tertutup rapat di depannya.
Xie Ran tidak peduli apa yang dilakukan Tang Yueying, ia hanya makan tanpa melihat hal lain termasuk Long Long yang masih meringkuk di pojokan merasa tertindas.
Sosok putih kecil itu hanya diam memperhatikan tanpa mengatakan sepatah kata, namun reaksinya berubah drastis begitu pandangannya yang tajam melihat jarum perak yang menancap di dinding mengeluarkan cairan bening yang merambat di lantai.
Cairan bening itu menyebabkan jarum perak hanyut, menyatu dengan cairan bening yang memanjang seperti air mengalir di lantai. Itu mengikuti celah lantai seperti ular yang berjalan di jalurnya tanpa diketahui menuju Xie Ran.
Long Long yang awalnya tidak begitu jelas, menjadi terkejut ketika melihat cairan bening itu memadat menjadi ular kecil transparan yang bahkan ukurannya lebih kecil dari Xiao Caihong. Benda itu mendekati Xie Ran yang sedang asik makan membuat Long Long panik.
Wanita jahat itu ingin mencelakai nonanya!
Tubuh Long Long melayang di udara dan melesat ke arah Xie Ran untuk memberi peringatan. Meski ia tidak tahu apa itu, ia dapat merasakan kekuatan roh yang kuat. Dengan tubuh Xie Ran, tidak mungkin menahannya dengan mudah bila benda itu masuk ke tubuhnya.
"Nona!" Begitu suara Long Long jatuh dan ia sudah berada di tengah jalan, benda itu telah berada di dekat Xie Ran. Ular transparan berdiri, akan melakukan serangan di kaki Xie Ran dengan mulutnya yang terbuka lebar.
Namun tiba-tiba tubuhnya jatuh begitu saja seolah tergencet sesuatu. Itu menjulurkan lidahnya sambil meronta, tapi tekanan di tubuhnya menyebabkan posisinya tidak berubah, hanya kepalanya yang bergerak berusaha melepaskan diri dalam kondisi panik.
Long Long mengerjap mata, ia mendadak berhenti di tengah jalan melihat sepatu Xie Ran menekan tubuh ular transparan itu tanpa ampun. Dalam seketika, ia lupa beberapa detail kemampuan Xie Ran sehingga membuat bahunya melemas.
"Hanya seekor ular kecil." Xie Ran memindahkan kakinya sementra memastikan benda aneh itu melemas tak berdaya. Ia mengambil benda kecil itu dengan dua jari, matanya menyipit melihat ular kecil yang lemas di depan matanya.
Long Long berdiri di atas meja, memperhatikan benda aneh itu yang terlihat seperti roh ular yang nyaris tak terlihat. Jika Xie Ran tidak memiliki konstitusi tubuh murni, Xie Ran tidak bisa menyentuh roh itu. Sama seperti Xie Ran menyentuh Long Long.
Berpikir apa jenis roh tersebut selama beberapa saat, ekspresi Long Long berubah menjadi mengerikan dan menatap benda itu horor. Ia melihat Xie Ran dan roh itu bergantian sebelum mulutnya tiba-tiba menarik ekor roh itu dan menelannya seperti makan mie.
Xie Ran terkejut, melihat Long Long yang habis makan 'mie' dengan penuh pertanyaan. Kenapa Long Long memakannya?
Seolah membaca pikiran Xie Ran, Long Long berkata, "Itu adalah roh pemakan jiwa yang legendaris. Jika roh itu memasuki tubuh manusia, maka jiwa itu akan tersimpan di perutnya. Antara untuk dicerna sebagai kekuatan, atau digunakan orang lain untuk diserap setelah roh pemakan jiwa memuntahkan jiwa yang ia makan. Fungsinya untuk meningkatkan kekuatan dengan mencuri kekuatan orang lain. Tang Yueying sangat kejam, menggunakanmu sebagai mangsa berikutnya dan memakan jiwamu untuk dijadikan kekuatan. Dia tahu kekuatanmu hebat, disertai sihir surgawi legendaris, itu sebabnya dia ingin memanfaatkanmu, menjadikanmu cangkang kosong yang tidak berguna. Pantas saja dia rela memberimu makanan tanpa meracuni supaya memiliki alasan mengunjungimu dan meletakkan roh pemakan jiwa yang ditempatkan di jarum perak."
"Roh pemakan jiwa ... apa itu adalah sesuatu yang dapat dibudidayakan manusia?" Xie Ran bertanya-tanya.
"Manusia tidak bisa menciptakan roh pemakan jiwa. Itu hanya bisa dimiliki oleh iblis, karena sifatnya yang ganas dan penuh energi gelap. Keluarga Tang berkonklusi dengan iblis, sangat wajar jika mendapatkan roh pemakan jiwa sebagai alat kultivasi mereka. Mereka pasti telah menyerap jiwa orang lain melalui itu. Sifatnya sama seperti teratai malam yang digunakan Tang Yueha, namun roh pemakan jiwa lebih lembut karena tidak merenggut nyawa seseorang, hanya membuat orang yang diserap kehilangan akal. Juga, roh pemakan jiwa sangat bergizi untuk roh lain sepertiku."
Karena roh pemakan jiwa sering dimakan oleh roh-roh tidak lengkap untuk memperbaiki roh, roh pemakan jiwa menjadi langka dan hanya beberapa yang dibudidayakan langsung dibandingkan di alam liar. Itu ada banyak di dunia bawah dan sering digunakan sebagai makanan roh seperti cacing yang dijadikan makanan unggas.
"Ras Iblis memiliki sangat banyak barang langka. Jika aku ke dunia bawah, apa aku akan mendapat hal langka lainnya?" Memilirkan tentang harta, Xie Ran tidak bisa tidak bersemangat.
"Aku tidak menyarankanmu jika tidak ingin bertemu Kaisar Iblis. Seperti yang dikatakan Tuan Dewa, Kaisar Iblis telah bangkit dan sedang mengumpulkan kekuatan di dunia bawah dalam wilayah tertutup. Tidak lucu jika kau bertemu di saat sedang mencuri barangnya."
Xie Ran mengangguk paham, sambil mengunyah kue di mulutnya yang baru ia gigit. Dalam penjelasan Long Long, ia telah menangkap banyak hal. Selain Dunia Bawah yang memliki lebih banyak harta terlepas dari keberadaan Dunia Atas, ia juga menemukan roh pemakan jiwa yang menarik dari Tang Yueying. Long Long memakan benda berharga itu, ia ingin tahu bagaimana reaksi Tang Yueying menyadari alatnya dimakan roh naga tidak bermoral.
"Karena aku telah memakan roh pemakan jiwa, wanita jahat itu pasti akan mengamuk dan mengalami masalah di kultivasinya karena kematian roh yang ia andalkan. Bagaimanapun, kekuatan itu bukan miliknya, pasti akan mengalami serangan balik yang mengerikan." Memikirkan bagaimana Tang Yueying menderita membuat Long Long tertawa terbahak-bahak. Siapa suruh mengganggu nonanya? Itu adalah karma!
Tapi Xie Ran memiliki pemikiran lain. "Tidak akan semudah itu. Keluarga Tang memiliki banyak iblis yang mendukung, bahkan kekuatan militer mereka memiliki beberapa iblis yang menjaga. Tang Yueying akan meminta pertolongan pada mereka dan melakukan balas dendam terhadapku atas kematian roh kesayangannya. Aku ingin lihat apa yang bisa ia lakukan."
"Nona, kamu tidak akan diam saja, 'kan?"
"Justru aku ingin lihat, apa yang bisa dimanfaatkan darinya." Xie Ran menarik salah satu sudut bibirnya. Pikirannya dipenuhi dengan hal berbahaya.
Ingin menyerangnya dengan cara licik? Xie Ran bisa lebih licik dari seseorang dan melakukan kekejaman di luar dugaan. Sejauh ini, ia masih terlalu lembut di tiap langkah.
Xie Ran menatap Long Long yang masih bingung, senyumnya tetap bertahan dan terlihat tenang. "Kita pergi bertemu Liena."
...----------------...
...Kedepannya mungkin nggak bisa up setiap hari. Untuk bab ini, aku selesai dalam 3 hari yang merupakan draft terakhir dari simpanan bab....
...Alasan aku lama bikin cerita, karena mood aku yang sering nggak bagus. Biasanya kan aku bikin sehari bisa beberapa bab, itu kalau mood lagi bagus. Jadi mohon maklum kalau agak lambat up-nya....
...See u ❤️...