
Cahaya putih menyambar dengan cepat, membelah sepanjang langit malam Dunia Bawah. Para satan liar di bawah mendongak, berlarian mengikuti arah jatuhnya cahaya putih.
Seekor naga besar mendarat tepat di perbatasan yang berupa sungai gelap tanpa ujung. Di kejauhan sana, dapat dilihat sebuah kabut samar seolah tak ada ujungnya. Meski terlihat, kabut itu lebih jauh dari kelihatannya.
Naga putih itu mengubah wujud menjadi manusia kembali, gadis cantik yang berdiri tegak di pinggir sungai gelap yang berisikan jiwa-jiwa yang tenggelam, kontras dengan penampilannya yang serba putih dengan iris biru sedingin es.
Makhluk tertentu mengatakan, sungai itu disebut sebagai sungai styx, sungai yang membatasi antara tiga dunia. Konon, sumpah yang diambil dari sungai ini tidak bisa dilanggar, apa pun resikonya akan terpenuhi.
Sebelumnya, banyak iblis mencoba menyebrangi sungai untuk pergi ke Dunia Atas, tapi mereka tenggelam dan tidak bisa keluar, menjadi 'ikan' dalam sungai tersebut. Perlahan roh mereka terkorosi dan habis sampai tidak bisa berinkarnasi.
Karena sungai di depannya adalah perbatasan antara tiga dunia, ia bisa pergi ke Dunia Tengah dengan cara menyebrangi sungai ini. Selain terbang, dibutuhkan perahu khusus untuk menyebrang.
Memegang rambut yang tertanam di kepala makhluk tertentu, gadis itu meliriknya kemudian bertanya, "Di mana Dunia Roh?"
Satan diam untuk beberapa saat mencoba melihat sekitar. Andai ia bisa berjalan, ia sudah menunjukkannya pada manusia menyebalkan satu ini.
"Seharusnya, di sisi tenggara, di balik gunung perbatasan sungai."
Xie Ran langsung pergi ke arah yang diberitahu Satan. Ketika sampai di lokasi yang dimaksud, ia mengerutkan kening. Tidak ada pintu atau semacamnya, hanya ada dinding dan jalan menuju puncak gunung.
"Wanita jahat, kau tidak bisa membuka segel di sana. Satan yang lebih kuat dariku menggunakan segel untuk menutup Dunia Roh, kemudian membuat Dunia Roh sebagai tempat tinggalnya. Siapa pun tidak bisa masuk. Aku sarankan, lebih baik menyerah. Jika tidak—"
Wussss
Angin berhembus begitu kencang ketika Xie Ran meletakkan tangannya di dinding gunung. Sinar perak merebak, menyebar ke seluruh gunung dan membentur energi gelap yang terbentuk di seluruh gunung.
Sinar perak itu mengandung energi murni yang bersifat anti-segel, ketika menyentuh benda yang diletakkan segel, energi murni akan memaksanya keluar dan menggantikan segel dengan kekuatan energi murni.
Melihat energi murni berhasil menerobos segel untuk memasuki Dunia Roh, Xie Ran pikir ia sudah mulai bisa membuka segel dalam liontin. Misinya akan terwujud. Ia akan mencobanya ketika sampai di klan bersama Qu Xuanzi. Pada saat itu seharusnya tingkatan energi murni dan tubuh murni sudah memenuhi syarat.
Satan yang menggantung di tangan Xie Ran agak tercegang, kemudian melihat Xie Ran sambil mendengus. "Apa hebatnya? Hanya membuka segel satan lemah, aku juga bisa! Wanita jahat, jangan membanggakan diri terlebih dahulu. Di dalam sana, tidak seperti yang bisa kamu bayangkan. Aku pernah tinggal sekali, para satan di sana lebih kanibal dari yang diharapkan."
Xie Ran menulikan pendengaran, mengabaikan kepala buntung yang bicara seenaknya. Perhatiannya terus terfokus oleh beberapa celah yang mengeluarkan sinar samar, membentuk sebuah pintu cahaya di depannya.
"Wanita jahat! Kau tidak mendengarkanku! Aku sarankan—"
Ucapan Satan terpotong ketika merasa kepalanya tersedot begitu saja ke dalam cahaya. Xie Ran telah masuk ke dalam dengan tenang, memaksa Satan ikut dengannya. Ketika menginjakkan kaki di balik cahaya, ia mendapati beberapa roh berkeliaran tepat di depannya seolah mereka adalah manusia.
Inilah Dunia Roh, terdiri dari sebuah kota yang hanya bisa dimasuki oleh roh atau jiwa yang mati. Semua benda terbentuk dari kesadaran roh, melakukan semua cara dengan bebas dan melayang di mana-mana. Bangunan-bangunan di bawah langit gelap tampak seperti gedung ibu kota kekaisaran, dengan penerangan api biru yang unik melayang di berbagai arah seolah memiliki kehidupan.
Ini seperti, berada di Dunia Fantasi.
Cahaya di belakang Xie Ran menghilang, digantikan jalanan yang dilalui banyak roh serta kendaraan lewat. Kuda melintas di belakang Xie Ran hingga gadis itu harus menyingkir ke trotoar.
"Memang tidak seperti yang bisa dibayangkan," gumam Xie Ran. Ia pikir tempat ini akan begitu menyeramkan dan dipenuhi hantu orang mati.
"Apanya yang bagus?" Kepala di tangan Xie Ran mencibir. Ia heran mengapa manusia yang memegangnya seperti tas ini begitu kagum oleh sesuatu yang menjengkelkan tanpa hiburan. Jika saja ia bisa membawa manusia ini ke neraka, pasti manusia ini lebih kagum akan desain di neraka yang penuh dengan 'hiburan'.
Xie Ran menelusuri jalan ketika sadar dari kekagumannya. Ia tidak boleh berlama-lama di sini, atau segalanya akan kacau. Tujuannya adalah menemukan Long Long, setelah itu membawanya untuk melakukan proses pembangkitan.
Namun kehadiran Xie Ran yang mencolok cukup mencuri perhatian para roh. Terutama akan kepala satan yang menggantung di tangannya, para roh itu mulai bergetar dan menyingkir.
"Ada apa dengan mereka?" Xie Ran bingung. Pandangan mereka sangat aneh. Bukan hanya roh manusia, bahkan roh hewan juga gemetar di pojokan.
"Tentu saja karena melihatku. Selama bertahun-tahun sejak para satan bebas dari neraka, beberapa satan memasuki Dunia Roh dan membuat kekacauan. Wilayah yang kau tempati hanya berupa wilayah para roh lemah dan sering dijadikan makanan, sama sekali tidak perlu dipedulikan. Wajar jika mereka melihat keberadaan satan, begitu takut sampai tidak bisa kabur." Kepala satan itu bicara sambil menahan tawa agar tidak dipukul.
"Lalu, bagaimana dengan roh kuat?"
"Roh kuat seharusnya juga ada di sekitar sini, pada dasarnya Dunia Roh tidak ada pembagian wilayah. Tapi ketika satan datang, para roh kuat langsung mencari cara agar tidak menjadi makanan dan mendedikasikan diri untuk melayani para satan. Mereka akan membawa roh di wilayah ini untuk diserahkan. Itu sebabnya mereka takut padamu."
"Bagaimana dengan roh naga?"
"Naga? Mereka sangat angkuh! Ketika satan datang, harga diri mereka dipertahankan dan menolak dijadikan budak. Sampai akhirnya mereka dikurung, kapan pun akan diceburkan di sungai styx."
Xie Ran mengerutkan kening, merasa ada yang salah. "Kenapa tidak dimakan?"
"Naga berbeda dengan manusia, itu sebabnya tidak ada yang bisa memakan roh naga. Ada sangat banyak naga di sini, sudah banyak juga yang diceburkan di sungai styx. Sebenarnya, bukan hanya naga yang diceburkan, beberapa manusia dan ras lain juga sama. Belakangan ini ada sangat banyak manusia dan peri berdatangan seolah seluruh ras mereka mati, tak lama lagi mungkin ular dan naga akan menyusul."
"Kenapa mereka melakukannya?"
Kepala satan berdecak sebal akan ketidaktahuan manusia yang minim informasi. Itu semua karena berumur pendek, otak mereka hanya dipenuhi cerita rekayasa tanpa mengetahui fakta yang sebenarnya dari sejarah.
"Apa kau tidak pernah mendengar tentang perang dewa dan iblis ratusan tahun yang lalu? Pada saat itu Yang Mulia terluka cukup parah karena Asura, dia harus menyempurnakan kekuatannya dari awal menggunakan pengorbanan jiwa. Membawa mereka ke sungai styx hanya langkah awal, selanjutnya dia akan mencari energi murni untuk melengkapi pengorbanan."
"Yang Mulia? Apa Kaisar Iblis?" Xie Ran bertanya-tanya.
"Bukankah Kaisar Iblis adalah Asura? Kaisar Langit juga Asura, berarti bukan mereka berdua."
"Tidak mungkin Kaisar Manusia, 'kan?" Xie Ran memiliki perasaan aneh.
"Wanita jahat, sejak kapan manusia begitu kuat? Bahkan sebelum Yang Mulia muncul, Kaisar Manusia sudah mati terlebih dahulu!"
Xie Ran mengerutkan kening, berpikir dengan serius. Apa ini masalah 'dia' lagi? Kenapa di mana-mana selalu ada yang menyebutnya tapi tidak tahu identitasnya?
Lalu, tentang perang dewa dan iblis, kenapa 'dia' juga muncul? Apa dalang semua tragedi ini sebenarnya adalah 'dia'? Dari mana semua itu terjadi?
Kepala satan diam untuk beberapa saat. Kemudian berkata dengan suara rendah, "Jangan menyebut namanya, atau 'dia' akan datang. Aku tidak bisa menanggung akibatnya."
"Kau tahu aku memiliki energi murni, 'dia' tidak akan membunuhku dengan mudah." Xie Ran percaya diri.
"Justru dengan kau memiliki energi murni, pergi ke Dunia Roh adalah larangan besar! Sekali saja kau menumpahkan darah, atau menggunakan energi murni di dalam, 'dia' akan tahu keberadaanmu."
"Lalu segel—"
"Itu tidak masalah, bukan Yang Mulia yang membuatnya, tapi satan penjilat itu." Kepala satan merasa tegang membicarakan masalah 'dia'.
Tapi Xie Ran tidak mau berhenti bertanya. "Apa saja rencananya? Apa yang dia lakukan di masa lalu, terutama di perang?"
"Asal kau tahu, Yang Mulia bukan sesuatu yang dianggap enteng. Bahkan 'dia' yang menyebabkan perang dan membuat Kaisar Iblis tak terkendali sampai memerangi Kaisar Langit sekaligus menghancurkan Dunia Atas. Jika Kaisar Iblis bertemu dengannya, Kaisar Iblis akan jauh lebih berbahaya dari sekarang, kau mungkin juga tidak akan selamat. Yang Mulia ini, sama seperti sekali menayung, dua pulau terlampaui. Sangat hebat, juga mengerikan."
"Apa yang dia lakukan sampai Kaisar Iblis tak terkendali?"
"Sebenarnya, bukan tidak terkendali, tapi ada dalam kendali 'dia'. Yang Mulia juga memiliki darah dewa dan iblis, sudah sepenuhnya mengontrol kedua darah dengan baik, lebih baik dari Kaisar Langit sehingga menggunakan keuntungan darah dewa dan iblis untuk mengendalikan darah iblis yang terpisah."
"Itu terjadi ketika Asura masih kecil dan tinggal di Dunia Bawah. Orang itu mengkhianati Dewa Iblis dan membunuh seluruh keluarganya, Dewi Kehidupan juga tidak dilepaskan. Asura sangat beruntung diselamatkan Kaisar Langit sebelumnya dan menjadi dewa."
"Ketika Asura datang ke Dunia Bawah untuk balas dendam dan menyegel istana, 'dia' mengacaukan darah iblis Asura sampai nyaris tak terkendali. Akibatnya, Asura menjadi haus darah, sehingga harus memisahkan darah dewa dan iblis, membentuk tubuh baru untuk darah iblis sehingga tercipta Kaisar Iblis."
"Tapi karena 'dia' telah mengendalikan darah iblis Asura, Kaisar Iblis dibawa ke Dunia Bawah dan banyak mengacau sampai menyatakan perang. Itu kebenaran mengapa perang terjadi."
Kepala satan menjelaskan secara terperinci berdasarkan apa yang ia tahu dari neraka. Sisanya mengenai pertempuran dengan jelas, tidak tahu pasti. Karena ia sering keluar neraka untuk jalan-jalan sebagai satan yang memenuhi syarat, ia bisa mengetahui itu semua. Jika tidak, ia tidak akan tahu apa pun.
Otak Xie Ran terus berputar akan semua informasi yang didapat. Bisa disimpulkan, 'dia' adalah dewa juga iblis seperti Qu Xuanzi, 'dia' yang menyebabkan perang dan semua kekacauan di tiga dunia, 'dia' juga yang membuat keluarganya terbantai melalui Huai Mao.
Semakin dipikirkan, semakin marah Xie Ran. Jika 'dia' tidak berulah, semua ini tidak akan terjadi. Xie Ran tidak akan mati, Xie Ruo juga tidak akan pernah ada. Ibunya, Wen Xi akan baik-baik saja di Dunia Atas bersama saudaranya dan Dewa Naga. Xie Yun juga masih hidup dengan pasangan manusia, atau bahkan tinggal di Dunia Atas karena Xie Jin yang menjadi Dewa.
Ras naga akan baik-baik saja. Bukan hanya ras naga, semua ras di tiga dunia dan semua kehidupan yang disia-siakan untuk pengorbanan akan baik-baik saja dan hidup layak. Semua pengorbanan itu pada akhirnya sampai di sungai styx dan dijadikan bahan pengorbanan jiwa untuk kekuatan seseorang. Itu tidak sepadan!
"Jika bukan Qu Xuanzi, maka aku yang akan membunuhnya." Suasana hati Xie Ran begitu buruk. Ia melirik satan di tangannya dan berkata dengan tegas, "Bawa aku ke tempat para naga."
Kepala satan agak terkejut, tapi tidak bisa menolak. Jika menolak, ia akan dijambak begitu keras dan dipukul, itu tidak enak. Jadi dia hanya bisa mengarahkan.
Dengan kecepatan kilat, Xie Ran melesat, segera menghilang dari kota untuk mencari keberadaan roh naga, terutama Long Long. Ia harus tepat waktu. Kapan pun, para naga itu akan menjadi korban selanjutnya.
Cahaya perak yang melintas dengan cepat seperti bintang jatuh menarik perhatian para roh dan satan. Beberapa satan dari luar Dunia Roh juga berdatangan dengan heboh, menciptakan keributan yang menyebabkan para roh berteriak ketakutan.
Ketika bergegas dengan cepat ke tempat yang dituju, tiba-tiba kepala Xie Ran berdenyut merasakan sakit disertai suara dengungan nyaring di telinga hingga ia harus berhenti. Ia menunduk sambil memegang kedua telinga, sedangkan kepala satan di tangannya bergelinding di tanah dan berhenti ketika menyentuh batu.
"Wah wah, ternyata ada naga lain yang datang. Biar kulihat, energi murni? Lucu sekali, rupanya energi murni sudah mati dan pergi ke Dunia Roh, haha!" Seorang wanita bergaun merah tiba-tiba muncul. Penampilannya cantik dan menggoda, irisnya hitam legam begitu indah, namun menatap Xie Ran penuh dengan rasa tidak suka.
Beberapa satan lain berdatangan, berdiri di belakangnya. Mereka adalah satan liar yang terdiri dari berbagai bentuk, melihat Xie Ran dengan lapar.
"Sangat disayangkan, mati di usia muda. Sepertinya pekerjaan Yang Mulia akan cepat selesai." Wanita itu tersenyum penuh kemenangan. Para satan di belakangnya hanya bisa memandang tanpa berkata, tidak berani melewati satan wanita satu itu.
Wanita itu mendekati Xie Ran yang masih menahan rasa sakit. Ia mengangkat tangannya, mengendalikan serangan mental yang ia berikan pada Xie Ran dan memperkuat serangan mental.
Xie Ran mengerang kesakitan sampai setengah berlutut. Ia menutup mata tampak begitu menyedihkan hingga wanita itu tertawa merasa sangat senang. Setelah pingsan nanti, ia akan membawa manusia itu ke hadapan Yang Mulia. Dia akan mendapat imbalan besar!
Wanita itu berniat membuat roh manusia ini pingsan. Tapi semakin ia meningkatkan kekuatan, manusia satu itu tidak kunjung pingsan, hanya mengerang sakit tanpa henti membuat wanita itu jengah.
Semakin lama, kekuatan mentalnya semakin habis hingga ia merasa lelah. Sampai kapan manusia itu terus kesakitan tanpa pingsan? Apa kekuatannya melemah?
"Hei bodoh, apa kau akan terus seperti itu?" Kepala yang terpojok di balik batu bicara, membuat wanita itu baru nenyadari ada satan kuat lain yang hadir.
Wanita itu menoleh. "Kau?"
Kepala buntung itu menghela napas. "Sudahlah, itu memang nasibmu."
Tepat setelahnya, wanita itu kembali melihat ke arah manusia yang ia kendalikan. Tapi bukannya melihat manusia itu pingsan, justru harus melihat kepalan tangan yang menekan wajahnya begitu keras seperti dipukul batu besar.
Kepala buntung di pojokan hanya bisa meringis. "Aku bersyukur wajah tampanku masih utuh."
Wanita itu termundur, tapi belum sempat ia menyiapkan diri, cahaya putih tiba-tiba berkilat begitu cepat hingga seluruh tubuhnya berubah dipenuhi bayangan seolah terbakar sebelum akhirnya berubah menjadi abu.
Para satan liar bereaksi. Xie Ran menebaskan pedangnya, menyapu para satan dengan kekuatan penuh hingga menyisakan area yang dipenuhi abu hitam.
"Aku pikir akan mendapat informasi lain," gumam Xie Ran, kemudian melirik kepala yang mematung di sudut. "Bersyukurlah tidak seperti mereka."
Kepala itu diam untuk beberapa saat sampai rambutnya kembali ditarik untuk dibawa. Ia bergumam dengan sedih, "Tapi aku seperti ini."
Ia melanjutkan perjalanan dengan kecepatan tinggi. Sepanjang jalan, para satan terus mengejar tanpa henti, merasa haus pada jiwanya. Beberapa satan yang lebih kuat seperti si 'kepala' juga menghadang, sama seperti wanita tadi. Tapi kali ini, Xie Ran lebih memilih mengabaikan.
Sebenarnya terlalu mencolok tidak terlalu baik, tapi ia tidak memiliki banyak waktu sehingga hanya bisa bermain secara terbuka. Ini memang beresiko. Toh, ia sudah menarik perhatian sejak awal masuk.
Kecepatan Xie Ran begitu cepat. Lokasi yang dikatakan 'kepala' sudah terlihat. Karena di belakangnya masih terlalu banyak satan, ia menghabisi mereka agar tidak begitu merepotkan terutama kelompok satan liar. Hingga akhirnya ia kembali melanjutkan perjalanan memasuki gua yang disebut sebagai penjara roh naga.
Ketika Xie Ran memasuki gua, para satan itu berhenti, tidak berani masuk terlalu dalam.