The Emperor God Wife Is Naughty

The Emperor God Wife Is Naughty
212. Aku Tidak Pernah Bermain-main



Sepergi Qu Xuanzi, Xie Ruo segera menghabiskan makan siang bersama Xiao Caihong yang menemani kemudian pergi jalan-jalan. Karena usia kandungannya sudah menempuh 7 bulan, Dewi Kehidupan mengatakan, bahwa ia harus sering berjalan dan berinteraksi.


Meskipun sebenarnya Xie Ruo agak malas bergerak, ia tetap sangat bosan jika hanya diam seperti patung. Akan lebih baik jika ada yang mengajaknya mencari hiburan.


Di dalam istana yang besar, Xie Ruo berkeliling tanpa tujuan sambil melihat Roh Guntur yang melompat-lompat dan berguling mengejar kupu-kupu.


"Kau tahu kenapa seekor ulat jelek menjadi kupu-kupu bersayap indah?"


Xie Ruo mamutar bola matanya. "Karena ulat akan mengalami perubahan yang disebut metamorfosis sebagai pertumbuhan. Itu saja kau tidak tahu?"


Roh Guntur mencibir. "Apa itu meta-mrofosissis, hanya orang sepertimu yang tahu."


"Metamorfosis." Xie Ruo membenarkan ucapan Roh Guntur yang acak-acakan.


"Itu maksudku." Roh Guntur menghela napas. "Kau sangat tidak seru. Padahal aku sedang mencoba memecah suasana dengan kata-kata kerenku melalui kupu-kupu."


"Anggap aku tidak berkata apa pun." Xie Ruo menjawab acuh tak acuh.


Roh Guntur tersenyum, kemudian bicara dengan bangga layaknya filusuf. "Ulat sama sepertimu. Ketika masih menjadi ulat, terlihat sangat jelek dan diremehkan, bahkan oleh diriku sendiri. Sedangkan kamu, tempramenmu sangat buruk dan tidak disukai banyak orang, bahkan menjadi salah satu wanita berbahaya paling dicari meski berpenampilan menarik."


Xie Ruo msmandangnya dengan datar. "Kau memuji apa menghinaku?"


Tapi makhluk itu mengabaikan. "Tapi setelah melewati proses kultivasi tertutup, ulat terlahir kembali menjadi kupu-kupu yang indah. Sama sepertimu, keluar dari Menara Suci dan memiliki temperamen yang lebih terkendali, juga reputasimu membaik sebagai murid Menara Suci."


"Aku tidak berpikir begitu."


Roh Guntur berdecak sebal. "Aku sedang bernostalgia, bisakah tidak bersikap membosankan?"


Xie Ruo bersandar di pinggir penyangga dan menghela napas. "Aku hanya ... sedang berpikir. Apa lebih baik aku pergi ke Dunia Tengah untuk melihat? Masalahnya, aku merasa akan terjadi sesuatu dalan waktu dekat. Tidak tahu kapan, tapi aku mencemaskan Klan Xie." Apalagi mengingat mimpi buruk yang ditunjukkan Shu Xin padanya, ia semakin gelisah.


"Selama ada Kaisar Langit di sana, tidak akan terjadi sesuatu."


"Memang benar. Tapi, apa kau tidak merasa curiga mengapa Dewa Iblis membiarkan masalah Kaisar Iblis tersebar begitu cepat?"


"Kaisar Langit mungkin sudah menyadarinya, itu sebabnya dia tidak mau pergi. Hanya saja, kenapa kau malah menyuruhnya pergi? Apa sekarang menyesal?"


Xie Ruo menggeleng. "Dia memang harus pergi," balasnya. "Selain untuk melakukan tugasnya, aku ingin tahu apa yang akan dilakukan Dewa Iblis setelah rencananya berjalan."


"Lalu, apa kau sudah menebak?" Roh Guntur penasaran.


Xie Ruo diam untuk beberapa saat, terlihat sedang merenung meski sebenarnya sedang berpikir. "Aku ragu."


"Tidak ada yang perlu diragukan, karena aku sudah datang."


Suara itu membuat Xie Ruo terkejut untuk beberapa saat. Ia tidak asing dengan suara itu, namun juga asing bersamaan. Hanya saja, aura yang dikeluarkannya benar-benar berbeda dari apa yang pernah ia rasakan. Aura kematian yang begitu kuat dan samar.


"Dewa Iblis(?)" Xie Ruo langsung menoleh ke samping, melihat kehadiran sosok berjubah hitam yang terlihat familiar. Ia yakin tidak pernah bertemu dengan pria itu sebelumnya, tapi wajah itu sangat tidak asing.


Benar dugaannya, itu adalah Dewa Iblis, wujud Dewa Iblis yang asli, Yuwen Yue.


Roh Guntur buru-buru kembali ke dalam kesadaran Xie Ruo karena takut. Ia pernah bertemu orang itu dan tidak pernah mau bertemu lagi. Sedangkan Xie Ruo, dipaksa melihat langsung kedatangan pria yang paling dicari olehnya selama bertahun-tahun. Pria yang menjadi penyebab segala kekacauan di dunia ini terjadi.


"Kau tidak ingin bertanya kenapa aku bisa di sini? Oh, seharusnya aku mengenalkan diriku terlebih dahulu dengan baik. Perkenalkan, Nyonya Xie, namaku Yuwen Yue, senang bertemu langsung denganmu." Ia menunduk dengan sopan, namun senyumnya itu menjengkelkan. Ia melihat Xie Ruo dengan mata merahnya yang terlihat seperti darah, kemudian menghampirinya lebih dekat.


"Apa ini hanya tiruan?" Xie Ruo pikir tidak mungkin Dewa Iblis datang kemari sebelum waktunya datang.


"Tidak, aku datang untuk menjemputmu." Dewa Iblis menyahut dengan santai. "Omong-omong, Kaisar Langit tidak ada dan tidak tahu aku sedang di sini, sepertinya itu sebuah kebetulan. Sayang sekali, aku tidak bisa disambut dengan baik oleh tuan rumah."


Xie Ruo mendengus. "Katakan saja semua ini adalah rencanamu."


"Memang sulit menyembunyikan segala hal darimu."


"Lalu apa? Kau datang hanya untuk melihat apa aku baik-baik saja dan pergi?" Xie Ruo sama sekali tidak takut. Meski Dewa Iblis datang untuk membunuhnya, ia tetap tidak takut.


"Hewan kecil itu benar, kau sangat membosankan. Sebenarnya aku datang untuk melihat, apa iblis kecil baik-baik saja di sana atau tidak." Dewa Iblis melirik perut Xie Ruo yang seperti melon. "Kau menjaganya dengan sangat baik."


Xie Ruo memandangnya dengan dingin, kemudian berkata, "Sudah cukup melihat?"


"Sayangnya kedatanganku bukan hanya untuk melihat. Aku rasa, sudah waktunya bagi anakmu untuk melihat dunia."


"Aku justru berpikir, kau datang terlalu awal." Xie Ruo tetap terlihat tenang.


"Aku sudah sangat tepat." Dewa Iblis menghilang saat itu juga, berpindah tempat ke depan Xie Ruo dan akan membuatnya pingsan. Namun tiba-tiba Xie Ruo menghilang dari hadapannya.


Xie Ruo muncul beberapa meter jauhnya, kemudian berkata, "Sudah kukatakan, kau datang terlalu awal."


Dewa Iblis mendengus. "Aku tidak yakin kau akan tetap pada argumenmu." Ia menginginkan darah campuran lebih cepat dan menarik energi murni Xie Ruo ke dalam altar pengorbanan. Dengan begini, rencananya selesai.


Xie Ruo tidak bisa membiarkan Dewa Iblis mendekat. Ia dengan cepat berteleportasi lebih jauh dan memisahkan jiwa dan tubuh dalam hitungan detik sebelum akhirnya meluncur bersama pedang di tangannya.


Pedangnya berdentang ketika bertemu sihir Dewa Iblis, kemudian menghempaskannya ke arah lain. Pedangnya memiliki kekuatan yang bertolak belakang dengan energi gelap sehingga tidak bisa menggunakan kekuatan secara maksimal. Xie Ruo harus mengerahkan seluruh tenaga untuk menangkis dan menghindari tiap serangan.


Bayangan gelap muncul dari empat sisi, membentuk garis lurus dan memunculkan beberapa bayangan hitam yang menyerang. Xie Ruo mengaktifkan perisai naga di sekitar tubuhnya, mengelak serangan demi serangan dan memberi pukulan kuat dari segala arah.


Kecepatannya sangat cepat sehingga tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Ia melesat, menggunakan kakinya sebagai tumpuan dan memberi tendangan keras yang menyebabkan beberapa bayangan itu hancur seketika.


Garis lurus serta bayangan itu melebur di udara, namun bukannya menghilang, bayangan itu semakin menyebar ke tiap penjuru dan memunculkan beberapa iblis dalam ukuran besar. Beberapa iblis telah mendekati tubuh fisik Xie Ruo, Xie Ruo segera berteleportasi dan menebaskan pedangnya ke arah iblis itu.


Namun, hal tak terduga terjadi. Bukannya mati, kulit iblis itu begitu tebal sampai hanya memiliki luka sayatan kecil di tubuhnya akibat bilah pedang Xie Ruo. Iblis besar itu mengamuk, kemudian menggunakan tangan besarnya yang dikibaskan untuk menghantam Xie Ruo.


Xie Ruo dengan cekatan menghindari tiap sentuhan. Ia melompat tinggi, menggunakan tangan besar iblis itu sebagai tumpuan lalu melompat ke atas bahu sebelum akhirnya pedang ramping di tangannya menembus bahu iblis itu.


Kelemahan iblis tidak terletak di bahu, tapi kepala. Itu sebabnya, ia berdiri di bahu iblis dan menarik bilah pedangnya hingga memuncratkan darah hitam. Iblis itu mengamuk parah dan akan menepis Xie Ruo dari bahunya, namun Xie Ruo dengan cepat menggunakan teknik pedang bayangan yang cukup besar. Bayangan pedang muncul di belakangnya, bergerak menebas kepala iblis itu dalam satu kedipan mata sebelum sempat menghempaskan Xie Ruo dari bahu.


Tidak hanya satu iblis yang terkena dampaknya. Bayangan pedang besar itu menembus banyak kepala iblis seperti pedang terbang dan menghilang setelah semua kepala terpisah.


Xie Ruo kembali ke depan tubuh fisiknya, berusaha melindungi dirinya sendiri dari serangan Dewa Iblis. Ia melihat pria itu dengan dingin.


"Kau memang tidak bisa diremehkan." Dewa Iblis tersenyum puas. Bahkan dewa biasa tidak dapat membunuh iblis sebesar itu dalam waktu singkat, kecuali dewa utama dan dewa alam. Jika seperti ini, peetempuran kali ini akan sangat sengit.


Xie Ruo tidak mau berbasa-basi. Ia memberi perisai untuk melindungi tubuh fisiknya sebelum pergi bertarung. Semakin lama, semakin banyak iblis berdatangan dari berbagai sisi. Iblis yang sama dengan kekuatan berbeda, itu berhasil membuat Xie Ruo kerepotan membersihkannya sendiri.


Dewa Iblis tampak ingin menyelesaikan segalanya lebih cepat sebelum pertempuran ini menarik perhatian dewa lain. Ia mengeluarkan sebuah teknik iblis. Sebuah simbol aneh muncul di tangannya, mengeluarkan beberapa ular kecil seperti tali yang dilemparkan, berterbangan ke segala arah.


Xie Ruo menangkis semua ular-ular kecil itu, kemudian membuat beberapa pilar yang datang dari api dingin yang membeku di tanah. Pilar-pilar itu menarik semua ular-ular kecil dan menghancurkannya tanpa sisa, sedangkan Xie Ruo meluncurkan serangan pedang bayangan dari segala arah untuk Dewa Iblis.


Dewa Iblis menarik semua ular-ular kecilnya, kemudian mengganti sihirnya menjadi sihir kegelapan. Energi gelap di tangannya meluncur, menekan semua pedang Xie Ruo, termasuk Xie Ruo yang berada tepat di depan matanya dengan pedang yang diluruskan.


Xie Ruo mengeluarkan api dingin secara bersamaan, meluncur dari belakangnya seperti sulur dan menyerang Dewa Iblis dari celah yang disissakan. Ketika api dingin menyentuh Dewa Iblis, hantaman yang disebabkan menyebabkan api dingin meledak dan menyebar ke segala arah.


Iblis-iblis terbakar saat itu juga tanpa sisa. Api dingin yang bergerak tanpa kendali menyebabkan kerusakan parah dan membunuh banyak hal di sekitar.


Xie Ruo segera menarik semua api dingin, mengumpulkannya ke tangan yang diangkat di udara. Api dingin yang berkumpul membentuk bola raksaksa berwarna putih yang menyebabkan seluruh wilayah dilapisi dengan lapisan es di permukaan. Bola putih berapi-api dan dipenuhi aura dingin kini terbentuk sempurna seperti bulan di siang hari.


"Asal kau tahu, aku tidak pernah bermain-main." Xie Ruo memberi peringatan. Ia pun melepaskan bola raksaksa di udara, tepat ke arah Dewa Iblis.


Ledakan yang lebih besar terjadi, menyebabkan guncangan hebat dan musim yang berganti secara tiba-tiba di Dunia Atas. Dalam radius beberapa li, dalam kekuasaan Kekaisaran Langit, udara dipenuhi aura dingin disertai tanah yang dilapisi es. Matahari tak lagi terlihat, karena kini telah dipenuhi oleh awan mendung.


Ledakan besar itu dirasakan oleh banyak orang. Termasuk para dewa dan hewan suci yang sensitif, mereka segera pergi ke lokasi kejadian. Namun sebelum sampai di tempat, mereka semua dihalangi oleh beberapa iblis besar dan bersenjata tajam siap melakukan pertempuran.


Karena adanya iblis yang hadir, mereka terpaksa menanganinya terlebih dahulu.


Di sisi lain, Xie Ruo kembali ke tubuh fisiknya. Saat itu juga Xiao Caihong keluar dalam bentuk ular kecil yang khawatir. Ia tidak keluar sebelumnya karena larangan Xie Ruo.


Xie Ruo tersenyum sambil mengusap kepala Xiao Caihong. "Aku tak apa."


Ia menghampiri sosok hitam yang terkapar di lantai. Ketika ia melihat lebih jelas, sosok hitam yang seharusnya Dewa Iblis telah menghilang menjadi debu yang melebur.


Xie Ruo terkejut. Pantas saja begitu mudah menyerangnya. Ternyata hanya Dewa Iblis palsu!


Sebenarnya, Xie Ruo tidak begitu terkejut. Dewa Iblis asli yang merepotkan Qu Xuanzi selama bertahun-tahun tidak akan mati semudah itu hanya karena satu serangannya.


Kali ini, perang akan benar-benar terjadi dan tidak bisa dihentikan.


Seperti yang dikatakan Dewa Iblis palsu padanya, Dewa Iblis yang asli pasti memiliki niat yang sama dan akan muncul Dewa Iblis palsu lebih banyak lagi.


Ini akan menjadi pertempuran yang merepotkan.