The Emperor God Wife Is Naughty

The Emperor God Wife Is Naughty
40. Kultivasi Ganda



Malam ini tujuh manusia makan malam di restoran. Zhong Xiaorong memesan tempat VIP sehingga hanya ada mereka bertujuh dalam satu ruangan serta banyak makanan yang dihidangkan.


Xie Ran makan paling banyak dan paling lahap. Mumpung di traktir Zhong Xiaorong, dia tidak akan menyiakan kesempatan tersebut dan merampok menggunakan makanan. Enam orang itu sudah tahu sehingga tidak terkejut, namun Yan Yao masih saja terkejut akan porsi makan Xie Ran yang sudah seperti pria besar.


Sedangkan Xie Ran asik makan tanpa mempedulikan Zhong Xiaorong, Mei Liena, dan Liu Chang yang menatapnya penasaran. Sore tadi mereka melihat pria tampan bicara akrab dengan Xie Ran, namun tiba-tiba menghilang begitu saja seperti ditelan bumi. Mereka tercengang seperti habis melihat hantu.


Mei Liena sebagai pecinta pria tampan lebih sedih karena tidak bisa melihat lebih dekat. Dari jauh saja tampan, apalagi dari dekat? Xiao Ran sangat beruntung. Sedangkan Zhong Xiaorong, meski dia pernah melihat pria itu sekali dan sempat bertukar pukulan dengan Zhong Guofeng, setelah itu dia pergi dengan Zhong Wenyue karena masih terluka sehingga tidak sempat melihat setelah pria itu menemani Xie Ran di Istana.


Sedangkan Liu Chang hanya penasaran siapa pria itu bagi Xie Ran. Dia terlihat kuat dan harus menjadi seseorang yang luar biasa. Dia harus berhubungan baik dengan orang seperti itu agar dapat membantunya di kemudian hari. Lagi-lagi Xiao Ran sangat beruntung.


"Kenapa kalian melihatku?" Xie Ran risih diperhatikan tiga manusia aneh itu. Sedangkan tiga pria langsung menatap mereka bertanya-tanya.


"Xiao Ran, tadi sore kamu bersama siapa?" Mei Liena bertanya.


"Bersama kalian." Xie Ran menjawab enteng. Memang dengan siapa lagi? Bukankah mereka menjemputnya untuk pergi ke tempat ini setelah meninggalkannya di tepi danau?


"Sebelum kami bertiga datang, kami melihat ada orang lain. Sangat tampan melebihi Yan Yao dan dia menghilang begitu saja." Mei Liena merasa sangat disayangkan. Pria yang begitu tampan dan berbakat tidak bergabung dengan mereka.


Setelah mendengar deskripsi singkat Mei Liena, Xie Ran baru paham bahwa yang mereka maksud adalah Qu Xuanzi. Mereka memang datang setelah Qu Xuanzi kembali ke liontin. Wajar jika mereka sempat melihat.


"Oh, dia temanku." Xie Ran tidak perlu menyembunyikannya. Lagipula Zhong Xiaorong sudah tahu keberadaannya dan pria itu lebih suka 'main' di luar.


"Teman? Siapa namanya? Bagaimana dia bisa menghilang begitu saja? Kenapa kamu tidak mengajaknya bergabung?" timpal Mei Liena.


"Benar, dengan adanya dia di sekitar kita, siapa yang bisa menganggap kita remeh? Jika dia berada di arena, dia akan langsung berada di peringkat teratas!" Liu Chang bersemangat. Mengingat bagaimana caranya menghilang, itu harus memiliki kekuatan luar biasa.


"Dia ... bukan murid disini. Dia sudah bukan murid. Rongrong pernah melihatnya." Xie Ran tidak tahu harus bagaimana oleh karena itu dilimpahkan pada Zhong Xiaorong.


"Rongrong, mengapa kau tidak mengatakannya?" Mei Liena beralih pada gadis itu.


"Aku ... memang pernah melihatnya di Istana, tapi dari jauh. Setelah itu Kaisar, Xiao Ran, dan temannya pergi ke Istana Kaisar. Saat itu terjadi sedikit kesalahpahaman sehingga membuat temannya muncul dan bertukar pukulan dengan Kaisar. Aku tidak tahu selanjutnya bagaimana." Zhong Xiaorong mengatakannya dengan ragu. Seharusnya dia tidak mengatakannya, tapi mereka menyudutkannya untuk bicara jujur. Xie Ran juga terlihat tidak keberatan.


"Seseorang yang bisa bertukar pukulan dengan Kaisar Zhong, dia harus menjadi seseorang yang kuat dan tidak boleh disinggung." Pei Xi mengambil kesimpulan. Menurutnya Xiao Ran sangat beruntung menemukan pria seperti itu.


"Kenapa tidak diajak makan malam bersama dan mengenalkannya? Xiao Ran, kapan-kapan ajaklah untuk mengobrol." Zhou Kui terlihat senang. Adiknya memiliki seseorang yang kuat, kedepannya tidak perlu khawatir.


"Itu ... dia sibuk." Xie Ran tidak tahu harus bagaimana. Tidak mungkin guru besar seperti Qu Xuanzi bergabung dengan anak-anak piyik seperti mereka. Mereka semua akan tertekan setengah mati menghadapi temperamennya. Xie Ran saja tertekan pada pertemuan pertama apalagi mereka.


"Sepertinya aku pernah bertemu dengannya. Temperamennya ... aku tidak berani menyebutkan." Yan Yao masih ingat bagaimana ia ditatap tajam seakan akan kehilangan kepala hanya karena menatap Xie Ran. Dia harap tidak bertemu dengan pria itu lagi.


"Apa dia galak?" Liu Chang menebak.


"Yang aku lihat waktu itu sangat tenang, tapi juga sepertinya cukup pendendam. Kaisar dipukul olehnya begitu keras karena menyerang Xiao Ran akibat salah paham. Mungkin jika kakakku bukan Kaisar, dia sudah mati." Zhong Xiaorong menyimpulkan. Selain kagum, saat itu dia merasa hawa dingin yang menusuk hingga membuatnya ingin kabur saja. Itu juga sebab mengapa dia harus pergi dengan Zhong Wenyue.


"Sangat kuat." Zhou Kui tidak bisa membayangkan. Masalahnya Kaisar Zhong adalah orang terkuat di Benua Zhongbu.


Xie Ran merasa ingin menghilang sekarang. Siapa dia? Di mana dia? Mengapa dia diabaikan? Mereka membicarakan seseorang di depan orangnya secara langsung. Xie Ran tidak ingin memikirkan bagaimana suasana hati seseorang di dalam liontin sekarang.


Andai mereka tahu target mereka mendengar di dalam liontin Xie Ran, entah bagaimana reaksi mereka. Xie Ran merasa ini bukan tempat yang cocok lagi. Setidaknya jika ingin membicarakan orang jangan di depannya!


"Tapi aku melihatnya tersenyum pada Xie Ran tadi. Apa kau melihatnya juga?" Mei Liena bertanya pada Zhong Xiaorong dan dia mengangguk.


Mendengar itu, Xie Ran yang sedang minum menyembur minumannya ke lantai. Sejak kapan pria itu tersenyum? Bahkan Xie Ran tidak pernah melihatnya tersenyum seumur hidup. Apa dia terlalu tidak menyadarinya atau memang tidak melihatnya?


Sayangnya keterkejutan Xie Ran diabaikan mereka.


"Aku tidak tahu. Bukankah dia selalu datar?" Liu Chang tidak tahu karena tidak terlalu memperhatikan wajah Qu Xuanzi yang tampan seperti dua gadis ini. Jika dia memperhatikan seperti itu, bisa dianggap tidak normal dan dia juga bisa tidak normal sungguhan. Masalahnya pria itu terlalu tampan.


"Kau tidak memperhatikannya dengan baik!" ketus Zhong Xiaorong.


"Xiao Ran, apa dia benar temanmu?" Mei Liena menatap Xie Ran curiga. Pria dingin seperti itu mana mungkin memiliki ekspresi lain.


"Ya." Xie Ran kehabisan kata-kata. Dia terus memakan semua makanannya tanpa tahu harus melakukan apa lagi. Kepalanya terasa ingin meledak.


"Oh? Korban friendzone."


"Apa Xiao Ran yang terlalu tidak tahu apa pun?"


"Dia memang begitu. Tidak berperasaan."


"Aku turut prihatin."


"Ya, Xiao Ran hanya tahu bertarung, uang, dan makan."


"Bertarung untuk uang, dan uang untuk makan. Itu motonya."


"Tapi bagaimana jika tidak seperti yang kalian pikirkan?"


"Apa lagi? Jika pria itu berumur 30-an keatas, aku baru berpikir bahwa pria itu ayah atau gurunya."


"Berapa kira-kira umurnya?"


"Mungkin 19 atau 20-an ...."


Mereka berenam berunding bersama membiarkan Xie Ran yang terkapar di meja dalam keadaan kenyang sekaligus mengantuk. Dia telah memakan semua makanan untuk melampiaskan emosi dan mengabaikan ucapan mereka. Anggap dia tidak mendengar. Dia terlalu kesal sampai ingin tidur saja ....


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di kamar, Xie Ran membaca buku yang diberikan Qu Xuanzi tentang energi murni. Energi murni sebenarnya memiliki metode sendiri untuk meningkatkan kekuatan yang dapat menambah manfaat sekaligus meningkatkan kultivasi. Hanya pemilik energi murni saja yang dapat melatihnya, orang seperti Qu Xuanzi atau lainnya tidak bisa.


Xie Ran mencoba beberapa metode. Kekuatan mentalnya sangat baik sehingga energi murni yang dimiliki berada di tingkatan tertinggi. Energi murni yang disalurkan ke tiap meridian akan membersihkan meridian sekaligus memperkuatnya. Itu mirip dengan pembersih sumsum, namun efek yang didapat melebihi dari itu.


Setelah metode awal berhasil, Xie Ran kembali melihat bukunya. Di sana bertuliskan: jika tingkatan energi murni di tubuh berkembang dan berhasil membentuk tubuh murni, perlindungan internal akan terbentuk sehingga dia tidak akan mudah terluka secara internal. Itu adalah tahap awal dari tubuh murni.


Jika dia berhasil menyelesaikan tahap lima dari sepuluh tahap tubuh murni, dia akan berhenti menua di usia tersebut meski berumur ribuan tahun. Umurnya akan sangat panjang seperti mencapai keabadian. Wajahnya juga akan semakin cantik seiring dengan meningkatnya tubuh murni. Tapi itu jika dia berlatih dengan benar. Jika tidak, dia akan mati terlebih dahulu karena dibunuh, karena pada dasarnya pemilik energi murni selalu dicari untuk dimanfaatkan.


Xie Ran merasa hatinya berdarah mengingat seumur hidup hanya bisa dimanfaatkan orang demi uang.


Fungsi lainnya adalah, jika pemilik tubuh murni melakukan kontak intim dengan lawan jenis, peningkatan kekuatan keduanya akan meningkat dan saling berbagi energi spiritual sesuai kekuatan kedua belah pihak. Perkembangan tubuh murni juga akan semakin cepat begitu pula kultivasi.


Jika pemilik energi murni memiliki partner yang lebih kuat, maka energi dalam tubuhnya akan banyak terbantu. Energi murni itu sendiri juga bisa membuat kekuatan partnernya itu meningkat sesuai kekuatan energi murni itu sendiri. Itu bisa disebut dengan kultivasi ganda.


Xie Ran tertegun membacanya. Apa dia tidak salah buku? Dia baru tahu ada ilmu yang mengajarkan untuk saling kontak intim terlepas dari ilmu reproduksi dalam sains. Ketika membolak-balik halaman, dia benar tidak salah buku. Bagaimana ada metode aneh seperti itu di dunia?


Xie Ran menghela napas. Sepertinya dia harus melewatkan metode itu agar tidak disalahpahami. Lebih baik menggunakan cara rumit. Dia lebih berpengalaman menggunakan cara lain dibandingkan berhubungan dengan lawan jenis. Dia bisa terlihat sangat bodoh.


"Tak apa, Ranran, mari baca lagi!" Xie Ran menyemangati diri sendiri dan kembali membaca.


Selain kontak intim barusan, tidak ada lagi yang dapat mempercepat sebagai jalan pintas. Dia hanya bisa melakukan kultivasi normal seperti yang baru saja ia praktikkan berulang-ulang, lebih lama lebih baik. Pelatihan lainnya juga perlu diterapkan untuk membuat pondasi.


Energi murni, selain membentuk tubuh murni adalah membentuk sihir ilahi sendiri. Sihir ilahi adalah sebutan dari kekuatan suci para dewa. Tidak sembarangan bisa memilikinya.


Biasanya dewa diwariskan melalui manusia yang mati kemudian diangkat ke dunia dewa untuk menerima warisan keilahian. Mereka akan diuji, jika lulus maka akan menjadi dewa seutuhnya, jika tidak maka akan kembali ke alam baka.


Berbeda dengan dewa yang dilahirkan dari dewa dan dewi, dewa seperti itu perlu melatih diri sendiri selama ribuan tahun untuk diakui dan mewarisi keilahian bawaan di tubuhnya.


Untuk kondisi khusus seperti Xie Ran, sang pemilik energi murni, itu adalah pengecualian diantara dua kategori tersebut. Energi murni adalah keberadaan langka dan hanya ada satu dari sejuta umat manusia dalam ribuan tahun. Itu pun harus sesuai dengan tingkat energi murni bawaannya merupakan rendah atau tinggi. Pemilik energi murni rendah tidak bisa mendapat sihir ilahi, hanya bisa menerima manfaat umum.


Sedangkan energi murni tingkat tinggi seperti Xie Ran bisa berlatih jalan dewa untuk menuju keilahian dan hidup abadi. Dia perlu mencari pondasi yang cocok untuk sihir ilahinya seperti sihir elemen atau sihir lain untuk dikembangkan menjadi sihir ilahi utama. Membutuhkan banyak waktu untuk melatihnya.


Jika tingkatan manusia tertinggi berada di ranah saint setelah profesional lanjutan, maka energi murni ini adalah pada tingkatan puncak keilahian. Kemudian, setelah mencapai keilahian dan menjadi dewa, kekuatan mereka terhitung berdasarkan lama mereka hidup dan jenis kekuatan ilahi yang dimiliki.


Sebelum mencapai puncak keilahian, seseorang harus mencapai saint akhir terlebih dahulu. Kemudian menentukan sihir apa yang akan menjadi penentu sihir ilahi nanti barulah melatih jalan dewa.


Pelatihan itu beragam, tergantung berapa banyak ilmu tingkat tinggi yang dimiliki. Jalan ini lebih rumit dari jalan peri atau jalan dewa biasa karena jalan keilahian kali ini akan menuntunnya menjadi dewa sepenuhnya dan tinggal di dunia dewa tanpa ikut campur urusan manusia.


Tapi sebelum mencapai bagian sihir ilahi, Xie Ran harus melewati banyak rintangan dan mencapai tahap kesempurnaan tubuh murni terlebih dahulu. Itu membutuhkan waktu ratusan tahun dalam buku.


Selain tubuh murni dan sihir ilahi, dia juga harus menyelesaikan ilmu hati bernama hati sutra yang menjadi penentu apa dia pantas melatih sihir ilahi atau tidak. Karena sihir ilahi adalah sihir para dewa, maka ia harus melatih hatinya menjadi kuat dan tidak mudah terprovokasi. Itu juga termasuk melepas segala keinginan, ketakutan, emosi, dan sebagainya.


Untuk melakukan pelatihan hati sutra, seseorang harus melakukan kultivasi tertutup yang jauh dari urusan dunia. Ini sama seperti mengasingkan diri dan menjadi biksu. Dia akan belajar menahan diri dari segala nafsu, melepas segala keinginan dan perasaan, mengubur keegoisan dan mementingkan urusan yang lebih penting dibandingkan urusan pribadi.


Temperamen akan berubah menjadi lebih tenang dan tidak emosional. Seseorang yang seperti itu akan menjadi sangat kesepian, tapi tidak akan merasakan kesepian juga karena tidak ada perasaan dalam hatinya.


Xie Ran mulai berpikir bahwa itu cocok untuknya. Dia selalu kesepian dan menghadapi kekosongan, tapi setelah dipikirkan kembali, apa dia akan lulus dengan lancar?


Dia harus melepas dendam, masa lalu, dan segalanya. Dia tidak akan bertingkah konyol dan menjadi lebih dewasa serta bijaksana. Tapi meski begitu, mungkin jika itu Xie Ran yang dulu akan dengan percaya diri menyanggupinya. Tapi sekarang berbeda.


Xie Ran sekarang memiliki banyak teman bersamanya yang ingin bertarung di sisinya. Ingin berbagi cerita dan pengalaman secara terbuka serta bersuka cita bersama. Meski hanya beberapa hari, beberapa hari itu sangat berarti baginya.


"Sudahlah," gumamnya menghela napas. "Aku akan menjalaninya terlebih dahulu. Untuk hasilnya, akan terlihat suatu saat nanti." Toh, dia juga akan tetap hidup sendiri. Pelatihan ini membutuhkan waktu ratusan atau bahkan ribuan tahun.


Setelah dipikir-pikir, apa Qu Xuanzi tahu semua hal ini? Jika pria itu memberinya buku ini, maka pria itu harus sudah membaca semuanya meski hanya sekedar tahu. Itu sebabnya Qu Xuanzi banyak membantunya tentang energi murni semenjak tahu bahwa dia memiliki energi murni di gua.


Tapi pria itu tidak mengatakan tentang menuju keilahian dan kultivasi ganda. Dia hanya diberitahu dasarnya saja bahwa energi murni dapat membantunya kultivasi lebih cepat dibandingkan orang lain dan cara mengendalikan energi murni agar dapat membantunya bertarung sebagai kekuatan mental.


Juga dia bisa memberi makan hewan tertentu seperti phyton tujuh warna, karena energi murni dapat membantu perkembangan hewan menjadi lebih cepat dan kuat. Bahkan phyton tujuh warna dapat menjadi dewasa kurang dari 10 tahun karena biasanya hewan legenda membutuhkan ratusan atau bahkan ribuan tahun untuk menjadi dewasa.


Apa Xie Ran tanya saja tentang jalan dewa dan kultivasi ganda? Tapi untuk pilihan kedua itu cukup ambigu dan memalukan, apalagi Qu Xuanzi adalah pria. Tapi seharusnya pria itu sudah tahu semua ini dan dia tidak perlu malu lagi.


Setelah dipikirkan lagi, Xie Ran merasa tenang dan itu tidak apa dibahas. Toh, dia juga sudah dewasa secara jiwa dan mental. Bukan anak piyik seperti teman-teman lucunya yang suka bergosip. Lagi pula, beberapa bulan lagi dia 17 tahun. Jadi tak apa, 'kan?


Haha, tak apa. Tidak perlu ragu lagi membahas sesuatu yang ambigu dan cukup dewasa pada lawan jenis. Toh, itu hanya teori secara spiritual. Sama seperti ketika belajar reproduksi di sekolah. Menggunakan bahasa ilmiah dan susunan kata yang sangat ilmiah sampai Xie Ran tidak bisa membayangkannya.


Yeah, hanya itu ....


Tapi pada akhirnya Xie Ran hanya diam membaca buku logam spiritual. Matanya bergerak melihat deretan tulisan dalam buku. Meski matanya bergerak dan hatinya membaca, pikirannya kemana-mana tentang berbagai masalah yang dihadapi.


"Aaaargh!" Ingin sekali Xie Ran melempar bukunya sekarang juga. Tapi itu sangat sayang sehingga dia hanya bisa beranjak dari ranjang dan ke luar kamar untuk mencari hiburan.


Tapi tidak bisa, dia sudah mencari hiburan dengan memakan semua camilan dari dapur, hasilnya menjadi kekenyangan karena makan di restoran barusan. Ini sudah malam, tapi dia sama sekali tidak bisa tidur sehingga ingin mengamuk saja. Masalahnya dia baru bangun beberapa jam yang lalu sebelum baca buku tentang energi murni.


"Xiao Ran?"


Xie Ran menoleh ke belakang di mana Mei Liena berada. Seketika Xie Ran berpikir untuk 'curhat' padanya. Mereka sesama perempuan, tidak masalah jika dia sedikit bertanya tentang 'kultivasi ganda' yang mengganjal pikirannya hingga stress.


Xie Ran menarik lengan Mei Liena ke ruang utama paviliun. Membawa camilan kering di tangannya dan duduk manis. Sedangkan Mei Liena hanya menatapnya heran. Ada apa gadis satu ini? Apa dia kerasukan atau mengigau?


"Ada apa denganmu?" Mei Liena bertanya-tanya.


"Aku tidak bisa tidur," jujur Xie Ran. Mei Liena paling mengerti dibandingkan Zhong Xiaorong tentang sosial, hanya gadis itu yang dia andalkan.


"Jadi kau ingin menghabiskan waktu di luar, begitu?"


Xie Ran mengangguk. "Aku ingin bertanya sesuatu. Ketika aku membaca buku barusan agar bisa tertidur, aku menemukan istilah yang tidak kupahami dan mengganggu. Aku pikir aku hanya bisa mengatakannya padamu."


"Istilah apa?"


Xie Ran berpikir sejenak sebelum mengatakan, "Apa kau tahu 'kultivasi ganda'?"