The Emperor God Wife Is Naughty

The Emperor God Wife Is Naughty
73. Penyerbuan



Selama seharian Xie Ran menyerap unsur api tanpa mengetahui kekacauan dunia luar. Tubuhnya dipenuhi sinar cerah yan mengelilingi dan melindunginya dari kobaran api.


Tubuhnya masih menyerap unsur api sampai kristal merah itu menghilang digantikan sinar emas yang melayang di udara. Sedangkan Xie Ran dengan penampilan barunya terkapar setengah sadar dan terus menahan rasa sakit di tubuhnya yang tak kunjung henti.


Long Huo dan Long Yun telah membuat barrier yang cukup menahan lonjakan energi dari energi murni dan unsur api. Namun energi mereka tidak cukup dan hanya bisa menahan unsur api, tapi tidak energi murni hingga lepas begitu saja.


Xie Ran yang meringkuk sakit membuka mata perlahan. Ia masih bergetar dan keringat membanjiri tubuhnya. Kobaran api perlahan mereda digantikan oleh energi murni yang menetralkan seluruh tubuhnya. Rambutnya yang menjadi perak sepenuhnya serta matanya yang biru dalam beberapa saat menjadi hitam seperti semula.


"Master ...." Long Huo dan Long Yun segera menghampiri dan membantu Xie Ran bangun.


Xie Ran sama sekali tidak tahu perubahan apa yang ada dalam dirinya kecuali kondisi internal yang membaik dengan cepat. Ia merasakan kekuatannya meningkat dan energi dalam tubuhnya menjadi lebih kaya. Apa ia telah menerobos?


Karena penasaran, ia langsung duduk lotus dan memeriksa kekuatannya sekaligus kondisi tubuhnya. Energi murni mengalir aktif dan penuh, ini pertama kalinya melihat energi murni dalam tubuh yang penuh dan menyetarakan kondisinya dalam keadaan normal secara cepat.


Tubuhnya telah menyatu sempurna dengan unsur api dibantu oleh energi murni yang telah menetap di tubuhnya seperti lapisan pelindung. Karena ia telah menyatu dengan unsur api, maka api apa pun di dunia ini tidak akan mempengaruhinya. Kendalinya akan api meningkat drastis sehingga dapat membuat serangan besar. Itu sama seperti sihir tingkat surgawi!


Xie Ran bersuka cita memikirkannya. Ia juga telah menerobos tingkat profesional lanjutan begitu cepat serta energi murninya ada di tingkat ke-5. Energi murni yang penuh melapisi tubuhnya menandakan bahwa ia telah membentuk tubuh murni tahap pertama.


Xie Ran membuka mata, senyum tipis terukir di bibirnya. Ia telah menerobos profesional lanjutan yang berarti hanya satu langkah untuk mengalahkan Tang Zhi. Itu membuatnya senang.


"Master, baru saja tubuh murni mengekspos energinya. Takutnya, semua orang sudah mengetahui keberadaan energi dan tubuh murni."


Xie Ran tidak takut, justru tersenyum miring. "Kalau begitu biarkan mereka mendatangiku. Kebetulan aku ingin melihat seberapa kuat unsur api itu."


"Kau tidak harus bertarung sebenarnya. Dua naga itu cukup bisa diandalkan."


Xie Ran terlonjak ketika mendengar suara kekanakan tersebut entah dari mana. Ia berdiri dan mengedarkan pandangan berusaha mencari seseorang yang bicara dengannya.


"Siapa?"


"Master, ada apa?" Kedua naga itu ternyata tidak mendengarnya. Itu membuat Xie Ran semakin bingung.


"Terdapat benda asing di titik saraf pusat yang menghubungkan suara langsung melalui lubus temporal sehingga hanya nona yang bisa mendengarnya." Suara sistem terdengar di telinganya.


"Benda asing?"


"Berani sekali mengatakan aku benda asing! Makhluk sialan! Nona, jangan dengarkan perkataannya yang aneh itu!" Suara kekanakan itu terdengar kesal hingga membuat Xie Ran pening.


Ia pun menghela napas. "Tunjukkan dirimu."


Alisnya bersinar menunjukkan sebuah pola naga yang memancarkan cahaya indah. Sesuatu keluar dari sana dan melayang di udara dengan sayap mungil serta bertubuh kecil—lebih kecil dari dua naga.


Xie Ran mengerutkan kening. Tubuh kecil itu lebih kecil dari telapak tangannya hingga ia nyaris tertawa pada anak naga yang baru menetas itu. Karena tidak bisa menahan tawa, ia pun tertawa terbahak-bahak.


Rupanya hanya naga sebesar ibu jari yang memaki sistem barusan dan bersikap sombong seolah ia adalah penguasa dunia. Betapa konyolnya ini!


"Hei, kenapa tertawa? Apa yang lucu?" Naga kecil itu tidak mengerti kenapa Xie Ran tertawa.


"Apa kau benar naga? Tubuhmu bahkan lebih kecil dari dua naga imut ini." Xie Ran menghentikan tawanya dan bersedekap dada. "Katakan! Bagaimana naga imut sepertimu bisa ada di kepalaku?"


Naga putih itu semakin tidak terima. "Naga imut? Aku ini jiwa leluhur para naga tahu! Bahkan Naga Azure bukan tandinganku!"


Xie Ran menaikkan sebelah alis. Anak kecil ini membual terlalu banyak membuatnya malas. "Aku tidak peduli siapa kamu. Pergi dari tubuhku dan jangan kembali!"


Naga putih itu terkejut dan mendekati Xie Ran dengan perasaan panik. "Nona, jangan usir aku! Aku bisa berguna untukmu. Aku tidak mau pergi! Tolong jangan usir aku ...."


Xie Ran menjauh dengan tatapan ngeri dan melirik dua naga kecil itu yang lagi-lagi termenung. Kenapa mereka hanya diam saja ketika master mereka akan direbut?!


"Aku tidak ingin menambah beban. Pergi!" Xie Ran mengusir naga putih itu dengan kesal.


"Nona ... aku tidak akan menjadi beban. Aku serius lebih kuat dan hidup lebih lama dari Naga Azure. Saat ini aku masih dalam keadaan jiwa yang terperangkap. Tolong kasihani aku ...."


"Aku tidak peduli."


Naga kecil itu menekuk sedih. "Sudahlah, lagi pula aku tidak bisa ke mana-mana meski ingin pergi."


"Kenapa?"


"Karena aku mengalami kutukan pelayan oleh pemilik tubuh murni sebelumnya. Tiap kali tubuh murni muncul, aku akan hadir dalam bentuk jiwa karena kutukan."


Xie Ran menatapnya dengan teliti. "Apa kau bisa hidup kembali?"


"Tentu saja bisa. Tapi dengan syarat tuanku harus menjadi dewa sesungguhnya. Jalan kultivasi dewa sangat rumit dan membutuhkan waktu ribuan tahun. Pemilik tubuh murni sebelumnya selalu mati atau menjadi peri sehingga aku tetap terjebak dan berpindah tuan sampai sekarang."


"Jadi kau membutuhkan bantuanku?"


"Ya ... aku lihat kamu bukan seseorang yang mudah. Bagaimana jika kita membuat kesepakatan? Aku akan menjadi pelayanmu dan membantumu berlatih menjadi dewa. Aku memiliki banyak sihir tingkat surgawi yang cocok untukmu berlatih dan beberapa teknik tingkat tinggi. Energi murnimu ada di tahap tertinggi yang jarang ada di antara pemilik energi murni lainnya. Kau memiliki banyak kesempatan untuk menjadi dewa ribuan tahun berikutnya. Setelah menjadi dewa, aku akan bangkit. Namun aku akan tetap menjadi pelayanmu seumur hidup. Bagaimana?"


Mata Xie Ran berkedut mendengarnya. Bukankah sama saja ia dipaksa menjadi dewa dan tidak akan berhenti sampai mati? Kapan dia bisa hidup tenang!


"Kau terlalu merendah, sayangnya aku tidak butuh pelayan." Xie Ran tentu menolak gagasan seperti itu. Ia tidak ingin merepotkan diri sendiri.


"Nona, apa kamu tidak ingin menjadi legenda yang tertulis dalam buku sejarah?"


"Nanti kalau pelajaran sejarah bertambah, aku yang disalahkan." Xie Ran tetap menyangkal.


"Apa kau tidak ingin sihir dan teknik surgawi? Itu bisa membuat kekuatanmu meningkat lebih cepat. Sepengetahuanku, Nona memiliki masalah yang harus diselesaikan secepatnya tapi harus menjadi lebih kuat untuk meraihnya. Naga cantik ini berpengalaman dalam hal itu."


Xie Ran kembali memikirkannya. Ia memang membutuhkan teknik dan sihir tingkat tinggi, dia bisa saja memintanya pada Qu Xuanzi. Tapi karena naga kecil ini telah mengatakannya, mungkin saja ia bisa menjadi sesuatu yang lebih berguna dari sekedar teknik kultivasi.


Namun Xie Ran tetap jual mahal dan melipat kedua tangannya. "Aku bisa membiarkanmu tetap di sini dan menyetujui syaratmu, tapi bukan berarti aku benar-benar setuju. Aku akan setuju tergantung bagaimana kau bekerja."


"Baik! Naga cantik ini akan melakukan apa pun yang terbaik!" Naga kecil itu langsung kembali ke tempatnya dengan senang hati. Ia harus bekerja lebih keras dan tidak boleh sombong jika ingin bangkit kembali.


Xie Ran menghela napas lega setelah terlepas dari Naga cerewet itu. Kedepannya, kesabarannya akan diuji lagi.


Begitu ia berbalik ke arah Long Huo dan Long Yun, ia tertegun melihat kedua naga itu menatapnya dengan tatapan ngeri seolah telah melihat hantu.


Xie Ran menatap mereka bingung. "Ada masalah?"


"Master bicara dengan siapa?" Kedua naga itu merinding ketika melihat master mereka bicara sendirian.


Xie Ran kehabisan kata-kata. Sebenarnya mereka yang tidak melihat jiwa naga kecil itu atau dia yang gila?


"Sarah, apa terjadi sesuatu pada sarafku? Apa aku ... memiliki gangguan mental?"


"Berdasarkan pemeriksaan, tidak terjadi masalah dengan saraf nona atau gangguan lainnya. 'Benda asing' itu sebelumnya keluar dari sistem saraf untuk beberapa saat menciptakan sebuah energi yang cukup besar di ruang hampa. Sekarang 'benda asing' kembali ke tempatnya."


"Jadi mereka yang tidak bisa melihat, syukurlah." Ia menghela napas lega.


"Jika mereka melihatku, mereka sudah bersujud sejak awal." Naga kecil menyombongkan diri lagi membuat Xie Ran kesal.


"Lupakan ucapanku tadi. Aku sedang berpikir dan tanpa sengaja terlontar begitu saja." Xie Ran memberi alasan. Ia tidak boleh mengungkap keberadaan Naga kecil itu sekarang. Untungnya kedua Naga bodoh itu percaya.


Sekarang Xie Ran menghadap sinar yang merupakan kekuatan Qu Xuanzi. Ia mengeluarkan sebuah kotak dan mengarahkannya ke arah sinar emas tersebut. Sinar emas seolah tersedot ke dalam kotak sepenuhnya masuk ke dalam hingga ruangan menjadi sangat gelap tanpa pencahayaan.


Kotak itu disediakan oleh Qu Xuanzi jika Xie Ran menemukan roh unsur seperti sebelumnya dan dapat disimpan untuk digunakan ketika kekuatannya sudah memenuhi syarat. Hanya saja roh unsur telah mengkristal hingga mudah meledak. Jadi Xie Ran tidak bisa menyimpannya dan secara terpaksa menyerapnya langsung.


Xie Ran menutup kotak itu lalu menyimpannya di liontin. Ia telah menyelesaikan misi pertama, kini harus melepaskan Naga Laut yang sepertinya mulai aktif lagi. Ia dapat merasakan kekuatannya yang besar dari sini, sangat dekat.


Xie Ran tersenyum tipis. Tangannya diayunkan perlahan hingga membentuk sebuah sinar merah pekat dan panas. Sinar merah itu meluncur menabrak dinding sampai hancur, menampilkan sebuah lorong lain dari balik dinding yang tersembunyi.


"Lumayan." Unsur api cukup bisa diandalkan. Setelah keluar nanti, tantangannya akan semakin rumit.


Mereka bertiga masuk ke lorong tersebut yang merupakan jalan keluar alternatif. Jalan keluar itu langsung berada di tepi danau di mana lokasinya berada tertutupi oleh semak tanaman obat.


Xie Ran menghirup udara segar setelah sekian lama berada di kegelapan. Hari sudah pagi sehingga ia menjadi lebih bersemangat.


"Xie Ran!"


Xie Ran menoleh ke belakang melihat beberapa manusia yang memanggilnya. Itu adalah keenam temannya, mereka langsung menghampiri Xie Ran sambil terus memeriksa keadaannya dengan teliti.


"Kau baik-baik saja? Apa terluka?" Mei Liena langsung memeriksa tiap inci tubuh Xie Ran mencoba memastikan temannya baik-baik saja.


"Xie Ran, kenapa kau tidak mengatakan ingin ke mana sebelum menghilang? Kami sangat cemas!" Zhong Xiaorong juga ikut frustrasi semalaman.


"Sebelumnya terjadi ombak aneh dan gempa. Ombaknya sangat besar ditambah kau menghilang. Jangan membuat kami semakin khawatir." Yan Yao ingat betul ombak yang menerjang semalam. Ia dan yang lain ikut menahan terjangan ombak, namun itu terjadi begitu cepat sampai danau kembali tenang. Itu aneh.


"Kau ke mana saja selama seharian? Pulau ini kecil tapi kami tidak menemukanmu sama sekali." Liu Chang masih merasa heran begitu pula dengan yang lain.


"Itu ...." Xie Ran benar-benar tidak tahu ia telah melewatkan banyak hal sampai masalahnya menjadi seperti ini. Ada apa dengan danau sampai terjadi ombak besar? Apa Naga Laut marah karena ia mencuri unsur api?


"Sudahlah tidak perlu menjawab sekarang, lain kali katakan ingin pergi ke mana supaya tidak menghilang seperti sebelumnya." Pei Xi melihat Xie Ran terlihat menyembunyikan sesuatu tidak ingin melanjutkan pertanyaan meski penasaran. Tiap orang memiliki rahasianya masing-masing.


Zhou Kui mengangguk. "Ya, jangan berpisah lagi. Semalam sangat kacau dan cahaya aneh tiba-tiba datang dari bawah tanah pulau. Aku pikir akan terjadi ledakan atau serangan. Ternyata cahaya itu hanya menunjukkan diri saja."


"Bawah tanah?" Xie Ran tidak tahu menahu soal itu. Ia harus bertanya pada Long Huo dan Long Yun nanti. Pasti ada kaitannya dengan unsur api yang ia serap.


"Oh iya, Dekan departemen sihir semalam datang." Zhong Xiaorong baru ingat hal ini. "Entah apa yang ia cari. Dia langsung pergi setelah keadaan tenang."


Xie Ran menggertakkan gigi. Apa Iblis itu mengetahui sesuatu? Ia harus bersiap menghadapi Iblis itu sekarang. Tapi sebelum itu, ia harus menemukan Naga Laut.


"Dia mungkin mencari seseorang, tapi orang itu tidak ditemukannya." Zhong Xiaorong berasumsi.


"Apa dia mencarimu?" Yan Yao pikir Xie Ran tahu sesuatu.


"Ternyata kau sudah keluar, bagus."


Suara itu datang dari beberapa meter jauhnya dari tempat mereka berada. Mereka menoleh, mendapati pria yang cukup tampan berdiri 10 meter jauhnya dari arah mereka.


"Memberi salam pada Dekan Bao." Mereka membungkuk memberi salam, terkecuali Xie Ran yang justru bersandar di batu besar belakangnya seperti sedang menonton pertunjukan.


Bao Jun tersenyum. "Kalian sudah bekerja keras. Kedatanganku di sini untuk mencari asal cahaya semalam yang berpusat pada Pagoda kaca. Kalian ingat?"


Mereka saling tatap tanpa menjawab apa pun kemudian melirik Xie Ran yang masih tetap tenang. Xie Ran menatap mereka seakan mengatakan untuk mendengarkan Bao Jun bicara terlebih dahulu.


"Maka dari itu, mohon kerja samanya. Barrier mengalami kerusakan karena cahaya tersebut. Aku datang untuk bicara dengan pelaku kerusakan pengaman pagoda." Mata Bao Jun terarah pada Xie Ran membuat yang lain juga bertanya-tanya.


Xie Ran menaikkan sebelah alisnya. Ia tidak tahu cahaya apa yang dimaksud dan merasa hancurnya pengaman bukan salahnya. Ia tidak melakukan apa pun selain menyerap unsur api. Meski pengaman terganggu, tidak harus sampai pecah karena Naga Laut masih belum keluar sampai sekarang.


"Di mana kau semalam?" Bao Jun bertanya.


"Aku akan menerobos. Jadi melakukan pelatihan tertutup tanpa tahu keadaan dunia luar. Aku sendiri tidak tahu cahaya apa yang dimaksud dan gempa yang terjadi seperti yang kalian katakan." Xie Ran tidak perlu berbohong karena ia memang mengalaminya. Ia benar-benar tidak tahu menahu soal hal ini sehingga ia begitu kesal pada dua naga itu yang tidak memberitahunya.


"Xie Ran, kau menerobos?" Zhou Kui terpana. Berapa umur Xie Ran? Menerobos di usia dan kecepatan yang begitu cepat benar-benar memecahkan rekor dunia!


Xie Ran mengangguk santai seolah itu hal biasa. "Aku sudah profesional lanjutan."


Mereka benar-benar terpana akan kecepatan kultivasi Xie Ran. Ia baru saja menerobos profesional akhir tahun lalu dan sekarang sudah menerobos lagi.


"Xie Ran, selamat."


"Selamat."


Mereka mengucapkan selamat dengan gembira. Teman mereka menjadi lebih kuat dari mereka sendiri. Pantas saja Xie Ran menghilang semalaman.


"Kalau begitu, Dekan Bao, ada yang bisa dibicarakan lagi?" Xie Ran sudah tidak sabar mencoba kekuatan barunya.


Bao Jun tetap mempertahankan senyum meski Xie Ran terang-terangan mengusirnya. "Cahaya semalam, apa kalian tahu apa itu?"


Mereka menggeleng termasuk Xie Ran. Xie Ran sendiri penasaran cahaya apa yang dimaksud sampai membuat mereka heboh seperti itu.


"Legenda mengatakan, tubuh murni akan hadir 1000 tahun sekali dan memunculkan tanda yang berbeda sesuai tingkatannya. Lonjakan energi semalam begitu besar, bahkan sampai menghancurkan barrier yang dibuat dengan kekuatan surgawi. Maka sudah dipastikan, tubuh murni kali ini muncul dengan tingkatan tertinggi, lebih tinggi dari ribuan tahun yang lalu. Siapa pun yang mendapatkannya, dapat berkultivasi menjadi dewa. Bukankah begitu, Nona Xie?"


Lagi-lagi keenam anak piyik itu melirik Xie Ran yang masih tenang tanpa beban di atas batu. Xie Ran justru menatap mereka balik seperti orang bodoh yang tidak tahu apa pun kemudian melirik Bao Jun dengan senyuman kekanakannya.


"Aku tidak tahu apa yang kau maksud. Tidak ada hubungannya denganku, kenapa bertanya padaku?" Xie Ran tidak peduli dengan omongan panjang lebar Iblis itu. "Justru aku ingin bertanya, jika cahaya itu benar merupakan cahaya yang berasal dari munculnya tubuh murni, apa yang kau lakukan di sini? Apa waktumu sangat senggang? Akademi sedang ujian, kau seharusnya sangat sibuk."


"Kemunculan Tubuh murni bukan sesuatu yang biasa. Akan ada banyak orang dari belahan dunia datang mencarimu hari ini. Maka dari itu, aku akan membawamu ke tempat aman bersama dekan lain."


"Apa ini modus baru untuk menculik anak kecil? Sayangnya ... aku bukan anak kecil. Aku sendiri tidak tahu kondisiku sendiri, bagaimana kau bisa mengambil kesimpulan?" Xie Ran menyipitkan matanya melimpahkan semua pertanyaan begitu saja pada Bao Jun.


"Xie Ran, kamu adalah murid Akademi Tianshang, sebagai Dekan, sudah kewajibanku melindungi muridnya." Bao Jun mulai menggunakan statusnya.


Xie Ran mendengus. "Bodoh. Aku pikir kau akan menggunakan identitas bawahan Raja Iblis untuk membawaku ke Dunia Bawah."


"Kau ...."


Xie Ran mendesah dan berjalan ke arah Bao Jun. "Bukankah kau selalu menargetku sejak di turnamen dan menginginkan kematianku dengan membawa banyak Iblis? Sekarang kau bertindak sebagai guru yang baik ... sepertinya aku terlalu banyak bicara."


Ucapan Xie Ran menimbulkan keterkejutan di antara Pei Xi dan yang lainnya. Sebenarnya selama ini mereka diajari oleh Iblis dan tinggal dengan Iblis? Dekan mereka adalah Iblis?!


"Xie Ran, apa itu benar?" Zhou Kui mengepalkan tinjunya. Ia tidak ingin percaya akan hal ini, namun ia sangat mempercayai Xie Ran. Jika itu benar, maka ia selama ini menganggap iblis yang menghancurkan keluarganya sebagai gurunya.


"Benar atau tidak, tanyakan saja pada orangnya." Xie Ran melipat kedua tangannya di dada.


Suasana mendadak menjadi tidak enak. Bao Jun yang sedari tadi diam menggertakkan giginya dan akan melakukan tindakan, tapi langkahnya terhenti begitu mendengar suara raungan keras dari langit.


Udara mendingin seketika. Beberapa burung berterbangan disertai penunggangnya dengan berbagai senjata di punggung dan tangan mereka. Sekitar puluhan monster dan manusia penunggang yang menginjak punggung burung-burung besar tersebut.


"Aku tidak berharap Bao Jun memiliki bantuan." Xie Ran memperhatikan burung-burung itu dengan seksama. Pemikiran bahwa pasukan itu adalah bawahan Bao Jun terhenti ketika melihat lebih jelas bahwa mereka semua adalah Manusia.


"Xie Ran, apa benar kau pemilik tubuh murni?" Tiba-tiba Zhong Xiaorong bertanya dengan tatapan cemas.


Xie Ran mengangguk sekilas merasa tidak bisa menyembunyikannya lagi. Salahkan dua naga itu tidak memberitahunya keadaan dunia luar sehingga ia melewatkan banyak hal penting.


"Beberapa dari mereka berada di tahap profesional lanjutan, bukan lawan kita bila mereka menyerang bersamaan. Kita harus pergi." Yan Yao mulai semakin khawatir.


"Kau pikir kita bisa pergi dengan mudah? Elang api hanya monster tingkat menengah, melawan banyak monster tingkat menengah lain dengan jumlah banyak sama sekali tidak memiliki peluang menang." Pei Xi telah menghitung kekuatan lawan dengan seksama.


Ada beberapa monster tingkat tinggi dan sebagian besar monster tingkat menengah dan rendah. Itu pun berasal dari kelompok yang berbeda. Mereka memang memandang tinggi pemilik tubuh murni sehingga mengirim kelompok sekuat itu.


"Kalau begitu, hanya bisa melawan." Xie Ran berdecak sebal.


Jika keadaan memburuk, terpaksa ia harus mengeluarkan Long Huo dan Long Yun. Belum lagi menangani Bao Jun. Pertarungan ini akan sangat rumit. Ia harap dapat pergi dengan selamat.