
Pertandingan pertama akan diadakan besok pagi. Untuk hari ini, 20 akademi besar melakukan penjamuan yang dipimpin oleh Akademi Yeshan dari Kota Ye di City Lord Residence di pusat kota dekat gedung arena.
Para dekan bergabung bersama dengan dekan lainnya di ruangan yang lebih resmi. Sedangkan peserta turnamen berada di ruangan lainnya menikmati pelayanan penjamuan yang diberikan Tuan Kota.
Xie Ran berada di sudut ruangan sendiri dengan segelas anggur di tangannya. Anggur rendah alkohol sehingga ia tidak akan mudah mabuk. Ia melihat luar jendela, melihat pemandangan Kota Ye dari lantai atas dengan tenang tanpa mengatakan sepatah-katapun atau bergabung dengan yang lain.
Selama lebih dari sebulan ia merasa kosong. Meski ada 4 hewan imut itu, ia tetap merasa kurang tanpa adanya Kaisar tertentu yang mengganggunya. Sejenak, Xie Ran berpikir Qu Xuanzi benar-benar tidak kembali setelah ia mengatakan perkataan kasar itu. Entah bagaimana ia menyesal.
"Yang Mulia tidak akan melanggar ucapannya." Ann Rou tiba-tiba muncul dalam bentuk manusia bersandar di dinding dengan tenang memperhatikan penjamuan ramai tersebut.
"Aku tahu." Xie Ran sedikit meminum anggur di tangannya.
"Besok adalah pertandingan pertamamu, kenapa tidak latihan lagi dengan anak-anak?"
"Jika aku mengajukan latihan, mereka akan mengeluh karena selama ini kami berlatih tanpa henti. Setidaknya untuk hari ini mereka bersantai dan bersosialisasi antar pelajar lain akademi untuk memperkuat relasi."
"Aku tidak berpikir seperti itu." Ann Rou melihat anak-anak itu yang terlihat jenuh dengan penjamuan membosankan tanpa hiburan. "Kenapa kau tidak saja yang bersosialisasi?"
Xie Ran mendengus. "Itu bukan keahlianku. Bagaimanapun, aku hidup sebagai seseorang yang dibenci."
"Menurutku tidak. Ada banyak orang yang yang menyayangimu, tapi kau tidak menyadarinya. Mungkin jika kau memperhatikan sekali lagi, kau akan mendapat jawaban."
Xie Ran tidak menjawab, melainkan merenungkannya. Memang banyak yang peduli, tapi ia selalu tidak peduli. Ia hanya peduli pada apa yang ia raih dan bertindak rasional dalam menjalankan misi tanpa mempertimbangkan perasaan siapapun. Itu sudah menjadi asupan sehari-harinya, atau bahkan kehidupannya.
Melihat begitu membosankan Xie Ran, Ann Rou menghela napas dan pamit. "Aku pergi jalan-jalan." Setelah itu ia menghilang bagai ditelan sinar tanpa meninggalkan jejak.
Xie Ran masih diam tidak menanggapi selama beberapa saat sampai akhirnya seorang pria asing dan tampan mendekat, gadis itu masih tidak memerhatikan.
"Xu Mo." Pria itu mengenalkan diri sendiri dan tersenyum tipis pada gadis itu.
Xie Ran sedikit menoleh dan mengangguk tanpa bicara. Itu membuat Xu Mo merasa gadis ini menarik karena biasanya tidak ada yang bersikap dingin padanya apalagi seorang gadis. Bahkan gadis dari Akademi Tianshang sekalipun.
"Pertama kalinya aku diabaikan, aku merasa sakit hati." Xu Mo memang wajah kecut membuat Xie Ran menatapnya bodoh.
"Lalu apa yang harus aku lakukan?"
Xu Mo terkekeh. Gadis ini antara bodoh dan polos membuatnya terlihat imut. "Setidaknya, beritahu namamu. Jika berjodoh, kita akan bertemu di lain waktu dan sudah saling mengenal."
"Aku tidak mengenalmu."
"Kau sudah mengenalku, aku Xu Mo, dari Akademi Shenyang."
Pada akhirnya Xie Ran mengenalkan diri sendiri. "Xiao Ran."
"Akademi Tianshang? Kau cukup terkenal sebagai wakil tim."
Xie Ran tidak tahu dirinya seterkenal itu. Ia pikir ia akan menjadi gadis yang diabaikan dan menjadi bayangan tak terlihat. Rupanya ia meremehkan reputasi Akademi Tianshang.
"Apa yang mereka katakan tentangku?" Xie Ran penasaran bagaimana reputasinya di kalangan murid elit ini.
"Gadis dingin yang suka makan dan penyendiri. Secara garis besar seperti itu." Xu Mo berkata dengan jujur. Setelah melihat wajah datar tanpa ekspresi Xie Ran, ia segera memperbaiki kata-katanya. "Itu hanya rumor. Setelah bicara denganmu, kau cukup menarik."
"Kau dingin, tapi juga polos dan imut seperti kertas polos berwarna merah muda... Maaf jika kurang sopan, aku mengatakan penilaian berdasarkan sudut pandangku. Aku juga merasa, kau sedikit misterius yang menambah daya tarikmu."
"Terima kasih. Tapi, aku bukan seseorang yang dapat dinilai dengan mudah." Jujur Xie Ran tidak suka dibilang imut. Ia lebih suka jika dirinya dibilang jahat, kejam atau dingin. Dia bahkan lebih suka dijuluki sebagai Iblis karena ia memang mengakuinya.
"Lain kali, ketika aku berkunjung ke Akademi Tainshang, aku akan mencarimu sebagai kenalan lama."
Xie Ran tidak menanggapi lagi melainkan melihat Zhou Kui yang menghampirinya. Pria itu terlihat masam dengan caranya sendiri.
Melihat kehadiran Zhou Kui, Xu Mo segera pamit pergi dan bergabung dengan teman-temannya kembali. Zhou Kui melihat kepergiannya dan mendengus.
"Jangan dekat-dekat dengannya. Playboy dari Klan Xu sangat tidak tahu malu." Zhou Kui mencibir. Berani sekali pria itu mendekati adiknya.
"Ada apa?" Xie Ran bertanya tentang kedatangan Zhou Kui.
"Tentang pertandingan besok, Pei Xi sudah mendapat catatan mengenai peserta Akademi Ouyang. Pertandingan pertama ini tidak akan mudah." Zhou Kui menyerahkan buku catatan mengenai siswa Akademi Ouyang.
Xie Ran membacanya, melihat profil identitas masing-masing siswa dan keterampilan yang dimiliki. Masing-masing dari mereka memiliki teknik kultivasi tingkat raja dan paling tinggi adalah Kaisar. Mereka telah menyempurnakannya dan menjadi lebih kuat daripada tingkatan itu sendiri.
Kelompok Akademi Ouyang ada di sudut ruangan penjamuan, tengah berbincang ria dan mereka semua adalah pria yang memiliki tubuh besar dan kekar. Aura yang dibawakan terlalu arogan dan sombong sehingga membuat siapapun segan terhadapnya.
Xie Ran menutup catatannya dan menekan pelipisnya. Suara klik terdengar di benaknya sebelum pandangannya berubah menjadi layaknya robot yang melakukan scan pada target begitu suara sistem terdengar.
Rata-rata dari mereka memiliki kekuatan fisik tak kalah kuat darinya atau bahkan lebih kuat. Kemampuan tempur asli mereka terdapat dari peetempuran fisik, bukan sihir sepenuhnya meski sudah mengembangkan ilmu sihir tingkat kaisar. Memang layak menjadi peserta turnamen. Kekuatan mereka mungkin dapat diakui oleh Xie Ran terlepas dari betapa kuatnya sihir pesona.
"Mereka memang layak." Ucapan Xie Ran yang mengakui kekuatan mereka membuat Zhou Kui menghela napas. Bahkan Pei Xi dan Xiao Ran mengakui kekuatan mereka, apalah dayanya?
Xie Ran bicara kembali, "Aku sudah memeriksanya, mereka memiliki kualifikasi yang sama dengan kita. Aku pikir, pertarungan ini tidaklah mudah dan dapat menghasilkan kekuatan yang seimbang. Tapi karena ini adalah pertarungan pertama, kita tidak bisa mengeluarkan seluruh kekuatan agar tidak menimbulkan kelemahan yang jelas di mata peserta lain."
"Kita akan menekan kekuatan kita selagi mereka menindas kita?" Zhou Kui sedikit terkejut dengan rencana Xie Ran.
"Percayalah, aku tahu apa yang aku lakukan. Tidak bijak mengeluarkan seluruh kekuatan pada pertarungan pertama, itu akan menyebabkan masalah."
"Sebenarnya ancaman sesungguhnya bukanlah Akademi Ouyang." Pei Xi datang bersama dengan yang lain dan menatap mereka dengan serius. "Ada pada Akademi Yeshan sendiri. Jika kita mendapat pertarungan individu dengan Akademi Yeshan, tim kita berada di posisi tidak menguntungkan."
"Maka dari itu, pada pertandingan pertama, kita harus menyelesaikannya dengan cepat dan tidak memberi siapapun kesempatan melihat kemampuan kita sesungguhnya." Xie Ran memberi solusi. "Hanya pada saat pertandingan akhir, kita baru menggunakan kekuatan penuh dan mempersiapkan karfu truf. Aku akan merencanakannya."
"Menurutku tidak baik jika membahasnya di sini. Ayo kita kembali ke penginapan!" seru Yan Yao diangguki mereka. Pada akhirnya, mereka pamit pergi dari penjamuan membosankan itu sedangkan mereka membahas strategi bersama dengan anggota cadangan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Keesokan harinya, adalah hari di mana pertandingan pertama antara Akademi Tianshang dan Akademi Ouyang dilaksanakan. Para penonton menyambut dengan antusias dan sorakan gembira melihat akademi dukungan mereka menaiki panggung.
Pada pertandingan kali ini, tidak semua anggota inti yang masuk arena. Hanya Xie Ran, Pei Xi, Liu Chang, dan Mei Liena yang ikut sedangkan pada anggota cadangan terdapat Jiang Jun, Yu Yin, dan Qian Jue.
Alasan mengapa Zhong Xiaorong, Zhou Kui, dan Yan Yao tidak ikut, karena mereka memiliki kekuatan yang berbeda dan berniat Xie Ran sembunyikan untuk sementara. Terutama untuk sihir tingkat peri Zhong Xiaorong. Ia tidak akan semudah itu membiarkan mereka semua melihatnya dan membiarkan mereka melihat kulit Akademi Tianshang yang tampak lemah—kecuali Pei Xi dan Xie Ran.
Di depan mereka, peserta Akademi Ouyang menaiki panggung bersamaan. Tujuh lelaki berbadan kekar disertai otot besar dan kuat. Jika dibandingkan dengan Akademi Tianshang, mereka jauh lebih besar dan kuat.
"Pertandingan antara Akademi Tianshang dan Akademi Ouyang, dimulai!"