The Emperor God Wife Is Naughty

The Emperor God Wife Is Naughty
41. Persiapan



"Kultivasi ganda?" Mei Liena berpikir sejenak. "Aku pernah mendengarnya. Itu metode khusus untuk meningkatkan kultivasi lebih cepat. Ada dua cara, yang pertama dilakukan dengan mentransfer energi yang memiliki beberapa kesamaan dan kecocokan. Jika tidak cocok, akan terjadi penyimpangan qi yang menyebabkan merindian mengalami kerusakan. Itu jarang terjadi sehingga tidak ada yang berani melakukannya karena terlalu beresiko."


"Lalu bagaimana dengan energi murni? Apa menggunakan jenis kultivasi ganda pertama?" Xie Ran bertanya lagi.


"Energi murni ...." Mei Liena berpikir keras lagi. "Oh, aku juga pernah sedikit mendengar tentang energi murni. Satu dari jutaan manusia memilikinya, tapi sampai sekarang tidak ada berita tentang energi murni kecuali rumor yang bertahan selama ribuan tahun. Energi murni sangat kuat, itu bisa melatih jalan dewa dan mencapai puncak keabadian. Tapi, orang-orang yang memiliki energi murni selalu mati ditengah pelatihan. Mereka diburu dan dimanfaatkan dalam berbagai kondisi oleh orang-orang serakah."


"Kenapa begitu?" Xie Ran jadi ingat perkataan Qu Xuanzi yang perjalanan kedepannya akan semakin berbahaya. Sepertinya itu bukan berbahaya hanya karena Xie Ran mencari Tujuh raja iblis, melainkan karena konstitusi tubuhnya sendiri.


"Rumor mengatakan, energi murni dapat meningkatkan kekuatan seseorang dengan melakukan kultivasi ganda atau dengan mentransfer energinya secara rutin. Kultivasi ganda ini bukan kultivasi ganda yang kukatakan sebelumnya, itu lebih mengacu ke arah hubungan pria dan wanita yang lebih jauh." Mei Liena ragu mengatakannya. Masalahnya dia lebih ragu apa Xie Ran akan mengerti hal ini.


"Hubungan ... maksudmu ...." Otak Xie Ran semakin korslet. Bisakah langsung katakan intinya?


"Sudah kubilang, kultivasi ganda ada dua arti. Yang pertama sudah kujelaskan dan dapat dilakukan siapa pun dan dimana pun dengan syarat memiliki kesamaan energi spiritual. Namun yang kedua, itu hanya bisa dilakukan oleh seseorang berenergi yin dan yang agar bisa berhasil. Sangat jarang terjadi. Namun energi murni dibuat pengecualian. Karena rumor mengatakan energi murni dapat mentransfer energinya untuk meningkatkan atau memulihkan kekuatan, ditambah salah satu cara berlatih yang diketahui menggunakan jenis kultivasi ganda kedua, itu membuat banyak orang memburunya karena ingin mendapat manfaat dan menjadi lebih kuat."


Xie Ran menelan saliva. Apa memang nasibnya ditakdirkan untuk tidak pernah hidup tenang? Apa dia ditakdirkan menjadi buronan dunia dan terancam mati? Tidak!


"Karena rata-rata pemilik energi murni adalah wanita, sangat banyak pria yang akan melakukan apa pun demi mendapatkannya dan menikahinya atau bahkan menculiknya untuk mengambil kesuciannya. Jika pria, para wanita itu akan melakukan hal yang sama dan rela menjadi selir atau gundik. Rumor mengatakan pemilik energi murni selalu memiliki pesona rupawan seperti dewa-dewi, mereka juga sangat kuat dan memiliki temperamen baik. Wanita selalu menjadi lembut dan anggun kemudian pria menjadi berwibawa dan bijaksana."


Lembut? Anggun? Lalu Xie Ran apa? Lembut apanya? Dia selalu menangisi anak kecil setiap hari dan bertingkah seperti anak jalanan. Anggun? Dia bahkan tidak bisa minum teh dengan tenang, ia juga berjalan seperti jagoan. Rumor itu membuatnya benar-benar tidak tahu ingin tertawa atau menangis.


"Mei Liena, dari mana kau mendapat berita aneh itu?"


"Aneh?" Mei Liena tidak tahu mengapa Xie Ran mengatakan berita itu aneh. Dia hanya mendengar demikian.


"Sudahlah, kau tidak paham."


Sebenarnya siapa yang tidak paham di sini? Mei Liena yakin selama dia 'berdongeng', gadis itu tidak paham sama sekali.


"Kenapa tiba-tiba kau bertanya tentang energi murni. Apa kau telah menemukan pemilik energi murni?"


Xie Ran terdiam menutupi ketegangannya. Bisa-bisanya Mei Liena menebak seperti itu yang membuat rahasianya cepat terbongkar. Dia segera menggeleng. "Aku hanya membacanya dari buku. Sudah kubilang, ada istilah yang tak kupahami dan tidak tertulis di buku."


Mei Liena percaya saja. Bagaimanapun, gadis seperti Xie Ran mana mungkin menemukan pemilik energi murni dan bertanya padanya. Kecuali jika itu Xie Ran sendiri. Tapi itu tidak mungkin! Rumor mengatakan pemilik energi murni sangat lemah lembut dan baik hati. Psikopat seperti Xie Ran mana mungkin termasuk lemah lembut dan baik hati.


"Jadi, menurutmu bagaimana jika keberadaan energi murni terungkap?" Xie Ran bertanya lagi.


"Tentu saja akan terjadi keributan besar. Aku yakin, seluruh benua akan mencarinya ke penjuru dunia demi kekuatan tersembunyi itu. Siapa yang akan menolak kultivasi jalan dewa? Jika dia adalah anak bangsawan, maka dia mungkin akan sedikit terlindungi. Tapi jika anak malang dari rakyat biasa, dia hanya akan menjadi sasaran empuk."


"Sasaran ... sasaran bagaimana?" Xie Ran tidak bisa membayangkan dia menjadi buronan ketika masih lemah.


"Tua atau muda, pria atau wanita, para pria di Benua Zhongbu akan terus mencarinya. Pemilik energi murni akan memiliki tanda ketika dewasa sehingga akan ketahuan siapa pemilik energi murni sebenarnya. Jika pria maka akan dibunuh. Jika wanita maka akan dinikahkan. Jika kau tidak mengerti bagaimana kultivasi ganda kedua dilakukan, itu hanya oleh suami-istri. Itu sebabnya para pria itu akan mencoba menikahinya dan memaksanya berkultivasi ganda. Padahal mereka tahu kultivasi ganda tidak bisa dilakukan secara paksa atau akan berakibat buruk terutama pada energi murni. Maka dari itu, banyak energi murni yang mati. Entah bunuh diri atau dibunuh, bebannya terlalu berat."


Xie Ran masih dalam keterkejutannya. Bagaimana jika dia diculik om-om pedofil cabul atau dinikahi kakek-kakek gila?


Aaaargh, memikirkannya saja membuat Xie Ran ingin melompat ke laut saja. Lebih baik terus jadi anak kecil daripada tanda itu muncul. Kenapa hidupnya harus seperti ini?


Melihat wajah pucat Xie Ran, Mei Liena tersenyum puas. Akhirnya gadis itu mengerti bagaimana mengerikan ceritanya. Akhirnya dia dapat melihat wajah pucat gadis itu setelah sekian lama. Sepertinya 'cerita seram' seperti ini cocok untuk gadis tak berperasaan sepertinya. Haha!


"Mei Liena, aku mau tidur." Xie Ran segera lari ke dalam kamarnya.


Sedangkan Mei Liena yang sejak tadi menahan tawa, melihat Xie Ran lari terbirit-birit melepas tawanya sekeras mungkin. Gadis itu jika ketakutan imut sekali.


"Huaaaaa, Kakak Xuan aku takut! Ranran belum mau mati. Belum balas dendam, belum jadi kuat, belum menghibur Ayah dan Ibu di alam baka. Jika aku mati dan bertemu Ayah dan Ibu, apa yang harus aku jelaskan? Tang Zhi dan anjing-anjingnya akan senang, Nenek dan Kakekku yang malang akan sendiri kesepian ...."


Xie Ran tiba-tiba muncul di dunia liontin dan memeluk Qu Xuanzi ketakutan. Dia meminta tolong dan perlindungan. Hanya pria ini yang bisa melindunginya dari om-om pedofil yang memburunya. Meski ada dua Naga, dua monster itu masih bisa ditaklukan. Bahkan kalah oleh sedikit kekuatan Qu Xuanzi yang saat itu masih dalam bentuk jiwa.


Dia juga percaya pada Qu Xuanzi. Meski Qu Xuanzi sudah mengetahui jati dirinya, pria itu tidak mengambil kesempatan seperti yang dikatakan Mei Liena, justru melindunginya dan memberitahu segalanya agar Xie Ran dapat mempersiapkan diri lebih baik menentang bahaya.


Mengenai Kakek dan Neneknya, mereka memang masih hidup namun ada di kota perbatasan melakukan pengasingan untuk hidup tenang sebagai rakyat biasa. Terakhir bertemu saat acara ulang tahun ke-10 dan menghadiahinya ramuan pembangkit jiwa untuk membuka meridian yang terblokir sekaligus memberinya beberapa buku teknik tingkat kaisar, hanya saja semua itu telah direnggut Tang Zhi dan digunakan oleh Xie Chen serta Tang Yueha.


Menurut Xie Ran mereka hidup sangat enak, berbanding terbalik dengannya. Kakeknya sangat kuat, hanya saja sudah terlalu tua. Mereka tidak tahu telah terjadi sesuatu pada Klan Xie dan Xie Ran tidak ingin membuat mereka khawatir jika mengadu. Itu sebabnya dia sendiri yang akan menyelesaikan dan menemui mereka setelah masalah selesai.


Qu Xuanzi tersentak melihat tingkah Xie Ran yang tiba-tiba mengadu seperti habis dipukuli. Sejak tadi dia dalam keadaan meditasi mendalam sehingga semua persepsinya terputus. Itu dilakukan untuk menghubungkan dirinya dengan salah satu kekuatannya yang terpecah di akademi ini. Jadi, dia tidak tahu apa yang terjadi pada Xie Ran sampai menangis seperti ini.


"Ranran, ada apa?" Qu Xuanzi menatapnya dengan alis berkerut. Siapa yang berani menyakiti gadisnya? Dia tidak akan mengampuni!


Xie Ran memasang wajah kasihan seperti habis tersiksa. "Mei Liena bilang akan ada orang cabul yang memburuku. Aku takut orang cabul. Nanti diculik om-om pedofil, aku bisa dipaksa bunuh diri atau akan dicincang monster ...." Xie Ran berkata jujur. Dia memang takut orang cabul yang akan melecehkannya. Satu-satunya yang bisa membuatnya takut sekaligus jijik hanyalah orang cabul.


Setelah dipikirkan kembali, dia akhirnya mengerti. Xie Ran telah membaca buku yang ia berikan dan menanyakan pendapat Mei Liena sebagai sesama wanita. Tapi justru Mei Liena menakutinya setengah mati dengan rumor tak mendasar.


Mana ada dipaksa bunuh diri? Mana ada energi murni yang dibunuh? Mereka adalah situasi istimewa sehingga dapat menjadi pemimpin yang kuat, bukan buruan orang cabul yang membuatnya lebih rendah dari budak.


"Tidak ada hal seperti itu. Jika memang ada, aku akan membunuh mereka." Baru saja akan menyapu rambut Xie Ran, gadis itu sudah menarik tubuhnya kembali menatapnya membuat Qu Xuanzi kembali menurunkan tangan.


"Kalau begitu, apa aku akan ketahuan?" Xie Ran masih khawatir akan ada tikus-tikus yang mengganggu perjalannya.


"Tidak, sampai kau membentuk tubuh murni. Tapi aku akan segera menyamarkannya."


Xie Ran menghela napas lega. "Baiklah, terima kasih. Akhirnya aku bisa tidur nyenyak," gumam Xie Ran yang suasana hatinya membaik. "Oh iya, bagaimana dengan kekuatanmu yang lain?"


"Aku sudah menemukannya."


"Di mana?" Xie Ran kembali bersemangat. Ah, perjalanannya terasa singkat.


"Pagoda Kaca."


Xie Ran menarik kata-katanya tentang perjalanan singkat. Itu sulit! Pagoda Kaca selalu dijaga ketat dan tidak bisa masuk seperti ketika memasuki Pagoda Teratai.


Bahkan Xie Ran masih tidak mendapat informasi apapun tentang Pagoda Kaca. Itu sebabnya dia berniat memenangkan turnamen dan meminta memasuki Pagoda Kaca sebagai hadiah. Memang terdengar tidak tahu malu, tapi dia tidak memiliki pilihan lain. Selain itu, dia juga harus menangkap Dekan Departemen Sihir.


"Baiklah, harta disana memang tidak ternilai." Xie Ran ingin menangis dalam hatinya.


Dia pikir kekuatan Qu Xuanzi terkubur di suatu tempat dalam akademi, tapi dia tidak berpikir itu akan menjadi Pagoda Kaca! Pagoda Kaca di pusat Akademi dan berada di atas Danau besar. Belum lagi dengan monster penjaga. Pertarungan kali ini akan menjadi sangat sulit.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah kelas pagi selesai, tujuh manusia yang belakangan ini menjadi perbincangan hangat berkumpul di Paviliun Bulan atas perintah Xie Ran. Xie Ran sebagai mentor latihan telah mencatat semua hal yang menjadi dasar pelatihan mereka. Latihan yang dicatat hampir sama dengan program latihannya di Red Room.


"Kalian sudah tahu tentang rencana pelatihan kita yang dipimpin olehku dengan tujuan menjadi peserta utama turnamen pada 6 bulan kedepan. Zhou Kui, Pei Xi, dan Yan Yao bisa membantu melatih dan memberi usulan karena kalian yang lebih kuat diantara kami," ujar Xie Ran kemudian melirik tiga manusia lainnya. "Aku telah membuat rencana lengkap untuk membentuk pondasi fisik sebagai dasar pelatihan, karena aku lihat, kalian selain Rongrong memiliki pondasi kurang baik. Aku sudah mengatakan bahwa pelatihanku tidak manusiawi dan kalian bersikeras, aku tidak ingin mendengar keluhan di tengah pelatihan."


"Kalau begitu, aku tidak perlu melatih pondasiku lagi, 'kan?" Zhong Xiaorong berkata dengan santai.


"Tidak, kita semua akan mengukur seberapa kuat pondasi kita kemudian melatihnya untuk mencapai titik awal tujuan menuju pondasi sihir. Sebelum memulai kultivasi dan melatih sihir atau teknik lainnya, membentuk pondasi adalah hal utama agar kekuatan kita kedepannya dapat melebihi tingkatan rata-rata. Seperti jika kamu berada di tingkat lanjutan, kamu bisa mengalahkan profesional. Begitupun seterusnya, kamu bisa mengalahkan kultivator setingkat lebih tinggi dari kamu."


Zhong Xiaorong melemaskan bahu. Pada akhirnya dia harus melatih pondasi lagi. Tak apa, jika ingin menjadi lebih kuat, dia harus melewati banyak rintangan dan kebosanan.


Begitu pula untuk Pei Xi, Zhou Kui, dan Yan Yao. Di antara mereka, hanya Pei Xi yang memiliki pondasi terbaik sehingga dapat saja mengalahkan Yan Yao saat ini. Hanya saja, Pei Xi sedang malas berduel dengan pria licik satu itu. Kekuatan utama Yan Yao sebenarnya adalah kelicikannya. Dia sangat *berperut hitam.


^^^(*Tidak tahu malu)^^^


"Untuk latihan pertama, mari kita pergi ke Hutan Bintang!"


Keenam manusia nyaris menjatuhkan rahang. Hutan Bintang? Xie Ran sudah gila! Hutan Bintang memiliki sangat banyak hewan buas berkeliaran. Itu juga area terlarang yang dilapisi array akademi.


"Xiao Ran, kenapa Hutan Bintang?" Liu Chang takut pada Hutan Bintang apalagi rumor hewan buas yang bisa membunuh mereka kapan saja.


"Jika kita latihan dalam akademi, akan ada banyak orang yang melihat. Aku tidak suka jika pelatihanku dilihat orang lain. Meski kita menyewa tempat, itu tidak cukup karena kita membutuhkan tempat seperti pegunungan. Kita juga bisa meningkatkan pengalaman bertarung menggunakan hewan buas tingkat rendah. Itu yang harus dilakukan." Kebetulan Xie Ran belum pernah bertarung langsung dengan hewan buas. Dia penasaran sekuat apa hewan buas di dunia ini. Biasanya dia menggunakan iblis sebagai samsak tinju.


"Menurutku itu bukan hal buruk. Hutan bintang memiliki kelimpahan qi yang luar biasa, sangat cocok untuk berlatih. Lagi pula, kita hanya akan berada di pinggir hutan, bukan kedalamannya sehingga tidak khawatir dapat bertemu dengan hewan buas tingkat tinggi." Pei Xi sudah setuju. Dia sangat akrab dengan Hutan Bintang karena pernah berkelana untuk mencari pengalaman. Meski berbahaya, itu sangat bagus untuk berlatih.


"Kalau begitu, bukankah membutuhkan lebih dari dua hari? Kita tidak mungkin bolak-balik dari hutan dan akademi. Kita harus izin pada instruktur," ujar Yan Yao.


"Aku akan izin pada instruktur untuk berlatih. Xiao Ran, menurutmu berapa lama kita di sana?" Zhou Kui mengajukan diri.


"Sekitar 3 bulan atau lebih."


"Baik."


"Apa kita akan membawa barang-barang untuk berkemah?" Zhong Xiaorong bersemangat memikirkannya. Dia akan berkemah, itu adalah sesuatu yang tidak pernah ia rasakan tapi sangat ingin melakukannya.


"Bawa semuanya ke dalam cincin spasial. Jika tidak punya, belilah! Aku sudah mengatur tugas kita masing-masing. Rongrong sebagai perbendaharaan, Pei Xi sebagai petunjuk arah dan informan karena memiliki pengalaman di Hutan bintang, Zhou Kui dan Yan Yao akan mencari makanan di hutan dan sebagai pengawas, Liena sebagai juru masak dan apoteker kita, dan Liu Chang sebagai penyedia barang bekerja sama dengan Rongrong. Sepakat?"


"Baik, kalau begitu, aku akan mempersiapkannya sekarang." Liu Chang bersemangat.


Xie Ran hanya duduk santai sedangkan semua bekerja. Melelahkan juga menulis seharian. Di sini, dia tidak sepenuhnya santai. Sedangkan mereka memiliki tugas masing-masing, Xie Ran juga ada tugasnya sendiri yakni sebagai pelatih. Dia sudah membuat jadwal latihan ekstrem di tangannya, pasti akan seru menyiksa anak-anak itu, haha.


Gadis itu pergi ke ruang kultivasi mengolah energi murni sambil menunggu kedatangan enam manusia yang sedang menyelesaikan tugas. Dia sudah memberi catatan apa saja yang harus dibeli oleh Zhong Xiaorong dan Liu Chang.


Sedangkan Pei Xi dan tiga lainnya menyiapkan barang mereka sendiri. Sedangkan Xie Ran tidak perlu menyiapkan apa pun karena semua barangnya ada pada cincin spasial dan liontin.