
"Oh? Pencuri 1000 batu spiritual-ku," ucap Xie Ran tanpa sadar membuat lima sosok itu memasang wajah menuduh.
"Nona, bukankah kau yang mencuri Kristal Naga Azure kami?" Salah satu pria yang tampak berotot besar dan tinggi maju ke hadapan Xie Ran dengan tatapan tajam berharap gadis kecil lemah itu akan takut.
Tapi kenyataan tidak mendukung.
"Kristal Naga Azure kalian? Aku yang membeli kenapa kalian yang memilikinya?" Xie Ran membalikkan kata pria itu.
"Kami akan membayar 1000 batu spiritual untuk ditukar dengan Kristal Naga Azure. Mohon pengertiannya!" Salah satu pria yang lebih kurus mencoba bernegosiasi.
"Aku punya banyak batu spiritual, aku tidak menerima pertukaran barang dengan batu spiritual atau koin emas." Xie Ran melipat kedua tangannya di dada dan memalingkan wajah. Dia menolak dengan keras membuat lima sosok itu marah.
"Kau sangat sombong. Andai kau tidak mengganggu kami mendapatkan Kristal Naga Azure, kau pikir kami akan menemui gadis lemah dan arogan sepertimu!" Wanita yang barusan berdebat harga dengan Xie Ran sangat marah. Dia tidak pernah dikalahkan, tapi gadis kecil itu sungguh telah membuatnya malu. Itu menghancurkan harga dirinya!
"Kristal Naga Azure sangat penting bagi kami. Itu tidak ada gunanya di tanganmu. Lebih baik serahkan, kami akan membayar sesuai yang kau sebutkan." Pria besar itu menekankan kata-katanya. Dia sudah berjanji untuk tidak membuat masalah disini, tapi gadis manusia satu ini terlalu membuatnya marah.
"Tidak tertarik." Xie Ran acuh tak acuh dan menutup telinganya. Tindakan itu benar-benar memprovokasi lima iblis!
"Ck, tidak ada gunanya bernegosiasi. Setelah membunuhnya, kita akan mendapatkan apa yang kita inginkan." Wanita di paling belakang yang sejak tadi tenang bicara tanpa emosi. Tatapannya terhadap Xie Ran penuh penghinaan. "Hanya manusia lemah, untuk apa repot?"
Xie Ran melirik wanita itu intens. "Manusia lemah? Bukankah kalian lebih lemah dari kelelawar darah sekali pun?"
"Kau!" Wanita sebelumnya melototi Xie Ran marah.
"Baiklah, aku akan memberi Kristal Naga Azure untuk kalian. Bukankah barusan kalian mengatakan akan membayar berapa pun yang kusebutkan?" kata Xie Ran acuh tak acuh.
"Katakan!" Pria besar itu masih mencoba bersabar. Membayar apa? Sebelum gadis itu mendapat bayaran yang diinginkan, nyawanya sudah meregang.
Xie Ran menaikkan sudut bibirnya. Matanya menjadi merah ketika melirik mereka semua. Dalam sekejap, sebuah sinar merah muncul dari tangannya yang diayunkan dengan lembut seperti bayangan.
Kemudian Xie Ran menyebutkan permintaannya, "Nyawa."
Ketika kelima iblis menyadarinya, sudah terlambat untuk membuat pertahanan sehingga sinar merah itu benar-benar memasuki pikiran mereka bersamaan.
Kelima iblis mengerang kesakitan. Tiga dari mereka jatuh menyisakan pria tampan yang sejak tadi tidak bicara dan wanita dingin yang tampak memejamkan mata merasakan sakit pada kepalanya.
Sihir mimpi buruk membuat mereka bergetar hebat melihat mimpi buruk mereka masing-masing di kehidupan lampau sekaligus ketakutan terbesar mereka.
Xie Ran sudah melatih seluruh teknik sihir pesona berkat sumber daya yang dia miliki dari gua. Dia telah mencapai tahap mimpi buruk dan mencobanya pada mereka. Mimpi buruk ini hanya Xie Ran yang dapat mengendalikannya dan lebih kuat dibandingkan segel mimpi buruk.
Suara teriakan menggema, isak tangis terdengar miris. Hanya dua iblis yang masih berdiri memejamkan mata menahan sihir yang masuk ke saraf mereka sedangkan yang lainnya tak sadarkan diri. Mungkin akan mati tak lama lagi.
"Oh? Tidak terpengaruh." Xie Ran memunculkan senyum jahat. Sosoknya melesat cepat seperti bayangan sampai di depan wanita dingin yang masih menahan mimpi buruk yang ia lihat. Xie Ran dapat melihat ketakutan terbesarnya dan tersenyum miring.
"Jangan ...." Wanita itu bergumam dan tubuhnya bergetar. Ketika membuka mata, mata merahnya digantikan mata merah akan sihir pesona dan kosong.
Sihir pesona kembali ke luar dari tangan Xie Ran mengendalikan pikiran wanita itu. Membuat wanita itu melihat pria tampan yang nyaris tersadar saling menyerang.
Wanita itu memiliki serangan agresif. Pria itu yang sudah sadar segera menghindari serangan brutal. Pedang besarnya menghantam tubuh ramping wanita itu hingga memuntahkan seteguk darah hitam dan pingsan.
"Ck, tidak seru." Xie Ran cemberut. Padahal dia sedang asik mengelabui wanita itu dan membuat pria besar itu sebagai musuhnya. Hanya saja, dalam ingatan wanita itu, dia melihat sosok pria misterius yang dilumuri darah. Dia tidak bisa menebak siapa itu karena darah memenuhi tubuh dan wajahnya sehingga tidak dapat dikenali. Iblis memang menyeramkan. Tapi Xie Ran sudah terbiasa akan hal itu.
"Mati!" Pria besar itu sangat marah. Dia menyerang Xie Ran dengan pedang besarnya sedangkan Xie Ran menghindar dengan langkah bayangan. Tiba-tiba dia sudah berada di belakang iblis itu dan menikam bahunya dengan belati.
Iblis itu mengerang marah. Dia mengarahkan kembali pedang besarnya ke belakang. Rupanya belati itu tidak menyakitinya. Memang pantas disebut iblis yang memang lebih kuat dari empat iblis lainnya.
Xie Ran tidak bisa menerima serangan untuk saat ini sehingga dia hanya menghindar. Serangan gelap pria itu terus diluncurkan dalam keadaan marah. Xie Ran dapat dengan mudah melihat celahnya. Dia dengan cepat meluncur ke bawah dengan pisau di tangan, menyayat tubuh iblis itu tiap ada kesempatan sehingga darah hitam mengalir deras sampai ke tanah.
"Kau kuat juga." Xie Ran mencibir. Dia juga tidak kalah kuat. Yang membuat pria itu kuat adalah pertahanannya, dagingnya sangat tebal sehingga sayatan itu tidak membuatnya runtuh.
Xie Ran melesat dengan cepat menginjak pedang panjang yang diarahkan padanya kemudian melilit leher iblis itu sampai jatuh. Dia menikam tepat di bagian mata dan mata satunya lagi membuat suara teriakan terdengar miris.
Xie Ran menginjak pedang besar itu dan menendangnya jauh, membiarkan iblis itu kesakitan karena kedua matanya yang berdarah hingga buta. Dia sangat marah hingga menghancurkan berbagai hal secara acak dan brutal.
Energi gelap di udara meronta tak terkendali menyerang secara tak beraturan nyaris mengenai Xie Ran. Untungnya Xie Ran bisa mudah menghindar dan terus melompati energi gelap yang tak terkendali.
Iblis besar buta itu tidak kehilangan tekad. Dia membuat bilah energi dan fokus mencari keberadaan Xie Ran.
Ketika Xie Ran akan menyerang, iblis itu berhasil menyadarinya dan memberi pukulan balik yang lebih keras hingga Xie Ran termundur 10 meter jauhnya. Pukulan itu terlalu keras. Jika Xie Ran belum menyelesaikan sihirnya dan mendekati profesional, sudah pasti dia akan mati.
Ketika serangan selanjutnya dilancarkan, Xie Ran melesat seperti bayangan pindah ke arah lain. Namun iblis itu masih menyadarinya dan terus menyerang tempat pemberhentian Xie Ran.
Xie Ran merasa terpojok. Kekuatan mentalnya terkuras hanya membuat sihir mimpi buruk apalagi untuk 5 iblis yang lebih kuat darinya.
Awalnya Long Huo dan Long Yun ingin ikut andil dalam pertarungan, namun Xie Ran melarangnya. Xie Ran juga sengaja jalan sendiri di tempat sepi untuk menarik mereka.
Rencana membunuh iblis tidak boleh gagal. Ini hanya iblis yang lebih rendah dari hewan iblis tingkat menengah. Bagaimana dia bisa kalah begitu saja!
Xie Ran terus berusaha menghindar dan mendekati iblis itu, tapi iblis itu terus mengetahui pergerakannya meski tanpa melihat.
Xie Ran bingung, apa yang salah dengan langkahnya. Langkahnya tidak terdengar, seharusnya iblis itu tidak mendengar apalagi matanya buta. Setelah dipikirkan beberapa saat sambil menghindar, barulah dia menyadarinya.
Napas!
Xie Ran baru menyadari hal itu. Rencana segera terukir di kepalanya dan dilaksanakan saat itu juga.
Beberapa pisau terbang melayang di udara dan berbelok akan energi mental. Itu melayang di udara seperti pesawat dan menyambar iblis tanpa mengetahui keberadaannya.
Pisau terbang berbelok dan melakukan serangan kembali. Xie Ran terus berpindah tempat dan melakukan serangan berbalik dari arahnya sehingga membuat iblis itu semakin marah. Setelah menyadari strategi Xie Ran, iblis itu mengubah haluan.
Pedang besarnya menghantam tanah menimbulkan retakan pada tanah. Xie Ran tepat di depannya yang akan melakukan serangan segera melompat ketika melihat retakan di tanah seolah tanah akan terbelah. Tapi ketika dia akan menghindar, bilah energi gelap muncul menghantam tubuhnya.
Pisau terbang berjatuhan bersamaan dengan Xie Ran yang tersungkur jauh lebih dari 10 meter.
Tiba-tiba iblis itu ada di dekat Xie Ran, mengangkat pedangnya dan akan membelah Xie Ran. Xie Ran segera berguling dan melompat ke arah iblis itu sebelum menyadarinya.
Xie Ran tidak ingin kalah. Dia sudah terluka secara internal karena serangan barusan dan langsung menggunakan sihirnya membuat serangan mental yang lebih besar pada iblis itu.
Tangannya bergerak di udara beserta sinar merah yang mempengaruhi iblis dari belakang. Xie Ran dengan darah di bibirnya mengendalikan pikiran iblis itu dengan kekuatan mental penuh membuat tubuhnya semakin melemah.
Jika itu orang biasa, sudah terbelah sejak awal. Xie Ran berbeda. Pengalaman tempurnya lebih baik dari semua orang.
"Tenanglah ...." Xie Ran menggunakan suaranya untuk menghipnotis di telinga Iblis. Iblis itu buta, jadi tidak bisa menatap matanya sehingga dia harus menggunakan suara untuk menghipnotis.
Iblis yang kehilangan kendali mulai menetralkan amarah. Mendengar suara lembut dan penuh ketertarikan membuatnya mengikuti instruksi tanpa sadar. Bahkan kesadarannya tidak menolak.
"Tidak ada yang bisa mengalahkanmu." Xie Ran telah membuat penglihatan lain dalam ingatan iblis itu. Di mana iblis itu berada dalam arena tempur dan mengalahkan banyak lawan membuatnya sangat gembira.
Ini disebut ilusi. Itu akan membuat target melihat sesuatu yang sangat dia sukai dan sesuai dengan harapan sehingga target tidak ingin kembali. Xie Ran memilih ilusi terindah agar dapat membuat iblis itu tenang dan melepas kewaspadaan.
"Bagus." Xie Ran menghela napas. Nyaris saja dia mati barusan. Tapi ketenangannya tidak berlangsung lama ketika seorang wanita tiba-tiba melilitnya dengan cambuk dan menariknya hingga terhempas sampai terbentur pohon.
"Bocah, kau pikir aku terluka akan ilusimu?" Suara dingin wanita itu terdengar dan melepas lilitan cambuknya dari tubuh Xie Ran. Dia menghampiri Xie Ran dengan seringai. "Aku tidak selemah itu. Kau mungkin kuat, tapi kau hanya Manusia. Manusia tidak bisa bertarung dengan Iblis."
Xie Ran mendengus. Mata merahnya menatap wanita itu penuh ejekkan. "Benarkah?"
Tiba-tiba Xie Ran menghilang dari pandangan seolah gadis di depannya hanya bayangan yang lenyap. Itu membuat wanita itu melotot marah.
"Kau salah, Bibi." Xie Ran tiba-tiba ada di belakang menarik rambutnya dengan keras. "Kau pikir kenapa Manusia memiliki populasi terbanyak dan dapat bertahan selama jutaan tahun?"
Wanita itu menghentakkan cambuk melawan Xie Ran. Namun tiba-tiba Xie Ran menghilang seolah itu hanya bayangan. Wanita itu mengerang marah mencari keberadaan Xie Ran. Kemudian sebuah tangan lembut menyentuh bahunya.
"Karena manusia adalah makhluk tertinggi diantara makhluk lainnya, terlepas dari keberadaan Dewa." Suara Xie Ran muncul dari belakangnya. Tapi ketika wanita itu akan menyerangnya di belakang, Xie Ran tidak terlihat kembali.
"Kau melakukan serangan sembunyi-sembunyi. Tidak tahu malu!" Wanita itu sangat marah merasa dipermainkan.
"Haha, kau saja yang bodoh tidak tahu yang mana diriku yang asli." Xie Ran mengejek di atas pohon. Ketika wanita itu akan menyerang, tendangan sisi lain datang membuat wanita itu jatuh.
"Sekarang siapa yang lemah?" Xie Ran melipat kedua tangannya dan menginjak kepala wanita itu dengan keras. Dia menggunakan salah satu teknik langkah bayangan.
Selain mempercepat gerakannya, itu bisa membuat beberapa bayangan sedangkan wujud aslinya tidak diketahui. Teknik itu adalah teknik tertinggi dari langkah bayangan. Xie Ran telah menguasai situasi keseluruhan dalam waktu singkat.
"Brengsek!" Wanita itu mengumpat keras. Dia ingin memberontak, tapi injakan semakin keras hingga merasa kepalanya akan pecah saat itu juga. Gadis ini lebih buruk dari Iblis!
"Itulah Manusia. Kalian Iblis mengatakan bahwa manusia brengsek dan menjijikkan. Kau tidak tahu bahwa di mata Manusia, kalian Iblis hanyalah makhluk dunia bawah yang terkurung dalam neraka. Sangat kasihan." Ucapan Xie Ran mengandung hipnotis yang membuat wanita iblis itu semakin tak terkendali dan menderita serangan mental.
"Matilah kau! Aaaargh!" Wanita iblis itu semakin meronta. Merasakan kepalanya akan pecah membuatnya menggila dan matanya melotot tajam penuh kebencian. Itu membuat Xie Ran terhibur.
"Kembalilah ke tempatmu!" Tepat setelah mengatakannya, kepala wanita itu hancur disertai genangan darah yang terciprat di kaki Xie Ran.
Bot hitam itu penuh dengan darah hitam dan berbau amis. Otak dan tulang yang keluar dari kepala dibiarkan begitu saja dengan tatapan puas. Sudah lama dia tidak menginjak kepala orang lain.
Xie Ran kembali dengan santai ke arah pria yang masih terlena dengan mimpi indah. Wajahnya memiliki senyum gila membuat Xie Ran sangat puas. Sihirnya bekerja sangat efektif. Membuat pria itu marah sampai gila dan dijatuhkan ke dalam kegembiraan yang tak terkendali.
Gadis itu mendekatkan bibirnya ke telinga iblis gila itu. "Saatnya kembali, sayang."
Xie Ran mengangkat tangannya ke arah kepala pria itu dan memutarnya sampai kepala iblis itu berputar 360°. Tubuhnya yang jatuh dibiarkan. Xie Ran hanya tersenyum senang dengan hasil karyanya.
Kembali ke jalan, di mana terdapat tiga mayat iblis yang mati dalam keadaan mata melotot. Sangat mengenaskan.
Mereka mati dengan berbagai cara. Ada yang tangannya terpelintir ke belakang, jantungnya keluar, dan si wanita dalam keadaan menganga dan keriput seolah jiwanya terlalap habis.
Itu semua adalah hasil mimpi buruk dan mereka tidak bisa menyelamatkan diri dari mimpi buruk yang dibuat seekstrim mungkin. Sihir ini sangat berbahaya.
Tangan Xie Ran merasakan gerakan halus. Dia melihat Xiao Caihong ketika mengangkat tangannya ke depan. Xiao Caihong melihat pemandangan mayat itu dengan bingung.
"Jangan dilihat! Tidak baik untuk anak kecil." Xie Ran mengalihkan pandangan Xiao Caihong dan pergi dari sana dengan langkah riang sambil bersenandung. Suasana hatinya sedang baik hari ini apalagi setelah mengambil semua barang bawaan lima Iblis itu.
1000 batu spiritual-nya kembali utuh.
Biarkan para manusia itu melihat jasad lima iblis yang mengenaskan dan tanah penuh darah.
Setelah matahari terbit dan para penduduk memulai aktivitas, salah seorang gadis yang melintasi jalan berteriak histeris melihat tiga jasad mengerikan dari tiga iblis.
Jantung yang keluar, kulit tanpa daging, dan kedua tangan serta kaki berbeda arah. Ketiganya memiliki mata melotot.
Sedangkan sisi lain pingsan melihat isi otak berlumuran darah dan kepala terbalik dengan wajah tersenyum juga mata berlubang.
Pembantaian Iblis itu menjadi berita hangat di Kekaisaran Zhongbu.