
"Xiao Ran!" Jun Lian terkejut bukan main. Seolah di depannya adalah gadis yang akan merenggut keberhasilan dan impiannya. Dia menatap Xie Ran dengan penuh kebencian. Kenapa bocah ini harus datang!
"Nyonya, maaf tidak datang semalam. Aku ketiduran karena terus berlatih. Bahkan aku kesiangan karena terlalu lelah." Xie Ran masih dengan wajah polosnya meminta kesempatan.
Nyonya Hu menghela napas. Setidaknya masih ada penari yang lebih baik di sini. "Xiao Ran'er, apa kamu sudah menguasai tariannya? Jika tidak, kamu bisa maju menjadi bagian pendukung."
"Aku bisa menjadi penari utama." Xie Ran berkata dengan mantap tapi jawaban yang didapat hanya kekehan anggota lain termasuk Jun Lian. Sedangkan Nyonya Hu tertegun.
"Xiao Ran, jangan terlalu memaksakan diri." Jun Lian membuat kesan menasihati. Di baliknya tertawa terbahak-bahak mengetahui betapa percaya diri bocah ini. Bocah ini pasti membual untuk menyelamatkan wajahnya!
"Senior Jun, kulihat kakimu terkilir karena kecelakaan, aku harap Senior tidak memaksakan diri dan memperburuk kondisi." Xie Ran membalikkan kata-katanya dengan wajah polos tak bersalah.
Sedangkan Jun Lian sudah kesal setengah mati sehingga ingin menghancurkan wajah cantiknya. Sayangnya di sini masih ada Nyonya Hu. Jika saja bocah itu tidak berdiri di belakang Nyonya Hu dan meminta dukungannya, Jun Lian sudah lama menghabisinya.
"Xiao Ran'er, apa kamu mengatakan yang sebenarnya?"
"Ya," sahut Xie Ran antusias seperti anak-anak. "Setelah melihat semua gerakan itu, aku pikir itu cukup sederhana. Sebagai penari inti, aku memiliki gerakan khusus sebagai pusat dan menjadi acuan supporter."
"Supporter?"
Xie Ran terbatuk sebentar. Dia terlalu lama tinggal di luar negeri sehingga bahasanya selalu bercampur. Dia meralat, "Pendukung."
Nyonya Hu hanya mengiyakan pendapat Xie Ran. Meski tarian teratai satu ini cukup sederhana, namun tidak sesederhana yang terlihat. Dia masih cemas jika Xie Ran tidak melakukannya dengan baik. Ini menyangkut reputasi Klub Hiburan Yuanli.
"Nyonya tidak perlu khawatir. Aku bisa melakukannya dengan baik." Xie Ran meyakinkan. Kemudian, dia memiliki pemikiran lain secara dadakan. "Karena hari ini adalah debut-ku, apa aku boleh menarikan tarian tunggal setelah tarian kelompok?"
"Apa?" Nyonya Hu awalnya tidak ingin setuju, tapi melihat ekspresi memohon Xie Ran, ia merasakan sesuatu yang aneh sehingga membuatnya mengangguk begitu saja. "Lakukan dengan baik."
Xie Ran tersenyum penuh kemenangan. Beruntung sekali ucapannya mengandung hipnotis sehingga siapa pun akan menurutinya tanpa banyak berpikir meski terpaksa.
Xie Ran melirik Jun Lian dengan senang dan mengedipkan sebelah mata menggodanya. Jun Lian amat kesal sampai meremas pakaiannya sendiri hingga kusut. Ingin sekali dia menghancurkan gadis itu, tapi dia tidak bisa melakukan apa pun saat ini. Berdiri saja terasa sulit.
"Nyonya Hu, aku minta kompensasi karena telah meninggalkanku. Aku mengeluarkan 100 koin emas untuk menumpang ke dalam kereta kuda Keluarga Qin. Aku sekarang miskin." Xie Ran memasang wajah kasihan seolah telah teraniaya.
Ucapan Xie Ran membuat seluruh anggota memelototinya tajam. Berani sekali anak ini minta ganti rugi atas kesalahannya sendiri. 100 koin emas bukanlah hal kecil. Bahkan mereka hanya mendapat 10 koin emas tiap bulan.
Tapi gadis itu dengan enteng meminta Nyonya Hu terang-terangan sebanyak gaji selama setahun mereka? Betapa besar nyalinya!
Nyonya Hu sendiri tidak menyangka anak kecil ini akan meminta ongkos sebanyak itu.
"Xiao Ran'er, jika kamu bisa tampil dengan baik dan menarik bangsawan, aku akan memberimu kompensasi dua kali lipat." Nyonya Hu memberi tantangan.
"Dua kali lipat?" Mata Xie Ran berbinar. Otak uangnya muncul seketika memikirkan dia mendapat 200 koin emas hanya untuk satu penampilan di atas panggung.
"Tapi jika kamu tidak bisa menarik perhatian mereka atau bahkan tampilanmu tidak sesuai harapan, kamu bisa melupakan 100 koin emas-mu."
Nyonya Hu memberi syarat, namun tidak membuat kesenangan Xie Ran menurun. Justru Xie Ran merasa tertantang dan bersemangat. Dia benar-benar bersemangat tampil sekarang. Selain membunuh Iblis, dia bisa mendapat koin emas!
"Nyonya tenang saja, Xiao Ran akan tampil dengan baik dan membuat Klub Hiburan Yuanli terkenal di Istana!" Xie Ran segera pergi menerobos ruang ganti untuk mengganti pakaian dan berhias. Dia tidak sabar mendapat dua hal baik sekaligus.
Sedangkan anggota klub hiburan hanya menatapnya kesal kemudian melirik Nyonya Hu. "Nyonya, apa tidak terlalu memanjakannya?" Salah satu wanita berkomentar.
"Ini tantangan. Bukan memanjakannya." Nyonya Hu kembali tenang dan keluar dari ruang ganti meninggalkan anggotanya yang sedang bergelut dalam pikiran.
Betapa beruntungnya Xiao Ran itu!
Yang paling kesal setengah mati sampai ingin muntah darah disini adalah Jun Liang. Dia telah lama di Klub Hiburan Yuanli, tapi tidak pernah mendapat hak istimewa seperti itu.
Apa bagusnya Xiao Ran? Dia hanya anak kecil yang baru 16 tahun! Pengalamannya lebih buruk dibandingkan Jun Lian sendiri. Bagaimana bisa mendapat banyak perhatian?!
Sedangkan semua orang menggerutu, Xie Ran telah mengenakan pakaian menarinya yang indah dan sesuai harapan.
Gaun warna-warni tanpa lengan dengan beberapa belahan rok yang cukup panjang. Roknya itu mekar seperti bunga warna-warni ketika Xie Ran berputar dan menampakkan kaki mulusnya yang seputih salju ketika berjalan. Sangat bagus untuk menari sekaligus bertarung.
Sebuah kabut abu-abu muncul dari liontin di leher Xie Ran. Membentuk sosok pria ramping dan tampan berdiri tegak dengan wajah datar. Dia melihat Xie Ran dengan mata menyipit.
"Ranran."
Xie Ran menoleh ke arah asal suara di mana Qu Xuanzi berada. Dia mengabaikan ucapan sebelumnya dan menghampiri dengan senyuman. Dia telah mendapat banyak hal baik hari ini, suasana hatinya sedang sangat baik.
"Qu Xuanzi, apa aku terlihat cantik? Aku akan tampil dua kali hari ini, kau harus menonton!" seru Xie Ran dengan semangat. Memikirkan berapa banyak uang yang dia dapat membuatnya semakin gembira sampai ingin melompat dari atap.
Qu Xuanzi melihat pakaian Xie Ran yang terlalu sensual. Kakinya terlihat dan tidak memiliki lengan pakaian sehingga bahunya tampak.
Dia tertegun sejenak melihat Xie Ran yang sangat cantik. Tapi mengingat Xie Ran akan tampil depan umum, itu terlalu tidak pantas dan membuatnya mengerutkan kening tidak suka.
"Ganti!"
"Apa? Kenapa?" Xie Ran tidak tahu mengapa Qu Xuanzi bersikap seperti itu. Bukankah ini hal biasa? Dia pernah mengenakan yang lebih terbuka dari ini di kehidupan lampau. Bahkan sudah menjadi asupan sehari-harinya.
"Jika ini adalah kehidupanmu yang dulu, mungkin itu tidak masalah. Tapi dunia ini berbeda. Kau harus mematuhi aturan." Qu Xuanzi mengingatkan bahwa dunia ini dan dunia modern jauh berbeda.
Xie Ran tidak tahu perbedaannya sangat besar dari yang ia pikirkan. Bukankah seharusnya zaman kuno itu memiliki pakaian yang lebih sedikit dari zaman modern? Ia pikir dirinya berada di zaman kuno karena tidak ada teknologi. Setelah dipikirkan kembali, sepertinya ia tidak bisa menyamakan dunia ini dengan dunianya.
"Aku pikir aku bisa mengenakannya sekaligus untuk bertarung. Sepertinya aku berpikir terlalu dangkal. Aku akan mengganti." Xie Ran menurut dan berbalik mencari pakaian lain.
Setelah mendapatkan pakaian yang akan dikenakan, dia masuk ke dalam ruang ganti yang lebih pribadi.
Beberapa saat menunggu, akhirnya gadis itu ke luar dari ruang ganti dengan pakaian merah serta dekorasi emas dengan lapisan rok pink yang lebih tertutup. Namun tetap tanpa lengan dengan sedikit kain di bahunya.
Roknya lebih lebar dan tipis, tapi dia tetap bisa menggunakannya untuk bertarung—meski pakaian sebelumnya lebih mudah untuk bertarung bebas.
"Qu Xuanzi, bukankah ini lebih baik?" Xie Ran menunjukkan penampilannya.
Qu Xuanzi masih tertegun. Mau bagaimana pun, Xie Ran tetap cantik apa pun yang dia pakai. Hanya saja Xie Ran mencari pakaian yang nyaman untuk dua peran sebagai penari sekaligus petarung. Dia tidak bisa terus mengomentarinya, karena dia sendiri bukan siapa-siapanya, saat ini.
Karena tidak ada tanggapan dari Qu Xuanzi, maka Xie Ran anggap Qu Xuanzi sudah setuju. Xie Ran kembali senang. Dia tidak perlu mencari pakaian dengan susah payah lagi. Apalagi sebentar lagi gilirannya untuk tampil.
"Qu Xuanzi, pergilah sebagai penonton. Aku akan tampil sebentar lagi. Oh iya, tetap tonton penampilan ketigaku sebagai pembunuh Iblis." Xie Ran berkata dengan gembira. Dia akan membunuh dan mendapat uang. Itu luar biasa!
Dia merias wajahnya dengan baik dan rambutnya yang dilengkapi aksesoris yang sesuai. Setelah selesai merias diri selama sejam lamanya, dia keluar dari ruang ganti. Qu Xuanzi sudah menghilang entah ke mana. Mungkin di luar, mungkin di dalam Liontin. Xie Ran tidak ingin banyak berpikir lagi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Perjamuan sangat ramai akan pengunjung berdatangan. Mereka merayakan ulang tahun Pangeran Mingfeng dengan suka cita dan memberi Pangeran itu hadiah yang diberikan melalui ajudannya.
Klan Xie datang tepat ketika Pangeran Mingfeng akan membuka pesta secara resmi. Pandangan mereka terarah pada gadis cantik di sisi Tang Zhi yang terlihat lembut dengan senyuman tipis di bibir mungilnya. Gadis ber-hanfu ungu cerah dengan riasan tipis dan sederhana, namun tetap elegan dan anggun untuk dipakainya.
Tang Yueha—sebagai gadis tercantik di tempat ini—menjadi pusat perhatian dan malu-malu menanggapi sapaan para bangsawan. Hanya ketika Tang Zhi menatap mereka tajam, semua orang langsung diam dan menunduk sambil mengutuk wanita sialan itu.
Belakangan ini Klan Xie mengalami penurunan, itu membuat Tang Zhi hampir depresi apalagi ketika melihat Tang Yueha bersedih karena Kaisar Zhong saat itu tidak hadir melihatnya.
Zhong Wenyue yang melihat Tang Yueha semakin bersemangat. Ia memulai acara secara resmi dan membuka pertunjukan untuk menunjukkan bakat tiap keluarga atau kelompok yang diundang.
Penampilan pertama adalah Tang Yueha. Dia mendapat hak istimewa ini atas izin Zhong Wenyue yang mulai terpikat padanya. Pria itu ingin tahu seberapa berbakat gadis bernama Tang Yueha itu.
Tang Yueha duduk di depan kecapi seputih giok yang indah. Dia memetik senar dengan tenang. Wajahnya yang tenang dan anggun disertai musik indah bagai musim semi membuat semua orang terpesona.
Meskipun memainkan musik dengan tenang, mata Tang Yueha kada curi-curi pandang mencari keberadaan Kaisar. Tapi pria itu masih belum kunjung datang membuatnya kecewa.
Sedangkan di depannya, terdapat Zhong Wenyue yang tersenyum melihat keterampilan musik Tang Yueha yang indah dan terampil. Jarinya sangat lentik ketika memetik senar, tidak kasar tapi sangat halus. Itu membuatnya merasa ulang tahun kali ini sangat istimewa.
Putri Kesembilan, Zhong Xiaorong, di sebelah Zhong Wenyue melihat perubahan suasana hati kakak beda ibunya yang terlihat sangat bahagia. Dia melihat kembali ke arah Tang Yueha dan menaikkan sebelah alis. Sebenarnya ada Klan Xie yang dapat memikat kakaknya?
"Kakak kedua, apa kau suka dia?" Zhong Xiaorong bertanya menarik-narik jubah kakaknya. Dia cemburu jika ada seseorang yang dapat mengalihkan perhatian kakak kesayangannya sekaligus melebihi bakatnya.
"Bagaimana menurutmu?" Zhong Wenyue tidak langsung menjawab melainkan bertanya menatap Zhong Xiaorong dengan lembut.
"Aku pikir dia cukup bagus. Tapi Istana tidak memerlukan wanita dengan keterampilan musik yang terlalu umum, Istana memerlukan sosok dengan keterampilan bertarung." Zhong Xiaorong tidak terlalu menyukai Tang Yueha.
Menurutnya, Tang Yueha sengaja menunjukkan keterampilan musiknya untuk menarik perhatian kakaknya. Dia selalu tidak suka pada seseorang yang bertindak sok hebat dan selalu lebih menonjol padahal bukan siapa-siapa. Apalagi dari Keluarga Tang.
"Menurutmu, apa ada wanita cantik dengan keterampilan bertarung tinggi selain dalam Istana?"
"Jika ada, maka aku akan mengakuinya. Aku tidak suka pada seseorang yang hanya tahu berlindung di punggung orang lain."
Zhong Xiaorong bersedekap dada. Dia sendiri sudah mencapai tahap lanjutan di usianya yang masih remaja dan sudah disebut jenius. Jika ada seorang wanita yang memiliki keterampilan bertarung melebihinya dan memiliki sikap tegas seperti ibunya, dia akan mengakuinya.
Zhong Xiaorong hidup penuh ambisi untuk menjadi kuat. Dia sering berkultivasi mengikuti jejak ibunya yang memiliki kekuatan terkuat di harem setelah Permaisuri. Jika ada yang ingin mendekati, itu harus memiliki kekuatan yang diakuinya.
Meskipun dia tahu kekuatan Tang Yueha cukup baik, tapi tidak sebaiknya. Dia masih 15 tahun tapi sudah mencapai tahap lanjutan, berbeda dengan Tang Yueha yang baru mencapai profesional baru-baru ini di usia 17. Jika dipikirkan kembali, Tang Yueha termasuk rata-rata di matanya.
Bahkan Zhong Xiaorong sendiri sudah menghitung bahwa dirinya akan mencapai tahap profesional setahun kemudian dengan kecepatan dan kerutinan kultivasinya serta sumber daya.
"Tapi aku lebih suka pada wanita lemah lembut." Zhong Wenyue tersenyum kecut menatap adiknya. Selera adiknya ini terlalu tinggi dan sulit.
Permainan Tang Yueha selesai, dia semakin kecewa tidak melihat kehadiran Kaisar. Dia bermain untuk Kaisar, tapi pria itu tidak melihatnya bermain. Terpaksa harus mundur sementara.
Setelah Tang Yueha kembali ke posisinya, beberapa orang mulai menunjukkan bakat di depan Zhong Wenyue dan Zhong Xiaorong. Zhong Xiaorong tampak tidak berminat dan bosan dengan semua orang.
Hingga saatnya giliran Klub Hiburan Yuanli.
Sejumlah 16 wanita muncul bergiliran menggunakan cadar. Salah satunya yang berada di tengah menjadi pusat dengan pakaian yang berbeda namun dengan warna senada.
Pakaian merah dengan lapisan merah muda yang indah. Matanya jernih membuat semua orang berpikir bahwa dia adalah wanita cantik.
Lima belas wanita dengan hanfu merah muda yang sama mengelilingi wanita cantik bercadar itu yang masih berdiri. Sosoknya terlihat indah walau cadar menutupi sebagian wajah cantiknya, apalagi dengan aura pesona yang memikat membuat semua pandangan tertarik ke arahnya.
Bahkan Zhong Wenyue dan Zhong Xiaorong melihatnya.
"Kenapa aku merasa aura yang kuat? Apa itu dari dia?" Zhong Xiaorong bergumam. Mana mungkin seorang penari memiliki aura pertarungan yang kuat? Apa dia sedang berhalusinasi?
"Kita lihat saja." Zhong Wenyue kembali santai memperhatikan. Entah kenapa pesona wanita itu melebihi dari milik Tang Yueha meski dengan cadar.
Ketika musik berbunyi, tarian di mulai ....
Kelompok yang mengelilingi wanita itu menjadikan wanita bercadar itu sebagai pusat dan mengangkatnya sebagai bagian dari tarian. Ayunan lembut wanita itu menarik perhatian semua orang. Tiap gerakannya terlihat memiliki pesona luar biasa yang membuat semua orang hanya terfokus padanya.
Kelompok itu menari dengan kompak dan sesuai urutan dengan penuh koordinasi. Gerakan yang perlahan dan lembut sesuai dengan musik menambah keindahan disertai formasi kelompok yang indah.
Nyonya Hu yang menonton tersenyum lega. Gadis itu melakukannya dengan baik, bahkan lebih baik melebihi harapannya. Pesonanya tidak ada duanya dan dapat dengan mudah menarik semua orang meski menutup sebagian wajahnya. Bagaimana jika dia membuka cadar? Nyonya Hu tidak bisa memikirkannya lagi.
Dari kejauhan, tampak sosok pria ramping dan tinggi di antara penonton melihatnya tanpa mengalihkan perhatian. Sosoknya tidak disadari siapa pun, bukan hanya karena menyembunyikan auranya, itu karena pesona wanita penari itu yang sangat kuat memikat mereka.
Iris jernih wanita itu tanpa sengaja melihat pria paling tampan diantara kerumunan. Dia tersenyum dan mengedipkan sebelah mata sebelum akhirnya melanjutkan menari ke tahap yang lebih sulit.
Selama tiga menit menari, tarian berakhir dengan wanita bercadar itu yang diangkat oleh 15 pendukungnya membuatnya tampak lebih bersinar.
Semua orang tepuk tangan dengan meriah. Pertunjukan ini sangat memikat mereka ditambah mereka penasaran dengan kecantikan di balik cadar. Sepertinya wanita itu sengaja menggunakan cadar agar mereka mencarinya. Itulah yang mereka pikirkan.
Tapi wanita yang menjadi pusat perhatian tidak berpikir demikian. Dia hanya tersenyum tipis tetap di panggung sedangkan 15 lainnya pergi berurutan.
Tanpa disadari, seorang pria misterius lainnya muncul dengan menyamar sebagai pengunjung biasa dengan jubah hitam dan menyamarkan auranya dengan baik sehingga tidak ada yang menyadarinya. Dia menatap wanita itu penuh minat.
"Apa yang ingin dia lakukan?" Zhong Xiaorong yang awalnya tidak tertarik mulai tertarik. Setelah 15 penari turun, dia merasakan aura yang lebih kuat pada wanita yang tersisa.
Zhong Wenyue tidak menyahuti sama sekali. Dia fokus pada wanita itu dengan rasa penasaran. Mengapa wanita itu bisa menangkap perhatian Zhong Xiaorong yang bahkan Tang Yueha sendiri tidak dapat dianggapnya?
Sedangkan Tang Yueha sejak tadi memiliki suasana hati buruk karena tidak menemukan pujaan hati, malah melihat wanita lain menjadi pusat perhatian semua orang. Hanya penari rendahan, apa bisa dibandingkan dengannya? Putri Keluarga Tang yang terkenal?
Wanita di atas panggung tidak tahu bahwa dia sudah menjadi mangsa beberapa pria dan wanita tak bermoral dengan berbagai niat. Dia hanya memikirkan dua hal, uang dan iblis.
Mata jernihnya yang awalnya menunjukkan keanggunan menajam ketika melihat sosok di sisi Zhong Xiaorong. Dia menaikkan sebelah alis, senyum licik terukir di balik cadar
Dia adalah Xie Ran. Siapa yang akan menyangka bahwa wanita cantik itu adalah sampah yang telah dibuang oleh Klan Xie ke dalam gua kematian?
Dia melepas cadar dengan sengaja dan menunduk. Dia akan memulai pertunjukan yang sebenarnya sekarang. Senyum jahat terus terukir di wajah cantiknya, hanya saja tidak ada yang melihat.
Ketika Xie Ran membuka cadar, semua orang semakin gila ingin melihat wajahnya. Sayangnya Xie Ran dengan cepat menutup sebagian wajahnya dengan kipas bundar yang tiba-tiba muncul di tangannya. Namun, langkah selanjutnya membuat semua orang berteriak semangat.
Gerakan Xie Ran disertai nyanyiannya sendiri begitu menarik perhatian. Dia menyanyi sambil menari dengan gerakan cepat dan penuh tenaga namun terkoordinasi dengan baik sesuai dengan lagu yang dinyanyikan.
Tubuhnya sangat lentur. Ditambah pakaiannya mendukungnya terlihat lebih indah. Gaunnya berkibar ketika mengangkat kakinya ke atas dan melompat. Tariannya membuat semua orang terpana. Ini adalah hal baru bagi mereka.
Perpaduan tarian tradisional dan modern memang sangat luar biasa. Xie Ran tidak lelah, dia justru bersemangat melakukan gerakan cepatnya yang membuat semua orang semakin penasaran padanya.
Ketika wajah cantiknya terungkap, banyak pria menatapnya penuh minat sedangkan para wanita menatapnya iri akan kecantikannya. Gerakannya yang cukup sensual membuat banyak orang meleleh dan melihatnya tanpa berkedip.
Tatapan Xie Ran tetap tajam. Perpaduan tariannya dengan ballet sangat sempurna dan sesuai. Suaranya yang merdu dan indah sangat diminati. Bahkan Nyonya Hu hampir menangis terharu melihatnya. Dia akan kehilangan 200 koin emas demi ini. Itu sepadan!
Sedangkan wanita seperti Jun Lian dan Tang Yueha memiliki suasana hati paling buruk. Tang Zhi tidak memiliki ekspresi, justru dia memiliki perasaan akrab dengan wanita itu. Dia terlihat tidak asing.
Satu menit lebih telah berlalu. Xie Ran menghentikan tariannya sedangkan orang lain merasa belum puas dan ingin dia terus menari. Ketika Xie Ran tidak benar-benar berhenti, semua orang semakin gila melihatnya.
Namun, langkah selanjutnya membuat mata semua orang terbelalak kaget dan dipenuhi kejutan mental.
Ketika Xie Ran berputar dan melompat, dia mengeluarkan belatinya yang disembunyikan di rok dan dilepaskan ke arah tepat di mana Wanita di sisi Zhong Xiaorong berada.
Zhong Xiaorong segera menyadarinya. Dia pikir itu akan mengenainya sehingga dia dengan cepat menghindar. Tapi siapa sangka pisau itu tidak menargetnya, melainkan menarget wanita di sisinya.
Jleppp