Pendekar Nusantara

Pendekar Nusantara
Aran Vs Jin Gorilla & The Gank III



Aran menghindari tebasan Jin Gorila dengan mudah, tidak ingin seperti pertarungan sebelumnya. Aran mulai fokus pada pertarungan, serangan gabungan dari kelompok Jin Gorilla semakin intens. Tubuh Aran seperti terlihat sedang menari, bergoyang goyang dengan luwes. Seolah-olah ia sangat menikmati pertarungan ini.


"Anak setan ini benar-benar meremehkan kita" Jin Gorilla berkata sambil terus menyerang Aran.


Setelah cukup lama mereka bertarung, kelompok Jin Gorilla memutuskan untuk menjauh dari Aran.


"Sialan, anak setan ini lincah bagai belut" Jin Kalajengking mengungkapkan kekesalannya, berkali kali serangan rantai racunnya seolah-olah mengenai Aran namun ternyata rantainya hanya berjarak sepersekian milimeter dari tubuh Aran.


Ini karena Aran sudah mengaktifkan Ajian Lembu Sekilan. Selama kekuatan musuh berada dibawahnya, ajian ini akan aktif menghindar dari serangan musuh dengan hanya menyisakan jarak sepersekian milimeter. Sekilan yang berarti sejengkal dari badan. Serangan apapun yang ingin mengenai pemilik ajian ini akan meleset selebar sekilan.


"Apakah kalian sudah menyerah menghadapiku" Berkata Aran kepada mereka semua.


Aran hanya tersenyum melihat kelompok Jin Gorilla, walau sebagian wajahnya tertutup topeng giok, tapi mulutnya masih bisa terlihat.


"Kau benar benar merendahkan kami, tunjukkan kemampuanmu jika kau jin sejati" Berkata Jin Gorilla.


"Jika aku mengeluarkan kemampuanku, dalam satu tarikan nafas kalian semua pasti mati" Jawab Aran kembali.


"Sombong sekali kau" Sanggah Jin Rubah.


"Kalian tidak percaya padaku?" Jawab Aran


"Untuk apa kami percaya padamu anak setan" Ucap Jin Gorilla kesal


"Baiklah, perhatikan baik baik kekuatanku ini. Jangan sampai kalian ngompol dicelana"


"Tidak usah banyak omong, tunjukkan saja kekuatanmu yang sebenarnya. Kami tidak akan pernah takut padamu" Berkata Jin Gorilla.


Aran hanya tersenyum melihat mereka. Dia lalu melepaskan segel pertamanya.


'Sepertinya kekuatan ditubuhku sudah meningkat jauh' Berkata Aran didalam hatinya.


*Sekarang memang kekuatanmu sudah naik\, apa kau tidak merasakannya bahwa kamu sudah naik level* Suara Raja Naga tiba tiba terdengar dipikirannya.


*Raja Naga\, apakah itu kamu? mengapa kamu bisa membaca isi hatiku?* Aran bingung bahwa Raja Naga bisa mengetahui apa yang dipikirkannya.


*Jiwaku sudah menyatu denganmu\, tentu saja aku tau. Apa yang kamu lihat juga aku lihat\, kecuali kamu memutuskan memblokir jiwaku agar tidak memasuki fikiranmu maka aku tidak akan bisa mengetahui apa yang kamu fikirkan*


*Oooh ternyata bisa seperti itu\, bagaimana caranya Raja Naga?* Aran benar benar penasaran bagaimana caranya dia bisa memutuskan koneksi dengan Raja Naga. Dia benar benar tidak bisa membayangkan apa yang dipikirkannya akan selalu dilihat oleh Raja Naga.


Dalam dunia nyata, Aran hanya berdiri diam menutup matanya. Selain auranya yang keluar dengan megahnya tubuhnya tidak bergerak sama sekali. Hal ini membuat kelompok Jin Gorilla bingung.


"Kakak, aura yang dikeluarkan anak setan ini begitu menakutkan. Apa yang harus kita lakukan sekarang" Jin Kalajengking memutuskan untuk mengeluarkan suaranya.


"Aku juga tidak menyangka makhluk ini ternyata benar benar kuat" JIn Gorilla benar benar ragu untuk menyerang Aran. Dia sedikit takut jika dia menyerangnya malah akan membuat dirinya terbunuh. Untuk pergi juga tidak berani, dia takut dengan kemampuan Aran bisa dengan mudah mencarinya. Apalagi di hutan abadi ini tidak ada seniornya yang bisa melindunginya.


Akhirnya mereka memutuskan untuk tetap diam menunggu Aran.


*Raja Naga jangan diam saja\, cepat beritahu aku bagaimana caranya memutuskan koneksi fikiranku denganmu* Aran sudah tidak sabar ingin segera memutuskan koneksi fikirannya. Dia benar benar takut apa yang difikirkannya bisa dilihat oleh Raja Naga.


*Hahaha\, itu rahasia perusahaan anak muda*


*Weduss Gombell* Aran begitu marah mendengar jawaban Raja Naga.