Pendekar Nusantara

Pendekar Nusantara
Aran Vs Jin Gorilla & The Gank



"Majulah kalian wahai para cecunguk"


Jin Gori dan temannya begitu murka dengan Aran. Mereka bertiga maju bersama.


"Tapak Guntur Dewa"


"Rantai Seribu Racun"


"Pedang Sembilan Petir"


Bamm Bamm


Ketiga serangan tersebut menuju ke Aran dengan sangat cepat. Diam diam Aran sudah mengaktifkan Ajian Lembu Sekilan dan Ajian Gerak Langit. Ketika serangan gabungan dari kelompok Jin Gorila menyentuh Aran, Sebenarnya Aran sudah berpindah tempat dengan sangat cepat. Gerakannya menimbulkan bayangan semu, seolah olah dirinya masih disitu.


Duarr


Pohon yang sebelumnya berada di belakang Aran hancur berkeping keping.


Xiao Ling yang melihat serangan gabungan tersebut sudah berpindah jauh dari arena.


"Anak gila itu benar benar suka memancing kemarahan orang" Gumam Xiao Ling di kejauhan.


"Hahahah, mati kau . Apanya yang Dewa Kematian. Akhirnya aku bungkam mulut busukmu" Terdengar tawa keras dari kelompok Jin Gorilla.


"Kakak pertama, sepertinya makhluk gila itu sudah menjadi bubur" Ucap Jin Kalajengking.


"Ya benar Kakak pertama, buktinya mayatnya pun sampai tidak ada" Kata Jin Rubah


Jin Gorila hanya mengiyakan perkataan kedua sahabatnya.


Mereka bertiga berjalan ke arah pohon yang hancur tersebut.


Dalam hati Jin Gorilla 'Tidak mungkin sampai mayatnya pun tidak ada' Jin Gorilla tetap berfikiran positif. Dia berharap bahwa makhluk yang menyebalkan tersebut benar benar hancur.


Mereka terus mencari di tumpukan pohon-pohon yang tumbang. Sampai tiba tiba terdengar suara yang membuat kuping mereka sakit.


"Apa yang kalian cari wahai para badut dungu, sampai segitunya kalian merindukanku. Benar benar membuatku terharu"


Aran berkata dari sebuah batang pohon di atas kepala mereka.


Ucapan Aran benar benar membuat mereka merasa hilang ingatan. "Bajing*n terkutuk ini benar benar memiliki mulut yang tajam. Ingin rasanya aku memotong lidahnya hidup hidup"


Jin Gorilla begitu kesal mendengar ucapan Aran yang terus menghinanya.


"Kakak, makhluk ini sepertinya tidak mudah dikalahkan. Aku akan menggunakan Pusaka Iblis untuk mengalahkannya"


Ucap Jin Rubah yang disertai anggukan Jin Kalajengking.


"Aku juga akan menggunakannya, aku benar benar ingin memakan anak setan ini hidup hidup" Jawab Jin Gorilla.


Xiao Ling yang melihat Aran benar benar tidak bisa berkata kata. "Apa yang salah dengan otak anak ini" Xiao Ling hanya bisa mendesah pelan.


Jin Gorilla benar benar murka dengan Aran, kepalanya sampai keluar asap saking bencinya dia dengan Aran.


"Kau benar benar anak setan, jika aku tidak membunuhmu hari ini. Aku akan mengganti namaku menjadi keledai" Jin Gorilla langsung mengeluarkan senjata ilahinya yang berupa kampak besar bermata dua.


"Aku akan mengulitimu hidup hidup sampai kau memohon kepadaku untuk mati" Ucap Jin Kalajengking sambil mengeluarkan rantai ilahi dengan ujung yang sangat runcing berwarna hijau.


Sementara Jin Rubah mengeluarkan pedang berwarna jingga.


Aran hanya menguap melihat mereka semua "Tidak perlu mengancamku, aku sudah sering mendengarnya. Jika kalian mampu ayo tangkap aku" Aran lalu berdiri dan merapihkan pakaiannya.


Aran begitu percaya diri karena kemampuannya meningkat setelah meminum ramuan dari Ratu Ular Putih.


"Ayo kita habisi anak setan ini bersama sama"


"Ayo kakak pertama. Aku benar benar tidak sabar untuk memotong lidah setannya" Mereka bertiga maju menyerang Aran.


'Buat jaga jaga, aku aktifkan pelindung Naga Puspa' Aran lalu melakukan gerakan tangan "Ajian Pelindung Naga Puspa" Seketika aura biru mengelilingi tubuh Aran.


Sementara Jin Gorilla melempar bom asap ke bawah tubuhnya, seketika tempat mereka berdiri tertutup asap.


Dari kepulan asap, Jin Gorila lebih dulu melepaskan serangan, dia menebas Aran dengan kapaknya.


Wuzzhh


Aran menghindarinya, tak disangka, dari belakang Jin Rubah menebaskan pedangnya. Aran reflek bergerak cepat meninggalkan bayangannya "Afterimage" Jin Rubah begitu kesal serangannya tidak dapat mengenai Aran.


Jin Kalajengking langsung melepaskan rantainya, dia yang begitu licik menunggu Aran lengah sesaat menghindari serangan dari Jin Rubah.


Jika Aran tidak cepat cepat melakukan gerak langit, Rantai Jin Kalajengking pasti mengenai tubuh Aran. Bajunya sedikit terkena rantai dan langsung melepuh. Aran langsung merobek baju tersebut.


"Racun Korosi" Baju yang di sobek aran langsung hangus akibat korosi.


'Gawat, jika aku lengah sedikit, tubuhku bisa habis' Berkata Aran didalam hatinya.


Setelah melancarkan serangan menyelinap Jin Kalajengking kembali ke sebelah Jin Gorilla.


"Sialan, sedikit lagi. Jika saja dia kena, anak setan itu pasti mati" Gerutu Jin Kalajengking.


>>>


Next, Aran Vs Jin Gorilla & The Gank II


Buat para pembaca yang baik hati, bantu suport dan share ya, jangan lupa tekan sebelah kiri bawah. Ada gambar jempol lucu, jangan ragu untuk menekannya.


Terima kasih