
Melihat kedua gadis akan bertarung, Aran diam-diam menggunakan Ajian Gerak Langitnya dan bergerak dengan cepat memukul tengkuk leher kedua gadis tersebut.
Bukk
Bukk
Kedua gadis itu langsung terjatuh pingsan. Aran lalu menangkap kedua tubuh gadis itu dengan kedua tangannya.
Kini di tangan Aran berada dua gadis cantik yang bisa membuat satu negara perang demi mereka.
Kemudian Aran perlahan-lahan meletakkan kedua gadis itu dilantai.
"Raja Muda, saya serahkan urusan ini kepadamu. Saya undur diri, mengenai seleksi untuk Akademi Bintang saya akan ikut. Sampai Jumpa"
Dalam sekejap bayangan Aran menghilang dari pandangan mereka semua.
Raja Muda, Lingga dan Patih Lawana hanya diam menatap kepergian Aran. Mereka bingung ingin berkata apa karena dalam sekejap Mahapatih menghilang.
Aran sebenarnya pergi karena ia mendapatkan telepati dari Putih bahwa Berliana terluka.
'Apa yang terjadi padanya, tidak mungkin ia terluka ketika bersama Putih'
Aran bergerak cepat menuju pesisir pantai dimana Putih dan Berliana berada. Ia juga meminta seluruh pengikutnya untuk berkumpul.
Ketika Aran sampai disana sudah ada para pengikutnya, yaitu Putih, Kumbang dan Ze didepan sebuah tenda besar berwarna putih.
Sementara para pasukan URC berada tidak jauh dari tenda. Karena mereka bertugas untuk menjaga seluruh harta dan peti yang berisi emas dan barang berharga lainnya. Semua harta ini merupakan peninggalan pasukan Kerajaan Parsy.
"Tuan"
"Tuan"
"Mahapatih"
Ketiga pengikutnya memberikan hormat padanya.
"Ada apa dengan Berliana"
Aran langsung bertanya kepada mereka.
"Tuan, ada sebuah kotak misterius yang tidak bisa saya buka. Tapi ketika Nona Berliana mencobanya, kotak itu langsung terbuka dan tiba-tiba sebuah sinar memasuki tubuhnya . Setelah sinar itu memasukinya, Nona Berliana langsung pingsan"
"Sekarang dimana Berliana"
"Dia ada didalam Tuan"
Jawab Putih penuh hormat.
Aran lalu mengikuti Putih, Kumbang dan Ze untuk masuk kedalam tenda.
Dilihatnya Berliana terbaring diatas tempat tidur dengan wajah pucat.
"Kalian semua tunggu diluar, tidak ada seorangpun yang diijinkan memasuki tempat ini"
Instruksi Aran langsung dijalankan oleh semua pengikutnya. Mereka bertiga lalu keluar dari tendan dan berjaga diluar tenda.
Aran yang berada didalam tenda lalu mencoba memegang tubuh Berliana, namun dirasanya tubuh itu sangat dingin seperti es.
*Aran\, saya merasakan makhluk era kuno didalam tubuh Berliana*
*Era Kuno?*
Aran terkejut mendengar ucapan Raja Naga yang tiba-tiba.
*Ya benar\, era kuno zaman dahulu kala. Era dimana dunia hanya memiliki satu daratan luas*
*Raja Naga\, jadi siapa makhluk yang ada didalam tubuh Berliana*
Aran semakin penasaran dengan perkataan Raja Naga.
*Ratu Tanah Selatan*
Jawab Raja Naga.
*Ratu Tanah Selatan? tolong Raja Naga memberikan penjelasannya kepada saya*
Aran benar-benar bingung sekaligus penasaran dengan perkataan Raja Naga padanya.
*Dahulu saat dunia masih satu daratan\, ada lima kerajaan yang menguasai dunia ini. Yaitu Kerajaan Utara\, Selatan\, Timur\, Barat dan Tengah. Ada satu kerajaan yang tidak pernah dilanda perang dan tidak ada yang mau berperang dengan kerajaan itu. Kerajaan tersebut juga tidak pernah menyerang negara lainnya. Kerajaan itu adalah milik Ratu Selatan\, dimana disana merupakan daratan yang sangat dingin sepanjang harinya*
Aran begitu menyimak perkataan Raja Naga padanya.
*Jadi Ratu Selatan ada didalam tubuh Berliana*
*Saya tidak yakin\, tapi saya merasakan aura kehidupan sedingin es*
Tidak lama Berliana membuka matanya dan menatap ke arah Aran. Berliana lalu berdiri dari tempat tidurnya.
"Ikuti aku"
Setelah berkata, Berliana langsung terbang tinggi kelangit.
Hal itu membuat semua orang kaget karena melihat Berliana kini berada diatas langit sambil melayang.
"Sayap Garuda"
Aran juga terbang kelangit dan mendekati Berliana.
Berliana hanya menatap Aran sekilas dan terbang menjauh dari tempat itu.
Aran langsung mengikutinya terbang.
Diudara, Berliana terus terbang menuju ketengah lautan luas.
Sudah cukup lama Berliana terbang, hingga akhirnya ia berhenti ditengah laut luas dan menatap ke arah Aran.
Melihat Berliana berhenti, Aran juga berhenti tidak jauh darinya.
"Saya melihat dirimu didalam memori gadis ini. Saya tidak memiliki maksud jahat pada tubuh gadis ini, tapi saya memerlukan tubuhnya untuk sementara waktu sampai saya menemukan tubuh asli saya kembali. Jadi saya akan membawanya pergi"
"Tidak! kembalikan Berliana padaku. Saya tidak mengijinkan tubuhnya dikendalikan olehmu"
Aran langsung memancarkan niat membunuh kepada makhluk yang merasuki Berliana.
"Kemampuanmu tidak akan sanggup mengalahkanku, dahulu saya dikenal dengan sebutan Ratu Selatan"
*Ternyata benar dia*
Kata Raja Naga didalam kesadaran Aran.
Aran merasa jika menggunakan kekuatan Garuda tidak akan mampu mengalahkan Ratu, jadi ia menggunakan Segel Naganya.
"Segel Naga Level 3, buka!"
Bang!
Aura level 3 Aran memancar kesegala arah. Penampilan Aran berbeda dari sebelumnya, karena Aran kini memiliki armor naga langit dengan sayap garuda.
"Hohoho, menarik. Ternyata ada keturunan Suku Naga disini"
"Berisik!"
Aran langsung melesat ke arah Ratu.
Aran lalu memberikan pukulan terkuatnya ke arah Ratu.
Bang!
Pukulan Aran hanya ditahan satu jari.
"Appaaa"
Aran terkejut serangannya hanya ditahan satu jari. Melihat serangannya dihalau begitu mudah, Aran memutuskan untuk menjauh.
"Mode Siluman, buka!"
Wusszzhhh
"Segel Naga Level 6, buka"
Bang
Bang
Aura megah memancar dari tubuh Aran..
"Hahaha, kamu anak muda yang sangat berbakat. Bahkan kamu memiliki kemampuan Raja Naga Iblis dari dunia bawah. Apakah kamu juga keturunan Iblis Mata Merah"
Aran terkejut mendengar musuh dihadapannya ini banyak mengetahui tentang dirinya.
Tapi Aran tidak mau menunda lama, ia langsung bergerak menyerang Ratu.
"Ajian Karang Wesi!"
Tangan Aran memancarkan sinar cemerlang yang menuju ke arah Ratu Selatan.
"Dinding Es Pelindung!"
Karena mengetahui serangan yang mengarah padanya sangat kuat, Ratu selatan langsung membuat dinding pelindung.
Bang!
Drrttt
Crack
Serangan terkuat Aran tidak dapat megnhancurkan dinding es tersebut dan hanya menimbulkan retakan saja. Melihat hal ini, Aran tidak menyerah.
"Mata Surgawi"
Aran lalu melihat ke arah dinding untuk mengetahui titik kelemahan dinding tersebut.
"Itu dia"
"Ajian Karang Wesi, heaaaa"
Bang!
Dinding itu kembali dapat menahan serangan kuat Aran. Tapi kini retakan yang timbul lebih besar dibanding sebelumnya. Ratu yang berada didalam dinding pelindung sebenarnya mengagumi kemampuan Aran ini. Sangat jarang ia menemukan pemuda yang mampu merusak dinding pelindungnya ini.
"Percuma, dengan kemampuanmu saat ini kamu tidak akan bisa menghancurkan pelindung ini. Sudah ikhlaskan saya pergi bersama tubuh gadis ini"
Perkataan Ratu sama sekali tidak ditanggapi oleh Aran.
"Siapapun yang berani menyentuh atau menyakiti orang-orang terdekatku harus mati. Kembalikan Berliana padaku"
"Heaaaa"
Aran yang benar-benar sudah marah langsung meningkatkan aura tenaga dalamnya ke tingkat maksimal. Ia lalu melakukan gerakan tangan yang sangat cepat untuk melepaskan ajian terkuatnya.
"Ajiannn Halilintarrrr!"
Tiba-tiba dari langit muncul petir yang sangat banyak dan kemudian berkumpul di tangan Aran.
"Appaaa, Ilmu Halilintar. Siapa sebenarnya pemuda gila ini"
Ratu Selatan sangat mengetahui kekuatan Ilmu Halilintar ini. Ilmu yang sangat merusak dan halilintar merupakan musuh utama dari es.
*Araaaann hentikann\, jika kamu menggunakan ajian ini. Saya takut tubuh Berliana akan hancur*
\~**Note**\~
Jika kalian semua menyukai novel ini, mohon bantu penulis dengan cara dibawah ini ya.
* Jangan lupa like dan koment.
* Vote jika memungkinkan.
* Follow Author.
* Terakhir\, mohon bantu share.
Saya terus berusaha untuk update setiap hari.
Walau dalam sehari update, waktunya tidak menentu. Kadang pagi, siang atau malam.
Hal ini karena saya melakukan update di kantor kadang pagi saat baru datang atau siang pas istirahat.
Mohon maaf, saya harap pembaca bisa memakluminya.
Salam hangat dari penulis.
Instagram :
@yukishinamt