
Jenderal Kanru bersama Komandannya segera berlutut hingga kening mereka menyentuh tanah.
"Kami ingin hidup Tuan"
Jenderal Kanru bersama Komandannya hanya bisa pasrah dengan keadaan. Mereka berdua tidak menyangka bahwa mereka akan dikalahkan semudah ini.
"Kalian semua tetap berlutut, jika sampai ada yang berani bangun akan aku kebiri kalian semua sampai habis"
Mendengar ancaman Aran, para pasukan Parsy hanya bisa menurutinya.
"Baik Tuan"
Daripada mereka dikebiri, membayangkannya saja sudah mengerikan. Apa gunanya jadi pria jika tidak memiliki itu.
"Kumbang, Putih awasi mereka semua"
"Baik Tuan"
Kumbang dan Putih dengan sigap langsung menatap ke arah kumpulan para prajurit Parsy. Mereka akan menerkam siapapun yang berani bangun.
Setelah urusannya terhadap pasukan Parsy selesai, ia kemudian berjalan ke arah teman-temannya.
Pertempuran ini banyak sekali yang menontonnya dari jauh. Mereka semua benar-benar takut kepada pemuda bertopeng yang ternyata begitu kejam.
"Aran"
"Aran"
"Salam Tuan"
Semua teman Aran dan pengikutnya memberikan hormat kepada Aran.
"Tidak perlu sungkan"
Aran menjawab sambil tersenyum.
Tapi entah kenapa, mereka semua yang melihat senyuman Aran menjadi sangat takut.
"Pasukan Topeng Siluman, bawa Raja dan seluruh pengikutnya ke hadapanku sekarang"
"Siap, laksanakan"
Seluruh pasukan Topeng Siluman segera bergerak cepat setelah menerima instruksi dari pemimpin baru mereka.
Aran lalu sedikit berbicara bersama Varya, Namora dan Putri Azizah mengenai keadaan saat ini. Aran berkata inilah saatnya untuk Putri Azizah mengambil alih negeri ini dari tangan Raja saat ini.
Tidak lama pasukan Topeng Siluman membawa sekumpulan orang yang tidak lain adalah kelompok Raja saat ini.
Pasukan Topeng Siluman langsung membawa kelompok Raja sekarang ke hadapan Aran.
"Tuan, saya telah membawa mereka semua"
Kata Ki Braja Emas dimana dibelakangnya terdapat para tahanan kelompok Raja yang saat ini dalam keadaan tangan terikat.
"Kalian semua cepat berlutut dihadapan Tuan kami"
Teriak Ki Braja Hitam.
Seluruh tahanan langsung berlutut mengikuti perintah Ki Braja Hitam, sementara pasukan Topeng Siluman yang lain berada disekeliling para tahanan.
"Putri, saya serahkan mereka semua padamu. Tugasku sudah selesai sampai disini. Untuk para tahanan Parsy biar aku yang mengurusnya"
Putri Azizah langsung menyetujui perkataan Aran. Dengan perintahnya dan dibantu orang-orang yang setia padanya, ia memanggil seluruh pasukan pengikutnya.
Babak baru Kerajaan Malaya dimulai.
>>>
Seluruh pasukan Parsy telah dilucuti senjata dan hartanya oleh Aran.
Semua harta milik Kerajaan Malaya yang diambil oleh pasukan Parsy dikembalikan oleh Aran kepada Putri Azizah, sementara harta yang lainnya Aran ambil dan simpan di alam giok langit. Kebanyakan harta itu berupa emas permata serta beberapa tanaman herbal.
Aran juga mengawal seluruh pasukan Parsy untuk meninggalkan negeri ini secepat mungkin.
Kerajaan Malaya memulai babak barunya dimana pemimpinnya kali ini adalah Putri Azizah sementara orang tuanya yang sebelumnya diasingkan oleh Raja saat ini telah dibebaskan. Namun Raja terdahulu meminta agar Putri Azizah menggantikannya memimpin negeri ini.
Acara penobatan Putri Azizah menjadi Ratu negeri ini terjadi begitu khidmat, banyak masyarakat yang mendukungnya untuk memimpin negeri ini. Mereka semua yakin bahwa Putri Azizah dapat memimpin negeri ini dengan adil dan membawanya kedalam kejayaan.
Sementara Aran bersama kelompoknya hanya mengawasi acara penobatan dari jauh.
>>>
Disebuah ruangan istana Kerajaan.
"Aran aku tidak menyangka bahwa dirimu adalah Mahapatih Asura yang sangat terkenal"
Kata Ratu Azizah bersama adik prianya.
"Asal kau tau, adikku ini sangat mengidolakanmu"
Ratu Azizah menambahkan, sementara adiknya tersenyum memandangi Aran.
"Hehehe, karena memang dari awal aku idak ingin jati diriku terungkap"
Jawab Aran.
"Dan Namora, ternyata kamu adalah Putri Namora dari Kerajaan Samudera. Aku benar-benar tidak menyangka bisa bertemu orang-orang hebat disini. Maafkan aku yang tidak bisa menyambut kalian dari awal"
"Tidak apa-apa Putri, kami semua disini tidak terlalu memperdulikan status kami. Karena pada dasarnya kita semua adalah sama"
Kata Namora yang langsung disenggol oleh Varya.
"Tumben ucapanmu berbobot"
"Issshh.. kamu ini yah selalu ngajakin ribut"
Mereka semua lalu kembali bercanda bersama.
>>>
Keesokan harinya Aran bersama kelompoknya akan pamit meninggalkan negeri ini.
Banyak sekali orang yang mengantarkan kepergiannya.
Mereka semua berkumpul di alun-alun kota karena seluruh rakyat juga ingin mengantarkan penyelamat mereka yang telah membebaskan mereka dari penjajahan Kerajaan Parsy.
"Hidup Mahapatih Asura"
Kini semua orang sudah mengetahui bahwa pemuda bertopeng itu tidak lain adalah Mahapatih Asura.
"Putri, saya sudah mengirimkan surat kepada Kerajaan Samudera untuk membentuk aliansi dengan Kerajaan Malaya"
Kata Aran kepada Putri Azizah.
"Terima kasih banyak atas budi baikmu selama ini kepada kami semua. Seluruh rakyat Kerajaan Malaya akan mengingat jasa ini"
Ratu Azizah benar-benar bahagia bisa mengenal Aran. Ia tidak menyangka bahwa pemuda inilah yang telah membantunya membebaskan negerinya dari penjajahan.
Aran sebelumnya sudah berbicara dengan seluruh pasukan Topeng Siluman bahwa mulai hari ini mereka akan setia menjaga Kerajaan Malaya.
"Terima kasih Aran, aku akan selalu membimbing mereka semua"
Jawab Ratu Azizah.
"Ki Braja Emas, Ki Braja Hitam keluarlah"
Dalam sekejap kedua Braja bersaudara berlutut dihadapan Aran.
"Mulai hari ini Ratu Azizah adalah atasan kalian, patuhi dirinya sama dengan mematuhiku. Jika sampai berkhianat kalian akan tau akibatnya"
"Siap Tuan, kami tidak akan mengecewakanmu"
Jawab Braja bersaudara.
Setelah itu Braja bersaudara berdiri di kedua sisi Ratu.
"Ratu kami pergi dulu"
Kata Aran yang langsung mengajak Varya dan Namora mendekat.
Sebenarnya Putri Azizah bingung dengan Aran, karena ia tidak tau Aran akan pergi menggunakan apa. Putri Azizah sudah menawarkan Aran kapal laut yang sangat cepat dan besar, namun hal itu ditolaknya.
"Saka, keluarlah"
Tiba-tiba dari udara kosong keluar burung Garuda besar berwarna emas dengan ekor berwarna merah menyala.
Kwaaaakk
Kemunculannya membuat semua orang panik dan reflek mundur.
"Jangan takut, ini adalah milikku. Kami akan pergi dengannya"
Aran berkata agar seluruh orang yang melihatnya tidak takut pada Saka. Ia lalu mengajak Varya dan Namora untuk melompat menaiki Saka.
Tapi sebelum Aran melompat Putri Azizah memanggilnya.
"Aran, tunggu"
Teriak Putri Azizah.
"Ya, ada apa Putri"
Jawab Aran.
"Aran, bolehkah kami semua melihat wajahmu. Agar kami semua ini bisa mengenang penyelamat kami"
Perkataan Putri Azizah diiyakan oleh semua orang. Karena mereka juga sangat ingin melihat wajah penyelamat mereka.
"Mmm.. Baiklah"
Jawab Aran, sementara Varya dan Namora saling melirik satu sama lain.
Ketika Aran melepaskan topengnya terlihatlah wajahnya yang tampan dan berkharisma, membuat hati semua wanita berdebar-debar.
"Kyaaaa"
"Mahapatihhhh"
"Mahapatihh, jadikan aku istrimu"
"Mahapatih, jadikan aku selirmu juga tidak apa-apa. Asalkan aku bisa memandangimu setiap hari"
Seketika para wanita berteriak histeris memanggil-manggil namanya.
Putri Azizah bahkan sampai bengong menatap wajah Aran.
Tidak ingin membuat kesalahan yang sama, Aran lalu memakai topengnya kembali dan segera melompat ke atas Saka. Namora dan Varya juga langsung mengikuti Aran.
Melihat Aran melompat membuat Putri Azizah sadar dari lamunannya.
"Araann.. Mahapatih, aku akan selalu menunggumu"
Mendengar perkataan Putri Azizah membuat Aran jadi merasa salah karena telah melepaskan topeng. Karena ia tidak yakin akankah ia kembali ke negeri ini.
Sementara Varya dan Namora kembali saling lirik.
'Bertambah lagi sainganku'
Batin mereka berdua.
Setelah Aran melambaikan tangannya, ia meminta Saka untuk terbang ke langit.
"Jaga diri kaliaann"
Teriakan Ratu Azizah masih bisa didengar oleh kelompok Aran.
Aran juga akhirnya mengucapkan beberapa kata untuk Azizah.
"Jaga dirimu Ratu, jadilah pemimpin yang baik untuk negeri ini"
Ratu Azizah hanya bisa mendengar suara Aran tapi tubuh Aran sudah menghilang dilangit luas.
~Kisah petualangan Aran menuju daratan tengah dimulai kembali~
~Note~
Jika kalian semua menyukai novel ini, mohon bantu penulis dengan cara dibawah ini ya.
* Jangan lupa like dan koment.
* Vote jika memungkinkan.
* Follow Author.
* Terakhir\, mohon bantu share.
Btw, terima kasih bagi yang telah memberikan votenya.
Jika ada yang ingin bertanya bisa lewat instagram saya ya.
Terima kasih.
Salam hangat dari penulis.
Instagram :
@yukishinamt