
Anggota Keluarga Xiao lansung bergerak perlahan menghampiri Aran.
Hanya Xiao Ling dan seorang pria berwajah tampan yang masih tetap berdiri di barisan belakang.
‘Hmm, mereka berdua tidak ikut maju’
Batin Aran.
Aran bisa merasakan bahwa Xiao Ling yang sekarang ini sudah lebih kuat dari terakhir kali ia bertemu. Sedangkan pria muda disebelahnya itu adalah pria yang Aran khawatirkan. Aran dapat merasakan bahwa pria itu sangatlah kuat.
“Maju”
Xiao Fei bersama dua orang anggotanya maju menerjang ke arah Aran.
Wusshh
Wush
Serangan Xiao Fei bersama kedua temannya langsung menyerang ke arah titik vital Aran. Mereka ingin segera melumpuhkan pria bertopeng di hadapan mereka ini.
Menghadapi serangan gencar ketiga musuhnya tidak membuat Aran takut. Ia berkali-kali dapat menghindari serangan tipuan dari Keluarga Xiao.
‘Kemampuan mereka benar-benar hebat’
Batin Aran.
“Gerak Langit”
Aran langsung bergerak cepat setelah melihat celah salah satu penyerangnya lengah.
Bakk Bukk!
Aran memukul dua kali kepala salah satu penyerangnya.
Pria itu langsung ambruk tak sadarkan diri.
“Sialan, cepat sekali dia bergerak”
Gerutu Xiao Fei.
Xiao Fei bersama dengan satu orang anggotanya kembali menyerang Aran..
Wush
Wush
Aran dapat menghindari serangan mereka berdua, karena salah seorang dari mereka telah tumbang maka Aran kini lebih leluasa dalam bergerak.
“Kena kau”
Aran menyelinap masuk diantara para penyerangnya dan berhasil mendaratkan pukulan ke arah perut salah satu musuhnya.
Bugghh
Pukulan Aran membuatnya terdiam memegang perutnya dan langsung ambruk.
Setelah menghajar salah satu musuhnya, Aran kembali menjaga jaraknya.
“Tinggal kau”
Kata Aran kepada Xiao Fei.
Dari awal, Aran memang sengaja tidak mengincar Xiao Fei. Ia lebih senang untuk membuat Xiao Fei semakin tertekan karena kalah dalam pertarungan.
“Aku tidak akan kalah darimu”
Teriak Xiao Fei.
“Element Petir : Petir Langit”
“Heaaa”
Kini Xiao Fei membuka segelnya yaitu kekuatan petir. Dari tubuhnya keluar kilatan kecil petir yang terlihat indah.
“Aku fikir kamu itu hanyalah orang yang banyak omong dan sombong, ternyata kamu mewarisi kekuatan petir”
Kata Aran kepada Xiao Fei.
“Huh, apakah kini kau merasa takut padaku. Kau adalah orang pertama di luar Keluarga Xiao yang memaksaku menggunakan jurus ini”
Jawab Xiao Fei.
“Ooh, aku tersanjung”
Perkataan Aran ini membuat Xiao Fei mengerutkan keningnya.
“Sekarang mati kau”
Tanpa ragu, Xiao Fei bergerak cepat dengan kilatan petir di tubuhnya.
“Ajian Lembu Sekilan”
Aran juga menggunakan ajian saktinya yang membuat tubuhnya menjadi berbayang.
“Ilmu itu?”
Xiao Ling menatap serius ke arah Aran.
“Ilmu yang sangat hebat, aku takut saudara Xiao Fei akan kesulitan menghadapinya”
Pemuda disebelah Xiao Ling begitu mengagumi kemampuan Aran. Karena ilmu seperti itu baru kali ini dilihatnya.
Xiao Fei bergerak sangat cepat dan terus berpindah-pindah. Dalam setiap pergerakannya, Xiao Fei juga menganalisa Aran dan berusaha mencari celah untuk melancarkan serangan.
“Mati kau!”
“Jari Pemotong Petir”
Bzzttt
Gerakan cepat Xiao Fei langsung menusuk tubuh Aran.
“Hahaha”
Xiao Fei tertawa ketika jari petirnya menembus tubuh Aran.
“Appa”
Tapi Xiao Fei baru sadar bahwa jarinya menembus udara kosong.
Kata Aran yang sudah berada di belakang Xiao Fei.
“Brengseekkk”
Xiao Fei langsung memutar tubuhnya dan dengan cepat menebas Aran.
Wusshh
Aran kembali menghindar dengan mundur satu langkah dan sambil memutarkan tubuhnya ia melakukan tendangan memutar yang menargetkan wajah Xiao Fei.
“Rasakan kau”
Sesaat sebelum kaki Aran mengenai wajah Xiao Fei, ada seseorang yang bergerak cepat untuk menghalaunya.
Bang!
Orang itu menahan tendangan Aran dengan sedikit terdorong mundur.
“Dia bisa mendorong Kakak”
Kata Xiao Ling dari tempatnya berdiri. Dalam hal kekuatan, Kakaknya selalu memiliki kekuatan yang lebih besar. Xiao Ling tidak pernah melihat Kakaknya sampai terdorong mundur dalam setiap pertarungan yang dilihatnya.
Setelah terdorong mundur, pria itu langsung melakukan tendangan memutar ke wajah Aran. Dengan releknya, Aran langsung salto kebelakang mengindari tendangan cepat musuhnya.
“Saudara Xiao Fei, ijinkan saya yang melawannya”
Kata pria itu sopan.
“Baik Kakak, silahkan. Berhati-hatilah, kemampuan dia tidak normal”
Perkataan Xiao Fei dijawab dengan anggukkan kepala pria yang dia panggil Kakak.
Pria itu lalu berjalan mendekati Aran.
“Kamu hebat, bisa kamu katakan siapa namamu”
Pria itu bertanya dengan sopan kepada Aran.
“Apakah menurutmu sopan jika seseorang menanyakan nama, tapi dia tidak mengucapkan namanya terlebih dahulu”
Jawab Aran balik bertanya padanya.
“Baiklah, namaku adalah Xiao Jun. Sekarang boleh aku tau siapa namamu?”
Xiao Jun penasaran akan sosok pria kuat dihadapannya ini. Jadi ia ingin mengenalnya.
“Untuk apa kamu mengetahui namaku?”
Tanya Aran balik.
“Agar aku lebih mengenalmu”
Jawab Xiao Jun langsung.
“Mengenalku? Maaf aku masih normal. Aku tidak tertarik dengan pria”
Jawaban Aran ini membuat Xiao Jun bengong. Ia tidak menyangka perkataannya akan diputarbalikkan seperti ini.
“Apa kau tidak bisa membedakan antara mengenal dan tertarik antara lawan jenis”
Kata Xiao Jun sedikit keras.
“Justru kamu yang tidak bisa membedakan. Bisakah kita akhiri percakapan ini, karena hal ini membuatku tidak nyaman”
Aran langsung membalik badannya dan melangkah pergi.
“Aku sudah tidak tertarik bertarung dengan Keluarga Xiao”
Kembali Aran menambahkan perkataannya dan melangkah pergi.
Xiao Jun, Xiao Fei dan Xiao Ling hanya bisa diam menatap kepergian Aran.
“Kakak, apa kita akan diam saja seperti ini”
Kata Xiao Fei kepada Kakaknya.
“Untuk saat ini jangan melawannya. Kita tidak akan bisa mengalahkannya. Aku merasakan kekuatan besar di dalam tubuh pria bertopeng itu”
Perkataan Xiao Jun ini membuat Xiao Ling dan Xiao Fei menatapnya. Mereka tidak menyangka bahwa pemuda bertopeng itu mampu membuat Kakaknya diam.
“Kakak, Apa kamu serius mengatakannya”
Tanya Xiao Ling kepada Xiao Jun.
“Jika kamu tidak percaya, kamu bisa mencobanya”
Jawab Xiao Jun tanpa ragu. Ia benar-benar percaya terhadap intuisinya bahwa pria bertopeng itu bukanlah pria sembarangan.
“Baiklah, aku akan mencobanya”
Setelah berkata seperti itu, Xiao Ling langsung bergerak cepat menuju ke arah Aran.
“Pria jubah hitam, terima ini”
Teriak Xiao Ling dari udara, karena kini ia sedang melompat tinggi dan ingin memberikan serangan kejutan kepada Aran.
Aran yang mendengar bahwa seseorang memanggilnya langsung melihat ke sumber suara.
Ia melihat Xiao Ling sedang melompat tinggi dan akan menyerangnya dari atas.
“Jurus Pedang Bunga Persik”
Xiao Ling langsung menebas Aran dari atas tanpa ragu.
Wushh
Wushh
‘Xiao Ling’
Batin Aran sambil terus menghindari serangan cepat dari Xiao Ling.
Sambil terus menghindari serangan Xiao Ling dari jarak yang dekat, membuat Aran dapat melihat wajah Xiao Ling dengan jelas.
‘Dia benar-benar Xiao Ling’
Aran hanya bisa berkata di dalam hatinya. Menatap Xiao Ling dari jarak sedekat ini, membuat Aran teringat saat bertualang bersama Xiao Ling di dunia jin.