Pendekar Nusantara

Pendekar Nusantara
Aran Vs Seth



“Ares”


“Argus”


“Aku tidak menyangka akan bertemu kalian disini”


Seth tidak pernah menyangka akan bertemu teman sekaligus saingan lamanya di tempat ini. Dulu mereka adalah para jenderal perang dari suku kegelapan, tapi setelah suku kegelapan hancur mereka semua pergi menghilang.


Ares dan Argus lebih dulu menghilang, Seth tidak pernah mengetahui kabar kedua temannya ini. Yang ia tau bahwa Ares dan Argus sedang dalam misi mengejar musuh ke dunia lain.


“Seth, lama tidak bertemu. Sepertinya kemampuanmu tidak banyak meningkat”


Ares yang tidak lain adalah Putih berkata kepada Seth. Diam-diam Putih mencoba menganalisa kekuatan Seth, begitupun sebaliknya.


“Hmm.. Ares kau memang dulu sangatlah kuat. Tapi entah kenapa aku merasa sekarang ini kau sangatlah lemah. Apa yang terjadi pada kalian dulu sehingga kalian menghilang”


Meski Seth kini merasa lebih kuat dari kedua temannya ini, tapi entah kenapa ia masih merasakan sedikit takut di dalam hatinya. Dari semua temannya sesama Jenderal, hanya Ares yang paling kuat dan mendominasi. Dulu semua Jenderal perang takut kepadanya. Ares adalah orang nomer dua yang paling ditakuti di struktur militer suku kegelapan.


Mau tidak mau Ares menceritakan semua hal kepada Seth secara singkat. Dari ia bersama seniornya yang mendapatkan tugas memburu seorang makhluk ke dunia lain sampai ia di segel di sebuah gua dan dibebaskan oleh manusia yang tidak lain adalah Aran.


“Huh, jadi kau sekarang menjadi pengikut manusia fana itu?”


Seth benar-benar membenci para manusia, karena mereka adalah makhluk yang lemah dan tidak tau malu. Mereka makhluk yang serakah dan tidak pernah berpuas diri.


Ares memahami arti dari perkataan Seth kepadanya, jadi ia mencoba menjelaskan bahwa tidak semua manusia seperti apa yang dipikirkannya. Semenjak Ares mengikuti Aran, ia jadi mengetahui karakter banyak orang.


“Hei makhluk yang bernama Seth, tidak semua manusia seperti yang ada didalam pikiran busukmu. Kau sudah hidup ribuan tahun, tapi pola pikirmu masih sangatlah kolot. Apa kah suku kegelapan memang bodoh seperti dirimu semua”


Tiba-tiba Aran memotong pembicaraan antara pengikutnya dengan Seth.


Ares dan Argus hanya bisa diam mendengar perkataan Aran, mereka tau bahwa Tuan mereka ini memang memiliki lidah yang tajam.


“Diam kau manusia fana, tidak pernah ada yang berani berbicara kasar seperti itu padaku. Aku adalah Jenderal yang…”


Belum selesai Seth berbicara Aran kembali memotongnya.


“Tidak usah bawa-bawa pangkatmu. Jika aku menjadi Kaisar yang memiliki Jenderal berpikiran sempit seperti dirimu, mungkin sudah aku lempar kau ke dalam laut. Ah, tidak-tidak, jika aku melemparmu ke dalam laut aku takut air laut itu akan tercemar oleh dirimu yang busuk itu”


Ucapan Aran membuat Seth naik pitam, ia bergerak cepat menghampiri Aran. Tapi belum ia sampai ke tempat Aran, Kumbang dan Putih menghadangnya.


“Minggir kalian, aku ingin menghabisi manusia sialann itu”


“Jika kau mencoba melukainya, maka kami berdua tidak akan tinggal diam”


Putih dan Kumbang tidak akan pernah membiarkan Seth melukai Aran, Karena kini mereka adalah budak dari Aran dengan segel jiwa.


“Huh, dulu memang kalian kuat. Tapi sekarang, kekuatan kalian telah di segel”


Seth kini tidak perlu merasa takut lagi kepada Ares dan Argus.


“Bersiaplah”


Seth melepaskan aura pertempurannya dan maju menerjang Ares dan Argus.


Bang!


Tanpa ragu Seth melancarkan pukulan mematikan ke tubuh Ares.


Meski kekuatan Ares tersegel dan tidak mampu melepaskan kekuatan penuhnya, tapi ia tetap masih bisa bertarung mengimbangi Seth. Sementara Kumbang hanya diam saja melihat Seth dan Ares bertarung.


“Hahaha, kekuatanmu menurun jauh Ares”


Seth kini sudah mulai menekan Ares, berkali-kali serangannya berhasil mengenai tubuh Ares.


“Heaaaa”


Ares menggunakan kekuatan penuhnya untuk melawan serangan dominasi dari Seth, meski tetap saja kekuatannya tidak bisa seperti dulu lagi. Sebenarnya Ia bisa saja menggunakan energi murninya untuk melawan Seth tapi hal itu sangat berbahaya.


Ares kembali bertarung melawan Seth, tapi hanya beberapa jurus terlihat Seth lebih mendominasi pertarungan.


Bang!


Pukulan kuat Seth menyebabkan tubuh Ares jatuh dari udara dan menyentuh tanah dengan sangat keras.


Kumbang segera bergerak menghampiri Ares yang terluka di tanah.


“Seettthhh, bajingan kau! Dari awal Ares tidak pernah benar-benar ingin melukaimu. Tapi kau malah menggunakan kekuatan penuhmu untuk melukainya”


Kumbang benar-benar emosi melihat Seth menghajar Ares dengan kekuatan penuhnya. Padahal dari awal ia tau bahwa Ares tidak pernah berniat untuk melukai Seth.


“Salahkan kebodohannya karena tidak mau bertarung melawanku, apa kau juga ingin merasakan kekuatanku juga Argus. Hahaha. Oh aku lupa, sekarang kekuatanmu di segel dan kau menjadi anjingg manusia fana itu. Dulu saja kau tidak pernah bisa mengalahkanku, apalagi sekarang. Hahahahha”


Seth tertawa puas melihat ke arah Ares dan Argus. Ia benar-benar bangga bisa mempermalukan Ares dan Argus sampai seperti ini. Dulu ia selalu berada di peringkat bawah di antara para Jenderal, tapi sekarang ia dapat membalas semua sakit hatinya.


“Kau hanyalah Jenderal berwujud anjing hutan, tapi tingkahmu melebihi kami”


Sesaat Kumbang ingin menghajar Seth, Namun Aran sudah berada di hadapannya. Dengan berdiri membelakangi Kumbang dan Putih.


“Biar aku yang menghabisinya, apakah kalian berdua akan marah jika aku membunuhnya?”


Tanya Aran memunggungi kedua bawahannya ini.


“Kami berdua sudah tidak ada hubungan apapun dengannya, hanya saja kami disumpah untuk tidak saling membunuh sesama para jenderal suku kegelapan. Jika kami boleh membunuh, sudah dari dulu aku membunuh makhluk tak tau malu itu”


Jawab Kumbang yakin.


“Putih, bagaimana denganmu”


“Semenjak aku menjadi pengikutmu, aku tidak akan pernah berani melawanmu. Hanya saja aku memang tidak ingin membunuhnya. Lain hal jika Tuan yang melakukannya”


Jawab Putih tenang.


“Bagus kalau begitu”


Aran bisa tenang mendengar jawaban Putih. Meski Putih adalah pengikutnya, tapi Aran juga tidak inign melukai perasaannya.


“Kau manusia fana rendahan berani memerintah kami suku kegelapan. Aku benar-benar harus membunuhmu”


Kini tatapan Seth begitu tajam penuh dengan niat membunuh.


Semua teman Aran hanya bisa menatap semua ini dari pinggir dan menjaga jarak mereka.


Aran hanya diam saja mendengar ocehan Seth.


“Keluarkan seluruh kekuatanmu atau kau akan menyesal”


Kata Aran kepada Seth.


“Huh, memang apa yang mampu kau lakukan kepadaku dengan kekuatanmu yang lemah itu”


Seth memandang jijik ke arah Aran, ia tidak mungkin takut kepada manusia rendahan.


“Baiklah, jangan menyesal”


Tanpa ragu Aran lalu melepaskan segelnya.


“Mode Siluman, buka!”


Seketika rambut Aran memanjang dan berwarna putih. Matanya berubah menjadi merah darah yang membuat penampilannya begitu menakutkan. Belum lagi kini tubuhnya di tutupi zirah garuda merah.


Aran juga melepaskan sayap garudanya sehingga kini penampilannya layaknya dewa.


Semua teman Aran yang tidak pernah melihat tampilan Aran, sampai menjatuhkan rahang mereka. Semuanya tidak menyangka Aran akan memiliki penampilan yang begitu mendominasi seperti ini.


“Iblis Mata Merah”


Seth tidak menyangka bahwa manusia dihadapannya ini sebenarnya adalah suku iblis.


“Kau.. kau.. bagaimana mungkin ada iblis mata merah di dunia bawah ini”


Aran hanya mendengus dingin menatap Seth.


“Apa sekarang kau akan menyerah padaku, jika kau berlutut dan membutakan matamu, mungkin aku akan mengampuni nyawamu”


Ucapan Aran ini membaut Seth dilema. Dahulu kala ia pernah mendengar ada suku iblis mata merah yang sangat kuat dan begitu mendominasi dunia batas atas. Meski ia merasa itu hanyalah dongeng, tapi kini ia tidak menyangka akan melihatnya.


Seth lalu melihat Ares dan Argus, dalam hati Seth ia jadi berfikir apakah mereka sudah mengetahui bahwa Tuan mereka itu adalah Iblis mata merah sehingga mereka mau menjadi bawahannya.


Seth mencoba bersikap tenang.


“Aku yakin kau hanyalah iblis mata merah buangan. Tidak mungkin ada iblis mata merah di dunia bawah ini. Untuk itu, aku harus membunuhmu”


Kali ini Seth akan mengeluarkan seluruh kemampuannya. Ia tidak akan bersikap lunak kepada musuhnya ini.


“Heaa!”


Aura Seth meledak ke segala arah. Ini adalah aura pertempuran asli suku kegelapan yang legendaris. Aura mereka begitu kelam dan membuat suasana di tempat pertarungan begitu mencekam. Tiba-tiba angin juga berhembus kencang dari segala arah.


‘Apakah ini kemampuan suku kegelapan, seandainya kemampuan Putih dan Kumbang tidak di segel’


Batin Aran yang melihat aura Seth semakin kuat. Kini Seth sudah berada di udara dan ada aura hitam yang keluar dari tubuhnya.


“Hahahaha.. ini lah kemampuan asliku. Bersiaplah kau”


Tanpa ragu Seth langsung maju menerjang Aran.


‘Cepat’


Batin Aran yang kini melihat kepalan tangan Seth di depan wajahnya.


Beruntung Aran memiliki reflek yang sangat cepat, ia dapat menghindari tinju Seth. Sesaat Aran menghindar tiba-tiba dari samping kaki Seth sudah berada di sebelah wajahnya,


Tendangan Seth ini benar-benar sangat cepat dan tidak Aran duga.


‘Sialaan’


Batin Aran yang tidak siap.


Bang!


Tubuh Aran terlempar jauh menembus hutan dan menghancurkan banyak pohon.


Serangan kilat itu membuat semua yang menontonnya terdiam. Hanya dalam hitungan detik, Aran sudah dikalahkan.


~Note~


Hello,


Dibawah ini adalah Ilustrasi Aran & Xiao Ling yang dikirimkan oleh :


@poetri_uchiha / @ViRuz04