
Lea tengah sibuk berperang dengan air dalam artian sedang mencuci kain. Ia tampak kelelahan hari ini karena ia sudah memutuskan untuk membereskan rumah. Semalam sewaktu ia pergi membawa lari Hansel ia tidak sempat membersihkan rumah karena tergesa gesa. Namun hari ini ia luangkan waktunya untuk itu, ia juga belum mendapat pekerjaan lagi karena Resto tempat ia bekerja telah tutup entah karena alasan apa.
Tetapi bagi Lea tutupnya Resto itu adalah sebuah kedukaan baginya dimana ia harus lelah untuk mencari pekerjaan yang baru lagi. Terkadang malah kepikiran kepada Manager Cio yang tiba tiba menghilang entah kemana, tapi Lea hanya bisa mengambil sisi positif nya saja.
" Selesai juga," Lea bergumam setelah pekerjaannya selesai mencuci pakaian, ia langsung bergegas menuju halaman belakang untuk menjemur pakaian.
Dengan lihai Lea melakukan aktivitasnya tanpa mengenal lelah, kalah dimana ia masih memiliki banyak pekerjaan rumah lainnya.
Seusainya menjemur pakaian, Lea tampak kelelahan apalagi rasa kantuk yang kian menyerangnya pasalnya ia hanta tidur beberapa jam saja. Ia memilih untuk duduk beberapa saat di bangku panjang yang ada disitu. Menikmati angin sejuk dan matahari yang masih begitu indah di pagi hari.
" Menjadi single Mama ternyata begitu melelahkan, menjadi pahlawan bagi Hansel adalah sebuah kebanggaan bagiku. Menjaga, merawat dan membesarkannya seperti kebiasaan bagiku. Dia memang kewajiban ku sebagai seorang Ibu yang baik baginya." Gumam Lea penuh rasa syukur walau terkadang kembali murung meratapi nasib yang tidak berubah.
Setelah merasa cukup baik, Lea bergegas melangkah masuk kedalam rumah lalu kembali melakukan rutunitas yang masih menanti.
" Mommy,,," Suara keras Hansel memekakan telinga, ia baru saja keluar dari kamarnya berlari langsung memeluk Lea.
" Jangan berlari seperti itu Hans, untung saja lantainya sudah kering. Mommy habis nge-pel rumah sayang, lain kali hati hati ya nak," tutur Lea sambil tersenyum.
Hansel mengangguk seraya menghormat seperti menghormat bendera kepada Lea, " siap Mom," ucapnya tampak lucu.
Lea terkikik geli menyaksikan Hansel yang selalu saja menjadi penghibur baginya.
" Krukkk krukk" Ternyata berasal dari perut Hansel suara tersebut.
" Mom, cacing dalam perut Hans sudah berteriak minta jatah makan hehehee,,," Hansel terkekeh lucu dengan memperlihatkan gigi putihnya. Lea menggeleng kepalanya menatap kelucuan yang Hansel ciptakan.
" Cacing nya yang minta jatah makan, atau Hansel yang udah kelaparan?" goda Lea sontak membuat Hansel merona karena malu.
" Mommy bisa aja heheheh,,," Hansel terkekeh kecil.
Lea tersenyum, sedangkan Hansel langsung naik ke kursi meja makan.
Lea memang sudah selesai memasak, beruntung ternyata masih ada telor dan beras sehingga Lea berinsiatif untuk menyajikan nasi goreng saja. Setelah selesai makan nanti ia akan ke pasar untuk belanja kebutuhan pokok lagi.
" Mommy, Daddy dimana?" Tanya Hansel yang kini duduk di sofa yang sedikit ambruk.
Lea terdiam, ia baru saja keluar dari kamar bergegas hendak ke pasar.
" Daddy,,, Daddy lagi sibuk katanya. Makanya gak ada waktu kemari," Lea menjawab dengan asal, baginya itu tidak penting. Yang jelas, ia sudah menjawab itu sudah lebih dari cukup untuk meyakinkan Hansel.
" Ouhh,, trus Uncle tampan itu juga sibuk Mom?" Tanya Hansel yang tiba tiba teringat pada Eder.
" Uncle tampan? maksud kamu Uncle yang semalam itu?" Lea masih sedikit bingung.
" Yes,"
Lea terkesiap, ia mencoba memutat otaknya untuk memberi jawaban yang tepat. Kemudian pikirannya tiba tiba tertuju pada kejadian kemarin itu dimana pertemuan awal Lea dengan Eder.
' Waktu itu dia bilang kalau Tuannya sudah menunggu dirumah, berarti dia adalah bawahannya si brengsek itu? pantas saja ia kurang nyaman dengan kata kata saya semalam padanya.' Batin Lea.
" Mungkin Uncle itu juga sibuk, secara Uncle itu adalah bawahannya Daddy kamu, jadi Hans gak perlu sedih lagi ya," tutur Lea.
Hansel mengangguk percaya akan ucapan Lea, ia mengedarkan pandangannya baru sadar bahwa Lea tampil beda.
" Mommy mau kemana?" Tanya Hansel mengernyitkan dahinya.
" Iya, Hans dirumah aja Mom, mumpung hari ini Hans belum masuk sekolah jadi Hans pengen tidur aja karena masih ngantuk Mom," Jawab Hansel menurut, Lea menghela nafas lega. Ia tidak perlu lagi untuk membujuk bujuk Hansel.
" Mommy pergi ya, daaa,,," Lea mengecup pipi Hansel lalu melangkah pergi.
_________
Selesai sudah Lea membelajakan segalanya, kini ia berjalan di pinggiran jalan dengan belanja dalam keranjang.
" Sudah selesai, sekarang waktunya pulang." Lea bergumam penuh semangat.
Lea berhenti berdiri di pinggiran jalan menanti gojek yang akan lewat.
Ditengah pandangannya mencari cari tukang gojek, tiba tiba ada suara yang memanggilnya.
" Kak,,,,"
Lea menoleh ke asal suara ternyata berasal dari dalam mobil yang berhenti di depan Lea.
" Kak Lea,,," tampak Elena turun dari mobil taxi online.
" Kamu,,,," Lea mengernyitkan dahinya, tidak menyangka ternyata bertemu kembali dengan Elena.
" Masih ingat aku nngak?" Tanya Elena dengan semangat. Setiap bertemu dengan Lea rasanya Elena seperti mendapatkan seorang sahabat walau hanya bertemu dua kali saja.
" Iya,,, kamu Elena kan?" ucap Lea sambil menyunggingkan senyuman.
" Iya, senang banget ketemu Kakak disini," ucap Elena bahagia.
" Kamu bukan nya kuliah kan?" Tanya Lea, Elena mengangguk.
" Trus kenapa bisa disini?" Tanya Lea lagi.
" Ouh itu, Ele udah selesai jam kuliah. Sekarang kan udah jam 11.45, udah siang." Jelas Elena tak hentinya tersenyum kepada Lea. Hal itu membuat Lea sedikit risih, ia merendah karena merasa sangat tidak pantas bisa bergaul dengan Elena yang sudah ia pastikan dari kalangan atas.
" Taxi,,," Lea memberhentikan taxi yang kebetulan lewat.
" Em.. Ele, saya pulang ya, daa,," ucap Lea lalu masuk kedalam taxi.
Elena sedikit murung ketika Lea sudah pergi, padahal ia ingin mengajak Lea jalan bareng mengisi waktu nya yang kosong.
" Huff,,, gak da temen lagi deh," Elena menghela nafas lengah lalu masuk kembali kedalam taxi.
" Jalan Pak," kata Elena tampak murung.
' Aku kemana ya? ke Mall udah bosan. Udah, langsung balik aja deh ke apartement,' Batin Elena tampak jengah.
_____
Hello author mau bilang ya, kalau setiap hari minggu author hanya up satu eps doank ok:) dan di hari2 lainnya akan di usahain up dua eps perhari ok:) tetap setia ya dukung author. Mampir juga di karya author lainnya klik aja propul author ok:^
LIKE KOMEN DAN VOTE:)
SALAM^^