Mafia And Me

Mafia And Me
ENDRA & KEY



♡ Dalam mobil Endra ♡


Keheningan tercipta diantara mereka berdua, tiada suara yang mampu memecahkan nya.


" Kruyuk.....kruyuk...." Cacing dalam perut Key bergumul minta makan pada tuan nya, sehingga membuat tuan nya malu seketika, apalagi kini Endra melirik kearah Key.


" Kamu kenapa?" Tanya Endra santai.


Key semakin malu jadinya, dan mencoba untuk rileks." Tidak! aku tidak mengapa!" Key memengangi perut nya.


' Hey perut sialan, kenapa harus berbunyi di waktu yang tak tepat? ini sangat melakukan diriku! tenang lah ya para penghuni perut ku, aku berjanji akan segera memberi kalian jatah ok! tapi ku mohon jangan memalukan ku!' Batin Key.


" Kruyuk....kruyukkk...." Perut Key kembaki keroncongan.


" Kamu lapar kan?" Endra tersenyum miring.


" Tidak terlalu!" Jawab Key malu.


' Perut sialan!!!! awas saja, aku membenci mu, mengapa pula memalukan ku kembali!!! arggggg!!!"


" Pipi mu tampak merah, kamu kenapa?" Goda Endra.


" Tidak!"


' Sialan!!!'


"Sokey!" Endra menepikan mobil nya.


" mengapa berhenti?" Key tampak takut, kini pikiran nya sudah melayang layang entah kemana.


' Mengapa dia berhenti? atau jangan jangan dia mau..... arggg tidak!!!!'


" TIDAK!!!!" Pekik Key dengan penuh ketakutan.


" Ada apa?"Bisik Endra tepat di telinga Key, Key dapat merasakan hembusan nafas Endra yang begitu familiar, dan parah nya ia seperti tertekan dan kini bulu kuduk nya berinding.


" Tidak!" Key mencoba untuk santai.


" Mengapa malah berteriak?" Kesal Endra seraya meniupkan nafas nya kepada Key.


" Ku mohon jangan apa apai aku! ku mohon, aku akan turun dari mobil mu dan akan menjauh dari mu, tapi ku mohon lepaskan aku!" Key menunduk kearah Endra.


" Bodoh!!! emang kamu pikir aku pria macam apa?" Umpat Endra berdecak kesal.


" Ayo turun!" Titah Endra kesal.


" Turun!!" Endra membukakan pintu untuk Key, namun Key masih tetap berdiam diri.


" Kamu tidak mengapa ngapai aku?" Key tampak gemetaran.


" Cih!!! aku pria waras dan akal sehat ku masih bekerja!bodoh!!!" Balas Endra sinis.


" Makasih! maaf karena telah menuduh mu yang tidak tidak!" Ungkap Key lirih.


' Kenapa dia terlihat begitu tertekan? dan kenapa dia menjadi sering ketakutan seperti ini?' Batin Endra.


" Kita ngapai berhenti disini?" Key turun dari mobil.


" Cih!! dasar bodoh!! tadi perut anda keroncongan, apa otak mu tidak bekerja lagi?" Cletuk Endra yang kini berjalan menuju rumah makan yang sederhana.


"Maaf!" Key ikut duduk di samping Endra yang kini duduk di bangku dalam rumah makan tersebut.


" Pesanlah!" Endra merasa tidak nyaman dengan sikap Key yang seperti itu padanya.


" Makasih!"Key mulai memesan makanan beberapa macam makanan dan minuman.


" Apa kamu tidak alergi di tempat seperti ini?" Tanya Key ragu ragu.


" Tidak!! apa yang harus di alergikan?" Jawab Endra santai.


' Jelas sekali setiap orang orang yang berasal dari keluarga berada, pasti tidak akan selera datang ke tempat seperti ini! tapi mengapa dia terlihat berbeda sekali?' Batin Key.


" Sudah pandangin nya?" Bisik Endra tepat di telinga Key.


" Tidakkk!!!!" Pekik Key kesal.


" Stsss!!!" Endra menaruh hati telunjuk nya di bibir Key, dan tentu saja karena hal itu membuat Key membungkam mulut nya sendiri.


" Makan lah!" Endra tersenyum manis.


" Ek... em.. iya iya!" Jawab Key gugup.


' Dia terlihat sangat tampan jika tersenyum! ckk... pemikiran apa itu?' Batin Key sendiri.


***


Hallo readers maaf ya author gk up sudah 4 hari :( itu karena author di timpa kemalangan, ada keluarga yang meninggal:( maaf ya readers:( semoga kalian tetap setia sama karya author ^^


LIKE, KOMEN,DAN VOTE OK:)


SALAM