
" Mommy!!!!!" Suara Hansel memenuhi kamar inap rawat Lea yang kini terbaring lemah. Infus dan alat oksigen seluruhnya sudah menempel ditubuhnya. Bahkan wajah Lea sudah sangat pucat sekali, sudah dua hari Lea dirawat di RS namun tak kunjung ada perubahan sedikit pun. Padahal Edward sudah mengambil tindakan membawa Lea ke RS milik keluarga Scirth namun tetap sama hasilnya. Lea benar benar dalam keadaan antara hidup atau mati, hidupnya diambang kematian. Tidak ada yang tahu, mungkin saja tubuhnya masih ada disitu tapi rohnya entah pergi kemana.
Hansel juga semakin terpuruk dimana ia yang tidak selera untuk makan hanya karena tidak kuasa melihat keadaan Lea yang saat ini.
Rasa sayang nya pada sang Mommy begitu besar, sampai sampai Hansel tidak pernah tersenyum lagi pada siapapun kecuali Edward yang mencoba untuk menenangkan Hansel. Itu pun hanya senyum yang ngambang, bahkan Edward semakin mengerti bahwa jiwa dan kepribadian dirinya benar benar menular pada Hansel.
" Mommy,hikss hiksss Mommy kenapa gak bangun bangun? Hans rindu masakan Mommy, senyum Mommy dan semuanya hikss hikss. Hans gak mau kehilangan Mommy, Mommy adalah segalanya bagi Hans. Lihatlah Mom, Hans dan Daddy selalu setia menemani Mommy disini dan menjaga Mommy tapi Mommy tak kunjung bangun hikss hikss.. Hans rindu Mommy." Isak tangis Hansel tiada henti.
Edward benar benar tak kuasa, dengan langkah lingai ia berjalan keluar.
Ia sulit untuk bernafas jika terus dalam kamar inap Lea apalagi menyaksikan tangisan Hansel yang tak dapat ia tenangkan. Bukan hanya Hansel saja yang terpukul, bahkan Edward juga merasa terpukul pasalnya kesedihan Hansel seakan terbagi juga padanya.
Eder yang baru saja datang terheran ketika melihat Edward yang duduk di bangku ruang tunggu dengan mengacak-acak rambutnya.
" Tuan,,,," Eder mendekat.
" Bagaimana?" Balas Edward tanpa melirik Eder.
" Mereka sudah memberikan informasi Tuan, bahwa sebenarnya Manager Resto itulah yang terus melangkah mendekat pada Nona Lea sehingga Nona tidak memperhatikan sekeliling bahwa mobil yang melaju kencang malah menabrak Nona Lea tanpa sengaja. Sebelumnya Manager itu mengungkapkan isi hatinya pada Nona namun Nona belum menjawab sehingga ia ketakutan sendiri dan terus melangkah mundur." Jelas Eder dengan detail. Edward mendongak menatap Eder dengan lekat, pipinya kembali merah padam setelah mendengar semuanya itu.
" Pria itu sudah beres?" Suara Edward yang mencengkam sudah terdengar, ia bangkit berdiri dengan kepalan tangan yang penuh dengan emosi meluap.
" Sudah Tuan, Manager itu sudah disekap di markas, kami tidak berani berbuat sebelum aba aba dari anda." Kata Eder dengan tegas.
Eder mengangguk, ia tahu udara seakan tak ada untuknya apalagi jika dalam keadaan seperti ini dimana Edward yang sudah murka.
" Bagaimana dengan Elena? apakah dia baik baik saja selama dua hari ini?" Tanya Edward kembali teringat akan adik tersayangnya itu yang sudah dua hari tidak ia lihat karena sibuk dengan Hansel.
" Nona Elena baik baik saja Tuan, dan seperti nya ia tidak ada membaca berita akan tragedi ini secara Nona Elena sibuk kuliah dua hari ini dan ditambah lagi ia yang malas membuka Tv dan Handphone. Kemarin Nona Elena sempat menelfon saya dengan memberitahu bahwa ia akan jarang datang ke apartemen Tuan karena sibuk kuliah. Jadi Tuan tidak perlu risau lagi." Kata Eder. Semuanya ia jelaskan tanpa terlewatkan sedikit pun, Edward pun sudah tidak terlalu susah lagi untuk memikirkan Elena. Mungkin beberapa waktu kedepan baru ia akan menemui adiknya itu.
" Bagus! hari ini kamu temui Elena untuk memastikan bahwa Elena memang dalam keadaan baik. Dan terlebih Lea dan Hansel, untuk sementara waktu mungkin Hansel hanya akan terus diam menangisi Lea yang tak kunjung sadar. Maka dari itu, Hansel tidak mungkin pergi kemana mana, dan aku yang akan mengurus Manager itu."Suar Edward dengan tegas, Eder mengangguk kemudian melangkah pergi sesuai perintah Edward.
____
Help semua, kalian mampir yuk di karya author satu lagi " EARLY MARRIAGE" udah hampir End tapi GK ada yang mau kasih like apalagi vote ;( sangat menyedihkan.
Tolong donk kalian mampir dan dukung juga author disana, trus kasih vote apa salah;(
mampir ya
" EARLY MARRIAGE"
LIKE KOMEN DAN VOTE
SALAM ^^