
New York waktu setempat....
"Hans,," Lea baru saja keluar dari dalam kamar dengan membawa koper. Hansel yang sedang menikmati makanan sedikit keheranan ketika melihat Mommy nya yang membawa koper seakan hendak pergi entah kemana.
" Mommy, Mommy mau kemana?"Hansel turun dari kursi, mendekat pada Lea.
" Hans, kita pergi ya nak. Hans mau kan ikut dengan Mommy?" Lea tampak tergesa gesa dalam ucapannya. Ia sudah menyiapkan segalanya, bahwasanya ia akan membawa Hansel sejauh mungkin dari Edward.
" Kita mau kemana Mom? bukankah disini sudah lebih baik? Daddy juga sudah kembali pada kita. Jadi untuk apa kita pergi Mom?" Dengan polosnya Hansel bertanya kebingungan.
" Begini saja nak, Mommy dapat pekerjaan baru makanya Mommy disuruh pindah di cabang Resto Negara lain. Maka dari itu Mommy ajak hans ikut dengan Mommy, Hans mau kan nurut apa kata Mommy?" Jelas Lea, ia sudah gemetaran. Semalam ketika tahu bahwa Edward sudah pergi ia menyusun strategi untuk melarikan diri dari genggaman Edward akan dirinya dengan Hansel. Dan hari ini adalah hari yang tepat untuk ia melakukan niatnya.
" Tapi,, kalau kita pergk nanti Daddy bakal cariin kita donk Mom. Hans gak mau kehilangan Daddy lagi, Hans udah bahagia kalau Daddy selalu ada." Hansel tampak murung seketika, Lea menghela nafas dalam dalam mencoba mencari sebuah jawaban yang lebih menarik lagi.
" Hans, emmm,, Daddy pasti akan cari kita. Mommy juga sudah kasih tahu Daddy kalau kita bakal pergi, jadi Daddy pasti bisa nyusul kita ok. Hans percayakan sama Mommy?" Lea kehabisan kata kata lagi unruk meyakinkan Hansel. Hansel saja masih terlihat mencerna semuanya apakah benar atau tidak.
" Hans percaya sama Mommy, tapi Hans masih berat hati untuk pergi lagi cari tempat tinggal. Hans udah merasa nyaman disini, Daddy juga udah kembali, trus Hans sudah dapat Bea siswa di sini. Kan sayang Mom kalau kita pindah pindah lagi," lirih Hansel berharap Lea tidak meneruskan niatnya untuk pergi.
Lea menjadi terdiam seribu kata akan ucapan Hansel yang seluruhnya benar adanya. Hanya saja ia tetap tidak ingin membiarkan Edward terus menerus semakin dekat dengan Hansel. Sementara dirinya terus di hantui oleh ketakutan karena kehadiran Edward.
" Hans, kali ini saja. Tolong nurut ya nak apa kata Mommy, Mommy minta tolong sekali dengan Hans. Mommy janji, kalau kita dapat kehidupan yang baru lagi kita mulai dari awal. Kita jalani sama sama, trus Mommy janji bakal sekolahin Hans juga. Mommy janji deh, Hans mau kan ikut Mommy?" Ucap Lea memelas, benar benar tidak ada pilihan lain lagi. Ia harus segera membawa Hans sejauh mungkin dari Edward.
" Apa Daddy tidak akan keheranan karena kita pergi tiba tiba?" Hansel masih berat hati.
" Sudah Mommy katakan nak, Daddy sudah Mommy kasih info sebelumnya. Hans gak percaya ke Mommy?" Lea memperlihatkan ekspresi kesedihan.
" Baiklah Mom,Hans akan ikut Mommy. Tapi Mommybmemang gak bohong kan kalau Mommy udah kasih tahu Daddy?" Tanyanya butuh kepastian.
" Iya Hans, iya! percaya sama Mommy." Lea penuh harap.
" Ok Mom, Hans nurut." Dengan berat hati akhirnya Hansel mengiyakan permintaan Lea.
_______
Di Tempat lain.....
Di Negara A, pikiran Edward tiba tiba tertuju pada Hansel dan juga Lea. Mereka masih belum melakukan penerbangan karena Edward masih ingin menyaksikan bagaimana kehancuran keluarga Lang.
" Eder, saya tiba tiba teringat pada Hansel dan Lea. Apa yang sebenarnya terjadi?" Ucap Edward dengan ekspresi yang berubah dari biasanya.
" Saya juga tidak tahu Tuan. Tuan juga tidak ada memerintahkan orang orang kita untuk berada di sekeliling mereka. Jadi kita sedikir kesulitan untuk mendapatkan informasi tentang mereka." Balas Eder yang tidak tahu apa apa.
Edward terdiam, ia berusaha untuk melupakan namun tetap tertuju pada mereka berdua.
" Coba Tuan telfon saja Nona Lea, dan tanyakan kabar mereka." Usul Eder.
Edward sedikit bahagia namun kembali murung. " Ckk, kau bodoh?!nomornya saja tidak ada padaku. Bagaimana cara menelfonnya?" Ucapnya berdecak kesal.
" Maaf Tuan, tadinya saya hanya memberi usul saja." Eder salah lagi.
" Cih, sudahlah!tidak mungkin mereka berani nekad melakukan hal bodoh. Yang sekarang harus di selesaikan adalah menyaksikan kesengsaraan keluarga Lang." Edward kembali tersenyum miring membayangkan semuanya betapa bahagianya ia melihat kesengsaraan yang akan terjadi pada musuhnya.
Sedangkan Eder, ia hanya bisa diam dan harus menahan unag uneg jika selalu pada Edward.
______
Sebenarnya kemana Lea akan membawa Hansel jauh? akan akh konflik mulai terjadi? jangan lupa untuk selalu memberi like komen dan vote ^^
SALAM ^^