Mafia And Me

Mafia And Me
ANYER YANG TIBA TIBA BERSIKAP ANEH



" Niye... jangan bersedih lagi ya!" Seru Evans ketika mereka tengah berada di dalam mobil.


Anyer menoleh ke arah Evans, kemudian ia tersenyum tipis."Iya!"Imbuhnya.


"Kita langsung pulang saja atau ada suatu hal yang ingin kamu jalani?" Tanya Evans seraya menyetir mobil dengan pelan.


Anyer tampak berfikir sesaat, sekarang ia tidak terlalu bersedih lagi seperti saat di makam tadi, ia sudah cukup lega karena telah mengunjungi makam ibu nya walau hanya dengan waktu yang singkat.


" Em... yakin mau singgah di tempat yang aku minta?" Anyer masih ragu ragu.


Evans melirik Anyer sesaat." Apa sih yang tidak buat istri ku ini!" Imbuhnya seraya membelai pipi Anyer dengan tangan kiri nya.


" Janji?"


" Iya Niye sayang!"


" Baiklah! aku tidak tau mengapa, rasanya aku ingin makan nasi goreng yang ada di pinggir jalan!" Ungkap Anyer dengan mata berbinar.


Evans terkejut atas permintaan sang istri. " Nasi goreng pinggir jalan?" Evans ingin memastikan bahwa Anyer hanya bercanda saja.


" Iya!! aku ingin makan nasi goreng di pinggir jalan, sekarang kan masih pagi, pasti masih ada yang jual nasi goreng! apa kau ingin mengantarkan ke tempat itu Hubby?" Tanya nya dengan raut wajah memohon.


' Nasi goreng pinggir jalan?apa Niye sedang amnesia lagi? bahkan tempat seperti itu tidak pernah ku singgahi sekalipun! argggg!!! mengapa Niye menjadi minta aneh aneh seperti ini??'


" Ayo lah sayang, kalau kamu mau makan nasi goreng, kan bisa minta di buatin sama bi Tara dan bi Tere!" Evans berusaha agar Anyer tidak memaksa nya.


Seketika raut wajah Anyer berubah seketika. " Aku tidak ingin masakan di rumah sekarang ini Hubby!! aku ingin makan nasi goreng di pinggir jalan!" Imbuhnya dengan nada lirih.


" Ya sudah! kita beli di restoran saja ya, pasti lebih enak dan lebih terjamin!"Tawar Evans lagi.


" Aku tidak mau!!! aku ingin makan nasi goreng di pinggir jalan Hubby!!! kamu bilang kamu mau ngatarin aku tempat yang aku mau, tapi kamu malah ngelak!" Kini mata Anyer sudah berkaca kaca menatap Evans.


Evans pun menelan saliva nyadengan kasar. " Tapi aku tidak yakin kalau makanan di pinggir jalan itu terjamin! pasti makanan seperti itu kotor!" Imbuhnya dengan raut wajah khawatir menatap Anyer.


" Aku bilang tidak tidak!! aku juga sewaktu bekerja sering makan di tempat seperti itu, bahkan lebih rendah lagi! apa salah nya? tidak semua tempat rendahan itu tidak terjamin! hikss...hiksss...." Amyer malah menangis sekarang, ja membuang muka nya dan menatap kaca.


' Ckkk!!! kamu kenapa Niye? aku hanya ingin makanan yang kamu konsumsi itu sehat bagi tubuh mu! tapi kenapa malah jadi cengeng seperti ini?'


" Ayolah sayang, mengapa kamu terlihat cengeng seperti ini? tidak seperti biasanya!"


"Hikss... hikss....kamu jahat Hubby!! kamu jahat!! kamu itu ingkar janji dari aku!! aku hanya kepengin saja, hikss...hikss.. apa salah nya hanya singgah saja! jika kamu tidak ingin singgah, ya sudah kamu diam saja dalam mobil, biar aku yang beli sendiri! tapi kalau kamu nngak mau juga singgah di tempat itu, aku minta kamu berhenti kan mobil sekarang, aku mau turun!!" Anyer menggobrak gobrak pintu mobil.


' Astaga gawatt!!!mengapa Niye berubah menjadi aneh begini? tidak seperti biasanya!!!'


" Baik lah!! okey!!! aku akan menuruti mau mu!" Ucap Evans pasrah.


Dan saat itu juga, mata Anyer kembali berbinar, ia langsung menyeka air mata nya dan kembali menatap Evans.


" Benarkah?"


" Huff... iya!"


" Cuppp" Anyer langsung mengecup pipi Evans sekilas.


" Thank you Hubby!!" Imbuhnya dengan penuh sukacita.


" Hmmm!"


' Ini sangat aneh! ketika tidak di turuti malah nangis, sekarang malah sukacita sekali, apa kah sekarang yang bersama kubadalah istri ku apa bukan? pikiran apa itu Evans? jelas lah dia istri mu! tapi kau sanagt aneh hari ini Niye!'


***


LIKE,KOMEN,DAN VOTE OK:^


SALAM