Mafia And Me

Mafia And Me
MAFIA AND ME 2 ( EPS 13)



"Ini seragam untukmu," manager Resto memberikan seragam kepada Lea, Lea mengangguk serya mengambil seragam itu.


" Segeralah pakai setelah itu langsung bekerja." Titah manager Cio setelah itu ia melangkah pergi.


Lea tersenyum, dalam benaknya ia sangat bahagia sekali karena hari ini ia akan mulai bekerja.


" Semuanya, perkenalkan dia adalah Lea pelayan baru di Resto ini. Saya harap kalian semua bisa saling menghargai satu sama lain sesama pelayan. Lea, kamu bisa mendekat kan diri dengan yang lain dan kamu langsung mengambil bagian." Ucap Manager Cio setelah Lea mengganti seragam. Lea tersenyum seraya mengangguk.


" Halo semua, saya Lea,,," Lea mengulurkan tangan kepada semua pelayan lainnya.


" Hallo Lea, senang bersama bekerja denganmu," balas semuanya serentak.


" Kalian langsung bekerja lah," ungkap Manager Cio dengan tegas.


" Baik Pak,"


Melakukan pekerjaan dimana seorang pelayan bekerja. Dengan penuh keramahan dan kesopanan kinerja Lea benar benar sangat baik dan pantas tuk di benarkan.


" Lea, tolong kamu antarkan ini ke meja disebelah sana," ucap seorang pelayan lain kepada Lea.


" Kamu memang mau kemana?"


" Aku mau buang air kecil dulu, kamu bisakan gantiin aku bentar aja." Pinta Kea.


" Baiklah," Lea mengangguk lalu mengantarkan makanan itu ke meja yang ditunjuk oleh Lea.


" Silahkan dinikmati Tuan,," ucap Lea sembari menghidangkan makanan.


" Es kosong satu!" Titah Pria itu.


" Ba, baik Tuan!"


' Suaranya begitu familiar sekali, sangat menakutkan,' Batin Lea.


Selang tak lama kemudian Lea datang membawa permintaan Pria tadi. "Ini Tuan,"ucapnya.


" Ya," Pria itu menggunakan topi berwarna hitam sehingga tidak kelihatan wajahnya. Apalagi Lea tidak terlalu memperhatikan wajahnya ia juga menunduk.


" Permisi,,," ucap Lea dengan gugup, ia pun melangkah pergi meninggalkan Pria tadi.


____


" Mommy, Mommy pasti lelah ya," ucap Hansel setelah melihat Lea yang baru saja sampai pukul 18.05.


" Cuma lelah sedikit saja Hans," kata Lea meski ucapan Hansel memang benar. Bahkan ia sangat leah sekali ingin segera istirahat tetapi ia juga harus masak dulu untuk makan malam.


" Biar Hans pijit Mommy bentar," Hanseel langsung memijit pundak Lea dengan penuh semangat.


' Tuhan, betapa bersyukurnya aku bisa memiliki seorang anak disisiku. Hansel benar benar malaikat kecil yang engkau berikan untukku sebagai seorang yang menemani ku.' Batin Lea.


" Lapar sih Mom, tapi Mommy masih lelah. Hans gak mau buat Mommy tambah lelah lagi." Ungkap Hansel dengan lirih. Rasa perhatian dan pedulinya pada Lea benar benar sangat besar.


" Hans, Mommy sudah tidak terlalu lelah kok. Ayo temani Mommy masak," Lea tersenyum lalu mengendong Hansel membawanya menuju dapur.


" Mommy, Hans bantuin Mommy masak ya," pinta Hansel dengan memelas. Awalnya Lea menggeleng kepala namun Hansel terus menerus memelas sehingga Lea pun pasrah saja.


" Apa Hansel bisa kupasi bawang?"


" Yes Mom! Hansel pasti bisa," Hansel tersenyum lalu melakukan yang Lea ucapkan.


Sungguh Lea terheran-heran ketika menyaksikan Hansel yang sangat lihai bahkan Hansel sampai mengiris bawang sampai setipis mungkin. Lea benar benar terkagum dibuat oleh Hansel.


" Sudah Momm,,,,," ucap Hansel bahagia.


" Kamu mengapa bisa sepandai itu Hans?" Tanya Lea penasaran.


" Emm,,, gak tahu deh Mom. Cuma Hans merasa senang aja ngerjainnya, kadang Hans juga pengen buat pistol pistol seperti yang di TV itu Mom." Jawab Hansel dengan jujur.


" What? pistol? Hans, Mommy ingatkan jangan pernah coba coba dengan alat seperti itu. Itu sangatlah berbahaya Hans, Hansel masih kecil dan belum pantas untuk memiliki apalagi menciptakan pistol. Seharusnya Hansel lebih banyak lagi belajar dan membaca menulis biar jadi anak yang pintar ok."


" Hansel sayang Mommy," Hansel langsung memeluk Lea yang kini tengah menunduk didepan Hansel.


" Mommy juga sayang sekali sama Hansel."


Setelah itu Lea kembali melanjutkan rutinitas memasak dengan lihai karena Hansel kelihatan sudah sangat lapar sekali.


" Tara!!!! sudah selesai, ayo makan." Ucap Lea setelah selesai memasak.


" Yey,,, thank you Mommmm" Hansel terlihat kegirangan sekali pasalnya perutnya sudah keroncongan sedari tadi.


" Sama sama Hans,,," balas Lea ikut bahagia jika melihat Hansel tersenyum semerekah itu.


" Hansel makan sayur yang banyak ya," ucapnya lagi.


" Ok Mom, sayur itu memang perlu agar sehat selalu." Jawab Hansel dengan bijak.


" Hmmm, langsung makan saja Hans."


" Yes Mom,,,"


****


Like komen dan vote


SALAM^^