
Paginya Lea terbangun lalu segera mandi agar tubuhnya serasa lebih segar. Setelah selesai mandi, ia langsung terjun ke dapur untuk segera memasak.
" Mommy,"Hansel yang baru keluar dari kamarnya menghampiri Lea dengan wajah kusut karena baru saja bangun.
Lea yang sedang memasak pun akhirnya mengakhiri rutinitas nya sesaat kemudian menatap hangat wajah Hansel.
" Hans, kenapa cepat sekali bangun nya? sekarang masih subuh loh,," ucapnya sambil menyentuh pipi Hansel.
" Hans terbangun karena mimpi sesuatu Mom," ucap Hansel sambil duduk di kursi.
" Mimpi? memangnya Hans mimpi apa?"
" Tadi itu Hans mimpi Mommy pergi tinggalkan Hans. Makanya Hans langsung bangun dan cari dimana Mommy," ucap Hansel kemudian langsung memeluk Lea.
" Hans, Mommy gak akan tinggalkan kamu, mimpi itu hanya bunga bunga tidur saja. Lebih baik Hans mandi aja ok! biar gak kusut begini." Balas Lea meyakinkan Hansel. Hansel mengangguk seraya melangkah memasuki kamarnya.
" Mommy gak mungkin tinggalin kamu Hans, hanya kamu yang Mommy punya sekarang ini. Meski terkadang Mommy seakan membencimu jika mengingat masa lalu yang menyakitkan itu. Tapi Mommy berjanji akan selalu ada bersama dengan Hans apapun yang terjadi." Gumam Lea setelah Hans masuk ke kamar. Ia pun kembali melanjutkan rutinitas memasak.
__
" Hans, Mommy pergi ya cari pekerjaan. Jadi Hans Mommy tinggal di rumah sendirian gak takut kan?" Kata Lea yang hendak mencari pekerjaan.
" Mommy gak bakal tinggalin Hans kan?Mommy memang ingin mencari pekerjaan kan? Mommy gak bohong kan?" Balas Hansel sedikit ragu.
Lea tersenyum seraya menggeleng." Tidak! tidak akan! Mommy tidak mungkin pergi tinggalkan Hans. Mommy hanya cari pekerjaan saja kalau sudah dapat maka Mommy akan kembali lagi, jadi Hans jangan pikiran yang aneh aneh ya. Intinya Hans harus berdiam diri di rumah jangan membuka pintu kecuali kamu mendengar suara Mommy baru buka pintunya ok. Dan satu lagi, kalau ada yang ngaku ngaku jadi Mommy kamu jangan percaya, kamu anak yang pintar kan? kamu ingat saja kalau Mommy ada tanda lahir di jari telunjuk. Maka Hans dengan mudah mengenali Mommy, paham?" Jelas Lea.
Hansel mengangguk sambil mengecup pipi kanan Lea. " Hans sayang sama Mommy,," ucapnya penuh kebahagiaan.
" Mommy juga sayang sama Hans," Lea juga mengecup pipi Hansel dengan lembut.
" Kamu masuk kedalam rumah ya, biar Mommy kunci saja dari luar." Ucap Lea dan dibalas anggukan oleh Hansel.
****
" Aku harus cari dimana lagi pekerjaan? sudah beberapa Resto dan toko toko lainnya yang aku kunjungi namun tak satupun yang mau menerima ku. Lalu apa lagi yang bisa kulakukan? Huff,,," Lea menghela nafas dengan kasar.
" Apa lagi yang harus kulakukan? sudah bersusah payah namun tak kunjung diberi pekerjaan yang terbaik. Tuhan, aku benar benar membutuhkan pekerjaan, tolong nyatakan kuasa-Mu bagiku." Lirih Lea.
Ditengah-tengah keputusasaan Lea, tiba tiba ada secarbik kertas yang jatuh terbawa angin tepat dibawah kakinya.
" Kertas apaan ini?" Gumamnya seraya mengambil kertas tersebut.
" Diterima pelayan wanita di Resto xx Jl. xx" Isi kertas tersebut yang ternyata membuka lowongan pekerjaan terbaru.
" Ha? pelayan wanita? pasti aku bisa! aku harus segera kesana!" Dengan penuh tekad Lea pun berlari sekencang mungkin menuju Jl. Resto tersebut.
Tibanya ia disana, ia disambut oleh seorang pelayan lainnya juga. Lea melihat betapa besarnya Resto itu seperti tempat orang orang kalangan atas yang mampu makan disitu.
" Saya ingin melamar pekerjaan Mbak," ungkap Lea seraya memberikan kertas tadi.
Manager Resto tersebut menatap Lea dari atas sampai bawah, dapat dikatakan bahwa lekuk tubuh Lea sangat lah bagus. Hanya saja ia sering mengenakan pakaian serba besar besar karena ia tidak suka mengenakan pakaian yang terbuka.
" Apa kamu sudah pernah ada pengalaman kerja di tempat lain sebelum nya?" Tanya manager itu.
" Sudah Pak, tetapi hanya di RM kecil kecilan saja." Jawab Lea, gugup.
" Kamu diterima, mulai besok kamu boleh bekerja disini dan kamu akan menerima seragam pelayan pada umumnya di sini."
" Ba,,baik Pak. Terima kasih." Lea tersenyum lebar.
" Iya!" Manager itu mengangguk, Lea langsung melangkah pergi keluar dengan membawa begitu lebarnya senyum merekah.
" Yey!!!! aku dapat pekerjaan juga!" Lea terus tersenyum tiada luputnya dengan penuh bahagia.
****
LIKE KOMEN DAN VOTE
SALAM ^^