Possessive Love

Possessive Love
Stalker



Aretha dan David telah berada di sebuah restoran mewah. Mereka tampak duduk di private room yang di pesan khusus oleh David.


Satu jam yang lalu, David menjemput Aretha di rumahnya. Kala itu Aretha tampak sudah siap dengan dress berwarna putih yang panjangnya hanya selutut. Tanpa menunggu lama ataupun berganti baju, David langsung membawa Aretha ke restoran dimana kini mereka berada.


Makanan dan minuman yang mereka pesan tampak sudah siap di atas meja. Karena David merasa selalu membuat Aretha merasa kesal, akhirnya ia memutuskan untuk merencanakan makan malam romantis bersama sang istri.


Sungguh hal yang sangat mengejutkan untuk Aretha, terlebih lagi David memberikan sebuket bunga mawar berwarna merah untuknya. Suasanya menjadi semakin romantis, dihiasi cahaya lilin yang temaram, membuat suasanya sunyi dan menenangkan.


Tak hanya sampai di situ. Setelah makan malam selesai, David memberikan kejutan lain kepada Aretha. Ia tampak memberikan seperangkat perhiasan berlian berwarna putih yang memang sengaja ia pesan khusus untuk Aretha satu minggu yang lalu.


Modelnya elegan, sehingga begitu cocok jika dipakai oleh Aretha. Aretha terlihat begitu cantik, ketika David berhasil memakaikan seperangkat perhiasan berlian itu di tubuhnya. Tak lupa ia mengakhirinya dengan sebuah kecupan manis di kening sang istri.


"Terima kasih, Mas," lirih Aretha.


"Kamu suka?" tanya David seraya menatap intens wajah sang istri.


"Suka, Mas!" jawab Aretha senang. Ia tampak menerbitkan senyuman di wajahnya.


David tampak membalas senyuman itu, tanpa mengalihkan fokusnya sedikit pun. Setelah beberapa saat, ia meraih tangan Aretha, menggenggamnya di atas meja.


"Sayang, aku minta maaf jika selama ini selalu membuatmu kesal, marah, dan—"


"Tidak, Mas! Justru aku yang banyak salah sama kamu, apa-apa selalu marah," ucap Aretha memotong pembicaraan.


Setelah beberapa lama mereka menghabiskan waktu berdua di restoran itu, David segera mengajak Aretha pulang, mengingat waktu juga yang sudah semakin larut.


Sepanjang perjalanan, tak banyak yang mereka bahas. David hanya fokus dengan kemudinya, sembari menikmati lagu Best I Ever Had—Vertical Horizon yang ia putar beberapa menit lalu.


Sementara, Aretha tampak fokus memainkan gawainya sembari senyum-senyum sendiri, entah kenapa, sehingga membuat David seketika melirik ke arahnya, merasa curiga.


"Kamu lagi ngapain sih, Sayang?" tanya David penasaran.


"Hh?" Aretha menoleh. "Tidak apa-apa, Mas. Aku hanya mengunggah foto di insta story saja, kok," jawab Aretha segera mengakhiri kegiatannya, lalu memasukkan benda pipih itu ke dalam tasnya.


"Foto apa?" David tampak mengernyitkan dahinya.


"Ada deh ... kepo!" jawab Aretha sengaja membuat David semakin penasaran.


"Awas saja kalau ketahuan unggah foto yang aneh-aneh!" ancam David yang langsung membuat Aretha terkekeh.


David kembali fokus dengan kemudinya. Lagu yang sebelumnya diputar masih terdengar lirih di telinga mereka. Tidak hanya David, Aretha pun begitu menikmati lagu itu hingga tak terasa ia mengikuti lirik lagunya.


"Mas," panggil Aretha lirih.


"Kenapa?" David tampak menoleh sejenak, lalu kembali fokus ke arah kemudi.


"Mm ... kamu mau punya anak berapa?" tanya Aretha sedikit ragu. Entah kenapa seolah ada yang mendorongnya untuk menanyakan hal itu kepada David.


Pertanyaan Aretha tentu membuat David terlonjak kaget. Pria itu terdiam beberapa saat, sebelum menanggapinya.


Apa-apaan dia bertanya seperti itu? Malam pertama saja belum!


"Kamu sengaja mau menggodaku?" tanya David menatap sejenak wanitanya.


"Apaan sih, Mas? Aku cuma bertanya, apa hubungannya dengan menggoda?" ucap Aretha polos.


"Malam pertamanya saja dulu yang dituntasin, Neng, baru bahas anak," ucap David menyindir yang membuat Aretha melengos, lalu berdecak.


Mengingat Aretha yang masih belum selesai dengan menstruasinya, membuat David sangat berhati-hati dan rela bersabar menahan godaan. Meski selama ini Aretha tidak pernah berniat menggodanya, tetap saja ia selalu merasa tergoda oleh wanita itu, walau hanya dengan melihat leher jenjang Aretha yang terekspos menunjukkan kulit yang berwarna putih mulus.


***


David menyandarkan tubuhnya di sandaran tempat tidur, setelah ia baru saja selesai mandi beberapa menit yang lalu. Sepulang dari restoran, David memang lebih dulu melakukan kegiatan membersihkan diri, sementara Aretha masih sibuk dengan kegiatannya di dalam kamar mandi.


David tengah memainkan gawainya dengan posisi kaki tampak selonjoran. Mengingat Aretha yang sempat senyum-senyum sendiri di dalam mobil tadi, membuat David sedikit penasaran dengan foto yang katanya diunggah oleh istrinya itu.


Untuk menghapus rasa penasarannya, ia pun memutuskan untuk stalking instagram istrinya. David tampak membuka akun milik Aretha melalui ponselnya, lalu mengecek unggahan terakhir wanita itu.


aretha_rere


Tak peduli seberapa sulit masalah yang kita hadapi. Aku akan tetap di sini untukmu, untuk selalu setia menemanimu, dalam suka maupun duka. Aku tidak pernah salah mencintai orang sepertimu dan aku tidak pernah menyesal telah memilihmu. Satu hal yang perlu kamu tahu, You're only the best I ever had @dave_wijaya


Unggah Aretha dengan menyertakan foto cincin berlian yang melingkar di jari manisnya.


David menerbitkan senyuman, ketika ia membaca caption itu. Ada sedikit perubahan dari diri Aretha. Paling tidak ia merasa bahagia dengan ungkapan cinta Aretha terhadapnya.


Tampak beberapa komentar di bawahnya, David tidak membacanya satu persatu. Ia pun memutuskan untuk membuat komentar pada unggahan sang istri. David mulai menggerakkan jari jempolnya pada layar gawai miliknya itu.


dave_wijaya


Nothing scares me more, except you will never start loving me. However, today I am happy because I know that what I fear is not true. I love you more @aretha_rere


Tulisnya pada kolom komentar. David segera mengirimnya, lalu seketika ia terbelalak, ketika mendapati sebuah komentar dari akun @sam_muel yang diduga orang tersebut adalah pria yang selama ini tidak pernah berhenti mengejar Aretha.


David segera membaca komentar dari akun yang dimaksud.


sam_muel


Selamat untukmu @aretha_rere yang tengah berbahagia. Saking bahagianya, hingga tidak sadar bahwa di sini ada aku yang sedang terluka.


David tampak menyeringai penuh kemenangan, ketika membaca komentar bernada sindiran yang dikirim akun itu. Namun, itu masih belum membuatnya merasa yakin dengan orang yang dimaksud. Akhirnya, David pun memutuskan untuk stalking instagram akun tersebut.


Benar saja, aku itu adalah milik Samuel. David mengetahuinya setelah melihat beberapa unggahan foto milik pria itu di laman insta story-nya. Entah sejak kapan dirinya berubah menjadi stalker.


Baru saja David akan membalas komentar akun itu, tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka yang sontak membuat fokusnya teralihkan.


"Mas, kamu sudah shalat isya?" tanya Aretha, ketika baru saja keluar dari kamar mandi dengan pakaian piyama yang sudah rapi.


David sedikit terkesiap. "Belum, Sayang. Aku hampir lupa," jawab David seraya menaruh gawainya di atas nakas.


"Ya sudah, shalat berjamaah yuk!" ajak Aretha yang seketika membuat David tertegun.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


JANGAN LUPA LIKE AND COMMENT


HAPPY READING


TBC