
"Huh bosannya dirumah jalan kuy"
"Ogah mager gue Ghay"
"Trus ngapain kek boring bro"
"Loe mau tau biar gak boring"
"Gimana"
"Buka baju loe trus naik noh atas pagar trus joged joged"
"Loe kira gue orgil baru"
"Hahaha..siapa tau"
Dari arah dalam terdengar suara Eneng sedang bernyanyi sambil menggunakan kemoceng sebagai mix
Aku titatitut aku tutuh tatih tayang
Kasih sayang darimu yang semakin
menghilang
Apakah kau sudah punya penggantiku
Bisa-bisa aku mati karena cemburu
Aku peyuk tium aku tutuh peyuk tium
Pelukan hangat yang tak lagi aku rasakan
Aku butuh cinta bukan yang lainnya
Kasih sayang darimu sudah cukup bagiku
"Neng loe nyanyi apaan sih..titattitut... kentut"
"Ish gak gaul amat sih den Ghay...Si amat aja gaul"
"La emang amat siapa Neng...pacar loe"
"Ogah masih muda Eneng belum punya banyak bekal kesurga..Uda mau kiamat aja sih"
"Kok gak nyambung sih jawaban loe"
"Gak nyambung ya disambung sambungan dong biar panjanggg"
"Apanya yang panjang Neng"
"Anunyalah"
"Anu apaan sih neng"
"Ya anunya si anu den Ghay..hish Oneng banget sih"
"Heh...Loe yang Oneng malah teriak Oneng"
"Ah males ngomong sama den Ghay gak pernah nyambung esmonian"
"Ya Allah kenapa jadi gue yang salah"
"Hahaha sumpah kalian cocok banget"
"Neng mau gue jodohin sama si ghay"
"Ish ogah yang ada belum MP uda mati duluan"
"Kok bisa"
"Kena serangan jantung ngadepin orang esmonian"
"Yang ada darting Oneng"
"Iya dari darting gak kuat jadi jantung..Masa nanti di masjid diumuminnya gini...
"Assalamu'alaikum waeeahmatullahiwabarrakatu...Telah meninggal dunia karena shock Neng Aura Kasih"
"Nggak sekalian gini Neng...Telah meninggal dunia dengan kejang kejang"
"Emang Eneng ayan"
"Kali aja gitu Neng"
"Dah ah..Eneng mau konser lagi...dada bay bay"
"Lagu loe Neng sok Inggris"
Ghaydan setiap bertemu dengan Eneng pasti akan adu mulut
"Rash gue dengar loe ditantang sama si kaisar"
"Hem"
"Ditantang apaan"
"Main futsal"
"Hah...gak salah jagonya futsal ditantang futsal"
"Biarin aja..sesuka hatinya saja"
"Gue heran sama si kaisar itu..dia gak ada bosannya ganggu kita walaupun kita gak pernah nanggepin..dah gitu paling halu ngaku jadi anak Daddy...jujur gue pengen lihat muka si kaisar kalau tau kalian anak Daddy"
"Hah mau gimana lagi orang uda hidup di dunia halu akan susah keluar ke dunia nyata"
"Iya loe bener...trus loe yang nanggepin apa Arsya"
"Gue yang ditantang jadi gue yang akan datang"
"Gue gak sabar lihat dia kalah"
Beberapa hari yang lalu...
"Nggak ada waktu"
"Heh loe boleh sombong bisa menang waktu basket...mungkin keberuntungan...tapi gue yakin loe lemah di futsal"
"Ya sudah cukup seperti itu"
"Masa belum maju uda mundur..Cemen amat jadi cowok"
"Oh"
Arash sama sekali tak ingin merespon bagi dia hanya buang buang waktu saja.. Suatu keahlian itu bukan untuk dipamerkan..Namun digunakan untuk hal hal yang berguna...begitulah menurut si kembar
"Kalau loe emang laki gue tunggu besok di lapangan...tapi kalau loe banci gak usah datang"
Salah satu dari anggota futsal memberitahu sesuatu ke Arash
"Bro kali ini gue minta tolong bantu tim futsal...Loe juga masuk tim futsal kan"
"Maaf gue Arash bukan Arsya..Arsya yang masuk tim futsal"
"Yaelah sama aja kali..tolonglah bantuin kami..kalau kali ini loe gak bantuin kami bisa dipastikan tim futsal ancur karena Kaisar"
"Maksud loe"
"Kaisar masih menjabat kapten futsal...dan tim kita selalu kena peringatan dan larangan bertanding karena Kaisar main kasar dan emosian..Asal loe tau Rash dana tim futsal habis dia pake"
"Kenapa gak lapor ke sekolah"
"Dia main ancam menggunakan duit bapaknya"
"Ya sudah gue bantu kalian"
"Thanks Rash"
Arash menerima tantangan kaisar dengan imbalan Kaisar melepaskan jabatan kapten futsal dan juga mengembalikan dana yang dipakainya.. Kaisar sempat murka namun dia setuju karena diperolok anggota lain
Begitulah ceritanya...
"Ghay gue sebenernya uda jengkel sama tuh manusia karena gunain nama bokap gue"
"Gue yang bukan anak Daddy aja jengkel..tapi loe masih santai aja Rash"
"Biarin dulu nanti tiba waktunya dia akan malu sendiri"
"Ish Abang selalu gitu"
Hari pertandingan futsal yang diminta kaisar telah tiba...usai jam pelajaran semua telah berkumpul di lapangan futsal indoor sekolah
Arash membawa Ghaydan karena mereka tak mengijinkan Arsya ikut tampil..Arsya tak masalah toh dia tau siapa abangnya
"Ok teman teman pertandingan kali ini menentukan kelangsungan tim futsal sekolah kita...Jadi kedua tim bermainlah sportif"
Wasit dari pihak sekolah sudah siap...Guru olahraga sudah diberitahu hal ini jadi mereka bersedia menjadi wasit
Pritttt
Peluit tanda pertandingan dimulai.. Kaisar sangat meremehkan tim Arash..Arash masih santai berbeda dengan Kaisar yang sangat ambisius untuk menang
Babak pertama skor mereka seri..Arash dapat melihat stamina kaisar mulai menurun dia akan memanfaatkan itu dibabak terakhir ini
Priit
Babak kedua atau penentuan sudah dimulai.. Beberapa tim Kaisar mendapat kartu karena bermain kasar..bahkan Kaisar sendiri sudah mendapat kartu kuning
Golllll
Tim Arash mencetak gol diawal babak kedua ini..
"Loe boleh seneng seneng tapi hasil akhir loe bakalan kalah dan jadi budak gue"
Arash hanya diam mendengar penuturan Kaisar..Arash tau Kaisar mencoba memancing emosinya
15 menit sebelum pertandingan usai dua anggota tim Kaisar terkena kartu merah karena berbuat kasar..dan satu anggota Arash cedera..namun performa dari tim Arash tak menurun...Arash sudah memotivasi mereka sebelum bermain jangan terpancing emosi
Golllll
Pritttttttt
Gol terakhir dari tim Arash bersamaan pertandingan telah usai..hasil akhir dimenangkan tim Arash dengan skor 4-1
Kaisar yang murka menyalahkan teman temannya
"Kalian gak becus mainnya..kalian b**o semua..bikin malu saja"
"Loe kira kita senang kalah..loe harusnya juga mikir kalah karena apa bukan malah nyalahin kita"
Pembawa acara mulai mengumumkan
"Pertandingan telah berakhir dengan skor 4-1 dimenangkan tim Arash..dan sesuai kesepakatan untuk saudara Kaisar bersedia memenuhi janjinya"
Kaisar yang jengkel masih dengan gaya sombong ya berjalan kedepan
"Karena gue gentle gue bakalan nepatin janji gue.. jabatan kapten futsal gue kasih ke loe..dan dana yang gue pake besok pagi gue balikin semua..dan perlu kalian ingat dengan keluarnya gue tim ini akan hancur..camkan itu"
Banyak sorakan dari para siswa
"Huuu..yang ada makin hancur ditangan loe"
Arash maju mengambil alih mikrofon
"Terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk menjadi kapten tim futsal...namun saya menolak..saya sudah menjabat sebagai kapten tim basket..dan saya tidak mau kemaruk..jadi jabatan ini akan saya kasih kepada adek saya Arsya Malik.. terimakasih"
Semua setuju dengan keputusan Arash toh mereka tau jika skill Arsya tak kalah dengan kakaknya..Jadi yakin tim futsal semakin jaya
______
Huahhh...dua dua bab ya hari ini..nanti kalau luang nyambung satu lagi..maaf author receh gaje banget
Jangan lupa like komen rate dan vote seikhlasnya kakak
Happy Reading