RashSya Story

RashSya Story
RashSya~ Sebuah Nama



Kedatangan Jasmine untuk menjemput cucu barunya. Mereka kesal karena Afnan ikut kembali ke Indonesia hanya karena ingin melihat anak Arash. Sama halnya saat anak Arsya lahir. Afnan khusus datang melihat cucunya itu.


"Wah cucu simbah sudah mandi ya. Wanginya"


"Kenapa mbah kun ikut lagi mom"


"Iya katanya mau ikut kasih nama buat si kembar. Waktu serkan lahir kan dia juga mau nyumbang nama tapi ditolak sama Arsya"


"Emang nyumbang nama siapa mom"


"Jailani katanya biar namanya sama dengan opanya"


"Dasar mbh kun tukang ngisruh"


"Kalian uda nyiapin nama"


"Sudah mom tapi masih rahasia. Nanti waktu aqiqah kami umumkan"


Mereka sudah kembali ke rumah. Dan rumah Arka semakin rame dengan adanya Serkan dan si kembar. Arsya ingin pindah kerumah miliknya sendiri, Namun Arka memintanya untuk tetap tinggal.


Keluarga icha selalu datang dipagi hari ikut membantu menjaga si kembar. Si kembar adalah cucu pertama kelurga Icha. Kelahiran si kembar sama halnya serkan. Banyak kolega yang mengirimkan hadiah mewah. Sesuai kesepakatan. Sedari si kembar dan chila lahir identitas mereka akan disembunyikan dahulu menghindari kejadian buruk yang akan menimpa mereka.


"Assalamualaikum. Aunty cantik datang Serkan dan Twins"


Bagas dan Chila baru saja sampai dikediaman orangtuanya. Bagas membawa hadiah cukup besar untuk keponakan barunya.


"Waalaikumsalam. Sayang kamu kapan pulang dari Bali"


"Semalam mom"


"Cepet amat honeymoonnya dek"


"Siapa yang honeymoon kak retha. Bagas ketemu klien disana. Dan kebetulan juga anak buah chila ada kerjaan disana sekalian visit"


"Kalian gak honeymoon apa dek"


"Nanti kak retha kalau uda kosong kerjaan. Lagian Bagas mau pulang ke Paris bulan depan anggap aja itu honeymoon"


Chila ikut bergabung dengan para kakak iparnya yang sedang mengisi amunisi untuk menyusui baby mereka. Bagas juga berada dirombongan para bapak yang sedang menimang bayi-bayi lucu.


"Gas belum pengen punya kayak gini"


"Sedikasihnya aja opa. Yang penting uda usaha"


"Iya kamu benar. Semua tergantung kehendak sang pemilik alam. Kita hanya perlu berusaha dan berdoa. Pasrahkan saja kapan kita akan dititipi anugerah terindahnya"


Bagas tersenyum mendengar nasehat ayah mertuanya itu. Tak lama datang oara sahabat lucknut mereka. Kali ini ada yang spesial karena Ghaisan kembali dari Jerman bersama Malika. Sudah hampir delapan bulan Ghaisan tinggal di Jerman bersama Malika. Mereka memang belum menikah namun mereka tinggal ditempat berbeda.


"Assalamualaikum every body"


"Waalaikumsalam ya jones"


"Ih daddy mah suka jujur banget"


"Kan lebih baik jujur ghay kalau kamu itu jones"


"Mana nih keponakan uncle yang baru brojol dikuburan"


"Enaknya brojol dikuburan. Abang kira icha artis beranak dalam kubur apa"


"Lah katanya si mbah kun kamu lahiran di dukun beranak dekat makam. Apa namanya kalau bukan brojol dikuburan"


"Bidan kali bukan dukun beranak"


Afnan yang duduk sambil menimang putra Arash langsung menimpali pembicaraan Icha dan Ghaydan.


"Alah dukun beranak tetap aja dukun beranak"


"Iya sebelas dua belas sama mbah dukun somplak"


"Cha kamu udah lahiran tapi kenapa masih galak aja sih"


"Emang ada orang galak pas hamil. Terus lahiran ikut hilang gitu. Jurig kali"


"Arash bini kamu ini"


"Kenapa sih uwak. Bini arash cantik kali"


"Cantik bermulut pedes"


Jay hanya tersenyum tipis dan jelas bahagia melihat sepupunya di bully menantunya sendiri. Icha langsung menanyakan sesuatu pada jay. Yang membuat Afnan semakin di bully.


"Eyang kung. Boleh icha nanya sesuatu"


"Apa nak"


"Dulu mbah kun lahir dimana sih Indonesia apa Jerman"


"Di Indonesia nak. Kenapa"


"Lahir dirumah sakit"


"Nggak"


"Terus dukun beranak dong"


"Nggak juga"


"Terus. Masa brojol sendiri sih eyang kung"


"Hah. Kok bisa. Dia seluncuran gitu keluar guanya"


"Bisa jadi. Mbah dukun kalian ini sungguh ajaib. Dia lahir karena tak disengaja"


"Jangan bilang kayak kembar botak. Lahir dari batu terbelah. Batu terbelah batu bertuah" (bacanya pake nada opa si kbar botak biar menghayati)


"Di metromini"


"Apaaaaa"


Semua yang belum mengetahui sejarah lahirnya seorang Afnan Santoso yang fenomenal. Bahkan mereka langsung berkumpul mendengarkan cerita jay dan arka.


"Gak usah shock. Noh opa Arka yanh ikut nolongin"


"Benarkah opa"


"Seperti itu"


"Cerita dong opa. Ayolah"


Afnan mengancam Arka dan Jay agar tak membuka rahasia terbesar dihidupnya yang selama ini tertutup rapat.


"Papa Arka plis jangan ceritain ya pliis. Dan loe jay berani buka rahasia gue. Gue gibeng loe"


"Gak takut wle wle gak takut"


Jay semakin mengolok Afnan yang membuat Afnan semakin kesal saja. Arka pun menceritakan sejarah masa lalu Afnan.


"Jadi dulu mami Silma pas uwak bule kalian dikandungan usia sembilan bulan ngidam pengen naik metromini. Awalnya kami tidak mengijinkan. Apalagi metromini pastilah sesak. Mami silma nangis kekejer, dan daddy reino gak mau istrinya sedih. Jadilah opa langsung menyewa satu metromini untuk keliling jakarta. Asal kalian tau mami silma bukan duduk anteng tapi jadi kernet. Kebayang kan wanita hamil perut gede teriak-teriak dipintu metromini. Didalam mentromini cuma ada opa dan oma serta daddy rei"


"Terus opa"


"Entah firasat apa yang didapat oma kalian. Oma berbisik kepada sopir untik membawa metromini kearah rumah salit berasalin terdekat. Karena mami silma sudah terlihat menahan nyeri. Tapi belum juga sampai rumah sakit mami silma sudah merintih. Dan supir ikut panik tanpa sengaja menambah kecepatan. Kami pun mengambil inisiaatif agar mami silma tetap melahirkan dimetromini karena air ketuban sudah pecah. Mami silma terus mengejan. Tau gak supir metromini juga ikutan ngejan saking groginya hahaha. Eh pas mau sampai diklinik si supir gak lihat tuh ada polisi tidur lumayan tinggi. Langsung terjang. Tapi gara-gara polisi tidur itu juga uwak kalian lahir. Dan setelah sampai klinik dia tinggal dibersihkan.


"Beruntungnya dikartu identitasnya tempat lahir hanya ditulis nama kota. Coba ditulis nama rumah sakit atau klinik. Orang Jerman bingung tempat tanggal lahir, metromini xzxx. Hahahaha"


"Betul sekali itu chan gak kebayang kan dicompany profile ditulis gitu juga hahaha"


"Hahaha jadi mbah dukun lahir karena gonjangan polisi tidur ya"


"Widiw anak angkot dong hahaha"


"Sok ngatain anak icha lahir didukun beranak padahal dianya sendiri diatas metromini. Pake disundul dulu sama polisi tidur. Angel angel tenan" ( yang ini tetap dibaca sesuai huruf gaes jangan dibaca pake bahasa inggris)


Afnan hanya diam saja. Kali ini entah harus bagaimana lagi cara menyangkal iti semua. Biarkan saja mengalir seperti air pikirnya.


"Sungguh amazing. Dibalik sosok yang bekharisma menyimpan rahasian yang sangat mempesona hahaha"


"Untung klinik beraal


"Terserah kalian saja mau ngomong apa. Tapi jangan harap hadiah yang kalian minta jadi uncle kasih"


"Ampunnn mbah dukun"


Gelak tawa riuh terdengar diruang tamu tersebut. Sesekali mereka menanyakan kapan Ghaisan akan menikahi Malika. Malika hanya bisa diam sedangkan Ghaisan menjawab tinggal menunggu waktunya saja. Afnan teringat tujuan utama dia kembali adalah menyumbang nama untuk si kembar.


"Rash uwak punya usulan nama buat si kembar"


"Halah pasti ngaco lagi"


"Kali ini nggak deh"


"Coba apa"


"Jadi icha kan sukanya yang ada unsur lokalnya. Si cantik kita kasih nama Lasttini dan Si ganteng Lasttono"


"No way. Ngaco kan"


"Ya gak lah. Itu ada artinya kali rash"


"Apaan emangnya wak"


"Last diambil dari bahasa Inggris artinya terakhir. Dan Tini dalam bahasa Indonesia artinya menawan. Jadi kalau digabung perempuan terakhir yang menawan. Trus Lasttono. Untuk Tono dalam bahasa latin artininya laki-laki. Kalau digabung arti ya Lelaki terakhir. Keren kan"


"Trus panggilannya Tintin sama Tonton gitu ya mbah dukun"


"Boleh itu dev. Kan lucu"


Icha langsung menghembuskan nafasnya kasar. Dan menjawab sarkas pendapat Afnan.


"Kalau semisal nama mbah kun icha ganti mario mau gak"


"Mario keren tuh cha"


"Yakin Mau"


"Maulah kan keren itu namanya kebarat-baratan"


"Nama panjangnya Mariono"


_____


Mbah dukun mah ada ada aja ngasih namanya. Ayo siapa mau urunan nama othor pusing..


Jangan lupa jempol


Happy reading