RashSya Story

RashSya Story
RashSya~Kucing Hitam



"Abang...ayo temani Chila"


"Kemana honey"


"Pet shop"


"Loh bukannya kemarin sudah kesana"


"Belum nemu yang cocok Abang"


"Ayangnya Abang nyari kucing apa sih"


"Kucing eksotik"


Arash yang mendengar celotehan adek perempuannya dikamar Arsya dia ikut nimbrung


"Hai cantik kenapa pagi pagi sudah bangunin Abang Arsya"


"Habis kamar Abang Arash dikunci jadi Chila masuk kamar Abang Arsya"


"Hahaha..lupa Abang..maaf ya sayang"


"Hem..boleh asalkan Abang mau nemenin Chila"


"Mau kemana Hem"


"Cari meong"


"Loh kemarin nyari selama dua hari belum dapat dek"


"Belum..menyebalkan kalau nyarinya dengan Daddy"


"Kenapa"


"Selalu bilang gini...'Chila sayang kamu mau yang seperti apa sih...daddy sudah lelah'...kalau gak bilang gini...'Kalau Chila tidak jadi ambil disini seluruh toko Daddy beli'..Sok Sultan banget gak sih"


"Haha"


Sikembar hanya tertawa mendengar perkataan adeknya..Chila pun kembali bercerita


"Dan asal Abang tau hal yang paling Chila gak suka dari Daddy kalau pergi ngajak mommy"


"Apa"


"Mereka mojok didekat kandang iguana..ih gak banget kan ya..masa Sultan mojok ditempat kayak gitu..dan satu lagi mata Chila ternodai oleh Daddy dan Mommy yang asyik peluk pelukan...Daddy juga mesum nyiumin mommy terus..nyebelin kan"


Gaya Chila sambil cemberut dan kedua tangan dilipat didepan dada..sedangkan di pintu Jay berdiri sambil menyidangkan kakinya bersandar pada pintu tangannya masuk kedalam saku celana..sambil cekikikan..Arsya yang tau ada Daddy nya ikut jadi kompor


"Ck..nyebelin banget itu sayang...kalau ada abanga disana ya...diteriakin aja..ada orang mesum terus tinggal pergi deh"


"Ntar Chila gimana pulangnya bang kalau Daddy sampai ditahan di toko itu bang"


"Sayang jam kamu apa gunanya..tinggal cari no Mang Toyib atau Abang..kalau perlu opa..bereskan"


"Iya juga ya...Kenapa saya gak kepikiran ya"


Chila menaruh jarinya didagu sambil sedikit menatap keatas saat berkata seperti itu..Arash yang melihat gaya gemes adeknya langsung mengangkat tubuh itu dinaikan keatas pundak dan diajak berlari keliling kamar


"Hore asyik..terus bang terus...hahaha"


Jay hanya geleng-geleng kepala saja melihat keakraban anak anaknya itu...mereka saling menyayangi dan menjaga..Bahkan hingga seusia ini Si kembar belum pernah bertengkar


Saat sarapan Chila kembali mengatakan kepada orangtuanya dan juga Opa Omanya untuk kembali mencari kucing


"Dad hari ini Chila akan pergi bersama Abang Arash mencari kucing"


"Huh sayang kenapa tidak dengan Daddy saja..Abang Arash sedang sibuk belajar nak"


"No..no..no..no..Daddy sudah tua gampang capek..Chila tidak mau Daddy mengeluh terus"


"Hei Daddy belum tua... Daddy juga tidak mengeluh sayang"


"Apanya..baru bentar protes capek lah...lama lah"


"Huh gimana gak capek 15 petshop dimasukin gak ada yang cocok"


"Hahaha..memang Daddy kamu sudah tua gak seperti Opa"


"What Opa gak salah ucapkan"


"Nggaklah..Opa masih kuat kalau cuma 15 petshop"


"Huh..sudah pikun..gak ingat kemarin naik sepeda hanya sampai taman tengah komplek bukan yang ujung berapa kali Opa berhenti..dan berapa kali Opa neriakin Chila...kayak gini..'Chila jangan ngebut ngebut nafas opa tinggal pagi sore ini'...ingat gak"


"Uhuk uhuk"


Arka tersedak saat mendengar ucapan Chila..dia hanya bisa tersenyum saja menanggapi cucunya itu


"Punya cucu semuanya suka banget yak nindas...sebarkan hati ini"


Arka membatin sambil makan


"Sekarang sudah jelaskan kenapa Chila minta Abang Arash menemani"


"Okay Baiklah.. Daddy mengerti"


Jay tersenyum manis kepada putrinya itu..dan kembali bertanya kepada Arash


"Abang hari ini gak latihan lagi"


"Latihan kok dad..tapi nanti nunggu patner Arash ngabari"


"Ya sudah kalau gitu..Bang Arsya gimana"


"Habis mandi langsung latihan dad dirumah guru..Makanya Princess pergi sama Abang Arash"


"Ok daddy mengerti..ingat pesan Daddy..gak perlu terobsesi untuk menang kalian sudah berani tampil saja Daddy sudah bangga..kemenangan adalah bonus untuk kalian..Dan tetap rendah hati"


"Iya Dad kami paham"


Kini Chila berada didalam mobil Arash..sambil memainkan ponsel Arash..sebelumya Arash sudah Googling dimana saja petshop terbaik dan foto koleksinya..agar mempercepat kerja Arash


"Gimana uda dapat belum"


"Ini Abang sudah..cakep banget Abang..eksotik...Tapi tinggal satu"


"Ya sudah sini mana gambarnya..biar Abang booking lewat telpon"


Chila memberikan ponsel Arash..Arash melihat gambar kucing yang diinginkan adeknya itu


"Tidak Abang Chila ingin itu..dan kebetulan itu juga jantan"


"Baiklah Abang telpon dulu"


Arash menggunakan bluetooth nya langsung mendial no petshop itu..membooking keinginan adeknya..Arash juga membayar DP agar tidak dilepas keorang lain


"Sudah sayang tinggal kita ambil saja kittennya"


"Ah makasih Abang sayang..Love u..cup"


"Love more baby..cup"


Arash membalas ciuman di pipi yang diberikan oleh Chila..Hanya butuh waktu 15 menit mereka sudah sampai ke pet shop itu


Arash turun dan menggandeng Chila dengan lembut...semua mata memandang kearah mereka..walaupun muka Arash datar dan dingin tak mengurangi ketampanannya ditambah dengan adanya Chila menambah daya tarik


Usai membayar kittennya Arash pulang kerumah..dijalan Malika menelpon untuk bertemu di Ayesha Kafe saja..Karena kebetulan saat ini posisi Arash dekat dengan kafe Arash berniat mampir sebentar


"Chila kita ketemu teman Abang dulu sebentar ya"


"Okay"


Chila asyik bermain dengan kittennya yang sudah bernama Chiko..Arash menggandeng tangan Chila masuk kedalam kafe yang lumayan rame..Kembali menjadi perhatian..apalagi Chila yang sangat cantik..namun dia sama dengan abangnya bermuka datar


"Hai Mal..Uda lama"


"Hem belum Rash"


"Sorry gue kesini mau ijin bentar...Gue antar adek gue balik dulu terus balik sini lagi"


"Oh gapapa..ini adek loe Rash"


"Hem"


Chila yang dari tadi melihat Malika langsung bersuara


"Kakak pacar abang Arash ya...Siapa nama kakak"


"Bukan..kakak teman Abang kami sayang...nama kakak Malika"


"Cantik kayak orangnya...pacar juga boleh kok biar gak jomblo terus"


"Heh..Chila gak usah mulai ya...nanti Abang gak beliin mainan lagi"


"Tinggal minta Daddy..atau Opa atau Abang Arsya.. Princess mah bebas"


Dengan gayanya mengibaskan rambut panjangnya..membuat semua yang melihat Chila gemas


"Gumush banget sih..jadi namanya Chila"


"No..no...no..yang benar.. Arsyila Qeeva Malik..ingat itu kakak cantik"


"Gue balik dulu ya sebelum adek gue semakin ngelantur"


"Oh ok..bye bye Chila"


"Bye kakak cantik"


Dalam hati Arash membatin Chila gak seperti biasanya karena cepat akrab dengan Malika ..Chila susah didekati namun tadi dengan mudah dia mengenalkan diri


Dirumah Eneng yang melihat kucing peliharaan Chila heboh..sampai membuat semua penghuni mendekat


"Ya Allah neng cantik kenapa kucinh hitam yang dibeli"


"Kenapa memangnya Neng"


"Kucing hitam itu jelmaan jin..hii menakutkan"


"Kok bisa Neng"


Arka penasaran dengan ucapan Eneng karena baru kali ini dengar


"Ih tuan besar masa gak tau..jadi gini ya tuan muda tuan besar.. di desa Eneng kucing hitam itu dianggap jelaman jin..karena ada yang bilang orang mati dilompati kucing hitam hidup...gitu tuan"


Semua saling pandang...


"Maksud kamu yang mati jadi hidup lagi gitu Neng"


"Pokoknya Orang mati dilompati kucing hitam hidup...jelasnya Eneng belum buktiin tuan takut..tiba tiba mayit bangun..hii"


Jay mulai mencerna omongan pengasuh anaknya yang amazing itu


"Hahaha..Eneng emang Oneng..diboongin aja mau"


"Kok bisa Tuan muda"


"maksud kamu gimana Jay"


"Coba papa baca perlahan kalimat si Oneng"


Arka mengeja perlahan dan memikirkan lalu berkata


"Ya Allah bisa gila papa kalau ngikutin kamu Oneng


"Apa sih tuan besar gak jelas amat"


"Huh gini loe Oneng...dengerin saya baik baik...Orang mati dilompati kucing hidup...Ya jelas hidup yang nglomoat kucingnya hidup...jadi yang hidup kucingnya bukan orangnya Oneng"


"Iyakah"


Oneng ikut ikutan mencerna..


"iya juga juga ya..kok baru sadar yang bego siapa dong"


"Haduh..bego teriak bego...bisa ikutan oneng lama lama ini"


Eneng masih bingung terus bergumam sambil masuk ke dapur...yang lain sibuk bermain dengan Chiko


____


Uda up dua yak


jangan lupa like komen rate dan vote seikhlasnya kakak


maaf kalau membosankan OTHOR memang baru di bidang menulis humor


Happy Reading