RashSya Story

RashSya Story
RashSya~Melepas Rindu



"Abang jahat kenapa Chila tidak diberitahu jika abang Arash akan pergi jauh"


"Sayang abang Arash terburu-buru karena Daddy yang meminta untuk segera berangkat"


"Daddy bolehkah Chila menjenguk Abang Arash nanti"


"Iya sayang"


"Thanks Daddy...Love u"


"Love more baby...sekarang bobok ya uda malam"


"Bobok bertiga ya.. Chila masih kangen Daddy"


"Hmm kalau besok aja gimana"


"Daddy Chila itu kangennya sekarang masa suruh nunda besok... pokoknya tak ada penolakan"


Chila langsung masuk ke kamar orangtuanya beruntung Jasmine belum berganti pakaian tidur


"Loh Chila kenapa bobok sini"


"Chila mau bobok bertiga mommy"


"Oh baiklah sayang"


Jay masuk dengan muka masam...namun masih berusaha membujuk putrinya agar mau tidur di kamarnya sendiri


"Honey malam ini bobok kamar sendiri ya, Daddy janji besok daddy belikan apa yang Chila mau"


"Big no...Chila uda mager"


"Ayolah sayang...pliss..daddy kangen sama mommy"


"Chila juga kangen daddy..apa daddy tidak rindu Chila"


"Rindu sayang sangat rindu"


"Ya sudah kita melepas rindu bersama sekarang"


Jasmine tertawa melihat Jay mencoba membujuk sang putri agar tidak tidur bersama mereka...karena Jay memang malam ini menginginkan Jasmine...sudah tiga bulan mereka tak berjumpa...membuat Jay sangat frustasi ditambah sekarang kelakuan sang putri


"Sabar dad...kita tunda besok ya"


"No mom...daddy udah kangen banget mom...tega nyiksa daddy"


"Siapa yang nyiksa...masak iya anaknya tidur disini kitanya asik asik...yang ada kena gempa bumi dadakan"


"Ck...Chila...ayolah"


"Uda molor kali anaknya dad...Haha"


Jay berdiri lalu melewati Jasmine dia masuk ke kamar mandi sambil berkata pada jasmine


"Mom.. daddy solo karier dulu aja deh...gagal maning gagal maning gagal son"


"Buahahaa... daddy uda kayak pilem kepala botak kejar kejaran"


Jay berbalik namun sebelumnya melirik kearah Chila memastikan jika sang putri benar-benar sudah terlelap


"Daripada mommy meledek daddy...ayo kita duet maut saja.... sambil goyang ngebor"


"Gak sekalian goyang patah patah dad..Hahaha"


"Ih...nakal ya sekarang"


Jay menarik tangan Jasmine keluar kamar... sebelumnya dia mengambil pakaian haram milik istrinya yang sempat dia belikan sebagai oleh-oleh


"Dad mau kemana"


"Loh katanya ngajak dugem mom...uda ready ini Mom"


"Ready apanya dad"


"Sound system ready...mau pake panggung...Ok...apalagi yang kurang"


"Hahahaha...niat banget ya"


"Banget... pokoknya gas puolll malam ini...tiga bulan cuy dianggurin...lumutan ntar"


"Hahahaha"


Jay membawa Jasmine kekamar kosong disebelah kiri kamarnya...lalu menguncinya...dan Jay menyerahkan oleh-oleh khusus untuk istri tercintanya..dengan suara serak serak becek Jay menyuruh Jasmine berganti pakaian


"Sayang ganti dengan ini ya"


"Wah apa ini dad"


"Sesuatu yang hot"


Jay mendorong tubuh Jasmine masuk kedalam toilet...dan dia merebahkan dirinya diranjang menunggu sang istri


ceklek


Pintu kamar mandi terbuka... Jasmine sudah melepas jilbabnya dan menggerai rambut panjang indahnya... Jasmine masih menggunakan bathrobe menutupi apa yang dipakainya... Jasmine berjalan dan mendudukkan dirinya didepan meja riasnya dan mulai menyisir rambutnya...Jay mendekati dan meraih sisir itu


"Gak usah dibantuin dad..Mommy bisa sendiri kok"


Dengan santai Jay meletakkan sisir tersebut diatas meja rias dan gaya tengilnya pun keluar


"Siapa juga yang mau bantuin... kelamaan mom...Gak usah intro segala cuzz langsung"


Jasmine melongo mendengar ucapan sang suami... Jay yang melihat mulut sang istri terbuka langsung menyerangnya...daging tanpa tulang merasuk kedalam mulutnya berkelana mencari lawan yang seimbang


Hmmmph..... hmmmph...hosh hosh


"Kenapa langsung tembak aja sih bie...kaget Mommy"


"Siapa suruh mangap"


Jay mulai nakal... tangannya traveling dari Sabang sampe Merauke...melewati bukit nan indah dengan sumber air minum yang membuat Jay berhenti sejenak untuk sekedar minum melepas dahaganya


Setelah dahaga itu sedikit berkurang Jay kembali berkelana menyusuri jalanan indah nan mulus tanpa kerikil ataupun lubang terus berjalan hingga sampailah dia kesebuah lembah dengan ditumbuhi rumput hijau nan subur...mata Jay berhenti disana menatap pemandangan indah yang sangat dirindukannya


"I Miss u so bad My pussy...So are u ready honey"


"Yes i'm ready beibeh...ahhh"


"Tarik manggggg"


Orkes dangdut pun dimulai...artis duet maut sudah beraksi... saling senggol senggolan...kalau kata syahrene....maju mundur....maju mundur asyekkk...gass puoll pokoknya... Jay pun bersemangat sekali untuk bergoyang diatas pagung miliknya


"Mom...pengen naik kuda gak"


"Daddy capek"


"Belum sih...siapa tau mommy pengen naik kuda"


"Boleh deh"


Kuda pun berpacu dengan cepatnya dengan irama yang mendayu dayu...semakin lama sang kuda semakin tak terkendali


"Mom bentar lagi sampai...siap siap di rem"


"Hosh...hosh...iya dad...ready dad"


"Hitung mundur mom"


5


4


3


2


1


Duor....duor...duor


Tembakan rudal langsung meluncur meluluh lantakkan seluruh jiwa dan raga Duo J...nafas terengah-engah... keringat mengucur...senyum pun melebar


"Dad istirahat dulu ya...daddy bikin mommy kewalahan"


"Tiga bulan mom dia diperam...untuk gak jamuran loh...dan daddy juga bersyukur gak bocor samping...aman dia mah anteng sampai ketemu rumahnya"


"Buahahaa... kalau bocor samping tuh olinya kualitas jelek dad....Haha"


"Enak aja ini kualitas premium punya mom... hasilnya bisa dilihatkan"


"Udah ah mommy mau istirahat lelah ini"


"Lima menit ya... daddy masih pengen show"


"Hadeh...capek deh"


"Mommy kalau gak kuat nikmatin aja...daddy mau puas puasin pokoknya...sebagai ganti tiga bulan kemarin"


"Gasss terussss sampai pagi"


"Yuhu....tarik sisss"


"Semongko"


Pertunjukan dangdut pun dimulai kembali... mereka terus bergoyang tanpa mengenal lelah...bahkan rasa ngantuk pun tak dirasakan yang ada hanya kenikmatan bersama


Pagipun menjelang...sayup terdengar suara adzan berkumandang... Jasmine mencoba membuka matanya...Perlahan menatap sang suami yang masih pulas


"Sayang bangun yuk...Uda ada panggilan tuh"


"Hemm"


"Sayang bangun dulu nanti bobok lagi"


"Bentar honey"


"Pilih bangun dibangunin aku atau malaikat Izrail"


Jay langsung melorot mendengar ucapan sang istri...dan langsung mendengus kesal


"Mommy suka banget sih sama malaikat Izrail"


"Haha...habis dibangunin susah"


"Makanya pakai lemah lembut dong banguninnya"


"Ya ada bukan Daddy aja yang bangun...tuh rudal ntar siap nembak lagi...kan gaswat"


"Gaswat kenapa sih mom"


"Saya sudah lelah..."


"Hahaha...bisa ae loe mom"


"Udah ah mau mandi dulu"


"Daddy gak diajak nih"


"Bisa lama mandiin bayi beruang...takut ke gigit juga"


"Uda jinak kok...ayolah"


"Yasudah ayo...baby big bear come on"


"Yes mommy"


Mereka langsung masuk kamar mandi dan Jay menepati janjinya untuk tidak mengadakan konser lagi..usai mandi mereka sholat berjamaah..karena Jay masih ingin melepas rindu dengan sang istri


"Mom sini duduk samping daddy"


"Ada apa Beib"


"Daddy punya hadiah buat Mommy"


"Loh semalam kan uda...malahan uda daddy sobek sobek tak berbentuk"


"Hahaha...itu mah cuma intermezo sayangku...tutup mata Mommy"


Jasmine menutup matanya..lalu Jay beranjak dari ranjangnya tak lama dia kembali... sesuatu yang dingin tertempel di kulit leher Jasmine


"Buka mata kamu sayang"


"Dad ini.."


"Happy anniversary My wife...My soulmate...terus seperti ini ya sayang...selalu bersama dalam suka dan duka...terus disisiku jangan pernah pergi apapun keadaanku nanti"


Jasmine terkejut...bahkan matanya berkaca-kaca..dia sampai lupa jika hari ini adalah wedding anniversary mereka


"Sayang maaf aku lupa...Maaf tak menyiapkan hadiah untukmu sayang"


"Cukup kamu selalu bersamaku adalah hadiah terindah dalam hidupku"


"Terimakasih sudah hadir dalam hidupku sayang"


"Aku yang harusnya berterima kasih...karena kamu hidupku sangat berwarna dan berarti sayang...satu harapanku sayang...jika diijinkan..aku ingin kita menua bersama dan jika Allah mengabulkan aku ingin kita berpulang juga bersama...aku tak bisa jika hidup tanpa kamu sayang"


"Begitu juga aku sayang...semoga Allah mengabulkan doa kita sayang"


"Aamiin... aamiin sayang"


______


Jujur ya aku sendiri yang nulis aja bingung tiba-tiba muncul bahasa absurd...nyari aman biar gak kena bintang bintangπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…


Jangan lupa jempolnya kakak


Happy Reading