RashSya Story

RashSya Story
RashSya~ Dugong 2021



"Ih papa apaan sih...hak gitu juga kok"


"Gak gitu gimana coba kamu jelaskan ke papa Gas"


"Apa yang harus dijelaskan gak ada Pah"


"Ini surat cinta entah ke seratus berapa gas...dan kamu udah mau SMA loh"


"Ck...salah cewek preman"


"Gak usah nyalahin orang gas...kamu sebenarnya ada rasa sama Chila gas"


"Sekali gak ya gak pa...kayak gak ada cewek normal aja"


"Chila itu juga normal gas bukan kaleng-kaleng kayak yang lagi nge-hits itu siapa namanya mah"


"Lukira Luna Pah"


"Nah itu...apa kamu mau sama cewek yang kayak gitu gas"


"Nejong amat yah...masak terong ketemu terong sih Pah...Gak nikmat"


"Terus apa motif kamu ribut sama Chila terus dari TK loh"


"Gapapa Pah kebetulan aja"


"Gak mungkin kebetulan kok keseringan...lama lama Papa kawinin kamu sama Chila"


"Huh baru nyentuh aja yang ada junior Bagas langsung tak berdaya kena amukan preman..gak jadi nikmat malah sekarat"


"Huh omongan kamu gas"


"Alah Papa juga suka ngomong gitu"


"Anak sama bapak sama sama soak"


"Tapi Mama suka kan"


"Stop jangan nodai mata Bagas dengan adegan live"


"Hahaha...Dasar anak sontoloyo...Oya kamu mau lanjut disekolah yang sama atau mau pindah gas"


"Nanti Pah Bagas pikir-pikir dulu"


"Okay jangan lama-lama keburu lumutan"


"Ealah lumutan tinggal dikasih makan ikan di kolam depan"


"Geli gas dijilat-jilatin ikan"


"Ih papa pikun apa gimana sih...ikan gak punya lidah kali Pah"


"Iya juga ya gas"


"Nah tu baru sadar"


Bagas berlalu masuk ke kamarnya..Bagas dan Chila memang mengikuti klas akselerasi sebanyak tiga kali...dan kini kini mereka sudah akan masuk ke sekolah menengah atas.. dan selalu mereka masih terkenal dengan pasangan onar


Hal yang sama sekarang sedang Jay tanyakan pada Chila...karena Jay sudah lelah harus mendapat surat cinta lagi


"Chila gak mau lanjut disekolah opa...Chila bosan harus bertemu ikan buntal terus"


"Huh... baguslah berarti ini surat cinta terakhir kamu ya sayang"


"Yup Daddy"


"Kamu mau sekolah dimana"


"Malaysia ikut Atuk"


"Daddy gak setuju..kamu sekolah di negara ini saja jangan keluar negeri"


"Ayolah Daddy pliss...Chila bisa jaga diri kok...dan pastinya Atuk akan lebih ketat ngawasin Chila"


"No...sekali no tetap no Chila"


"Oh Daddy please"


"Big no"


Jay berjalan meninggalkan Chila diruang keluarga..Jay lalu masuk kedalam kamarnya untuk menenangkan diri...dia paling tidak bisa jauh dari Arsyila... Jasmine yang melihat sang suami murung lalu menyusulnya


"Dad"


"Mom"


"Mommy tau Daddy takut Chila tidak bisa merawat dan menjaga dirinya...namun pikiran Daddy itu salah"


"Maksudnya gimana mom"


"Selama ini dibalik sifat barbarnya itu princess kita sudah menyiapkan diri untuk mandiri...bahkan dia rela terkena minyak untuk belajar masak"


"Apa..kapan dia terkana minyak kenapa Daddy tidak tau"


"Saat itu Daddy sedang di London"


"Mengapa daddy tidak dikabari..apa kalian sudah mengecek lagi luka itu berbekas tidak...atau ada infeksi yang lainnya tidak"


"Hahaha..Daddy lebay"


"Lebay gimana sih mom...Daddy khawatir ini Mom"


"Luka Chila sudah hilang dan tidak terjadi apapun setelah itu Dad...so jangan berlebihan"


"Ck...itu yang bikin Daddy gak percaya melepas dia mom"


"Dad...percaya ya...dia sudah dewasa..jika Daddy melarang Chila..yang ada chila malah kecewa"


"Mom...plis"


"Dad pliss"


"Huh...tunggu Daddy semedi dulu"


"Hahaha...mau digua mana semedinya dad"


"Di guanya mommy lah...mana lagi..Hmm"


"Mesummm"


"Pahala mom...ayolah..Mom"


Dan terjadilah sore yang panjang melebihi kacang panjang yang sedang ditumis oleh Eneng..


Sedangkan dikediaman Gautama sedang terjadi kebimbangan karena Papanya si ikan buntal terpaksa harus memboyong seluruh keluarganya untuk tinggal di Perancis... perusahaan disana membutuhkan sang papa dalam waktu yang lama


"Pah...Bagas disini aja ya...kan ada maid juga"


"Gak gas kamu harus ikut kami...kami janji nanti kita akan kembali kesini dan menetap disini sayang"


"Ck...Bagas gak suka kayak gini"


"Kali ini papa tidak menerima penolakan dari kamu gas...bersiaplah besok usai dari sekolah kita langsung ke bandara... surat-surat dari sekolah kamu akan dikirim menyusul"


"Papa"


"Maafkan kami nak... tolong kali ini saja kamu patuh pada kami ya"


"Baiklah...tapi janji setelah semua selesai kita kembali kesini"


"Iya papa janji....Papa juga tau kamu gak bisa jauh dari gadis preman pasarmu itu...Hahaha"


"Papa ngasal aja"


Bagas pun bersiap dikamarnya memasukan semua pakaiannya...dan tak lupa benda kesayangannya boneka ikan buntal yang besar dan juga miniatur Hulk


"Heh ikan buntal kita akan naik pesawat terbang pergi ketempat yang jauh...tapi kita akan kembali kesini lagi...semoga kamu baik-baik disini"


Bagas bermonolog sendiri dan memasukan boneka dan mainan itu kedalam kopernya...karena sudah malam diapun pergi tidur namun Sebelum dia sempat bermunajat agar bisa bertemu dengan musuh abadinya untuk sekedar berpamitan


Pagi menjelang...Jay sudah rapi dengan pakaiannya dan menunggu sang putri karena mereka akan ke sekolah untuk memenuhi panggilan guru


"Ayo sayang kita berangkat sudah siang ini"


"Iya Dad"


Mereka lalu menuju seolah Chila dan langsung keruangan guru BK seperti biasanya...sang guru sudah menunggu tamu spesialnya itu


"Selamat pagi Bu"


"Pagi pak Zaydan silahkan duduk"


"Terimakasih Bu"


Tak lama tuan Gautama dan Bagas datang diikuti sang istri...mereka duduk berbeda sofa...bagas sedari tadi memandang wajah Chila yang menatap lurus kearah gurunya berbicara sesuka Chila menunduk karena merasa bersalah


"Jadi karena mereka juga sudah selesai ujian akhir kami pun tidak bisa memberi hukuman lagi...tapi kami cuma meminta agar kedepannya mereka tidak membuat onar jika masih bersekolah disini"


Baik jay dan tama hanya bisa tersenyum mendengar permintaan sang guru karena mereka secara tak langsung mewujudkan impian sang guru agar Duo onar tak berulah lagi


"Sebelumnya saya sebagai orangtua Arsyila meminta maaf atas kesalahan dan kenakalan putri saya....saya juga sekalian memberi kabar jika Arsyila tidak meneruskan disekolah ini lagi Bu...jadi saya jamin tidak akan ada lagi keonaran...Hahaha"


"Saya juga sebagai guru meminta maaf jika dalam mendidik mereka selama ini ada kesalahan dan kelalaian....Chila akan melanjutkan kemana pak kalau boleh tau"


"Arsyila akan tinggal di Malaysia bersama atuknya disana"


"Wah sudah berani mandiri ya Chila..ibu doakan semoga kamu sukses ya dan ingat jangan jahil- jahil ya"


"Syiap Bu...maafin Chila ya Bu selalu membuat ibu pusing..Haha"


Tuan Gautama ikut tertawa dan dia pun juga mengatakan hal yang serupa dengan jay


"Maaf Bu saya juga meminta maaf atas nama Bagas..selama ini juga membuat onar"


"Saya juga demikian pak...saya juga memiliki salah dengan putra bapak..dan Bagas sekarang kamu sudah gak ada salahnya saingan disini"


"Saya juga meminta doanya untuk Bagas Bu...karena setelah dari sekolah ini kami sekeluarga akan pindah ke Perancis dan Bagas akan sekolah disana"


"Wah kompak sekali ya kalian ini..Hahaha..Baiklah semoga Bagas sukses ya jangan lupa kembali kesini"


Mereka pun akhirnya berpamitan dan keluar dari ruang guru... sepanjang lorong Jay asyik berbincang dengan tuan Tama perihal peralihan urusan perusahaan disini yang akan dikelola oleh anak dari kakaknya


Digerbang perpisahan yang sangat dramatis pun terjadi antara ikan buntal dengan preman pasar


"Kalian gak mau gitu saling berpamitan dan memaafkan...kan nanti lama gak ketemu"


"Iya gak takut rindu nanti...jangan rindu..rindu itu berat...Hahaha"


Baik jay dan tama sama sama menggoda anak-anak mereka..Bagas pun berinisiatif untuk berpamitan terlebih dahulu


"Preman pasar gue pergi dulu ya...ingat jangan rindu...rindu itu berat...biar dilan saja yang nanggung"


"Heh ikan buntal gak usah kecakepan...dilan mah pantes bilang gitu...dia peluk able banget..nah loe badan gelembung semua...yang ada bukan dilan 1991 tapi dugong 2021"


"Buahahaa...Chila amazing kamu sayang"


Tama menanggapi perkataan Chila dengan tawa berbeda dengan Jay yang menepuk jidatnya...Bagas yang merasa dihina mendekati Chila


"Loe akan nyesel menghina gue kayak gelembung...loe lihat gue balik kesini loe bakalan klepek-klepek"


"Iya klepek-klepek kegencet gelembung loe...gak usah yakin gitu sebelum ada bukti itu adalah hoak"


"Tunggu saja tanggal mainnya princess barbar ku tersayang"


"Kita lihat nanti ikan buntal ku tersayang"


Tama pun memberi ide konyol yang membuat Chila dan bagas berteriak kompak dan berlalu pergi


"Teletubbies..berpelukan"


"Bukan muhrim...dosa"


______


Wah Duo onar pisah nih...kayak apa ya kalau nanti ketemu lagi


Ritual kak... jempolnya


happy Reading