RashSya Story

RashSya Story
Ghaydan~Saling Mengerti



Hampir dua bulan seila menjalani hari-harinya sebagai dokter muda. Ini masih diawal. Jadwalnya pun masih teratur. Walaupun terkadang seila juga harus jaga malam, Atha tidak keberatan. Atha masih mempersiapkan kejutan untuk seila. Rumah sakit yang dibangunnya sudah hampir delapan puluh persen selesai.


Sampai saat ini seila masih sedikit terbebani dengan perkataan friska yang menanyakan tentang cucu untuknya. Walaupun Friska berkata jangan terlalu difikirkan, namun seila tetap memikirkan hal itu dan terkadang membuatnya sedih. Seila tidak pernah memberitahu Atha mengenai Friska.


Hari ini seila mendapat giliran jaga malam hari bersama salah satu teman dokter mudanya. Seila nampak sedikit melamun. Perkataan mertuanya memang sedikit mengganggunya. Walaupun mami Friska mengatakan tak mengapa masih ada waktu. Namun dari perkataannya itu menyiratkan kekecewaan.


"Sel. Oe sel"


Seila yang masih melamun tak merespon panggilan dari teman sejawatnya itu.


"Seila Athabina"


"Eh iya kenapa Man"


"Loe kenapa melamun aja sih dari tadi"


"Gapapa kok man"


"Apanya yang gapapa. Gue panggilan dari tadi loe gak jawab. Lagi mikirin apa sih"


"Gapapa gue man. Cuma sedikit capek aja man"


"Oh gitu. Gue kira loe lagi mikirin pacar. Hahaha"


"Gak lah. Gue gak ada pacar man"


"Widiw jomblo dong. Kayak gue. Hahaha"


"Yang bilang gue jomblo siapa man"


"Lah tadi katanya gak ada cowok. Jomblo dong"


"Gue emang gak punya pacar Amanda. Tapi gue punya suami. Hahaha"


"Apa. Serius loe udah merried"


"Iya beneran. Kalau gak percaya lihat aja jari gue"


Seila mengangkat jarinya yang sudah tersemat cincin pernikahan dengan Atha. Bahkan nama keduanya terukir jelas dicincin tersebut.


"Nama laki loe Atha"


"Iya. Kenapa emangnya"


"Emang jodoh ya"


"Kok bisa"


"Nama loe Athabina. Nama laki loe Atha. Kan sama-sama Atha"


"Iya ya gue baru sadar man. Hahaha"


"Hadeh paya loh ah sel"


"Lah emang baru nyadar gue. Terus mau gimana"


"Wah bakalan ada yang patah hati nih besok"


"Maksud loe apaan man"


"Gapapa ah"


"Man ada apa"


"Gapapa. Loe bakalan tau juga nanti"


"Loe suka banget sih bikin gue penasaran"


"Biarin aja wle"


Seorang perawat masuk keruangan mereka memberi tahu jika di ruang gawat darurat ada pasien membutuhkan mereka. Seila dan Amanda langsung bergegas menuju ruang gawat darurat.


.


.


.


Karena sang istri sedang melaksanakan sift malamnya, Atha memilih untuk lembur di kantor. Memang banyak pekerjaan yang harus Atha selesaikan. Ditemani Sony, mereka sedang berkutat dengan berkas.


"Son. Loe masih jones aja"


"Ah si bos berlagak banget mentang-mentang udah bisa celap-celup bebas"


"Hahaha. Ya iyalah. Makanya loe lamar Karina sana biar bisa merasakan celap-celup nikmat. Jangan hanya nyelupin roti kedalam kopi son"


"Ada calon lain gak bos"


"Kenapa sama Karina"


"Kalau masih ada yang lebih baik, saya akan menunggunya bos"


Karena penasaran, Atha meletakkan berkasnya dan beralih dari kursi kebesarannya menuju sofa.


"Ada masalah apa loe sama Karina"


"Gak ada bos. Yang jelas kita itu tidak akan pernah disatukan"


"Jangan mendahului takdir son. Gue jadi penasaran ada apa sebenarnya"


Sony sangat hafal bos sekaligus teman bermainnya sejak kecil. Atha tidak akan berhenti mencari tahu, jika jawaban yang diberikan Sony masih meragukan. Dan Sony memang tidak pandai berbohong.


"Huh. Ternyata jiwa kepo anda masih sama ya bos"


"Udah cerita cepat. Sebelum gue nyari tau dengan cara gue"


"Karina selama ini adalah salah satu model majalah dewasa bos. Dan anda tahu sendiri bos, keluarga saya bahkan saya sendiri tidak menyukai seorang model"


"Hmmm. Terus kalian selama ini gak saling bertukar kabar"


"Dia sering kirim pesan ke saya bos. Awalnya hanya pesan biasa, saya juga kadang balas jika sempat. Tapi sudah beberapa bulan ini bukan hanya pesan terkadang dia juga mengirim foto dirinya dalam kondisi yang tak baik"


"Astaghfirullah. Sampai segila itu"


"Iya bos. Saya masih menyimpan beberapa sebagai bukti jika anda tidak percaya"


"Gue percaya sama loe son. Sebaiknya loe segera cari pendamping agar hidup loe tenang dan karina berhenti mengganggu hidup loe"


"Iya bos. Saya sudah meminta tolong kepada pak Rizky untuk mencarikan saya jodoh"


"Syukurlah. Pilihan loe tepat. Kita lanjutkan kerjaan kita son. Biar cepat kelar"


"Ya bos"


Atha beranjak dari sofa dan kembali ke meja kebesarannya. Dia mengambil gawainya dan mencoba mengirim pesan kepada sang istri yang juga sedang bekerja.


Humairah


Assalamualaikum sayang. Lagi apa


Pesan yang dikirimnya tidak langsung mendapat balasan. Atha mengerti akan hal itu. Sambil menunggu, Atha kembali mengambil beberapa berkas yang tadi sempat diletakkan. Setelah sepuluh menit berlalu, pesan Atha pun mendapat balasan.


Humairah


Mendengar tanda pesan masuk dari gawainya, Atha langsung mengambilnya dan senyum pun terukir melihat nama si pengirim pesan.


Humairah


Innalillahi. Parah gak sayang. Kakak lembur di kantor sama Sony sayang.


.


.


.


Dirumah sakit seila sedang beristirahat bersama Amanda setelah menangani korban kecelakaan didekat rumah sakit. Amanda yang melihat partnernya senyum sendiri sambil menatap layar ponselnya, langsung menggodanya.


"Cie cie dapat pesan dari mantan pacar mbk"


"Gak ya. Saya tidak pernah punya mantan. Tapi langsung punya suami"


"Ooo sweetnya. Lagi kangen ya mbk"


"Kepo amat sih"


Manda keluar ruangan karena mendapat panggilan alam. Sedangkan seila sedang asyik berbalas pesan.


Hubby


Lumayan parah kak. Kerjaan lagi banyak kak. Kok tumben lembur


Humairah


Gak banyak sih. Tapi kakak gak mau dirumah sendirian. Kan kamu juga lagi kerja sayang.


Hubby


Jangan diforsir Kak. Gak baik buat kesehatan. Jangan kebanyakan begadang.


Humaira


Iya Bu dokter ku tercinta. Oya malam ini jaga sama siapa sayang.


Hubby


Sama Amanda kak. Kakak udah makan belum


Humaira


Sudah sayang. Kamu udah makan belum


Hubby


Ini baru mau pesan makanan diluar kak. Baru sempat tadi korbannya lumayan banyak


Humaira


Gak usah keluar rumah sakit sayang. Biar kakaj pesankan dari sini. Kamu mau makan apa


Hubby


Wah makasih banget suaminya akuh yang tercinta. Lagi pengen cumi asam pedas


Humairah


Asyiaaap. Kamu tunggu saja. Nanti tinggal ambil di lobby rumah sakit sayang


Hubby


Pengertian banget sih suamiku ini. Makin cinta deh. Love u kak


Humaira


Love u too sayang. Kakak lanjut kerja ya. Kamu hati-hati disana. Assalamualaikum


Hubby


Ya kak. Kakak juga jangan malam-malam pulangnya. Waalaikumsalam


Atha langsung membuka aplikasi pemesanan makanan. Atha baru sadar jika dia dan Sony juga belum makan.


"Son loe mau makan apa"


"Bos sudah lapar. Biar saya carikan makanan"


"Gak usah. Gue mau pesenin makanan buat bini gue. Sekalian gitu buat kita. Loe mau apa"


"Yang anget-anget aja bos"


"Bakso mau. Kayak enak makan bakso malam-malam gini"


"Boleh bos. Makasih bos"


"Santai aja. Kayak sama siapa aja"


Selesai memesankan mekanan untuk istrinya. Dan memberi kabar kepada seila, Atha langsung menelpon tukang bakso langganannya yang berjualan tidak jauh dari kantornya untuk diantarkan beberapa porsi bakso untuk dirinya dan sony, juga untuk beberapa security kantor.


Berbeda dengan Atha dengan setumpuk berkasnya, Seila kembali menangani pasien dalam keadaan darurat bersama Amanda. Berunt**ung pasien kali ini tidak begitu parah. Saat akan kembali ke ruangan, salah satu perawat memanggil nama seila.


"Dokter seila"


"Aya sus ada apa"


"Ada kiriman makanan untuk dokter. Katanya dari suami dokter"


"Oya makasih ya sus"


Beberapa perawat yang baru mengetahui status seila sempat kaget. Mereka tak mengira jika dokter muda itu telah bersuami.


"Cie cie. Pengertian banget sih lakinya Bu"


"Alhamdulillah. Loe belum makan kan man"


"Belum"


"Ya udah. Yuk makan bareng. Ini banyak banget porsinya. Kak Atha sengaja beli buat kita berdua"


"Ahhhh jadi pengen punya suami yang pengertian gitu. Kalau ada stok kenalin dong buat gue sel"


"Dia limited edition. Hahaha"


"Rese loe. Pelit amat sama temen sendiri. Gak kasian apa sama gue yang jomblo ini"


"Ya ya besok gue tanya ke laki gue. Ada gak cowok nganggur di kantor dia. Hahaha"


________


Sorry telat up nya


Jangan lupa jempolnya


Happy reading**