
Di atas tebing tinggi daerah pegunungan, berkumpul sekelompok orang yang mengenakan jubah putih dan berkamuflase dengan permukaan tanah yang tertutup salju. Mereka bertiarap, menggunakan teropong tunggal dari besi hitam dan lensa berlapis yang bisa meneropong sampai jarak belasan kilometer.
Kelompok mereka tidak lebih dari sepuluh orang, tetapi dari pergerakan dan tingkat komunikasi mereka yang efektif dapat diketahui kalau mereka bukanlah amatiran seperti para bandit.
Salah seorang berjubah putih mendekati anggota kelompok yang sedang tiarap seraya meneropong, mengamati kereta Drake yang dinaiki Odo dan para Shieal yang baru saja keluar dari kota pagi-pagi hari pada saat cuaca cukup bersalju. Rekan yang mendekat itu berbisik pada orang yang meneropong.
“Apa benar?! Ada anak Marquess di sana?”
“Iya, Bos .... Menurut intel kita yang menyusup ke kota sebelumnya, para Shieal juga ada di sana.”
“Jelas saja bandit-bandit yang kita jebak itu bisa dimusnahkan. Tch! Ini diluar dugaan. Padahal rencana awal ini hanya untuk menyabotase rombongan pembawa bantuan makanan yang diberikan Marquess, dengan itu kita bisa menjadi penyokong di rencana musim panas tahun depan nanti ....”
“Maksud bos soal invasi nanti untuk mencari Code Item MacGaffin ?”
Bos kelompok tersebut kembali meneropong dan mengamati jalur kereta Drake yang melaju menjauh dari kota.
“Ya .... Karena di negeri kita sedang masa perselisihan tahta, para kandidat raja dan pendukungnya melegalkan segala cara demi menjadi putra mahkota. Karena itu, dari kalkulasi Unit Sistem God Machine, USGM mengambil keputusan untuk mengukur kapabilitas kandidat raja terpantas. Hasilnya situasi ini ..., kandidat yang paling dominan akan menjadi raja dan mereka secara diam-diam memulai persiapan invasi ke negara lain ....”
“Bos ..., MacGaffin itu apa, sih? Kenapa para kandidat tergila-gila pada itu ..., dan bahkan sampai ... melakukan eksperimen dan ingin menyulut perang lagi? Bukannya sekarang sedang masa damai?”
“Hah! Itu juga kau tak tahu .... Hmm, apa kau pernah baca buku cerita?”
“Pernah, bos ....”
“MacGuffin itu semacam Item yang menjadi dalih cerita berlangsung dan menjadi motif para tokoh berkerak. Contohnya dalam cerita pencurian, uang menjadi MacGuffin dalam cerita tersebut. Kalau bandit, harta menjadi MacGuffin nya .... Jadi, invasi nanti kemungkinan besar untuk mencari benda itu .... Yah, itu keputusan dari USGM dan menjadi semacam perintah tidak langsung kepada para kandidat karena memang mesin kalkulasi super itu merupakan inti negeri kita ....”
“Apa bos tahu bendanya?”
“Gak .... Kalau tahu, sudah aku curi .... Yah, menurut para petinggi sih benda itu memiliki unsur Black murni. Selain itu, dikatakan kalau bangkit pasti semua orang akan tahu objek itu ..., dan juga terdapat unsur 101 di dalamnya.”
“Bangkit? Bukannya MacGuffin hanya sebuah Item untuk dalih bergeraknya sesuatu tokoh dalam cerita? Dan juga, nomor 101? Bukannya itu bilangan spesial dari hasil kalkulasi USGM?”
“E-Eh .... Kenapa?”
“Love of God ..., apa kau tidak pernah membacanya di daftar hasil kalkulasi utama?”
“Kasih Tuhan .... Jangan-jangan informasi kalau USGM ingin menjadi Yang Agung Sesungguhnya itu benar?
“Entahlah .... Para petinggi pernah bilang kalau benda itu bisa menjadi dalih bergeraknya dunia, atau semacamnya. Yah, intinya kalau Tuan kita bisa dapat benda itu, dipastikan beliau menjadi raja selanjutnya di negeri kita ....”
Bawahannya menerima kertas perkamen dari rekannya di belakang. Ia membaca isinya, lalu kembali menepuk bahu ketua kelompok mereka.
“Bos, ada kabar tambahan .... Ini kabar besar!”
“Apa itu?”
“Perang sipil di kekaisaran meletus, sepertinya kubu-kubu benar-benar terbentuk dan beberapa dari kandidat negeri kita ada yang ikut campur dalam perang itu ..., dan juga di Ungea ..., sepertinya di sana benar-benar mengalami krisis pangan dan ekonomi, sedangkan di Felixia juga sepertinya sedang ada masalah juga, Bos.”
“Apa?”
“Krisis Garis murni Keluarga Kerajaan .... Ratu Kerajaan Felixia dikabarkan telah meninggal.”
“Eh ....?”
======================================================
Terima kasih untuk kalian para penikmat yang sudah membaca seri ini. Semoga seri ini semakin menarik.
Untuk pembaca, silakan dukung seri ini dengan:
Like, Komentar, Saran, 5 bintang, dan Share kalian.
See You Next Time!!