
Disisi lain, para master itu terlihat sangat kerepotan dengan serangan kepik surgawi. Meski mereka adalah ahli dalam alkemi namun pengetahuan mereka terhadap racun termasuk rendah. Ini membuat kepik hijau surgawi mendapatkan keberhasilan membunuh 4 master yang tersisa dengan racun mereka.
Usai membunuh, Zhen Yuan memberikan mereka hak mendapatkan mayat dari 4 master untuk dibawa ke dalam alam kecil. Kekuatan dari para hewan buas seperti kepik Hijau Surgawi akan meningkat seiring banyaknya kultivator yang mereka makan.
Tentu saja, Zhen Yuan tidak melupakan surat undangan yang dimiliki oleh kedua kerajaan itu. Dua gulungan berstempel istana pusat dipegang dengan puas oleh Zhen Yuan.
“Kita bisa mendapatkan surat undangan untuk kalian berdua” ucap Zhen Yuan mengirimkan dua gulungan itu pada Shu Lian dan Botak Kun. Keduanya terlihat sangat senang ketika mendapatkan gulungan undangan itu. Meski kelihatannya mereka sangat berbakat dalam beladiri dan kultivasi namun untuk menjadi tetua muda sekte Obat Mujarab juga memiliki syarat wajib yang lain.
Mereka setidaknya memiliki peluang untuk menjadi master kelas 7 dalam waktu dekat, jika tidak maka mereka harus menunggu sampai mereka memenuhinya.
“Kalian akan mendapatkan gulungan undangan dari kerajaan Angin Panas dan Tiga Awan dengan bebas. Ketika pendaftaran pastikan untuk menjadi perwakilan Obat Mujarab!” ucap Zhen Yuan.
Walau surat undangan memang ditunjukkan pada kedua kerajaan itu, tapi masih bersifat bebas. Yang artinya mereka atau siapapun bisa menggunakannya secara pribadi entah itu didapat dengan perjanjian oleh kerajaan terkait atau dengan merebutnya secara paksa. Tentu hal kedua menjadi lebih sedikit terjadi sementara yang pertama memiliki banyak kerugian.
Zhen Yuan memimpin rombongannya untuk kembali berjalan menuju tempat dilaksanakannya turnamen pill terbesar Istana Pusat.
~~
Tempat diadakannya turnamen adalah di tengah kota, sebuah bangunan berukuran sangat besar menjadi tempat utama yang mana bangunan seperti itu adalah bagian dari keluarga Jian. Zhen Yuan dan yang lainnya tiba disana ketika barisan yang telah mencapai ratuan atau mungkin ribuan orang yang berdiri di depan pintu yang sama.
“Semoga saja belum terlembat!” Zhen Yuan berharap dapat memasuki bangunan itu secepatnya.
Segera seorang pelayan menuntun ketiganya menuju tempat persiapan turnamen. Karena setiap orang disana memiliki latar belakang yang tinggi dan memiliki kultivasi yang tinggi, para pelayannya juga sangat sopan, mereka mengirimkan banyak sekali buah dan sayur kepada Zhen Yuan dan rombongan.
“Saya tahu kalian akan sangat sulit mencapai jajaran 100 besar tanpa menjadi master kelas 7, tapi setidaknya kalian tidak terlalu jauh dari lantai 100 dan bersikaplah layaknya seorang master sejati. Anda tidak boleh sekalipun meremehkan kualitas para peserta turnamen manapun, bahkan jika itu adalah peserta dari kerajaan kecil.” Zhen Yuan memberikan beberapa pelajaran pada keduanya sebelum mereka dipanggil menuju arena turnamen.
Luas arena turnamen telah diatur dengan beberapa kuwsi lengkap dengan tungku pill dan lemari bahan disampingnya. Total kursi ada 10 ribu kursi yang masing- masing akan diisi oleh para master diseluruh dataran Asal Mula.
Zhen Yuan dan para alkemis lainnya yang telah mendaftarkan diri menyerahkan undangan mereka, para panitia lalu akan memberikan sebuah nomor yang dimana menjadi meja Zhen Yuan. Begitupula dengan yang lainnya. Tidak butuh waktu yang lama, seluruh peserta telah mendapatkan kursi mereka masing- masing.
Seorang pria dan wanita tiba secara bersamaan, seluruh panitia menunduk hormat ketika keduanya tiba. Zhen Yuan dan para peserta lainnya bingung dengan tindakan para panitia itu, namun tidak begitu lama sebelum salah seorang peserta mengingat siapa kedua orang yang baru saja tiba.
“Astaga, saya tidak salah melihatnya bukan? keduanya adalah Pangeran Zhen Tian dan Putri Zhen Ruo kerajaan Bulan Biru!”
Zhen Yuan segera memperhatikan keduanya dengan seksama setelah mendengar keduanya berasal dari kerajaan Bulan Biru terlebih nama keluarga mereka adalah Zhen. Di belakang keduanya terdapat lebih dari 300 master kelas 7 mengikuti serta 3 orang yang merupakan master kelas 6.
Para panitia segera memberikan mereka semua kursi perlombaan sesuai dengan nomor pendaftaran. Zhen Yuan sangat terkejut ketika mendapati jatah perwakilan dari keluarga Duan mencapai 300 orang.
Tidak berselang lama, muncul lagi seorang wanita muda yang seumuran dengan putri Zhen Ruo. Ia memakai jubah berwarna mereha lengkap dengan mahkota indah berada diatas kepalanya. Dibelakang wanita itu berdiri lebih dari 300 orang master dengan 3 diantaranya merupakan master kelas 6. Seorang peserta kembali menyebutkan bahwa mereka berasal dari keluarga kerajaan Shen.