To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Tantangan V



Tetua utama itu menatap tajam Fenglai, ia telah tersinggung sebelumnya namun kini dengan bantuan Zhen Yuan, amarahnya kepada Fenglai semakin besar! Dengan tekananya sebagai seorang kultivator Mortal membuat Fenglai jatuh kebawah dengan darah mengucur dari mulutnya.


“Anda meragukan saya dan mengatakan Zhen Yuan berbuat curang? Lalu bisakah kau membuktikannya? Jika hari ini kau tidak membuktikannya maka saya membunuhmu ditempat karena telah melakukan fitnah keji!”


Tetua Fenglai bergetar hebat mendengar ancaman tetua utama. Ia tidak memiliki bukti sedangkan pill yang diberikan Zhen Yuan benar- benar memiliki tanda jika ia baru saja dimurnikan.


Tetua Fenglai terdiam, “Master, maafkan kekurang ajaran saya. Saya buta dan tidak melihat kebenarannya” Tetua Fenglai sangat menghargai nyawanya, sebab itu ia rela bersujud dan meminta maaf kepada tetua utama agar tidak membunuhnya.


Tetua itu hanya mendengus pelan, lalu kembali melanjutkan rondek ke 2. “Ronde ke dua dan ketiga adalah lomba memurnikan pill. Tidak ada batasan pill yang dibuat, kalian bebas memilih pill apa yang akan dimurnikan. Setelah itu peraturan masih seperti pada ronde pertama, siapapun yang memiliki keunggulan terbanyak itulah yang menang”


Tetua Fenglei membisikkan sesuatu pada Tyrant sebelum ia memulai memurnikan pillnya. Zhen Yuan masih sangat santai, walau tahu jika keduanya akan memiliki rencana busuk untuk melawannya, ia tidak takut sama sekali.


Zhen Yuan tentu saja membuat pill Esensi Jiwa untuk ronde kedua. Ia tidak ingin membiarkan Tyrant mengambil banyak kemenangan. Jika Zhen Yuan berhasil menang di ronde kedua maka tidak perlu ada ronde ketiga karena Tyrant tidak akan bisa melawannya bahkan jika ia menang di ronde ketiga.


Zhen Yuan membuat pill Esensi jiwa selama satu jam penuh, dengan satu stok bahan ia berhasil membuat 10 pill Esensi Jiwa kualitas Atas. Tidak menunggu Tyrant selesai, ia memberikannya pada tetua utama.


Tetua utama kaget ketika pill yang dibuat Zhen Yuan adalah pill Esensi Jiwa. Ia awalnya berpikir jika Zhen Yuan akan menyimpan pill Esensi Jiwa di ronde ketiga. Ia sangat menyesal tidak memperhatikan pemurnian Zhen Yuan saat itu.


Lima belas menit kemudian, Tyrant selesai dengan botol pill ditangannya. Walau sang tetua tahu jika kesempatan Tyrant menang di ronde ini mustahil setelah Zhen Yuan memberinya pill Esensi Jiwa. Namun ia tetap menghargainya dan memeriksa botol pill tersebut.


Botol pill itu berisi dengan 15 butir pill Cedera Emas yang masing- masing memiliki kualitas menengah. Melihat banyaknya pill yang dihasilkan oleh Tyrant membuat tetua itu menatapnya tajam.


Tyrant tertawa kecil, “Apakah tetua mengatakan jika saya berbuat curang?” Ia tidak terlihat takut seolah ia memang bermain adil.


Adapun Zhen Yuan, ia memicingkan matanya melihat pill- pill yang dihasilkan oleh Tyrant. Sama seperti tetua utama, ia juga curiga jika Tyrant berbuat curang. Dipikir secara normal, ia pasti dijamin kalah karena Zhen Yuan memiliki resep pill Esensi Jiwa ditangannya yang jika ia berhasil memurnikannya maka pill kelas 7 sekalipun walau kualitasnya sama namun akan kalah karena keistimewaan pill Esensi Jiwa.


Tetua utama mendengus pelan, “Setiap stok bahan paling banyak akan menghasilkan 10 butir pill tidak lebih, ini adalah hal yang telah berlaku dari dulu. Tapi kau berhasil memurnikan 15 pill dengan satu stok bahan membuatnya mustahil.”


Merasa anaknya di pojokkan, Fenglai lalu maju dan membela. “Master, semua orang bisa berpendapat dengan deduksi mereka masing- masing. Tapi anda tidak boleh memfitnah orang dengan begitu mudah hanya karena perkiraan saja. Anda harus memiliki bukti yang valid untuk membuktikannya.”


Zhen Yuan mengumpat dalam hati, kata- kata Fenglai terlihat sangat jujur dan bijaksana seolah ia melupakan apa yang telah dilakukannya pada ronde pertama.


Tetua utama itu masih yakin jika Tyrant telah berbuat curang. Ia sungguh tidak ingin melihat pria itu menang sekarang. “Untunglah tetua Zhen berhasil memurnikan 10 pill Esensi Jiwa kualitas atas, bahkan jika Tyrant membuat 20 pill lainnya ia tidak akan bisa mengalahkan 10 pill Esensi Jiwa kualitas Atas.”


Ia tersenyum kearah tetua Fenglai lalu menunjukkan pill buatan Zhen Yuan. Ayah dan anak itu saling melirik dengan hati yang senang. Rencana mereka berhasil dan membuat Zhen Yuan kalah di ronde kedua.


“Ayah, pemuda itu tidak akan bisa mengalahkanku. Walau ia mungkin akan membuat Pill Esensi Jiwa bahkan dengan kualitas atas sedikitpun.” Tyrant tertawa gembira sambil berbisik kepada Fenglai.


Fenglai ikut mengangguk, “Menurut kabar yang beredar, ketika Zhen Yuan memurnikan pill dihadapan master Dan Jian, ia hanya berhasil membuat 1 butir pill dari kelima bahan yang ada. Itu artinya hari ini paling banyak ia menghasilkan 1 hingga 2 butir pill Esensi Jiwa, dengan begitu kau akan menang”


Tetua Utama membuka botol pill Zhen Yuan lalu menaruh seluruh pill yang ada di dalam botol itu ke telapak tangannya. Pertama keluar satu butir pill.. Lalu disusul pill yang kedua..