To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
13/30



Sementara itu Yu Minghe membawa mereka ke ruangan rahasianya di aula misi. Setelah kepergian semua tetua inti, ia menghela nafas pelan seolah tidak berdaya dengan situasinya.


Zhen Yuan menyadari hal ini, “Terimakasih ketua Yu” Ia harus berterimakasih dengan tulus kepada wanita itu. Jelas wanita itu dalam kondisi yang sulit untuk melakukan semuanya hari ini. Bagaimanapun walau posisinya sangat tinggi di pusat pulau, dan nampak memiliki banyak bawahan yang setia, persaingan di istana misi juga tidak mudah. Setelah ini akan banyak tekanan dari musuh- musuhnya dan mereka akan mencoba mengeluarkannya dari aula misi.


“Tidak apa- apa, lagipula saya sudah muak dengan tingkah ketua aula hukum. Dimasa lalu, saya telah menutup mata dari banyaknya tindakan dia yang merugikan pusat pulau. Entah berapa banyak talenta muda yang tidak bisa ia miliki terbunuh dalam misi konyol yang ia keluarkan” ucap Yu Minghe dengan penuh kekesalan.


“Tapi kali ini itu tidak lagi! Setelah saya melihat keadaan Pelindung Seven yang begitu mengenaskan. Kemarin ia datang dengan tubuh yang segar namun kini tubuhnya dipenuhi oleh luka dan bahkan tangan kanannya telah hilang. Aula Hukum telah melakukan penyiksaan yang berat padanya, saya tidak tega membiarkannya kembali menderita” Sekilas Yu Minghe berkata dengan penuh rasa kasih sayang, ia menatap nona Seven yang masih belum sadarkan diri.


Zhen Yuan tersenyum kecut, ia belum dua bulan berada dipusat pulau tapi kini telah diseret demikian rupa sehingga ia berada didalam kekacauan masalah internal.  Meski ia mengetahui masalah itu, Zhen Yuan sama sekali tidak berniat untuk ikut campur didalamnya. Sudah terlalu banyak masalah yang ia hadapi saat ini, dan tambahan masalah lainnya akan membuatnya semakin gila.


“Pelindung Zhen, saya dapat membawa raut wajah anda. Saya tahu anda tidak mengharapkan ikut dalam masalah ini. Tapi aula hukum terlalu kejam, ditambah beberapa kekuatan bawahan dari pusat pulau juga menjadi dalang dan dukungan besar dari aula hukum.”


“Saya akan merawat pelindung Seven sampai ia kembali pulih. Kalian bisa pergi setelah mengambil poin misi kalian.”


Dengan begitu Wang Jian dan Ling Huier pergi mengambil poin misi karena tidak memiliki sesuatu yang bisa mereka lakukan disana. Namun Zhen Yuan tidak bergerak, Ketua aula Yu Minghe bingung lalu menanyakan apakah Zhen Yuan memiliki sesuatu untuk dibicarakan.


“Ketua Yu, saya ingin tahu seberapa besar masalah ini? Saya tidak memiliki apapun untuk diharapkan di pulau kelompok surga”


Yu Minghe terkejut namun tidak menghentikannya untuk menjelaskan semuanya pada Zhen Yuan.


“Masalah ini dipicu dari ribuan tahun yang lalu ketika 5 pulau terkuat dibawah aliansi pulau kelompok surga membentuk rencana untuk mengubah aturan yang ditetapkan oleh pemimpin pulau. Namun pemimpin pulau sadar jika mereka akan menguasai pulau kelompok surga ketika posisi penatua maupun penjaga pulau dapat mereka peroleh, sebab itu pemimpin pulau menolak dan secara perlahan melemahkan kekuatan dari ke 5 pulau tersebut.


Disaat yang sama kelima pulau tetap melanjutkan rencana mereka dengan metode yang berbeda. Kau bisa melihatnya bagaimana aula hukum dan keamanan meminimalisir munculnya pelindung pulau yang baru sementara yang lama mereka akan singkirkan jika tidak ingin tunduk pada mereka. Perlahan niat dari kelima pulau itu membesar, mungkin mereka akan melakukan kudeta”


“Ia menyadari hal ini, dan ia telah memanggil seluruh tetua, master dan pelindung pulau yang tidak tergabung dalam faksi. Hasilnya ia menemukan dua pertiga dari seluruh pelindung pulau telah berada di pihak aula hukum. Adapun para tetua, hanya tersisa 100 tetua dalam dan luar yang masih netral. Lingkungan para master masih jauh lebih baik, hanya sepertiga dari master kelas 5 dan 6 yang menjadi anggota ketua aula hukum”


“Lalu bagaimana dengan penatua inti, penjaga inti dan master kelas 4?”


“Para penatua inti umumnya bersikap netral terkecuali mereka yang berasal dari aula hukum. Kekuatan mereka sangat tinggi sehingga tidak mudah bagi ketua aula hukum untuk membujuk mereka. Adapun penjaga inti, mereka sepenuhnya dibentuk oleh pemimpin pulau dan berada dibawah pengawasannya. Sebab itu tidak ada yang meragukan kesetiaan mereka.


Dan untuk master kelas 4, kami memiliki tiga, master pemurnian senjata adalah saudara pemimpin pulau, master Ye Cenglou adalah orang yang unik dan tidak mudah ditebak sedangkan untuk master alchemy, ia orang yang ramah dan lugas. Kami menyimpulkan bahwa ketiga master kelas 4 tidak terhubung dengan pihak aula hukum”


Meski telah dijelaskan panjang lebar, Zhen Yuan masih merasa ini sulit untuk pihak pemimpin pulau. Karena ia telah terlibat dalam masalah ini, maka ia harus menyelesaikannya juga dengan cepat.


“Ketua Yu, saya akan pergi untuk bermeditasi. Masalah disini membuat saya pusing.” Zhen Yuan pamit. Ia sebenarnya ingin meminta ketua Yu untuk membantu wakil penatua dalam menyelidiki misi yang diambil oleh Chu Xingtian, namun ia melihat masalah berat yang dihadapi oleh ketua Yu sehingga ia mengurungkan niatnya.


Zhen Yuan dan ketua aula Yu belum terlalu dekat, mereka mungkin hanya disatukan karena konflik yang terjadi. Jika tidak, mengapa lagi ketua Yu yang memiliki pengaruh besar dan kekuatannya yang termasuk 30 besar di pusat pulau akan menjelaskan hal- hal begitu banyak pada Zhen Yuan?


Ia kembali ke kediamannya dan memberikan iblis keempat untuk mengantarkan lembaran yang tersisa di kediaman Chu Xingtian. Kemudian ia mendatangin ayah dan ibunya yang sedang menikmati lingkungan tenang disalah satu puncak gunung yang paling indah disana.


Ketika Zhen Yuan tiba, keduanya segera berdiri dan menyambut anak semata wayang mereka dengan penuh kasih sayang dan rasa bangga. Bagaimana mungkin mereka tidak bangka pada anak mereka yang tumbuh dari desa yang lemah di kerajaan kecil dataran Asal Mula. Kemudian ia naik secara heroik hingga menjadi master di dataran Asal Mula. Kini anak mereka memulai langkahnya di kepulauan terbuang, yang bahkan tidak akan pernah mereka bayangkan seumur hidup.


“Apakah kau memiliki masalah disini nak? Kau tidak perlu terlalu memaksakan dirimu” Zhen Shi mengenal anaknya dengan baik, ia tahu bahwa Zhen Yuan memiliki masalah yang serius ketika melihat tingkahnya.


“Ayo cerita pada kami. Walau mungkin kami tidak memiliki kekuatan untuk membantumu saat ini tapi kami bisa membantumu dengan beberapa saran kecil”