
Botak Kun segera menarik wanita itu menjauh dari Zhen Yuan, sebelum pergi ia mengatakan akan mengabari Zhen Yuan beberapa saat kemudian. Melihat Botak Kun pergi, Zhen Yuan sedikit tidak merasa tenang, tapi ia tidak menghentikan Botak Kun dan kembali menyusuri jalanan kota.
Zhen Yuan berkeliling beberapa kali sampai kemudian dahinya mengerut. Ia menoleh kearah Shu Lian dan bertanya, “Sudah setengah jam, mengapa Botak Kun belum kembali?”
Shu Lian juga bingung ingin menjawab apa pertanyaan dari Zhen Yuan. Belum sempat ia menemukan jawaban, raut wajah Zhen Yuan kembali berubah. “Gawat! Mereka sudah menemukannya” Zhen Yuan tidak menunggu respon dari Shu Lian, “Kembali lah ke penginapan secepatnya dan minta Chun Jian untuk melindungi kalian berdua. Saya akan segera kembali setelah membereskan beberapa masalah ini” usai begitu, Zhen Yuan menghilang meninggalkan Shu Lian yang masih kebingungan.
Shu Lian tidak mengetahui bahwa Zhen Yuan telah memberikan beberapa formasi pendeteksian pada dirinya dan Botak Kun. Selain mendeteksi keberadaan, formasi itu juga membuat Zhen Yuan mengetahui jika Botak Kun sedang terluka. Sebab itu ketika Zhen Yuan mendapatkan sinyal bahaya dari Botak Kun, ia buru- buru pergi dari sana tanpa menjelaskan apapun pada Shu Lian.
Disaat yang bersamaan, Botak Kun dan gadis yang bernama Xi Xian itu dikelilingi oleh 5 orang tetua yang masing- masing memancarkan aura Jiwa. Jika hanya satu mungkin Botak Kun akan memiliki kesempatan untuk lari tapi kelimanya memancarkan aura jiwa sejati dan mengepung keduanya menggunakan sebuah tali yang terikat pada masing- masing tangan kelimanya.
Tali itu mengurung Botak Kun dan Xi Xian juga membuat keduanya tidak dapat menggunakan kekuatan roh mereka. Karena sempat terjadi pertarungan antar kelimanya, Botak Kun mendapatkan luka robek di dadanya membuat darahnya terus mengalir keluar.
Xi Xian menangis kencang, ia memegangi Botak Kun dengan erat dan merasa bersalah karena Botak Kun mendapatkan luka itu juga karena sedikit melindungi dirinya.
“Xi Xian, kau harus keluar dari sini. Saya akan mengerahkan seluruh kekuatan yang tersisa dan menyerang salah satu dari mereka. Setelah itu kau harus memanfaatkannya dan keluar dari sini secepatnya, hubungi Master Zhen Yuan dan minta untuk sementara melindungimu” Botak Kun mengumpulkan nafasnya untuk berbicara panjang dengan wanita itu.
Xi Xian menggeleng pelan, “Apa yang kau katakan. Saya tidak akan meninggalkanmu sendirian disini”
Kemudian Xi Xian menoleh kearah kelima orang tua yang mengelilingi mereka. Ia menunjuk salah satunya dan mulai mengejek dan menghina sekte Muara Dalam.
Kelimanya sangat tersinggung dan tidak menerima jika sekte mereka dihina seperti itu, orang tua yang ditunjuk oleh Xi Xian mengamuk, ia mengerahkan kekuatannya dan membuat wanita itu terluka dan memuntahkan darah dalam jumlah yang cukup banyak.
Orang itu mengeluarkan senjatanya lalu mengarahkannya pada Botak Kun. Dengan kekuatan jiwa, orang tua itu percaya akan membunuh Botak Kun dengan mudah. Tapi kemudian, tepat ketika ia ingin mengayunkan senjatanya itu, mendadak dirinya tidak dapat mengangkat senjatanya dan merasakan beban berat yang tidak dapat ia tahan.
Akibatnya, senjata yang awalnya dipegang erat olehnya kini terjatuh keras ditanah. Melihat hal tersebut keempatnya mengerutkan kening dan bingung sementara orang tua itu telah menyadari sebuah dinding formasi transapan menjebaknya.
Ia menoleh kearah rekan- rekannya sambil berusaha untuk meminta tolong. Tapi tidak sedikitpun suaranya dapat keluar, bahkan tidak berselang beberapa detik, tubuhnya tiba- tiba meledak dan hancur di dalam bidang formasi.
Keempat rekannya terkejut melihat salah satu dari mereka tiba- tiba tewas. Mereka kemudian menyadari bahwa seseorang mencoba untuk melawan mereka. Walau sempat ketakutan, tapi keempatnya dapat dengan mudah untuk mendapatkan ketenangannya kembali.
“Kami adalah tetua luar sekte Muara Dalam, tolong saudara untuk tidak ikut campur” walau mereka tidak mengetahui siapa yang telah membunuh tapi demi menjaga niat baik, mereka memanggil Zhen Yuan dengan sebutan saudara.
Zhen Yuan mengangkat alisnya tidak terima, ia mengutuk kesal pada keempatnya yang telah menganggap dirinya memiliki umur yang sama seperti mereka.
“Hmph! Lalu apa jika kalian adalah tetua luar sekte Muara Dalam? Bahkan jika Grand Elder ataupun Patriark Sekte kalian datang kemari, saya tidak berniat untuk memberikan ampunan pada kalian semua karena telah melukai anggota sekte saya” Ucap Zhen Yuan disertai dengan kekuatan jiwanya yang menekan keempatnya.
Zhen Yuan memutuskan untuk memunculkan dirinya di depan semua orang. Lalu ia perlahan mendekati Botak Kun dan memeriksa keadaannya.
Xi Xian yang sedari tadi tercengang dan terkejut tidak mampu sadar dalam waktu cepat. Ia baru menyadari semuanya ketika Zhen Yuan sedang mengobati Botak Kun. Melihat kemampuan Zhen Yuan yang sangat kuat, membuat Xi Xian sedikit ketakutan mengingat tingkah dan sikapnya itu. Tapi dari itu semua, Xi Xian sangat terkejut mendapati Zhen Yuan memiliki kekuatan jauh lebih kuat darinya dengan umur yang masih sangat muda.
“Master Zhen...” Xi Xian ingin menyapa Zhen Yuan, tapi segera pemuda itu memberinya tatapan tajam dan membuat Xi Xian menutup mulutnya rapat- rapat.