
Ketika semua orang melihat Zhen Yuan hanya berhasil memurnikan 2 pill saja, Tyrant dan Fenglai tertawa bahagia. Tapi itu hanya sementara saja sebab setelah keduanya tertawa, tetua utama menjatuhkan sisa pill yang ada di dalam botol.
Tuk!Tuk!Tuk! Bunyi ketika 8 pill lainnya jatuh secara bersamaan di telapak tangan tetua utama. Semua orang menatap kosong hal tersebut, mereka tidak berani percaya.
Semua yang hadir adalah para master alkemis kelas 7 dan 6 istana Pill. Mereka semua telah mendengar jika pemimpin tetua utama yang memiliki resep dari Esensi Jiwa hanya bisa membuat 3 hingga 4 pill dalam sebulan.
Tapi hari ini Zhen Yuan membuat 10 dari mereka secara langsung dengan kualitas jauh diatasnya. Hal ini sama saja membuktikan jika pemimpin dari tetua utama itu telah kalah secara tidak langsung dari Zhen Yuan.
“Zhen Yuan berhasil memenangkan ronde kedua.. Itu artinya-“ Tetua utama ingin menyampaikan hasilnya ketika tetua Fenglai dengan sengaja memotong ucapan tetua utama.
“Berhenti! Ini kecurangan!” Tetua Fenglai berkata dengan panik.
“Kecurangan? Bagaimana anda bisa mengatakan hal tersebut?!” Zhen Yuan sudah tidak tahan dengan fitnah lainnya, ia membentak tetua Fenglai dihadapan semua orang.
“Jaga sopan santunmu nak!” Ketika itu juga 5 tetua tetap bawahan dari Fenglai ikut mengepung Zhen Yuan sambil mengeluarkan tekanannya. Masing- masing dari mereka adalah kultivator Jiwa lapisan 8.
“Huh! tuanmu telah memberikan fitanh padaku sebanyak 2 kali. Jika ia tidak membuktikannya hari ini maka saya tidak akan menahan diri seperti sebelumnya” Zhen Yuan melotot kearah lima tetua itu. Mereka adalah tetua yang sama mengepung Zhen Yuan beberapa hari sebelumnya.
Tetua utama bersikap tenang, ia berkata pada tetua Fenglai untuk memberikan alasannya.
“Tetua sekalian, kita semua telah mengetahui jika pemimpin tetua utama telah berhasil membuat Pill Esensi Jiwa selama 5 tahun terakhir. Namun seorang master berbakat sepertinya hanya bisa membuat 3 hingga 4 pill dalam setiap bulannya.
Selain itu ketika Zhen Yuan membuat pill Esensi Jiwa di depan master Dan Jian, ia hanya berhasil membuat 1 butir pill dengan menghabiskan 5 stok bahan dengan sia- sia. Kedua hal ini saja jika dipikirkan maka akan membuat hasil dari tetua Zhen Yuan hari ini tidak logis!”
Tetua Fenglai memang hebat dalam menyusun kata- kata dan provokasi. Zhen Yuan mengakui jika tetua Fenglai menjadi yang pertama memiliki kepintaran seperti itu semenjak ia kembali hidup di dunia ini.
Para tetua yang awalnya tidak menyukai Zhen Yuan segera setuju dan membuat suasana semakin membuat Zhen Yuan terpojok. Tetua utama melirik Zhen Yuan, ia ingin mendengarkan pembelaan dari anak itu.
“Tetua Fenglai, maaf jika saya kurang sopan. Tapi sepertinya saya mengingat jika sebelumnya ada orang yang tidak tahu malu menyebutkan jika kita tidak boleh menuduh tanpa bukti dan bahkan deduksi dan pemikiran semata tidak mampu menjadi bukti yang kuat, bukan?” Zhen Yuan melipat tangannya di dada, ia terlihat santai dengan situasi seperti ini. Malah ia cukup bersemangat sebab tetua Fenglai membangkitkan rasa tempurnya yang telah lama tidak ia rasakan.
Tetua Fenglai terdiam, ia melotot kearah Zhen Yuan karena mengetahui jika orang tidak tahu malu itu tidak lain adalah dirinya sendiri. Bahkan kata- katanya juga diikuti sama persis oleh Zhen Yuan. Tetua utama yang melihatnya hampir saja tertawa jika ia tidak menahannya.
“Ini sudah cukup menjadi bukti! Apa lagi yang kau inginkan? Semua orang disini percaya jika kau berbuat curang” Namun bukan tetua Fenglai namanya jika tidak mampu mengelak.
Zhen Yuan berdecak pelan “Kalau begitu saya akan menyakan pada tetua utama mengenai pill Cedera Emas yang dibuat oleh tetua Tyrant. Apakah itu benar- benar dihasilkan hanya dengan satu stok bahan saja?”
Tetua itu mengangguk, “Itu sebuah kecurangan! Tidak mungkin satu stok bahan mampu membuat lebih dari 10 butir pill”
“Nah kalau begitu kesaksian dari tetua utama juga telah membuktikan jika pill buatan Tyrant jga tidak sah!” Zhen Yuan memasang senyum kemanangan. Ia menunggu balasan dari Fenglai.
“Bagaimana mungkin kesaksian satu orang sama dengan kesaksian banyak orang? Itu tidak adil” namun belum sempat Fenglai berbicara, Tyrant telah terpancing.
Zhen Yuan semakin tersenyum senang, tujuannya memang ingin memancing Tyrant untuk berkata seperti itu. Sementara itu wajah tetua Fenglau berubah menjadi buruk, ia menatap anaknya itu dengan sangat marah. “Apa yang kau lakukan!”
“Jadi tetua Tyrant mengatakan jika kesaksian dari satu orang tidak mungkin lebih berarti dari banyak orang? Siapapun itu bahkan jika ia adalah seorang tetua utama?” Zhen Yuan maju perlahan, ia memasang wajah penuh ejekan panah Tyrant.
Tyrant yang semakin terpancing itu tidak lagi memperdulikan peringatan ayahnya dan mulai maju mendekati Zhen Yuan. “Tidak peduli siapa dia, bahkan seorang tetua utama sekalipun.”
Zhen Yuan mengangguk beberapa kali, kini wajahnya mengkerut sambil mengangguk setuju. “Master, apakah kau mendengar semuanya?” ucap Zhen Yuan kepada tetua utama.
Tetua utama yang sebelumnya diam itu menggunakan auranya menekan Tyrant dengan paksa. “Jaga ucapanmu! Saya tidak segan- segan memotong lidahmu disini karena telah merendahkan status seorang tetua utama!”