
“Master Zhen, berapa peluang kemenangan kita?”
Zhen Yuan sempat berpikir lalu dengan singkat berkata, “Tidak ada! Jika keajaiban tidak terjadi maka mustahil untuk kita bisa menang melawan mereka”
Duchong tersenyum miris mendengarnya, walau ia telah menebaknya namun mendengarnya secara langsung membuatnya sedikit tak berdaya.
“Apakah kesialan memang benar terjadi pada kepemimpinanku? Saya bahkan tidak bisa mempertahankan sekte Serangga Beracun dibawah kepemimpinanku” Duchong benar- benar menangis kali ini. Zhen Yuan segera menutupinya agar tidak terlihat oleh orang lain.
“Patriark Du, yakinlah saya akan berbuat semaksimal mungkin untuk membantu sekte Serangga Beracun lepas dari krisis ini!” Zhen Yuan berjanji.
Ia awalnya hanya ingin membantu Serangga Beracun untuk mendapatkan teknik terkuat mereka. Tapi karena teknik itu hanya dipelajari olehnya membuat Zhen Yuan merasa bersalah dan merasa ia berkewajiban untuk menolong sekte Serangga Beracun dengan sekuat tenaganya untuk menebus rasa bersalahnya itu.
Patriark Duchong menangapi janji Zhen Yuan dengan senyum tulus, “Saya percaya padamu master Zhen. Anda adalah orang yang menepati janji, tapi anda juga harus memperhatikan keselamatan anda sendiri! Saya tidak ingin anda jatuh bersama kami disini”
“Patriark Du begitu khawatir. Anda akan melihat bagaimana kekuatan yang saya miliki sekarang! Walau saya tidak percaya dapat berhadapan dengan anda tapi berhadapan dengan salah satu dari 5 tetua serangga saya yakin dapat seimbang dengan mereka” ucap Zhen Yuan penuh percaya diri.
Duchong menganggap kata- kata Zhen Yuan hanya sebagai penenang baginya, ia sungguh tidak percaya jika itu terjadi. Sebab 3 tahun yang lalu ketika ia bertemu Zhen Yuan, kekuatannya hanya sebatas kultivator Jiwa lapisan 2. Ia tidak mungkin akan menjadi kultivator Jiwa puncak hanya dalam 5 tahun.
Sementara itu, Patriark Yiqian berada di tengah pasukannya menatap lembah Seribu Serangga. Ia tidak segera memerintahkan pasukannya untuk menyerang sebab Lembah Seribu Serangga bagaimanapun juga menjadi tempat terlarang di dataran Asal Mula. Hanya anggota sekte Serangga Beracun yang dapat memasukinya dengan mudah.
“Master, apakah kita akan tinggal berdiam disini menunggu orang- orang dari Serangga Beracun keluar?” Salah satu tetua Jiwa Puncak yang memakai seragam Pedang Petir berbicara.
Yiqian meliriknya sebentar lalu menjawab dengan pelan, “Jika kau tidak sabaran maka bawa pasukanmu untuk maju dan menyerang ribuan serangga yang menjaga pintu masuk disana! Saya akan menyuruh pemimpin sekte Pedang Petir untuk mengangkatmu menjadi grand Elder jika berhasil keluar dari sana hidup- hidup” Tetua itu terdiam, ia tidak lagi meragukan kata- kata Yiqian.
Meskipun ia menjadi yang terlemah diantara mereka berlima namun statusnya di dalam keluarga sangatlah tinggi. Meski begitu, ia masih berbicara dengan hormat dihadapan patriark Yiqian.
“Saya rasa kau satu- satunya yang dapat menghancurkan formasi Seribu Serangga yang melindungi sekte Serangga Beracun! Tenang saja, selama kita berhasil kau akan mendapatkan 20 butir pill Mortal untuk dirimu sendiri”
Wajah tetua itu melebar tanpa terasa ketika patriark Yiqian menyebutkan janjinya. Keluarga Zhen setiap tahunnya hanya memberikan ia satu hingga dua pill Mortal karena kelangkaan dan biayanya yang sangat mahal.
Jika ia berhasil mendapatkan 20 pill mortal sekaligus maka ia yakin kekuatannya akan melesat mencapai Mortal Master jika tidak lapisan Awal. Kekuatannya akan setara dengan Grand Elder keluarga Zhen.
“Baik master! Saya akan mengupayakan yang terbaik untuk menghancurkan formasi Seribu Serangga!”
Tetua itu kemudian maju dan berdiri lebih dekat dengan formasi, ia mengulurkan tangannya dan bersiap mengerahkan kekuatan penuhnya untuk menghancurkan formasi tersebut.
Zhen Yuan dan patriark Duchong berdiri paling dekat dengan formasi terlihat sedikit khawatir. Walau legenda mengatakan bahkan kultivator Mortal sekalipun sulit untuk menembusnya namun selama bertahun- tahun lamanya, kekuatan dari formasi itu pasti ikut menurun.
“Kita tidak tahu formasi itu akan hancur atau tidak tapi yang pasti kita harus bersiap dengan kemungkinan terburuk! Patriark, kita akan menggunakan formasi serangan pertama untuk menggangu konsentrasi mereka!” Zhen Yuan menyarankan.
Patriark Duchong mengangguk setuju, ia segera mempersiapkan formasi serangan pertama. Bersama dengan kelima tetua serangga dan biksu Aswin.
Sebelumnya Zhen Yuan dan keenamnya telah mempersiapkan beberapa formasi kelas 7 yang terdiri dari formasi serangan dan pertahanan.
Zhen Yuan menjadi pusat dari formasi dengan keenamnya membantu dia mengalirkan energi jiwa agar pemuda itu tidak kehabisan energi ditengah- tengah penyerangannya.