To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Turnamen Genius Dimulai!



Mereka yang menyaksikan merasa terkejut, tidak seorang yang menduga babak pertama akan dimulai dengan cara seperti ini. Itulah sebabnya mereka merasa agak aneh mendengar perkataan komandan Starry Night.


“Pulau Utama memang memiliki banyak kejutan, setiap tahunnya mereka akan menggunakan berbagai macam cara yang berbeda- beda. Kali ini mereka akan menguji tekad setiap genius muda, hanya mereka yang memiliki tekad dan kemauan yang tinggi akan dapat lolos dalam babak pertama” Pemimpin pulau berkata pada para tetua dan eksekutif senior yang tersisa.


Aliansi Kelompok Surga memang pantas dengan kebanggaan mereka, setidaknya hanya beberapa yang jatuh tersungkur sementara setengah dari para genius mereka masih berdiri ini membuktikan bahwa masih banyak genius mereka yang memiliki bakat diatas rata- rata.


Adapun Zhen Yuan, ia tidak perlu khawatir dengan genius muda dibawah faksinya. Nyatanya ia sedikit mengantisipasi hal seperti ini sehingga ia telah melatih mereka semua untuk berjalan dibawah tekanan yang sangat kuat.


“Latihan kalian yang berat dimasa lalu akan membuahkan hasil pada hari ini” Zhen Yuan tersenyum melihat Baisheng memimpin para genius muda faksi Asal Mula untuk terus mendekati arena turnamen.


Baisheng dan yang lainnya dengan mudah menangani tekanan yang ada ditubuh mereka. Seolah mereka telah terbiasa dan bahkan terlihat dengan sangat mudah untuk memasuki arena pertandingan.


“Siapa mereka? Anak- anak itu tidak terlihat menerima tekanan sama sekali dan berjalan biasa, apakah terjadi kesalahan?”


“Saya juga tidak tahu, tapi jangan berkata kesalahan disini! Komandan Starry Night yang mengatur semua ini, ia akan tersinggung jika mendengarnya”


Banyak orang berbisik dan menduga jika komandan Starry Night telah melakukan kesalahan kali ini. Sayangnya mereka yang lebih kuat dapat merasakan tekanan yang sama dialami oleh Baisheng dan yang lainnya.


Komandan Starry Night terkejut melihat beberapa orang dapat dengan mudah mengacaukan tekanannya. Namun ia dengan cepat tenang sebab berpikir mungkin saja mereka telah menduga hal ini dan berlatih lebih dulu dimasa lalu.


Hampir sepertiga yang kurang beruntung kali ini, namun komandan Starry Night acuh tak acuh menatap mereka seolah itu adalah kesalahan mereka yang lemah.


Babak kedua dalam turnamen kali ini adalah saling mengalahkan. “Setiap orang akan dibagi kedalam kelompok yang berisi 10 orang dalam arena pertandingan. Mereka yang berdiri paling akhir akan lolos kebabak selanjutnya.”


Ada 210 komandan lainnya memasuki arena pertandingan. Masing- masing memilih tempat yang kosong lalu mengaktifkan formasi kelas 5 dengan begitu terdapat 210 formasi kelas 5 yang aktif dalam arena. Di masing- masing formasi muncul 10 nama yang menandakan tempat para genius muda.


Genius muda tidak perlu lagi untuk mendapatkan penjelasan sederhana, mereka segera mencari nama mereka di setiap formasi yang mereka lewati pertama kali.


Dalam aliansi Kelompok Surga hampir semua genius muda berhasil lolos ke babak kedua, mereka yang gagal hanya bisa dihitung jari. Dengan begitu beberapa akan bertemu dalam formasi dan mereka harus berebut tempat dengan rekan mereka.


Sama seperti babak pertama, babak kedua juga menuai banyak sekali kritik dan kejutan dari para anggota aliansi. Meski begitu tidak ada yang berani menyuarakannya karena mereka takut dengan komandan Starry Night.


Zhen Yuan tidak peduli dengan genius muda lainnya, ia hanya mengamati anggota faksinya saja seperti Baisheng dan yang lainnya. Ia baru bernafas lega melihat tidak ada anggota faksinya yang bertemu.


Di dalam formasi ke dua belas, Baisheng bertemu dengan seorang genius muda dari kekuatan teratas pulau Kelompok Surga. Karena yang terakhir telah mengetahui kekuatan Baisheng membuatnya sedikit menyerah dengan perebutan tahta. Hanya saja ia nampak tidak menyerah pada rekannya yang lain.


Begitu babak kedua dimulai, ia segera mengalahkan seorang genius muda terlemah dari aliansi peringkat 10. Kemudian ia bergerak lagi menuju genius muda lainnya. Baisheng disisi lain hanya berdiri menunggu lawannya yang datang.