
Adapun Zhen Yuan, ia menjaga jarak dari mereka bersama Botak Kun, Shu Lian dan Baiseng. Meski begitu, ia masih mendengar beberapa percakapan dari sana. Misalkan saja adalah The Twins sebenarnya adalah jendral besar kerajaan Bendera Putih, mereka juga datang kemari dengan alasan yang sama, untuk menghadiri turnamen pill terbesar.
Zhen Yuan tidak lupa memeriksa kemampuan lawannya, tiga orang yang berdiri dibelakang the Twins pasti adalah perwakilan alkemis yang akan mengikuti turnamen.
“Hm... Mengecewakan” tapi tidak lama sebelum Zhen Yuan menggeleng pelan. Ia memeriksa ketiganya dan menemukan bahwa walau ketiganya itu memiliki potensi namun tidak akan cukup untuk membuat mereka menjadi alkemis kelas 6.
Chun Jian kemudian memanggil Zhen Yuan untuk mendekat dan memperkenalkannya pada The Twins.
“Dia adalah Master Zhen Yuan, master kedua dari Sekte Obat Mujarab” ucap Chun Jian memperkenalkan Zhen Yuan pada perwakilan kerajaan Bendera Putih.
The Twins menatap Zhen Yuan dari atas hingga bawah, walau tidak mengatakan apapun. Zhen Yuan dapat mengetahui bahwa keduanya tidak menganggap Zhen Yuan terlalu. Adapun 3 alkemis yang ada dibelakang melihat Zhen Yuan dengan pandangan jijik dan merendahkan, membuat Zhen Yuan tidak terima.
Melihat reaksi alkemis kerajaan Bendera Putih membuat raut wajah Chun Jian memburuk. Setelah berbicara dan berinteraksi dengan Zhen Yuan selama perjalanan yang panjang. Sedikit ia mengetahui sifat dari pemuda itu, yang tidak bisa dipandangan rendah oleh orang lain.
Chun Jian baru saja ingin melangkah maju menghalangi Zhen Yuan, tetapi terkejut melihat Zhen Yuan tidak melakukan gerakan apapun selain tersenyum tipis pada The Twins.
“Saya memiliki beberapa urusan” ucap Zhen Yuan dengan nada dingin pada Chun Jian lalu melangkah pergi tanpa memperdulikan reaksi dari kerajaan Bendera Putih.
The Twins dan perwakilan dari kerajaan Bendera Putih tersinggung melihat kepergian Zhen Yuan begitu saja. Mereka ingin menegur Zhen Yuan namun Chun Jian bergerak cepat dan mengalihkan topik obrolan. Kelincahan dan gerak cepat dari Chun Jian memang patut diacungi jempol, mungkin ini juga salah satu keahliannya yang membuatnya menjadi perdana mentri kerajaan.
“Dari 2 perwakilan kerajaan terkuat di daerah tengah, semuanya tidak memiliki keterampilan yang membuat cemas, sebab itu saya hanya perlu menempatkan perhatian penuh pada perwakilan daerah pusat. Dikatakan bahwa beberapa kekuatan besar memiliki alkemis kelas 6 yang akan menjadi pesaing paling kuat di turnamen pill kali ini” Zhen Yuan berpikir dengan tenang. Ia menggunakan waktunya untuk menyusun beberapa strategi untuk beberapa kemungkinan yang akan terjadi.
Selesai menyusun strategi yang diperlukan, Zhen Yuan memanfaatkan waktu yang tersisa di hari itu untuk beristirahat. Ia tidur cukup pulas hingga terbangun pada hari telah gelap dan bertaburkan bintang- bintang di langit.
Pemuda itu masih melihat Baiseng, Botak Kun dan Shu Lian berlatih begitu keras. “Kalian berhentilah berlatih untuk saat ini! Kita akan sedikit berjalan- jalan di kota malam ini”
Baiseng segera patuh menuruti tuannya, sementara Botak Kun dan Shu Lian juga mengikuti Zhen Yuan dari belakang. Mereka juga sedikit penasaran dan ingin melihat bagaimana kota besar di daerah Pusat.
Dengan begitu, kelompok 4 orang itu berjalan keluar dari penginapan Pill Merah dan mulai menyusuri jalanan kota yang begitu padat. Keempatnya tidak memiliki penampilan yang mencolok selain seragam yang mereka kenakan menunjukkan sekte asal mereka, membuat sedikit keempatnya dapat berbaur di jalanan kota yang ramai.
Kota seperti Pill Merah sama sekali tidak pernah terlihat sepi baik itu dimalam hari maupun dimalam hari. Apalagi jalanan kota yang cukup lebar dan disepanjang jalan dipenuhi dengan lapak- lapak kecil orang berjualan.
Lapak- lapak itu menjual mulai dari makanan, topeng, mainan sampai pada kebutuhan kultivator seperti senjata, pill dan teknik. Meski sebagian besar hanya pada kelas 9 namun beberapa menjual kelas 8 dengan kualitas Rendah.
Selain itu, terdapat lampion- lampion yang melayang sedikit tinggi diatas kepala yang membantu menerangi jalanan kota membuat pemandangan yang melihatnya dari tempat tinggi menjadi lebih cantik.