
Zhen Yuan berhasil menenangkan dirinya ketika telah cukup jauh dari pantai. Ia kemudian membuat sebuah lubang ditanah dan membuat sebuah ruangan disana. Setelah itu ia kembali menutup lubang itu menggunakan formasi lalu kembali menumpuknya dengan tanah.
Zhen Yuan memiliki beberapa spekulasi dipikirannya mengenai telur ini, namun karena itu sangat rahasia membuat Zhen Yuan harus memilih tempat yang pas.
Ia meletakkan telur diatas bantalan empuk sementara meraih sesuatu di dalam tas penyimpanan. Sesuatu yang ia ambil ternyata adalah telur lainnya dan sebuah tanduk. Benar saja ketika ketiganya disandingkan bersama mereka memiliki aura yang sama.
Telur itu didapatkan oleh Zhen Yuan dari pemberian kerajaan Neteer, sementara tanduk itu ia dapatkan dari pasar. Ia belum tahu pasti telur itu menyimpan hewan surgawi seperti apa namun tanduk itu adalah tanduk Qillin yang merupakan salah satu dari Dewa tingkat atas hewan buas.
Dewa Qillin walau tidak seterkenal Dewa Kura- Kura Hitam ataupun Naga Biru namun kekuatannya setara dengan mereka berempat. Sebab itu tanduknya memiliki aura yang sama dengan telur Kura- Kura Hitam yang memiliki garis keturunan murni dari Dewa Kura- Kura Hitam.
Sedangkan misteri dari telur itu terungkap yang mana telur itu pasti juga memiliki kaitannya dengan dewa- dewa.
“Saya tidak pernah menduga akan mendapatkan 3 benda milik dewa binatang buas begitu cepat. Jika ketiga benda ini tersebar di dunia luar maka 3 istana dan pasukan iblis akan saling berebutan untuk mendapatkannya!”
Zhen Yuan mengalirkan energinya begitu banyak pada kedua telur, keduanya dengan cepat bergetar ringan sebelum kembali terdiam seolah energi yang diberikan oleh Zhen Yuan sama sekali tidak memiliki arti.
“Mereka memiliki nafsu makan yang jauh lebih buas dari teknik 9 kesengsaraan surgawi!” Zhen Yuan menggeleng pelan lalu kembali menyimpan ketiganya di dalam pas penyimpanan. Ia kembali membongkar formasi yang menutupi sarangnya. Zhen Yuan melanjutkan perjalanannya kembali ke istana pusat.
Ia menggunakan kecepatannya menuju istana pusat, dalam waktu satu jam ia berhasil sampai disana. Namun Zhen Yuan berhenti terlebih dahulu ketika ia berjarak kurang dari 500 meter. Alasan mengapa Zhen Yuan berhenti adalah ia melihat benang- benang formasi terpasang di seluruh istana pusat.
Orang lain atau bahkan Master Tatoo sendiripun tidak akan menyadari adanya benang formasi yang terpasang disana, tapi tidak dengan Zhen Yuan. Pengalamannya dan kekuatannya sebagai dewa dimasa lalu membuatnya dapat dengan mudah menyadari jika terdapat formasi tersembunyi disana.
Zhen Yuan tahu ia tidak dapat melewati formasi itu dengan sembarangan, ia belum tahu apakah master itu memiliki hal yang buruk atau tidak. Ia hanya bisa masuk jika berhasil menghancurkan formasi tersebut.
Tapi saat ini Zhen Yuan belum membuat kemampuan formasinya meningkat, ia masih saja master formasi kelas 7. Melihat tidak ada cara lain untuk melewati formasi, pemuda itu memutuskan untuk menguji air. Ia akan mencoba sedikit mengganggu formasi yang ada menggunakan formasinya saat ini.
“Saya hanya bisa berharap jika orang yang memiliki formasi ini tidak berniat buruk!” Zhen Yuan menghela nafas panjang lalu meluncurkan formasi kelas 7 dari telapak tangannya.
Formasi Zhen Yuan bagaikan hembusan angin yang cukup kuat ketika menabrak benang formasi yang kokoh bagaikan dinding batu. Tidak berhenti, Zhen Yuan sekali lagi mengirimkan serangan formasi hingga membuat dinding itu sedikit bergetar.
Tidak lama, seorang gadis remaja muncul dibelakang Zhen Yuan. Pemuda itu menyadari jika gadis itu mungkin saja adalah master yang memasang formasi. Tapi Zhen Yuan tidak mengambil tindakan padanya, melainkan kembali mengganggu formasi itu hingga bergetar beberapa kali. Ia berakting seolah tidak melihat ada orang lain di belakangnya.
Gadis dibelakang Zhen Yuan terlihat kesal ketika pemuda itu sama sekali tidak memperhatikannya. Dengan langkah yang cukup lebar, gadis itu berdiri disamping Zhen Yuan.
Ia memasang senyum manis yang bisa ia berikan lalu berkata dengan polos, “Kamu sedang apa?”
Zhen Yuan pura- pura terkejut lalu menoleh sang gadis, “Ahh maaf saya tidak memperhatikan ada orang lain disini” ucapnya sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Gadis itu tidak memperhatikan jika mata Zhen Yuan membesar ketika melihatnya, jelas pemuda itu terkejut.
“Formasi ilusi yang sangat kuat! Siapa wanita ini sebenarnya?” tanyanya dalam hati. Zhen Yuan yakin jika gadis yang berdiri didepannya ini yang mengatur formasi yang kini menghalanginya.