To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Perang Dimulai III



Kali ini datang Mawar Berduri dengan cepat kembali menghantam bayangan pembunuh dan membuat keduanya seketika hancur ketika bertemu. Zhen Yuan mengelap keringat yang jatuh dari pelipisnya, ia sempat ragu mengeluarkan 2 serangan secara berturut- turut untuk menghentikan serangan lawan.


Tetua Mortal itu terkejut ketika serangannya dapat dipatahkan. Ini membuat wajahnya sedikit malu dihadapan semua orang. Awalnya ia berpikir memecahkan formasi akan menjadi pekerjaan yang mudah dan akan mendapatkan pengakuan dari patriark Yiqian. Sayang bukan hanya serangannya tidak menghancurkan formasi tersebut melainkan serangannya lah yang dihancurkan.


“Bodoh!” Patriark Yiqian mengumpat keras, ia memarahi kultivator Mortal itu karena tidak waspada lalu melirik ke belakang menatap belasan kultivator Jiwa puncak lainnya.


“Kalian harus berada disamping tetua! Pastikan kali ini tidak ada satupun serangan yang dapat menghancurkan serangannya!” ucap Patriark Yiqian.


Belasan dari mereka segera menurut dan bergabung kedalam barisan. Hanya tersisa 5 bersama patriark Yiqian yang berada disekitar pasukan utama. Sisanya bergabung bersama kultivator Mortal.


Duchong dan kelimat tetua terkejut ketika dua serangan dari formasi mereka dapat menghancurkan serangan dari kultivator Mortal Sejati. Mereka kemudian lebih percaya diri menghadapi lawan mereka.


“Kita tidak boleh senang terlalu cepat, sekarang belasan kultivator Jiwa Puncak akan bersama dan mengantisipasi serangan kita. Jika ceroboh maka kita yang akan tamat!” Zhen Yuan mengingatkan.


Patriark Duchong mengangguk paham bersama dengan 5 tetua serangga. Mereka dengan cepat kembali mengerahkan energi jiwa mereka pada Zhen Yuan sebelum pemuda itu memberikan kumpulan energi jiwa dalam jumlah yang besar pada formasi.


Perlahan serangan keempat dan kelima mulai terbentuk, Zhen Yuan berniat untuk memberikan serangan ganda sebab itu ia kembali meminta keenam orang lainnya untuk mengirimkan energi mereka dalam jumlah yang banyak untuk serangan keenam dan ketujuh.


“Baik!” Mereka menurut, segera energi jiwa dalam jumlah yang sangat besar diterima oleh Zhen Yuan. Ia tidak menunggu dan langsung mengirimkan energi jiwa tersebut pada formasi Tujuh Keheningan.


“Makan ini dan biarkan energi kita pulih dengan cepat!” Zhen Yuan melemparkan 6 botol pill Jiwa pada mereka semua. Masing- masing mengambil satu dan segera memulihkan energi mereka yang habis.


Karena kualitas pill Zhen Yuan berada pada kualitas atas membuat energi mereka jauh lebih cepat terisi. Sebab itu mereka tidak perlu khawatir untuk kehabisan energi untuk saat ini.


Sementara itu kultivator Mortal kembali bersiap memberikan serangan pada formasi Seribu Serangga, ia berharap serangannya kali ini akan merusak formasi agar patriark Yiqian tidak kehilangan minat padanya.


Sayang sekali, Zhen Yuan mengerahkan 4 serangan berturut- turu sebelum ia menembakkan kekuatannya. Keempat serangan itu berubah menjadi serangan Seratus Pedang, Burung Vermilion, Badai Petir dan Kabut Beracun.


Empat macam serangan itu secara bersamaan menghantam lebih dari belasan kultivator Jiwa Puncak dihadapannya. Kultivator Mortal juga dapat merasakan sedikit bahaya dari keempat serangan itu telah terlebih dahulu mundur dan menjadikan para kultivator Jiwa Puncak didekatnya sebagai perisai daging.


“Arrgh!” Seorang kultivator Jiwa Puncak dari sekte Seribu Pill meraung keras ketika belasan pedang menusuk tubuhnya dengan mudah. Jika itu hanya pedang biasa maka tidak akan mungkin meninggalkan goresan kecil, namun itu adalah serangan dari Tujuh Keheningan yang mana kekuatannya hanya lebih rendah dari serangan kultivator Mortal.


Patriark Yiqian terkejut ketika empat serangan secara langsung menyerang pasukannya. Ia tidak berpikir sekte Serangga Beracun memiliki begitu banyak formasi serangan ditangan mereka. Melihat keempat serangan itu tidak bisa dihancurkan oleh kultivator Jiwa puncak biasa, Patriark Yiqian terpaksa turun tangan.


Ia menciptakan sebuah pohon besar yang kemudian ranting maupun akarnya hidup. Pohon tersebut bergerak seakan manusia dan menyerang ratusan serangan pedang yang mengincar pasukannya.


“Patriark Yiqian rupanya telah berhasil menyempurnakan teknik Jiwanya menjadi setengah Mortal. Pohon kehidupannya begitu kuat hingga serangan keempat tidak bisa merusaknya!” Patriark Duchong berseru keras. Ia sangat terkejut dengan penemuan itu.