
Ia menggangkat telapak tangannya yang kini mengeluarkan asap hijau. Kemudian, pusaran angin tercipta dan membawa asap hijau tersebut terbang kearah Zhen Tian dan pejabat tinggi istana.
“Awas!” Pangeran Zhen Tian dan pejabat yang memiliki kekuatan Mortal Sejati secara bersamaan berteriak memperingatkan yang lainnya untuk menghindari serangan. Sebagai mantan jenius muda dalam ilmu alkemis, Zhen Tian dapat mengenali jenis serangan yang dilemparkan kearahnya. Sedangkan pejabat itu hanya merasa jika serangannya aneh dan perlu diwaspadai.
Karena peringatan dari keduanya, banyak pejabat tinggi mulai menggunakan kekuatan mereka untuk menghancurkan serangan Du Lian. Sayang sekali serangan Du Lian berbeda dengan serangan pada umumnya sebab ia menyerang langsung menggunakan kekuatan dari Bakat Bawaannya, Racun Lotus Jiwa.
Efeknya sangat baik, siapapun yang memiliki jiwa yang lemah dari pemilik racun akan mengalami kematian intans. Tentu saja semakin kuat jiwanya maka akan semakin sulit untuk dilukai. Sebab itu serangan mereka untuk bertahan menjadi sia- sia.
Kabut hijau itu melewati serangan yang ada, melesat dengan cepat menutupi mereka semua. Untung saja kelima pengawal pribadi Zhen Tian melakukan upaya terakhir mereka. Mereka menahan seluruh kabut yang ingin menyerang Zhen Tian sehingga sang pangeran sama sekali tidak terkena racun kabut Du Lian.
Satu- satunya kultivator Mortal sejati di parade Zhen Tian juga ikut bergerak, ia tahu tidak mungkin dapat menghadapi keempatnya. Ia menggunakan setiap kekuatannya untuk menarik Zhen Tian dan melarikan diri dari sana.
Sayang sekali, tetua Huang tiba- tiba datang dan berdiri dihadapan kultivator mortal tersebut. Selain itu kecepatan tetua Huang sangat mencengangkan, dibawah kakinya terdapat beberapa pusaran angin kecil yang memiliki kegunaan untuk menambah kecepatannya.
Wajah keduanya berubah melihat tetua Huang, mereka berpikir tidak akan memiliki kesempatan untuk melarikan diri dari sana. Zhen Tian sangat marah sebab keempatnya dengan berani menyerang dan membunuh semua parade miliknya dan menyisahkan dirinya dan seorang kultivator Mortal.
“Siapa sebenarnya kalian! Apakah kalian tidak berpikir tindakan yang kalian lakukan hari ini akan menimbulkan kemarahan dari kerajaan Blue Moon?!” Zhen Tian menggunakan kerajaan dan posisinya untuk mengancam.
Tapi kemudian Du Lian yang telah menghabisi semua petinggi kerajaan muncul dibelakang dengan tawa dingin. “Kerajaan Blue Moon? Kami bahkan tidak takut dengan istana pusat, jadi bagaimana jika itu kerajaan Blue Moon?!” Sontak perkataan Du Lian membuat Zhen Tian pucat pasi.
Seorang yang bahkan tidak takut dengan istana pusat? Siapa mereka sebenarnya. Zhen Tian tidak bisa berpikir dengan tenang saat mereka berempat kembali mengepungnya. Ia sedikit melirik sosok kultivator Mortal yang menjaganya, ia takut jika sosok itu akan meninggalkannya dan melemparkan Zhen Tian untuk dapat membuat celah agar ia dapat melarikan diri.
Nyatanya pemikiran Zhen Tian tepat sasaran, bagaimanapun kultivator Mortal itu hanya salah satu dari yang terlemah diantara beberapa kultivator Mortal yang dimiliki kerajaan Blue Moon saat ini. Jika ia dapat selamat dengan memberikan nyawa Zhen Tian maka ia akan melakukannya. Selain itu dengan kekuatannya, ia yakin 2 kerajaan lain akan menerimanya dengan tangan terbuka jika kerajaan Blue Moon tidak memaafkan perbuatannya.
Beberapa detik kemudian, pegangan kultivator tersebut melonggar. Zhen Tian berubah menjadi pucat sebab pemikirannya benar. Dalam sekejap, kultivator itu melempar Zhen Tian kearah Du Lian lalu melepaskan seluruh kekuatannya untuk melarikan diri.
Du Lian terkejut dengan tindakannya, ia tidak sempat bereaksi dengan benar sehingga kabut beracun Du Lian dengan cepat memasuki tubuh Zhen Tian yang tidak lama membuatnya menjadi abu.
“Sial!” Awalnya Du Lian ingin membiarkan Zhen Tian hidup lebih lama sebab bayangan hitam sebelumnya telah menceritakan beberapa fakta bahwa pencetus dan penghubung antara bangsa iblis dan kerajaan Blue Moon diawali oleh Zhen Tian. Ia pasti memiliki banyak informasi yang berharga.
Setelah semuanya terbunuh, keempatnya dengan cepat membereskan dan menghilangkan jejak kekuatan yang ada disana lalu pergi secepat angin dengan bantuan tetua Huang.
Keputusan mereka untuk bergerak secepat mungkin ternyata tepat sebab beberapa saat setelah mereka pergi, sekelompok pasukan datang denga aura yang mengerikan. Meski hanya terdiri dari beberapa kultivator Mortal Sejati namun aura mereka setidaknya 2 kali lebih kuat dari kultivator biasa.
“Aura terakhir dari pangeran Zhen Tian terlihat disini! Selain itu aura dari pejabat lainnya juga ada.” seorang pemimpin dengan tanduk putih di dahinya berkata setelah memeriksa tempat tersebut dengan keahliannya.
“Tapi saya tidak melihat aura lainnya yang mencurigakan juga tidak terdapat bekas darah, daging atau mayat disini sebagai bukti jika terjadi sesuatu.” ucapnya lagi sambil mengerutkan keningnya.
Kelompok itu tidak lain bangsa iblis yang memiliki kendali kecil di pasukan utama. Alasan mereka menjadi begitu tinggi saat ini karena merekalah iblis yang pertama kali menjalin hubungan dengan manusia atau lebih tepatnya pangeran Zhen Tian sehingga tidak heran hubungan keduanya dapat dikatakan begitu erat.
Zhen Tian pada dasarnya adalah seorang yang cerdas, ketika Du Lian dan ketiga tetua mengepungnya, ia dengan rahasia mengirimkan pesan meminta pertolongan pada bangsa iblis terdekat.
Sayang sekali pertolongan yang diharapkan datang terlambat setelah semua anggota parade Zhen Tian dimusnahkan.
.
.
.
Permintaan maaf🙇🙇🙇
Beberapa hari terakhir, saya merasa kurang enak dan mengalami beberapa gejala sehingga saya harus mengurangi aktivitas dan berisitirahat penuh. Sebab itu saya hanya bisa upload novel ini beberapa hari sekali jika keadaan saya sedikit membaik.
Terimakasih atas pengertiannya 🙇🙇🙇