
Dibarisan pulau utama, terdapat 200 orang tetua dan 300 genius muda yang akan berpartisipasi dalam turnamen ditambah dengan 10 kekuatan dan 10 aliansi besar maka total ada tiga ribu genius muda dan dua ribu tetua yag akan bersaing dalam turnamen kepulauan terbuang.
Tidak lama kemudian, seorang wanita paruh baya tiba di tengah- tengah arena dengan kekuatan yang cukup menekan semua tetua dan genius muda. Matanya sedikit gelap dengan bintang- bintang gemerlap membuatnya terlihat abnormal.
“Para tamu terhormat, saya ucapkan selamat datang dalam turnamen kepulauan terbuang! Perkenalkan saya Komandan Starry Night yang akan memandu turnamen kali ini” Wanita itu memperkenalkan dirinya.
Eksekutif senior juga memberikan beberapa informasi pada Zhen Yuan dan yang lainnya terkait dengan komandan Starry Night.
“Komandan Starry Night dulunya adalah genius muda nomor 1 di pulau utama. Ia berhasil keluar menjadi juara turnamen kepulauan terbuang dan mendapatkan hadiah untuk belajar di kepulauan yang lebih maju. Setelah ratusan tahun ia kembali ke kepulauan terbuang dan menjadi komandan utama.”
Zhen Yuan dapat merasakan bahwa kekuatan dari Starry Night bahkan lebih kuat dari wakil kapten yang ditemuinya kemarin. “Saya dapat merasakan kekuatan dari komandan Starry Night sangat kuat!”
Eksekutif senior mengangguk, “Jika saja sumber daya dan lingkungan di kepulauan terbuang tidak buruk maka komandan Starry Night mungkin telah mencapai ranah Mistik, sayang sekali wanita itu memilih untuk mengabdi dan menjadi komandan utama disini. Padahal jika ia mau, kekuatan yang lebih kuat mungkin akan menerimanya”
Pemuda itu tersenyum kecil ia sedikit merasa lucu dengan perkataan eksekutif senior. “Banyak orang lebih memilih untuk berada ditempat yang rendah daripada tempat yang tinggi jika ia memiliki kekuasan disana. Apa gunanya menjadi prajurit di sebuah kekaisaran jika ia bisa menjadi seorang raja disebuah kerajaan kecil.”
“Saya merasakan semua orang tidak sabar untuk memulai turnamen kepulauan terbuang kali ini. Izinkan saya terlebih dahulu mengumumkan hadiah dari tempat pertama hingga ke sepuluh dan tempat ke sebelas hingga tempat seratus.
Sementara itu untuk mereka yang berhasil berada di 30 besar akan mendapatkan tambahan senjata kelas 5 dengan dua formasi tambahan. Adapun yang berada di 10 besar akan mendapatkan kesempatan memasuki kamar kedalaman sebanyak 2 jam. Terakhir mereka yang berada di urutan 3 besar akan diberi kesempatan untuk memilih teknik, senjata atau sumber daya yang dinginkan dalam gudang harta terbaik pulau utama. Saya tidak perlu menjelaskan mereka yang menjadi juara sebab semua orang telah mengetahui sang juara akan mendapatkan kesempatan belajar diluar kepulauan. Dan untuk tingkat tetua hadiah akan dikali dua”
Semua orang sedikit kagum dengan hadiah yang diberikan. Mereka menjadi lebih bersemangat untuk menang. Sayangnya beberapa sadar diri dengan kekutan mereka.
Untunglah selain pulau utama, masing- masing kekuatan telah memberikan hadiah pada mereka yang berhasil mendapatkan posisi setidaknya jika mereka tidak berhasil mendapatkan tempat diantara 100 besar, setidaknya mereka mampu menyelesaikan target yang diberikan oleh kekuatan mereka.
Sebagai contoh target untuk Kelompok Surga adalah mempertahankan posisi mereka ditempat yang kedua dan setidaknya harus memiliki 5 orang dalam seratus besar dan seorang di posisi 10 besar. Jika mereka berhasil, pemimpin pulau akan memberikan mereka hadiah tambahan.
Target ini terbilang cukup mudah untuk kekuatan sekelas Kelompok Surga, sebab turnamen sebelumnya Kelompok Surga memiliki 8 orang di dalam 100 besar dengan 2 orang lainnya berada di urutan 10 besar.
“Untuk para genius muda dari seluruh kekuatan bisa memasuki arena sekarang juga, mereka yang berhasil memasuki arena dalam waktu 10 menit akan dianggap lolos” Komandan Starry Night selesai berbicara, seluruh genius muda mulai bergerak memasuki arena. Sayangnya begitu mereka ingin terbang atau berjalan badan mereka tiba- tiba merasa sangat berat hingga mereka hampir jatuh tersungkur.
Beberapa yang memiliki kekuatan yang lebih kuat dapat bertahan dan tetap berdiri sementara mereka yang lemah dan tidak siap menerima diri mereka bersujud ditanah.