
Namun sepertinya keluarga Feng belum juga dapat menyempurnakannya walau telah diberikan trik muda oleh Zhen Yuan. Sebab itu tas penyimpanan belum terkenal dan diketahui oleh dunia luar. Hanya beberapa orang yang mengetahuinya, termasuk para penjaga agung.
“Bisakah saya meminta sesuatu pada para penjaga agung?” di akhir perbincangan mereka, Zhen Yuan tiba- tiba berkata dengan wajah serius. Master Dan Jian dan yang lainnya menyadari hal ini dan mendengarkan Zhen Yuan dengan baik.
“Selama dapat kami lakukan” ucap Penjaga Tatoo.
“Saya ingin para penjaga agung untuk membantu pembebasan para tetua yang dipenjara oleh Leng Wuchang saat ini. Mereka hanya ingin melakukan pembelaan pada sekte bukanlah suatu kejahatan namun Leng Wuchang dan seluruh tetua telah membuat semuanya menjadi rumit, Tetua Duyao, Putri Embert, Botak Kun dan Shu Lian.”
Master Dan Jian mengangguk, “Mereka akan dibebaskan, master Zhen dapat tenang. Selain itu istana akan memberikan kompensasi yang setimpal”
Zhen Yuan mengangguk puas setelah mendengar jawaban Dan Jian.
Penjaga Daren sedikit ragu, tapi kemudian ia tetap bertanya pada Zhen Yuan. “Master Zhen, setelah ini anda tidak lagi menjadi anggota istana pusat. Apa yang ingin anda lakukan setelah ini? Apakah anda akan kembali ke sekte Obat Mujarab?”
Zhen Yuan nampak berpikir, “Entahlah, saya juga belum tahu. Yang pasti saya tidak akan kembali ke sekte Obat Mujarab atau kerajaan Neteer”
Kembali ke kerajaan Neteer akan membuat semua orang memuja Zhen Yuan dan melupakan pemimpin mereka saat ini yaitu Botak Kun. Para tetua pasti akan lebih memuja dan mendengarkan Zhen Yuan dibandingkan Botak Kun.
Walau mungkin Botak Kun tidak akan merasa salah tapi itu bukanlah sikap dari Zhen Yuan. Adapun kembali ke kerajaan Neteer, setiap hari akan ada orang yang ingin bertemu dengannya membuat pemuda itu sibuk dan kehilangan kesempatan untuk berkultivasi.
Mendengar jawaban Zhen Yuan, wajah ketiga penjaga agung berbinar, Master Dan Jian ingin berkata namun dipotong oleh Zhen Yuan. “Saya mungkin akan hidup menyendiri dan tidak bergabung dengan kekuatan manapun untuk beberapa waktu”
Setelah menyelesaikan beberapa kata, Master Dan Jian membawa Zhen Yuan menuju para pengikutnya tinggal. Ketiganya membungkuk kearah Master Dan Jian dan tuan mereka, Zhen Yuan.
“Apakah kita akan pergi tuan?” Tetua Huang bertanya.
Zhen Yuan mengangguk, “Kita pergi!”
“Saudari Shinye, saya akan meninggalkan istana Pusat. Selamat tinggal” Zhen Yuan berpamitan, ketiga pengikutnya mengikuti Zhen Yuan bagai anak ayam mengekori induknya.
“Tunggu!” Namun Shinye menghentikannya.
Zhen Yuan berbalik dengan wajah penasaran, “Ada apa saudari Shinye?”
Shinye berjalan mendekati Zhen Yuan lalu ketika mereka berjarak hanya satu meter, Shinye melepaskan kekuatan formasi yang kuat dan menyelimuti mereka berlima.
“Ini? Saudari Shinye apa artinya ini?” Zhen Yuan menuntut penjelasan. Sementara ketiga pengikutnya telah berdiri di depan, mereka menjadi pagar antara Zhen Yuan dan Shinye.
Ketiganya juga telah memegang senjata mereka masing- masing. Siap menyerang Shinye.
“Master Zhen, anda pasti telah menyadari identitas saya yang sebenarnya bukan?” Shinye masih dapat tenang ketika 3 master mortal bersiap menyerangnya. Ia berjalan dengan tenang, tidak ada ketakutan diwajahnya.
Zhen Yuan tersenyum kecil, ia memerintahkan ketiganya untuk tetap dibelakang dan bersikap tenang. “Master Istana Formasi benar- benar pandai memainkan trik, saya hampir saja tertipu”
Shinye mengangguk, tidak menyangka Zhen Yuan akan langsung jujur padanya. Dengan segera formasi yang menyelimuti tubuhnya terangkat memperlihat seorang wanita paruh baya yang cantik. Ketiga pengikut Zhen Yuan tercengang, mereka menunduk hormat kepada wanita paruh baya itu.
Identitas dari ketiga master istana pusat tidak dapat dianggap remeh. Semua anggota istana pusat wajib mengetahui identitas dari para master istana dan rupa mereka.
Shinye tidak memperhatikan ketiganya dan fokus pada Zhen Yuan. “Setelah mengetahui identitasku, kau bahkan tidak merasa takut?”
Zhen Yuan menggeleng, “Tidak, apa yang harus ditakutkan” ia memasang senyum kecil.