To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
18/45



Mentri Yan Jie memang membuat teknik bayangan yang menyulitkannya bergerak dan menyerang namun Darma yang mengambil posisi untuk menyerang juga sama frustasinya ketika ia tidak dapat mendaratkan serangannya pada lawan.


Hal itu terus berlanjut hingga membuat keduanya khawatir, secara perbedaan ranah juga mewakilkan perbedaan kekuatan dan energi yang mereka miliki. Keduanya jelas memiliki energi yang lebih rendah dari lawan membuat mereka akan kesulitan dan terpojok tanpa bisa melakukan perlawanan berarti lagi.


Untung saja Shu Lian dan Ratu Musim Semi tiba dan membuat kelompoknya mendapatkan keuntungan dalam jumlah. Keempatnya segera bersatu dengan ratu Musim Semi membantu mentri Yan Jie untuk menyulitkan pergerakan lawan sedangkan Shu Lian dan Darma akan menyerang.


Kekuatan ratu Musim Semi walau baru saja menerobos ranah Mortal Puncak dan langsung dilamar oleh mentri Yan Jie tidak membuatnya lemah. Terbukti ketika ia mengendalikan sihir ramalannya yang hebat dan berhasil mengetahui langka- langka penting yang akan di ambil oleh lawan dalam pertarungan.


Ramalannya membuat Shu Lian dan Darma dapat menyerang dengan bebas dan kali ini untuk pertama kalinya, kultivator bijak sejati tersebut terdorong mundur hingga belasan meter. Meski tidak mengalami luka berarti namun peningkatan seperti ini sudah cukup membuat niat pertarungan keempatnya semakin membara.


Untuk menyeutkan kultivator Bijak Sejati yang menjadi lawan keempatnya tidaklah memiliki kekuatan yang mudah. Ia adalah kultivator dari pulau Jeritan Neraka yang merupakan pulau terkuat ketiga di sana. Selemah apapun ia, tetap akan menjadi petarung yang hebat di hadapan orang dataran.


Ia memiliki berbagai macam teknik tingkat tinggi yang ia kuasai dan menggabungkannya dengan pengalaman yang ia miliki cukup membuatnya bertahan dari serangan keempatnya walau harus sesekali terlempar atau terdorong belasan meter akibat serangan.


“Untuk mengira orang dari dataran ini aneh, apa yang harus kita lakukan sekarang?!” Orang yang menghadapi Qing Hongyun menjerit pada kedua temannya melalui pesan telepati ketika tangannya berhasil dibakar hingga gosong oleh Qing Hongyun.


“Kita bisa mencoba untuk melarikan diri dari sini dan membawa lebih banyak kultivator Bijak untuk membunuh mereka” ucap pembunuh setelah ia melemparkan 10 pisau terbangnya ntuk menangkis 30 jarum Du Lian. Ia telah lama merasakan ketakutan namun tidak memiliki harga diri untuk mengatakn menyerah. Namun kini ia sadar bahwa koleksi pisau kecilnya akan segera habis jika Du Lian melemparkan 100 jarum lainnya.


Yang lainnya tidak mengatakan apa- apa namun ia mengangguk setuju. Meski membawa kultivator lainnya untuk membantu dan membuat mereka kehilangan beberapa sumber daya  daripada harus berjuang sampai mati disana.


Namun tidak dipikirkan oleh ketiganya adalah dua kultivator Mortal Puncak lainnya tiba melalui formasi tranportasi besar dan sampai ke dataran Asal Mula.


Dua leluhur yang kebetulan mundur dan memilih untuk menjaga formasi transportasi di kejutkan oleh kedatangan dua kultivator tersebut. Mereka segera membuat pertahanan dan menghalangi keduanya untuk berjalan.


“Kalian mencari patriark Botak Kun?!” Wajah kedua leluhur itu begitu syok dan kaget mendengar ucapan keduanya. Kapan Botak Kun membuat namanya di dunia luar sehingga 2 kultivator dari dunia luar datang dan ingin mencarinya.


Melihat wajah kaget dari kedua leluhur, pria yang menopang wanita di sampingnya segera berbicara dengan sopan dan menjelaskan tujuan mereka. Mendengar alasan mereka sekai lagi membuat dua leluhur terkejut.


Tapi kemudian ketika pria itu menyebutkan seorang pemuda yang merupakan master pill kelas 5 bernama Zhen Yuan merekomendasikan keduanya membuat Shen Dao dan Zhen Heimo mengerti. Sekarang mereka tidak lagi mencurigai keduanya. Meski begitu, terlihat kedua leluhur itu dalam posisi yang sulit untuk membiarkan mereka masuk dan dengan bebas berjalan disana ketika mereka sedang dalam keadaan perang.


Shen Dao meminta maaf sebelumnya kepada pasangan pria dan wanita itu dan menyebutkan jika saat ini dataran Asal Mula mendapatkan serangan dari kultivator luar. Sebab itu tidak nyaman bagi mereka untuk membiarkan keduanya pergi sendirian.


“Saya mungkin bisa membantu!” pria itu berkata.


Kedua leluhur tersenyum pahit, mereka menjelaskan jika bahkan kekuatan mereka tidak dapat mengatasi musuh kali ini. Namun setelah keduanya mengatakan hal tersebut kekuatan yang tak terbendung keluar dari tubuh sang pria dan membuat dua leluhur menyadari kekuatan pria itu tidak kalah hebat dengan Qing Hongyun.


Kedua leluhur tidak ragu dan segera membawa mereka berdua menuju tempat pertarugan terjadi. Mereka tersenyum kecut melihat tempat kerajaan Pasir Besi kini telah berubah menjadi medan pertempuran para kultivator puncak.


Pria itu segera melihat tiga pertarungan yang hebat. “Tiga kultivator Bijak Sejati?” Ia terkejut merasakan kekuatan tiga orang yang menghadapi 6 orang.


“Suamiku, kau harus membantu mereka terlebih dahulu.” ucap istrinya menunjuk kelompok Mentri Yan Jie yang berhadapan dengan seorang kultivator Bijak.


Kedatangan seorang pria paruh baya secara tiba- tiba di tengah pertarungan membuat kedua pihak waspada. Mereka saling menduga jika itu adalah bantuan yang lawannya miliki karena sama- sama tidak mengenal pria paruh baya tersebut.