To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
41/45



Zhen Yuan menoleh ke belakang, “Apakah kalian juga ingin ikut?”


Ling Huier berpikir sebentar lalu mengangguk adapun Wang Jian ia juga bersemangat dan jarang melihat hal- hal seperti itu sehingga segera mengikuti Zhen Yuan.


Diperjalanan, manajer itu menjelaskan jika ketiga Hallmaster sangat terkejut dan ingin bertemu dengan Zhen Yuan. Sebab selain mereka, mengatakan Zhen Yuan adalah master keempat tidaklah salah. Sebab itulah Zhen Yuan juga mendapatkan kediaman gratis yang super mewah dan besar karena mungkin posisinya sama dengan para Hallmaster.


Wang Jian dan Ling Huier sebenarnya terkejut ketika mendengar pulau Tiga Sudut hanya memiliki tiga master kelas lima untuk menjaga pos. Bahkan di beberapa cabang istana paling rendah di Pulau Kelompok Surgawi memiliki setidaknya satu atau dua master kelas 5.


“Hal ini masih sangat wajar, mengingat kurangnya sumber daya di daerah terluar dan rata- rata pencapaian terbesar orang- orang diwilayah ini adalah master kelas 6. Mereka yang jenius utama yang mampu mencapai master kelas 5. Jika tidak, mengapa wilayah terluar akan begitu terpuruk selama bertahun- tahun?”


Wang Jian dan Ling Huier mengangguk mengerti seolah mereka sedang diajari oleh seorang guru. Manajer yang berjalan didepan diam- diam mendengarkan dan merasa kebijakan yang tinggi dari perkataan sederhana Zhen Yuan. Hal ini membuatnya semakin kagum pada Zhen Yuan.


Mereka dengan cepat mencapai Aula Utama istana. Manajer dengan pelan membuka pintu aula dan membuat suara decit pintu. Ia kemudian memimpin ketiganya memasuki aula.


Zhen Yuan menyebarkan energi spiritualnya ketika tiba di depan aula, ia dapat merasakan 4 sosok duduk dengan posisi meditasi. Begitu pintu aula terbuka, keempat sosok itu membuka matanya dan melihat rombongan Zhen Yuan masuk.


“Tuan Istana, dan pemilik aula” Manajer itu memberi salam.


Zhen Yuan juga ikut maju dan menangkupkan tinjunya. “Salam tuan istana” kemudian menyapa ketiga master dengan anggukan kepala. Sikap Zhen Yuan sederhana, ia tidak menyanjung namun tidak merendah membuat ketiga Hallmaster dan pemilik istana memiliki pemahaman baru tentang pemuda tersebut.


Kemudian Wang Jian dan Ling Huier juga ikut memberi salam sederhana. Mereka memiliki kebanggaan dan tentu tidak memiliki sikap rendah diri.


“Maafkan atas ketidaksopanan kami master Zhen, kami menggangu istirahat anda. Sebenarnya kami sedang mendiskusikan sebuah masalah penting saat anda tiba sehingga kami tidak bergegas keluar dan menyambut kedatangan anda” Pemilik istana sedikit mengucapkan permintaan maaf yang tulus.


Zhen Yuan merasakan kekuatan dari pemilik Istana, ia sebenarnya adalah kultivator lapisan lima seperti Wang Jian dan Ling Huier. Tentu ini adalah titik rendah bagi para pemilik istana pusat yang juga merangkap sebagai pemilik pulau. Jika itu dipulau lainnya, paling tidak mereka harus setara dengan komandan dipulau utama untuk menjadi pemimpin istana.


“Saya tidak akan marah karena masalah kecil ini. Kebetulan saya hanya singgah disini karena memiliki beberapa urusan di dataran terdekat” ucap Zhen Yuan.


“Sungguh kebijaksanaan yang tinggi untuk seorang master, saya hallmaster Pill. Senang bertemu dengan master Zhen”


“Hallmaster Senjata senang bertemu dengan master Zhen” Ketiga hallmaster secara berurutan menyebutkan identitasnya.


“Pulau Tiga Sudut adalah milik Istana Pusat di kepulauan Terbuang. Namun kami sebenarnya memiliki eksistensi yang kecil ketika datang di istana. Sebab itu dalam seribu tahun, akan sangat beruntung jika seorang master kelas 5 datang berkunjung kemari” Master Palace berkata.


“Sebab itu ketika mendengar kedatangan anda, saya sebenarnya ingin segera keluar dan menyambut. Sayang sekali ada masalah yang harus diselesaikan lebih dulu, kemudian sebagai penghormatan, kami ingin mendiskusikan sesuatu bersama master Zhen”


Zhen Yuan mengangguk setelah menerima balasan dari Wang Jian dan Ling Huier, keduanya juga menikmati hal ini. Manajer dengan sigap menunjukkan sebuah kursi lainnya di dalam aula untuk Zhen Yuan dengan Wang Jian dan Ling Huier duduk dibagian belakang.


“Apa yang ingin didiskusikan dengan saya?”


Hallmaster senjata yang pertama kali berbicara, “Ada sebuah tradisi di pulau Tiga Sudut, setiap 300 tahun sekali kami akan mengadakan turnamen beladiri untuk wilayah terluar. Istana pusat diwakili oleh kami dan pulau utama diwakili oleh 100 letnan yang menjaga wilayah terluar.


Kami mengadakan turnamen untuk menyeleksi bakat dan jenius yang ada yang kemudian akan dikirimkan pada Istana pusat maupun pulau utama untuk diberi pelatihan sebelum dikembalikan ke wilayah masing- masing untuk dijaga.


Akan ada setidaknya seratus ribu jenius muda yang memiliki kekuatan Jiwa Puncak dan ribuan jenius yang berada di ranah Mortal Sejati. Ini merupakan tradisi paling luar biasa dalam 300 tahun untuk diadakan. Sebab itu kami mengundang master Zhen yang sejatinya masih sangat muda untuk memberi sambutan kali ini dan mendorong semangat anak- anak semakin giat.”


Wang Jian dan Ling Huier tertawa dalam hati mereka, “Disana mungkin akan ada orang yang lebih tua dari Zhen Yuan yang ikut dalam turnamen. Bagaimana jika keempat pria tua ini mengetahui jika Zhen Yuan tidak setua yang terlihat”


Mereka memang sengaja memberi perubahan pada wajah mereka sehingg kelihatan antara 50 tahunan. Perubahan ini tentunya sangat halus sehingga bahkan untuk master kelas 4 tidak akan ragu mencurigainya.


“Kapan itu dimulai?”


“Seminggu kemudian, tapi jika master Zhen memiliki sesuatu yang mendesak maka kami tidak akan memaksa” ucap Hallmaster Pill.


Zhen Yuan menoleh ke Wang Jian dan Ling Huier, menunggu respon mereka.