To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
S3 - Markas Pencuri Bayangan



Zheng Cho menurut, dibawah bimbingannya, mereka tiba di dataran Gurun Bandit yang asli setelah melalui formasi besar yang dikendalikan oleh Pencuri Bayangan.


Mereka tiba di sebuah mulut gua yang sangat gelap. Di depannya hanya terdapat sisa- sisa obor yang terbakar. Tentu saja ketika mereka muncul di altar formasi, lima orang dengan memakai jubah hitam yang menutup wajah mereka datang dan mengepung Zhen Yuan. Aura mereka setara dengan kultivator Mortal Sejati.


Barulah ketika mereka melihat Zheng Cho, kelimanya membungkuk hormat dan aura yang menekan diantara mereka segera menghilang. “Kami memberi hormat pada Ketua Bayangan” ucap mereka serempak.


Zheng Cho mengangkat tangannya, “Saya memiliki tamu untuk beberapa urusan, kalian kembali berjaga”


Setelah mendapatkan perintah dari ketua mereka, kelimanya melesat menuju formasi besar yang sedetik kemudian mereka menghilang menuju dunia kecil.


Zheng Cho mengajak mereka memasuki gua yang gelap itu, Zhen Yuan dan Singa Kecil berada di depan sedangkan Badak Bercula paling belakang, mereka menjaga tiga tetua dan Baisheng ditengah. Walau Zheng Cho telah mereka kalahkan dan mengaku untuk menyerah namun tidak berarti mereka harus menurunkan kewaspadaannya. Apalagi mereka kini masuk ke dalam wilayahnya.


“Apakah ini markas dari salah satu kekuatan terkuat dataran Gurun Bandit? Kalian benar- benar kekurangan uang atau bagaimana?” Singa Kecil mengomentari. Biasanya mereka yang merupakan kekuatan terkuat akan menggunakan lahan yang luas dan terbaik dan membangun istana ataupun barak untuk menjadi markas utama mereka.


“Kami hidup sebagai pencuri, bagaimana mungkin kami membangun markas utama di tempat yang begitu terbuka?” Zheng Cho menjawab.


“Alibi yang bagus” Singa Kecil tentu tidak puas dengan jawaban dari Zheng Cho, pendapatnya pria itu hanya mencari alasan yang tepat untuk menutupi kekurangan mereka. Zhen Yuan mengirim telepati pada Singa Kecil untuk berhenti berdebat dan menyuruhnya untuk tetap diam.


Singa Kecil terkekeh kecil lalu meminta maaf, ia segera menutup mulutnya dan Zheng Cho juga tidak membalas ucapan Singa Kecil sehingga mereka kembali berjalan dalam keheningan.


Walaupun gua itu sangat gelap, namun mereka semua adalah kultivator Mortal yang tidak lagi membutuhkan penerangan di tempat yang gelap. Mereka berjalan cukup lama sampai kemudian menemukan jalan bercabang.


Zheng Cho menjelaskan bahwa kedua jalan bercabang itu hanya pengalih perhatian. “Kalian tidak boleh mendekati daerah itu sebab mereka dipenuhi dengan formasi jebakan bahkan kultivator Mortal Puncak sepertiku akan terluka parah disana”


Zheng Cho mengalirkan energi Mortal miliknya lalu mengirimkan beberapa bola energi pada sudut atas gua. Segera energinya ditelan oleh gua dan menyebabkan gua yang tadinya gelap kini mulai bercahaya terang. Kunang- Kunang yang dapat hidup selama seribu tahun muncul begitu saja membawa keindahan di dalam gua.


“Kalian pilih salah satu kunang- kunang yang ada lalu bunuh mereka dengan energi yang kalian miliki. Setelah itu akan ada tarikan yang kuat dari dasar gua, jangan mencoba untuk melawan dan rasakan saja sebab itu akan membawa kalian menuju markas asli dari Pencuri Bayangan.”


Segera Zhen Yuan dan yang lainnya melakukan apa yang disebutkan oleh Zheng Cho. Benar saja ketika mereka membunuh kunang- kunang itu, semuanya merasakan daya tarik yang super kuat dari dasar gua. Yang kemudian tubuh mereka tertelan di dalam gua dan menghilang seolah tidak pernah ada.


Sedetik kemudian, daya tarik itu menghilang dan mereka kembali bersikap normal. Begitu mereka sadar, mereka tidak lagi berada di dalam gua melainkan disebuah dataran luas yang dipenuhi dengan bangunan- bangunan yang tinggi. Banyak orang yang berlalu- lalang disekitar mereka dan kekuatannya juga tidak lemah, bahkan beberapa kali mereka menemukan kultivator Mortal lapisan 5 dan 6.


Hal ini membuat ketiga tetua tercengang, di dataran Asal Mula kultivator Mortal bahkan tidak mencapai 100 orang dan yang mencapai lapisan 5 keatas dapat dihitung jari. Namun disini mereka dapat melihatnya berkeliaran dengan bebas bagai rakyat biasa.


Adapun Zhen Yuan dan Singa Kecil, mereka memiliki perhatian lain. Keduanya saling memandang dan berkomunikasi lewat telepati.


“Ini adalah dunia kecil yang independen! Mereka rupanya memiliki banyak dunia kecil” Singa Kecil berkata.


“Tidak semua dunia kecil akan dijadikan sebagai tempat teleportasi dengan dataran atau pulau lainnya. Mereka akan menggunakan dunia kecil lainnya untuk dunia mereka sendiri, sama seperti dunia kecil yang saya miliki.” balas Zhen Yuan.


Biasanya mereka akan menjadikan dunia kecil pribadi mereka untuk basis kekuatan rahasia selain itu karena didapatkan dari balasan surga atas kegagalan kultivator Mortal menghadapi petir surgawi membuat sumber daya yang ada di dalamnya tidak dapat dibandingkan dengan dunia kecil yang berasal dari berkah surga.


Selain itu untuk membuat sumber daya atau peningkatan dari dunia ajaib independen adalah dengan meningkatkan kekuatan dari pemiliknya seperti cara Zhen Yuan.