To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Mencari Masalah II



Sebuah torpedo dari angin terbentuk dan mulai melapisi tangan dari perdana mentri tersebut. Dengan gerakannya yang sangat cepat, itu muncul dihadapan Zhen Yuan. Kedua torpedo yang ada ditangannya segera dilepaskan kearah perut Zhen Yuan.


Zhen Yuan juga bergerak ringan menghindari serangan dari perdana mentri. Tidak sampai disana, ia memutar haluannya dan bergerak menuju bagian belakang perdana mentri. Ditangannya muncul asap hijau yang cukup pekat lalu menyelimuti lawannya yang tidak sempat menyadari kepindahannya.


Tepat ketika asap hijau menyelimutinya, perdana mentri Angin Panas menyadari jika asap itu beracun. Ia segera menggunakan teknik lainnya untuk menjauhkan asap beracun itu dari sekitarnya. Sayang sekali, karena terlalu fokus menghindari asap beracun, ia tidak memperhatikan sebuah pedang yang entah datang darimana melesat menuju punggungnya.


“Sialan!”  Hanya ketika pedang itu berjarak 10 meter, perdana mentri itu akhirnya menyadari sebuah serangan dari arah belakang. Ia membuat teknik lainnya, kali ini udara panas terbentuk dan membentuk perisai energi di punggungnya.


Pedang itu akhirnya menyentuh perisai energi lalu terlempar kembali, ia tidak dapat menembus perisai energinya itu. Perdana Mentri bernafas lega, ia melemparkan teknik itu dengan cepat dan tepat, terlambat sedikit maka punggungnya mungkin telah tertembus oleh pedang itu.


Zhen Yuan berdecak kesal melihat serangan demi serangannya dapat dihindari oleh perdana mentri. Walau mungkin yang ia lemparkan hanyalah serangan biasa tapi itu sudah cukup kuat untuk melukai kultivator jiwa lapisan 5 kebawah. Ini tentu saja membuktikan bahwa pengalaman maupun kekuatan dari para perdana mentri itu tidak dapat diremehkan.


“Waktu kalian untuk memikirkannya hanya tersisa 5 nafas. Pikirkan baik- baik” Zhen Yuan kembali muncul di hadapan dua kerajaan itu, ia berdiri dengan tenang.


Tapi pihak kerajaan Tiga Awan dan Angin Panas tidak lagi merasa tenang. Mereka semua menyaksikan bagaimana Zhen Yuan menyerang Perdana mentri mereka hingga hampir terluka parah. Mereka tidak lagi memandang rendah Zhen Yuan seperti sebelumnya. Meski begitu, mereka tidak takut dengan ancaman Zhen Yuan, menurutnya paling tidak pemuda itu hanya mengimbangi kekuatan dari perdana mentri Angin Panas.


Jika perdana mentri Tiga Awan dan seluruh master dari 2 kerajaan bersatu melawan Zhen Yuan, maka ia tidak akan bisa selamat.


“Jangan pernah berpikir bahwa kami ingin menjadi bawahan kalian. Bahkan 4 sekte teratas di wilayah pusat tidak akan bisa membawa kami sebagai bawahan” ucap Zhen Yuan dengan sombong.


Raut wajah dari perdana mentri memerah, ia ditolak untuk sekian kalinya oleh Zhen Yuan. “Karena kau begitu percaya diri dengan kekuatanmu, maka kami tidak akan menahan diri dan menyiksa kalian sampai master kalian ini menarik kembali ucapannya” Perdana mentri itu memberikan kode agar para master yang mengikutinya menangkap rombongan Zhen Yuan.


“Empat Naga Petir!” Zhen Yuan meneriakkan jurusnya, empat naga petir berwarna merah kekuningan muncul dari langit dan melindungi Baiseng, Botak Kun dan Shu Lian. “Tidak ada yang bisa menyentuh mereka”  ucap Zhen Yuan pelan.


Namun para master tidak memperdulikannya, mereka mulai menyerang 4 naga petir yang dibuat oleh Zhen Yuan sementara dua perdana mentri itu melesat menyerang Zhen Yuan.


“Kalian telah membuang banyak waktu! Saya tidak akan memberikan kalian kesempatan untuk hidup setelah ini!” Zhen Yuan berubah menjadi monster berdarah dingin, Di tanah sepuluh sulur lotus bergerak menuju para master tanpa mereka sadari.


Sementara para master itu terkejut dengan kekuatan 4 naga petir itu, kaki mereka segera dililit oleh sulur- sulur lotus yang dikendalikan oleh Zhen Yuan. Para master mencoba untuk melepaskan ikatan sulur yang melilit kaki mereka tapi buruknya mereka bukan hanya semakin kuat tapi juga ikatannya mulai menaiki betis dan paha mereka.


Dua perdana mentri tidak bisa membiarkan Zhen Yuan melukai para master yang mereka miliki, segera sebuah bola api yang cukup besar dilemparkan tepat diatas pangkal dari seluruh cabang lotus Zhen Yuan. Tapi  bukannya terbakar, pangkal lotus itu bisa menyerap bola api perdana mentri Angin Panas.


Melihat perhiatian perdana mentri terbuka, Zhen Yuan melemparkan jurus pertamanya  “Pedang Terbang Menusuk Mangsa!”