
“Kalau begitu saya akan membantu kakak Chu untuk mewujudkan catatannya” Zhen Yuan memasang front semangat. Ia mulai mengambil pena dan kertas dan mulai menulis beberapa bahan.
“Dalam hal ramuan obat dan khasiatnya, saya bisa menyombongkan diri. Kakak Chu, saya telah menuliskan beberapa bahan yang memiliki khasiat dan manfaat yang jauh lebih kuat daripada bahan yang dimiliki oleh pill Esensi Jiwa. Jika kita mulai menganalisis bahannya satu persatu mungkin akan berhasil”
Zhen Yuan sengaja tidak membiarkan Chu Xingtian mendapatkan hal- hal dengan mudah. Catatan itu menyebutkan tentang pembuatan Pill Esensi Mortal. Dan Zhen Yuan memiliki 2 butir pill yang tersisa. Jika ia mau, pemuda itu dapat memberi Chu Xingtian langsung dan menyelesaikan misinya.
Chu Xingtian tersenyum melihat semangat dari Zhen Yuan. Bagaimana mungkin ia melupakan cara seperti itu? Ia telah melakukannya hingga 100 kali dimasa lalu. Namun saya tidak pernah berhasil. Tapi kali ini ia ingin melakukannya sekali lagi karena tidak ingin membuat Zhen Yuan kecewa.
Sejujurnya ia benar- benar menyukai sifat dari Zhen Yuan dan menemukan dirinya dimasa lalu. Meski Zhen Yuan telah memperkenalkan dirinya sebagai master kelas 5 sepertinya namun ia sama sekali tidak sombong dan terlihat bangga.
Bagaimanapun Zhen Yuan masih sangat muda, ia bahkan baru berumur dua puluh tahun awal dan telah menjadi master kelas 5. Jika itu tersebar di pulau utama, maka Kapten Pulau akan datang dan menawarkannya menjadi Asisten Kapten Pulau Utama.
Bahkan Chu Xingtian yang memiliki bakat mengerikan dan mendapatkan ajaran dari sosok tuan dan grandmaster yang hebat hanya mampu mencapai master kelas 5 di umur 25 tahun.
Mungkin karena Zhen Yuan secara sengaja memberikan beberapa pengetahuan tentang tanaman herbal yang tidak diketahui oleh Chu Xingtian membuat yang terakhir mendapatkan banyak kemajuan pemahaman.
Beberapa kali mereka saling berdebat dan mengusulkan pendapat mereka masing- masing mengenai tanaman herbal yang ada dalam daftar. Tentu saja Zhen Yuan tidak menaruh semua tanaman herbal yang benar dan mencampurkannya dengan yang salah untuk tidak terlalu mencolok.
Mereka berdebat hingga tengah hari dan hanya mendapatkan 5 tanaman herbal yang cocok. Masih ada puluhan daftar tanaman herbal yang belum mereka analisis bersama. Tapi kemudian perasaan tidak enak muncul dihatinya.
Ia tiba- tiba memikirkan dataran Asal Mula dan membuatnya tidak fokus. Karena Zhen Yuan mempercayai perasaannya, ia tahu bahwa sesuatu yang buruk mungkin akan terjadi. Ia meminta izin Chu Xingtian untuk kembali dan datang besok harinya.
“Semoga urusanmu cepat selesai, saya tidak sabar untuk berdebat denganmu lagi” Chu Xingtian tertawa kecil mengantarkan Zhen Yuan keluar dari pegunungan Aula Master.
Kepala aula Hukum mendengus keras ketika ia mendengarnya, namun mengingat anak baptisnya yang paling ia percaya telah berjalan menuju misi ia kembali tenang. “Hmph! Chu Xingtian dekat dengan anak itu. Saya tidak pernah bisa mendapatkan orang- orang seperti Chu Xingtian maka biarkan saja ia tewas”
Meski aula hukum tidak bisa merencanakan hal lainnya untuk Zhen Yuan namun berbeda dengan para master di aula. Ia dengan cepat memanggil Chu Xingtian dan beberapa master lainnya.
~~
Zhen Yuan menemui Kaisar Iblis yang baru saja selesai menyelesaikan misi pertamanya juga. Segera ia mengajak kaisar iblis untuk mengikutinya ke dataran Asal Mula. Kini status mereka berdua adalah pelindung menengah sehingga memasuki dunia kecil milik pulau Kelompok Surgawi tidak lagi mendapatkan biaya.
Keduanya dengan cepat menghilang dari formasi besar dan muncul di dunia kecil dataran Asal Mula. Energi spiritual Zhen Yuan melebar dan memeriksa dunia kecil tersebut. Betapa terkejutnya ia mendapati jejak- jejak pertarungan yang hebat dan tidak kekurangan aura bijak disana.
Hal ini membuat hatinya semakin memburuk, ia buru- buru mengirimkan gelombang suaranya diseluruh dunia kecil. Segera beberapa sosok datang dengan waspada ketika merasakan gelombang suara Zhen Yuan.
Mengatakan bahwa kedua leluhur benar- benar waspada dan segera muncul ketika gelombang suara itu mereka rasakan.
Zhen Yuan tersenyum kecil ketika melihat kedua leluhur datang. Ia mengenal mereka berdua begitupula keduanya.
“Master Zhen!” Meski keduanya telah mencapai kekuatan yang begitu hebat saat ini, ketika mereka melihat Zhen Yuan tidak ada rasa sombong melainkan kekaguman dan pujaan terlihat dimata mereka.
Zhen Yuan mengangguk kecil dan menyapa keduanya. Karena melihat dua leluhur yang masih sehat bugar berarti kondisinya tidak separah yang ia bayangkan.