To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Bagian II



Namun wakil kapten Yun segera duduk disebelah Zhen Yuan diikuti oleh cucunya Yun Meng, “Saya tamu disini, sangat tidak baik jika mengambil tempat tuan rumah”


Wakil kapten Yun memang terkenal akan kebesaran hati dan kebijaksanaannya. Apalagi kedekatannya dengan Zhen Yuan semakin kental setelah pemuda itu berada di pulau utama.


Mereka berbincang dan bersantap makanan yang telah disediakan oleh Yuan. Masakan dari ibu Zhen Yuan terbukti membuat Wakil Kapten Yun tidak berhenti untuk memuji.


“Zhen Yuan, anda telah melupakan janji waktu itu! Jika bukan karena kakek, saya akan marah sekarang” Yun Meng berkata dengan nada kesal ketika mendengar Zhen Yuan akan pergi lagi.


“Janji?” Zhen Yuan agak bingung, ia mengingat sebentar sebelum menepuk dahinya. Ia lupa! Ia telah berjanji untuk mengajari Yun Meng tentang kedalaman hukum pedang ketika berada di pulau utama.


“Anda tidak boleh berkata seperti itu Meng’er,  Zhen Yuan sibuk dalam kultivasinya bukan karena ia ingin mengingkari janjinya, bukan begitu master Zhen?” Wakil kapten memarahi cucunya.


Yun Meng yang dimarahi memasang wajah cemberut, ia mendengus pelan menantikan jawaban Zhen Yuan.


“Putri Yun Meng, maafkan saya! Bagaimana kalau kita berlatih selama beberapa hari disini sebelum saya pergi” Zhen Yuan nampak bersalah dan meminta maaf.


“Baiklah kalau begitu, saya akan menunggu anda besok di lembah Maple. Awas saja jika anda tidak datang, saya akan kemari dan memukul mu hingga kau tidak bisa pergi. Paman Zhen, bibi Yuan anda tidak akan marah jika saya memukul Zhen Yuan karena tidak menepati janjinya kan?”


Yun Meng menatap kedua orang tua Zhen Yuan dengan penuh harap. Keduanya tertawa melihat tingkah lucu dari Yun Meng.


“Putri, anda bisa memukulnya sepuas yang anda mau! Anak itu memang sedikit kurang ajar” Zhen Shi ikut menggoda Zhen Yuan.


Pemuda itu hanya memutar matanya melihat semua orang disana tertawa. Namun ia sedikit senang dan nyaman melihat semua orang bahagia, setidaknya tidak ada yang perlu ia khawatirkan selain Liu untuk saat ini.


Zhen Yuan menepati janjinya, ia mengajari Yun Meng tentang kedalaman Pedang dalam setengah bulan. Meski kedalaman pedang Yun Meng telah meningkat setelah lima tahun, namun ia masih sedikit jauh dari kesempurnaan.


“Master Zhen apa tingkat kekuatanmu saat ini sampai membuat kakek mengatakan hal itu?” Yun Meng sangat penasaran dengan ucapan kakeknya kemarin. Ia mencoba bertanya sendiri namun wakil kapten Yun tidak memberitahunya agar Yun Meng tidak terlalu kecewa dengan peningkatannya yang tidak sebanding dengan Zhen Yuan.


“Saya berkultivasi dan mencapai lapisan 8! kedalaman hukum saya tidak banyak meningkat karena itu. Mungkin jika saya keluar semua, kultivator Bijak Puncak yang lemah akan kalah, mungkin itu sebabnya wakil kapten Yun mengatakannya” Meski ia menyembunyikan fakta yang sebenarnya, itu masih sangat membuat Yun Meng frustasi.


“Saya telah bekerja keras selama 5 tahun namun anda telah sebanding dengan saya!” Ucapnya dengan lesu.


“Saya memiliki bakat bawaan yang istimewa sehingga memudahkan saya untuk menerobos! Anda tidak memiliki keunggulan seperti itu, wajar jika saya lebih cepat dari anda” Zhen Yuan mencoba menghibur Yun Meng dan membuat wanita itu tidak terlalu frustasi.


Cahaya bersinar dari mata Yun Meng, “Yah bodoh jika saya membandingkan diri dengan seorang monster”


Zhen Yuan tersenyum kecut mendengar perkataan Yun Meng, namun ia cukup senang wanita itu mendapatkan kepercayaan dirinya lagi.


Pemuda itu mengajarkannya dasar- dasar yang lebih besar membuat pemahaman Yun Meng meningkat dengan cepat. Meski tidak secara instan membuatnya menjadi kesempurnaan tapi itu tidak jauh darisana. Ia yakin cepat atau lambat Yun Meng akan mencapai kesempurnaan di kedalaman hukum pedang. Saat itu bahkan jika belum mencapai lapisan 9, ia bisa berdiri bahu membahu dengan kultivator Bijak Puncak.


Setengah bulan lainnya, Zhen Yuan habiskan dengan kedua orang tuanya dan para tetua. Ia berangkat setelah bulan baru muncul ditemani oleh Kaisar Iblis dan keempat jendral iblis.


Ia tidak mengajak ketiga tetua karena meminta mereka menjaga kedua orang tuanya, selain itu beberapa bulan yang akan datang Baisheng dan yang lainnya akan keluar dari kamar hukum, saat itu sangat penting para tetua mendampingi mereka.